NovelToon NovelToon
Tanah Luka Dan Persahabatan

Tanah Luka Dan Persahabatan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Mengubah Takdir / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:169
Nilai: 5
Nama Author: Dini Sinaga

Kehidupan penduduk Kampung Surya Kencana, dimana sebagai besar penduduknya bekerja sebagai besar petani. Kampung ini kini gersang karena dilanda kekeringan.
Warga Kampung Surya Kencana bersifat, tradisional, sehingga sulit menerima perkembangan terutama dibidang pertanian. Pemerintah baik dari pusat, provinsi, kecamatan hingga Kampung sudah sering mengadakan Penyuluhan Pertanian agar pertanian masyarakat dapat meningkat, namun di tolak oleh sebagian besar penduduk yang bekerja sebagai petani.
Seorang pemuda bernama Harjo (pemeran utama) adalah salah seorang dari sedikit petani yang mau mengikuti arahan Penyuluh Pertanian. Dia gigih dan ulet dalam bertani serta cerdas dalam mengembangkan pertanian, sehingga hasil pertanian Harjo menjadi berbanding terbalik dengan hasil pertanian warga Kampung. Hasil pertaniannya melimpah sedang petani lainnya sering terkena hama dan gagal panen.
Banyak penduduk yang mulai tertarik dengan cara bertani Harjo yang terkadang diluar kebiasaan penduduk.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dini Sinaga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 10 sambungan Curhatan Ayah

Ayah hanya diam saja, karena istrinya itu termasuk orang yg sudah lama ia kenali sikapnya,

"Tidak bisa di pancing sedikit. Langsung nganga lambenya mau makan umpan."

Ayah berbicara sendiri di dalam hatinya.

"Iya, sayang. Kamu menang Aku yang kalah." Ayah mencoba menenangkan istrinya yang sudah menginginkan pertempuran.

"Nah, tuh Aku yang menang kan? Janji Ayah kalau Ibu menang, apa coba di ingat?"

Ibu mencoba membuat Ayah membayar kalau Dia menang dari Ayah.

Ayah baru ingat

"Waduh, gawat nih. Kalau, sekarang bisa gagal rencana ku."

Ayah kembali berada dalam lamunannya. Dia teringat setelah selesai pasti langsung tertidur pulas,

"Waduh bisa gagal nih!"

Ayah berkata lagi dalam hatinya.

"Padahal siapa pun yang menang harus dituruti permintaannya oleh yang kalah. Bagaimana ini, bodoh sekali Aku mengucapan perkataan itu?"

Ayah masih melamunkan apa yang akan terjadi.

"Iya, Ibu menang. Tetapi hadiahnya nanti!" Ayah mencoba mengulur waktu.

"Curang, nggak boleh begitu!"

Ibu menolak untuk mendapatkan hadiahnya nanti, Dia maunya sekarang.

Ayah coba menggelitik pinggang Ibu. Supaya Ibu, tertawa sehingga tidak terlalu serius kepada hadiahnya.

Ibu pun merasa geli dan tertawa kencang sekali, karena terlalu geli, Ibu seolah-olah terdorong ke belakang dan ke depan dan ...

"Cup."

Keduanya terdiam, menikmati kecupan di bibirnya itu.

Ayah, sangat senang, Wajahnya penuh senyum bahagia.

"Tuh, kena kan lambe mu Ku emut. hahaha... Ayah menang, Wow..."

Ayah merasa girang penuh semangat, karena mendapatkan kemenangan yang terasa seperti rejeki nomplok.

Ibu pun memanyunkan bi birnya. Merasa si al, tropi yang sudah di tangan, direnggut dari sisinya .red film Steven Chow menang besar) tetapi Ayah sebagai Steven Chownya.

Merasa si al, Ibu pun turun dari badan Ayah, dan rebah di samping badan Ayah. Seperti siput atau keong sawah memasuki sarangnya. Mulut dan bibir Ibu terlibat manyun sekali.

Ayah, pun menguasai suasana kini, Ibu kalau sudah begini, kalah. harus sedikit dibujuk, tetapi di dalam hati ayah,

"Aku nggak boleh teledor lagi, Aku harus hati-hati mempertahankan trofi kemenangan ku. haha..."

Ayah bertekad kuat tidak akan kalah lagi.

"Sudah, nanti Ayah kasih juga kok!"

Ayah mencoba memberi kepastian kepada Ibu, sekaligus membujuknya.

"Benarkah, serius?"

Ibu mulai bangkit dan bersemangat lagi.

"Nanti, Okey. Deal?"

Ayah sedikit memaksa Ibu untuk menyetujui keinginan ayah.

Dengan berat hati, Ibu harus menerima keputusan ayah, yang sudah menjadi kewajiban bagi yang kalah.

Ayah pun mulai serius, (Buat para pembaca bebas, menghayal, bagaimana keseriusan nya, contoh dari film terkenal itu hanya contoh kecil saja. Selamat membaca dan menikmati, dan jangan terlalu kaku menginterpretasikannya, Kalau setuju di Vote ya!!!!)

"Baiklah, Ayah beritahukan sebenarnya Ayah mau membahas mengenai John, yang semalam loh Bu, masa lupa?"

Ayah sedikit malu-malu menggoda istrinya.

"Em.., emangnya apaan semalam Yah?"

Ibu lupa, karena sudah ngebet eh malah nggak jadi. Jadi semalaman Ibu menggerutu sampai Dia ketiduran.

"Itu, janda muda.."

Ayah belum sempat menyelesaikan perkataannya Ibu sudah memotong perkataan ayah.

"Apa? Janda muda?"

Ibu sudah seperti singa muda mau memakan ayah.

"Iya."

Ayah melanjutkan ucapannya.

"Sudah, pergi sana, nikahin saja tuh janda muda,"

Ibu sudah merasa cemburu dan berusaha menahan rasa cemburunya.

"Pantesan saja semalaman Aku tidak dikasih jatah, kurang baik apa Aku, body bahenol, bokong kenceng, dadahku juga besar dan bagus bentuknya. Awas saja kalau ketemu Aku, Dia. Sebesar apa sih dadanya, ku gencet pakai dadahku nanti biar kempes." Ibu mengkhayal sejenak.

"Kenapa Aku sih Bu? John loh Bu, John anak kita. Aku takut Dia mempunyai perasaan dengan janda mda pemilik rumah makan di pinggir sungai, tempat anak-anak kita makan itu loh Bu.."

Ayah coba menjelaskan supaya Ibu tidak salah sangka dan cemburu buta.

"Ayah sih, Aku kirain sudah nggak cinta lagi dan mau mencari daun muda, pengganti Ku!"

Ibu merasa bahagia dan tersentuh hatinya, akan ucapan Ayah.

"Sekali lagi, Ayah kalau mau bercerita itu harus jelas dong, Yah. Supaya Ibu mudah dan cepat mengerti," pinta Ibu kepada Ayah sebagai suami satu-satunya.

"Jadi bagaimana pendapat Ibu?" Tanya Ayah.

"Yah, anak Kita sudah pada besar semua, jadi Kita harusnya memberikan hak kepada Mereka untuk menentukan pasangan hidup mereka sendiri. Jangan sampai Mereka terkekang oleh keinginan Kita. Emang Ayah mau dikekang?"

Ibu memberi pengertian yang mendalam dan panjang kepada Ayah.

"Ayah, cuma khawatir saja, jangan sampai Mereka salah dalam memilih pasangan. Di kampung Kita banyak gadis yang cantik, tak akan kalah dengan gadis yang berasal dari Kota yang tidak jelas bagaimana sikap Mereka."

Ayah adalah orang yang kalau menjelaskan sesuatu itu lengkap dan terperinci, maklum mantan kepala Kampung, yang terbiasa ke Kota untuk melaporkan hasil kerjanya.

Ibu tipe yang singkat, tepat dan padat berbeda dari Ayah, namun banyak hal dari pendapat Ibu yang dapat di terima oleh Ayah karena sering cocok, dengan kebutuhan masyarakat di Kampung ini, yang tidak terlalu mengerti bagaimana terperinci atau terlalu teratur.

Masyarakat Kampung Surya Kencana banyak yang menjadi petani dan masih sedikit yang tamatan sekolah dasar apalagi sekolah menengah atau bangku kuliah. Ibu sering menjadi seperti seorang jembatan antara Ayah yang terlalu text book dengan masyarakat yang out of book.

"Tetapi, ngomong-ngomong, Ayah sudah pernah tidak, menanyakan ke John, mengenai hal ini?"

Tanya Ibu, sebab Ibu mulai berpikir,

"Mengapa Ayah, mengambil kesempatan saat anaknya pergi, baru kemudian Dia mengutarakan maksudnya. Semalam juga, ngobrolnya tidak dimeja makan, malahan di kamar dengan cara berbisik-bisik." Ibu menduga-duga.

"Terlintas dipikiran dari Ibu, Ayah tidak mengutarakan maksudnya ke John agar dapat memanfaatkan Ibu yang akan menyelesaikannya." pikir Ibu lagi.

"Belum, sih Bu. Tetapi sebagai ayah, Aku tentunya kepikiran juga kepadanya." Ayah menjelaskan keadaannya.

"Oh, pantesan. Ayah mau Ibu saja, sendiri yang ngomongin kepada John? Ayah enak dong, kalau John tidak senang, Ibu yang jadi korban kemarahan John. Ayah jahat ya! Sudah menyiksa Ibu semalam, sekarang Ibu harus menghadapi John. Tetapi ibu tetap mau, karena John anak Kita juga.Tetapi sebelum itu..."

Ibu tidak menyelesaikan perkataannya, Ibu langsung menyergap Ayah, Ibu sudah tidak dapat membendung keinginannya, dan Ayah pun sudah siap, karena apa yang ada di dalam pikirkannya sudah terpecahkan. Mereka pun menikmati bulan madu yang hanya sesaat, sampai...

Tiba-tiba Sari pulang, karena buru-membuka pagar Ayah dan Ibu yang masih tidak memakai apa pun karena masih sibuk berbulan madu, langsung merapikan pakaian mereka...

Note. Jangan lupa kunjungi Sina akun facebook yang membagikan informasi novel ini. Disana terdapat foto-foto pemeran, video singkat dan juga lagu dan semua hal yang berhubungan dengan novel ini. Next kita buat lebih seru lagi

1
Dini
okey bagus
👍
Dini
💪baru setiap harinya

yuk diikutin dan di like
Dini
bagus, cara bercerita yang berbeda
tema yang baru
Zidan
GG bang bagus , saling folow yuk jangan lupa baca novel ku juga kalau boleh 🙏
Zidan
GG bang saling folow yuk bang
Dini: 🙏ok sudah
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!