NovelToon NovelToon
The Affair Mr. K

The Affair Mr. K

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Terlarang / Action / Selingkuh
Popularitas:11.1k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Bagi dunia luar, pernikahan Dr. Emmeline Valerio dan Edward Snowden adalah simbol kesempurnaan dinasti papan atas di Los Angeles.

Namun, di balik dinding mansion Snowden yang megah, pernikahan itu tidak lebih dari sebuah Janji memuakkan.

Puncaknya, harga diri Emmeline sebagai seorang wanita diinjak-injak ketika dia mendapati Edward membawa wanita selingkuhannya ke atas ranjang mereka.

Emmeline tidak menangis. Dia tidak mengemis. Sebaliknya, api dendam yang dingin menyala di dadanya. Dia memilih membalas dendam dengan menyerahkan tubuhnya pada masa lalunya: Kingdom Kyle Stone.

Kini, di antara ego suaminya dan gairah protektif sang mantan agen rahasia, Emmeline memilih untuk berdansa di dalam neraka yang dia ciptakan.

Happy reading 🦋

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#13

​Deru baling-baling helikopter taktis Sikorsky UH-60 Black Hawk perlahan menyurut, menyisakan kepulan debu kecokelatan yang pekat di landasan pacu rahasia pangkalan militer hitam Black Ops yang terisolasi di perbatasan.

Kingdom Kyle Stone melompat turun terlebih dahulu dari pintu kabin, sepatu bot militernya menghantam permukaan aspal retak dengan bunyi berdentum yang solid.

​Lengan kekarnya segera menurunkan senapan serbu taktis HK416. Di belakangnya, Jaxx—penembak jitu andalan sekaligus tangan kanannya di Unit Wraith—turun dengan membawa ransel taktis berat berisi amunisi dan persenjataan tingkat tinggi.

Mereka baru saja mendarat di markas pusat setelah menempuh penerbangan fajar yang melelahkan, mengira mereka dipanggil pulang untuk melakukan taklimat operasi militer besar di Timur Tengah atau Eropa Timur.

​Kyle menarik napas dalam-dalam, membiarkan aroma avtur dan minyak mesin pangkalan mengubur sisa aroma maskulinnya yang dominan—aroma cedarwood dan tembakau mahal yang masih tertinggal tipis dari malam panasnya bersama Emmeline Valerio di sofa beludru kamar tamu mansion Snowden.

Pikirannya bahkan belum sepenuhnya lepas dari Los Angeles. Dia baru saja meninggalkan kota itu pukul lima pagi tadi, meninggalkan kecupan posesif yang absolut di perut rata Emmeline serta bisikan janji untuk kembali dalam dua bulan.

​Namun, belum sempat Kyle melangkah masuk ke barak untuk membersihkan diri, sebuah perintah darurat memaksanya langsung menghadap ke ruang strategi utama.

​Pintu hidrolik baja ruang rapat terbuka dengan desisan pelan. Di dalam ruangan yang dipenuhi layar monitor raksasa berkode enkripsi Pentagon itu, berdiri seorang pria bertubuh tegap dengan seragam militer tanpa lencana publik.

Dia adalah Samuel, bayangan yang mengomandani operasi-operasi hitam Unit Wraith.

​Kyle melempar sepasang sarung tangan taktisnya ke atas meja kaca dengan kasar, rahang kokohnya mengeras menatap peta digital yang berkedip-kedip di layar utama. Mata kelamnya menyusut tajam saat melihat titik koordinat berwarna merah yang berkedip di layar.

​Titik merah itu berada di Los Angeles. Tepatnya di kawasan pemukiman padat dan kumuh di pinggiran LA.

​Kyle tertegun di tempatnya berdiri. Jaxx yang baru masuk ke ruangan langsung menahan napas, menatap layar dengan ekspresi tidak percaya. Kyle mengepalkan tangannya kuat-kuat, kemarahan dingin seketika naik ke dadanya.

​"Samuel," suara Kyle bergemuruh rendah, sangat dingin, dan dipenuhi penekanan yang mengintimidasi. "Jelaskan padaku kenapa titik operasi ini berada di pantai barat. Aku baru saja terbang dari Los Angeles subuh tadi untuk datang ke markas pusat ini. Dan sekarang kau mau katakan aku harus berbalik arah kembali ke kota itu?"

​Samuel tidak terkejut dengan ledakan kemarahan sang Alpha K. Dia tetap tenang, menyesap kopi hitamnya perlahan sebelum membalikkan badan menghadap postur masif Kyle yang memancarkan aura dominan seorang predator.

​"Target kita berubah total tiga jam yang lalu, K. Ini adalah instruksi langsung dari komando tingkat atas yang tidak bisa dinegosiasikan," jawab Samuel datar, mengetuk papan ketik taktis untuk membuka berkas data rahasia.

​"Lalu kenapa kalian harus memanggilku kemari?!" Kyle menyergap maju, kedua tangannya bertumpu pada meja kaca, membuat ruangan terasa menyempit akibat tekanan energinya.

"Jika operasinya berada di LA, kenapa agensi brengsek ini tidak mengatakan nya saat aku masih berada di sana? Aku membuang waktu, membuang bahan bakar, dan membuang efisiensi timku hanya untuk terbang ke markas pusat dan kembali lagi ke tempat asal!"

​Samuel menatap mata kelam Kyle yang menyala oleh murka, lalu sebuah senyuman tipis yang menyebalkan muncul di wajah seniornya itu.

​"Anggap saja kau baru saja selesai cuti, K."

​Rahang Kyle berkedut hebat. Tatapannya siap mengoyak siapa saja. "Brengsek kau, Samuel."

​"Simpan makianmu setelah kau melihat siapa mangsa kita kali ini," potong Samuel, suaranya berubah serius saat dia menampilkan foto seorang pria paruh baya dengan garis wajah ketakutan di layar monitor.

"Ini Alejandro Gomez. Dia bukan target yang harus dieliminasi, melainkan target yang harus kita amankan dalam kondisi hidup-hidup."

​Jaxx melangkah mendekat, mengamati data biografi target. "Siapa dia? Dia tidak terlihat seperti perwira militer atau pemimpin milisi."

​"Dia jauh lebih berharga dari itu," jelas Samuel, matanya beralih pada Kyle. "Alejandro Gomez adalah mantan akuntan utama sekaligus ilmuwan kimia asing yang bekerja untuk Kartel Sinaloa di Meksiko. Selama sepuluh tahun, dia yang mendesain jalur pencucian uang global mereka dan meracik formula sintetis baru yang menghasilkan miliaran dolar di pasar gelap dunia bawah."

​Samuel menjeda kalimatnya, memberikan penekanan pada informasi berikutnya. "Dua minggu lalu, dia melarikan diri setelah mencuri seluruh data intelijen mentah milik kartel—termasuk daftar pejabat tinggi, jenderal, dan oligarki borjuis di Amerika yang menerima aliran dana haram mereka. Dia melarikan diri lintas batas dan saat ini bersembunyi di sebuah pemukiman padat, wilayah kumuh yang terisolasi di sudut Los Angeles."

​Kyle menegakkan tubuhnya, melipat kedua tangannya di depan dada taktisnya yang bidang. "Jika dia hanya bersembunyi di LA, biar penegak hukum domestik yang menjemputnya. Itu bukan urusan Black Ops."

​"Masalahnya, posisinya sudah bocor," sahut Samuel tajam. "Kartel Meksiko telah mengirimkan tiga tim Sicario—pembunuh bayaran paling brutal yang mereka miliki—masuk ke Los Angeles. Mereka diperintahkan untuk menguliti Alejandro dan memusnahkan data itu sebelum jatuh ke tangan kita. Kota Los Angeles sebentar lagi akan menjadi medan pembantaian horizontal jika para pembunuh itu berhasil menemukannya terlebih dahulu. Informan kita mengatakan, para pembunuh itu sudah mulai menyisir blok-blok pemukiman padat tersebut sejak tadi malam."

​Mendengar penjelasan Samuel, Kyle menyadari satu hal dengan telak. Ini bukan sekadar misi pengawalan biasa. Ini adalah perburuan taktis di tengah kota padat, sebuah medan perang urban di mana musuh bersembunyi di balik kerumunan warga sipil dan siap meledakkan apa saja demi melenyapkan sang akuntan.

​Lebih dari itu, detak jantung Kyle bergemuruh dengan cara yang berbeda. Los Angeles adalah tempat di mana kekasihnya Emmeline berada.

Tempat di mana mungkin saja bayinya sedang bertumbuh di dalam rahim sang kekasih.

Jika para pembunuh bayaran kartel mengacaukan kota itu, maka keamanan Emmeline juga bisa terancam secara tidak langsung.

​Insting posesif dan protektif Kyle sebagai seorang Alpha seketika membakar seluruh fokusnya. Kemarahan atas perintah konyol Samuel tadi menguap, digantikan oleh dinginnya fokus seorang predator yang siap berburu.

​"Berapa lama waktu yang kita punya sebelum para pembunuh itu mengepung titik koordinat Alejandro?" tanya Kyle, suaranya kini kembali datar, berwibawa, dan mematikan.

​Samuel menghela napas lega, tahu bahwa Alpha K telah menerima misi ini. "Kurang dari enam jam sebelum mereka mempersempit perimeter di area pemukiman padat itu. Helikopter kalian sudah siap di hanggar tiga. Semua logistik sudah dimasukkan."

​Kyle menoleh ke arah Jaxx. "Jaxx, kumpulkan seluruh unit inti Wraith. Kita tidak punya waktu untuk kalimat panjang. Lakukan persiapan senjata di dalam kabin pesawat."

​"Siap, Alpha K. Semua sistem siap digerakkan," jawab Jaxx dengan sigap, langsung berbalik untuk mengeksekusi perintah sang komandan.

​Kyle kembali menatap Samuel, matanya menyipit penuh ancaman tersembunyi. "Pastikan jalur udara kami bersih dari radar domestik, Samuel. Aku tidak mau operasi pembersihan ini terganggu oleh polisi lokal yang tidak tahu apa-apa."

​"Semua jalur sudah dienkripsi, K. Selamat kembali ke LA," ucap Samuel dengan nada yang sedikit menggoda di akhir kalimatnya.

​Kyle hanya mendengus sinis, berbalik memunggungi jenderal intelijen itu dengan jubah taktis hitamnya yang berkibar.

Dia melangkah lebar menuju hanggar, mempersiapkan jiwanya untuk kembali ke kota tempat dia meninggalkan jejak gairah terlarangnya beberapa jam yang lalu.

​Di dalam kabin helikopter siluman jarak jauh yang bergerak membelah awan menuju Los Angeles, suasana terasa sangat sunyi dan tegang.

Hanya ada deru mesin yang diredam oleh teknologi canggih pesawat. Kyle, Jaxx, dan empat anggota inti Unit Wraith duduk saling berhadapan, dikelilingi oleh kotak-kotak persenjataan berat berlapis baja.

​Persiapan dan rencana matang langsung disusun di atas meja digital portabel di dalam kabin. Jaxx memproyeksikan peta tiga dimensi dari pemukiman padat di LA yang menjadi lokasi persembunyian Alejandro Gomez.

​"Area ini adalah labirin visual," Jaxx memulai analisisnya, menunjuk deretan bangunan apartemen tua yang berdempetan, gang-gang sempit yang dipenuhi jemuran pakaian, dan tumpukan kontainer.

"Sangat sulit untuk melakukan tembakan jarak jauh dari helikopter. Kita harus masuk lewat jalur darat, menyusup sebagai warga sipil atau menggunakan penyamaran taktis penuh."

​"Kartel Meksiko menyukai metode yang bising," Kyle menyela, suaranya berat dan mendominasi isi kabin. "Mereka akan memblokir jalan keluar utama dan menggunakan senjata otomatis untuk menyapu bersih siapa pun yang menghalangi mereka. Rencana kita adalah membagi tim menjadi dua."

​Kyle menunjuk titik barat dan timur pada peta digital. "Jaxx, kau ambil tim B. Amankan jalur evakuasi di atap gedung apartemen sektor timur. Jika keadaan memburuk, bawa Alejandro naik ke atas. Aku dan tim A akan masuk langsung melalui selokan bawah tanah menuju titik koordinat persembunyiannya di sektor barat."

​"Bagaimana dengan para pembunuh bayaran kartel yang sudah ada di dalam?" tanya salah satu anggota inti Wraith.

​Mata kelam Kyle berkilat mengerikan di balik keremangan kabin. Rahang kokohnya mengeras, membayangkan para bajingan bersenjata itu berkeliaran di kota yang sama dengan Emmeline.

​"Eliminasi tanpa suara," jawab Kyle dingin, tanpa keraguan sedikit pun. "Gunakan pisau taktis dan pistol berperdam. Jangan biarkan satu peluru pun memicu kepanikan massal sebelum kita memegang Alejandro. Tapi, jika mereka mendeteksi keberadaan kita dan mulai menembak... ratakan seluruh blok yang mereka kuasai. Jangan sisakan satu pun pembunuh kartel hidup-hidup di tanah Los Angeles."

​"Dimengerti, Alpha K," jawab seluruh anggota tim serempak, menyerap aura kepemimpinan Kyle yang mutlak.

​Kyle perlahan menyandarkan tubuh masifnya pada kursi kabin, menarik napas dalam-dalam.

Tangannya bergerak memeriksa mekanisme pengunci senapan serbu HK416 di pangkuannya dengan gerakan yang sangat terlatih. Di balik fokus militernya yang tajam, bayangan Emmeline Valerio kembali melintas di benaknya.

​Malam tadi, dia memeluk wanita itu di atas sprei beludru marun, memberikan kehangatan dan gairah yang menghancurkan.

Dan sekarang, dia kembali ke kota yang sama, bukan sebagai pria yang menyusup ke kamar tamu mansion Snowden, melainkan sebagai Alpha K—yang siap mengubah sudut kumuh Los Angeles menjadi kuburan berdarah bagi siapa saja yang berani mengacaukan wilayah kekuasaannya.

​Aku kembali lebih cepat dari dugaanmu, Emmeline, batin Kyle dengan posesifitas yang mendalam, matanya menatap tajam ke arah jendela kabin yang menampilkan hamparan awan gelap.

​Helikopter siluman itu terus melaju dengan kecepatan supersonik, memotong jarak ribuan mil, membawa sang predator taktis kembali ke tempat di mana takdir, cinta terlarang, dan perang urban yang mematikan telah menunggu untuk diledakkan.

Misi pengamanan Alejandro Gomez telah resmi dimulai, dan Unit Wraith siap menumpahkan darah di balik bayang-bayang kota Los Angeles.

1
nayla tsaqif
Bau2nya freya bkn gadis sembarangan,, mungkin ank konglo yg kabur / di culik pas kcl,, 🤭🤭 jodohnya ken kah,, jangan sampe ada cinta segi4,, 🤣🤣
nayla tsaqif
Tenang mom,, nanti jg di siapkan pawangnya masing2 untuk triple K sama othor,, 🤭🤭
nayla tsaqif
Cerita kaelix dulu kk,,! 😌
Ros 🍂: penasaran ya kak🤭
total 2 replies
Agus Tina
Lanjuut ... penasaran sama mantannya Mrs. Stone ...
Ros 🍂: Mantannya Siapa kak?
total 1 replies
Agus Tina
Bagus sekali ... alhirnya sang countess benar2 luluh
Ros 🍂: hehe iya kak🫶
total 1 replies
nayla tsaqif
Typo,, cucu audrey,, knp yara udah punya cucu,, 😌yara kan menantu audrey ipar emme,, 🤭
Ros 🍂: Author kacau kak🤣🤣 Lupaa 🤭🤭🙏🏻
total 1 replies
nayla tsaqif
Triplet ya thorrrr,, plisssss
Ros 🍂: sesuai request ya kak🫶🥰
total 1 replies
Dev..
istrinya Kensington kan Audrey thor🤔😅
Ros 🍂: asli Sampe lupa Kak 🤭🫶
total 3 replies
Dev..
Kensington kan thor..
Ros 🍂: ma'aciww ya kak komentarnya 🫶🥰
total 2 replies
Agus Hidayat
lanjut,kak kok Yara terus Audrey kak😍😍😍😍
Ros 🍂: kak, itu keliru sama ceritanya yang sebelah, hehe maaf Typo ya kak 🫶🙏🏻
total 1 replies
Agus Hidayat
kok Yara yg bener itu Audrey,Yara istrinya max menantunya ken🙏
Ros 🍂: maaf ya kak🤭 keliru 😭🤣🤣
total 1 replies
rachma yunita
lanjuuuuutt.. triple k
Ros 🍂: siap kak 🫶🙏🏻
total 1 replies
tri
lanjutin kak... saat anak2 mulai besar dan mengacau hahaha
Ros 🍂: Hahaha siap kak🫶🙏🏻
total 1 replies
Agus Tina
Bahagia sekali ... selamat mr and mrs. Stone
Ros 🍂: hheheh🥳🥳
total 1 replies
Mundri Astuti
pas dah sama kyle, satu militer tangguh, sebelahnya dokter bedah Badas euy
Ros 🍂: hehe sama-sama badas ya kak🤭
total 1 replies
durrotul aimmsh
i love your story kak...👍
Ros 🍂: ma'aciww kak🫶
total 1 replies
nayla tsaqif
Kenapa mereka berdua tiba2 jd manusia bodoh🤣🤣🤣
Ros 🍂: kwkwk🤭🤣
total 1 replies
Agus Tina
Semogabtidak ada badai berati lagi yg menghampiri mereka ...
Ros 🍂: ma'aciww ya kak komentarnya 🫶
total 1 replies
Agus Tina
Suka sekali pasangan seperti ini badass ... bisan dg cerita laki2 power full pasangannya perempuan lembut yg gak bisa apa2 dan dari keluarga yg tidak punya apa2 ... 👍
Ros 🍂: ma'aciww ya kak
total 1 replies
Agus Tina
,syukaaa ... up banyak
Ros 🍂: Hihihi siap ya kak🫶
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!