BUDAYAKAN UNTUK MEMBACA DESKRIPSI SEBELUM MEMBACA CERITA❗
Cerita ini ongoin+tahap revisi bagian kata-kata yang salah dan kurang.
****
^Warning❗
-Cerita ini berawal dari orang gabut yang iseng-iseng nulis dan akhirnya dipublik
-Plot dimulai dari bab 40 keatas
-Nggak bener-bener end, cuma cover aja yang end
-Terima kasih sudah mampir
-Hanya penulis pemula
***
Pernikahan yang dijodohkan.?
Biasanya kalo pernikahan yang dijodohkan itu akan lebih banyak kepura-puraan dari pada ketulusan, tapi lain lagi jika dicerita ini.
Perjodohan sejak kecil dan langsung menikah saat bertemu, belum tau sikap dan sifat dari mereka masing-masing, masih harus mencari jadi diri masing-masing. Bagaimana mereka harus hidup bersama, diatap yang sama sedangkan mereka adalah dua orang yang saling tak mengenal.
Walaupun mereka satu sekolah dan sang pria mencintai sang perempuan tapi satu pun dari mereka belum ada yang tau akan sifat masing-masing. Bagaimanakah jadinya.? Mau tau kelanjutannya.
Ikuti terus ceritanya.
Cerita ini hanya haluan author saja, jika ada yang tidak seharusnya ada dikehidupan nyata mohon dimaklumi karena ini hanya haluan saya.
Harap bijak dalam membaca.
Happy Reading
_________
Star : 25/12/2020
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miatus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rumah Camer
"Wi, please" Ucap Al lagi.
"Iya" Jawab Dewi singkat.
"Beneran ya, ya udah yok kelas" Ucap Al dengan tersenyum sedang Dewi hanya cuek saja kemudian berjalan kekelas.
…
…
…
…
***
Kelas
Bel sudah berbunyi, Dewi dan Al juga sudah berada dikelasnya. Viola melihat kearah Dewi dan Al secara bergantian, Dewi menyadari itu tapi dia tetap cuek karena dia masih kesal, Al juga menyadarinya kemudian dia bertanya.
"Lo kenapa sih Vio, dari tadi kek ulet aja nengok sana nengok sini, kenapa lo" Tanya Al.
"Hehe, nggak papa, tadi gimana, lancar" Tanya Viola pada Al sambil menaik turunkan alisnya yang dijawab oleh Al dengan acungan jempol dua dan senyuman.
"Good" Ucap Viola.
"Hebat bener dah si Al, padahal setiap kali Dewi marah, ngambek atau apa gitu pasti susah banget buat baikannya, lah ini, keknya baru tadi sekarang udah baikan aja" Batin Viola bingung, ya karena tidak biasanya Dewi mudah dibujuk, biasanya dia akan sangat sulit untuk dibujuk.
***
Pulang Sekolah
Sekarang saatnya untuk pulang sekolah, Dewi sedang membereskan peralatan sekolahnya, Al hanya memperhatikan Dewi sejak tadi.
"Untung deh tuh cewek nggak satu kelas sama gue, kalo satu kelas kan panjang urusannya, bisa-bisa Dewi marah terus sama gue" Batin Al.
"Wi" Panggil Al.
"Hmmm" Jawab Dewi.
"Gue anter ya" Ucap Al yang kini sudah berdiri disamping Dewi, suasana kelas sekarang sudah sepi hanya tinggal Dewi, Al, Viola dan beberapa anak lainnya.
"Gue bawa mobil" Ucap Dewi sambil menunjukkan kunci mobilnya.
"Hmmm, nggak papa deh, gue ikut ke rumah lo, gue pakek motor gue sendiri" Ucap Al dengan tersenyum kepada Dewi.
"Serah" Ucap Dewi ketus kemudian berjalan keluar kelas, Viola yang sedari tadi menyimak kini hanya cekikikan melihat Al yang dicuekin oleh Dewi.
"Lo mah, malah ketawa bantuin kek" Ucap Al kesal kepada Viola.
"Ih, ogah, ini rumah tangga lo, ngapain gue ikut campur, wleee" Ucap Viola kemudian menyusul Dewi keluar.
"Nyebelin banget sih" Grutu Al. Kemudian dia mengambil ponselnya.
^^^Bunda^^^
^^^Bunda, Al izin mau ke rumah camer dulu ya, bye2 bunda sayang^^^
Tulis Al kemudian dia mengirimnya pada bundanya. Saat sedang berjalan keparkiran ponsel Al berbunyi tanda ada pesan masuk.
^^^Bunda^^^
^^^Oke, titip salam buat calon besan ya sayang.^^^
^^^Oke bunda.^^^
Setelah itu Al langsung menaiki mogenya dan langsung menuju rumah Dewi.
***
Rumah Dewi
Al memarkirkan mogenya digarasi yang telah tersedia disana, langsung menghampiri Dewi yang sudah turun dari dalam mobil. Dewi berjalan menuju pintu rumahnya lalu membuka.
"Assalamu'alaikum" Ucap Dewi dan Al bersamaan.
"Wa'alaikumussalam" Ucap ibu Dewi.
"Udah pulang sayang" Ucap ibu kepada Dewi.
"Iya bu" Ucap Dewi kemudian menyalami ibunya.
"Eh, ada nak Al, ayo masuk nak" Ucap ibu kepada Al.
"Iya bu" Ucap Al kemudian dia juga menyalami ibu Dewi.
"Ya udah, Dewi kamu kekamar dulu terus mandi, jangan lupa sholat ashar" Ucap ibu.
"Iya bu" Ucap Dewi kemudian berlalu begitu saja tanpa memperdulikan Al.
"Loh, Dewi kenapa Al" Tanya ibu kepada Al.
"Hehe, biasa bu, ngambek dia" Jawab Al.
"Ya Allah, ibu kira kenapa tadi" Ucap ibu sambil tersenyum.
"Ya udah, kalo kamu mau sholat sana dimusolah, taukan tempatnya" Sambung ibu.
"Iya bu, Al ke musolah dulu ya bu" Ucap Al yang diangguki oleh ibu.
***
Kamar Dewi
Setelah selesai sholat Dewi merebahkan dirinya diatas kasur.
"Huf, capeknya, tadi itu siapa yang main nemplok sama Al kaya cicak aja main nemplok-nemplok" Gumam Dewi.
"Ohiya, Al, astagfirullah kok gue lupa sih kalo Al ikut kesini, huuh" Ucap Dewi kemudian dia turun kebawah.
uda gitu dewi ga sakit ht aneh banget..
itu berarti dewi gak cinta sama al buktinya gak cemburu..
Dimana2 novel yg ku baca pasti jebakan ubat perangsang tuh berakhir jebolin istri yg belumpernah tersentuh di sentuh di rumah,Alias ide si penjebak GATOT..😜😜😃
selamat al..
semangat