NovelToon NovelToon
Emergency Love

Emergency Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Cinta Seiring Waktu / Cintamanis
Popularitas:98.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: dtyas

Dituduh Cinta karena kesalahan. Rama membuktikan kalau cintanya bukan kesalahan, murni rasa dari mata turun ke hati. Usaha mendapatkan cintanya seolah didukung oleh jagat raya meski berawal dari kesalahpahaman.

“Nggak masalah nikah karena digrebek, yang penting sah.”

“Siapa kamu, berani mencintai seorang Bimantara.”

“Di dunia ini, Rama jodohnya Gita.”

Kisah cinta Rama Purwangga dan Gita Putri Bimantara, jadilah saksi seberapa darurat cinta mereka.

Spin off Bosku Perawan Tua dan Diam-diam Cinta

=== Mohon dengan sangat agar tidak baca dengan melompat bab dan ikuti sampai akhir ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dtyas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

13. Bagiku Kamu Cinta

Bab 12

 

Rama menang sudah pamit, nyatanya hanya menjauh dan mengawasi gerak gerik Gita yang memasuki gedung dan tidak lama keluar lagi.

“Nakal ya,” gumam Rama mengarahkan ponselnya memfoto gadis itu sambil tersenyum.

Tidak lama ada mobil berhenti di depan lobby, lalu Gita naik di kabin tengah.

“Emang bukan kaleng-kaleng demenan gue, anak sultan mana ini bocah. Selama janur kuning belum melengkung, masih bisa gue kejar.”

 

Tim Pencari Kitab Suci

 

Rama P. : Selamat sore dunia tipu-tipu, ada kabar baik

Yuli Imut : Oh, lo kena tipu? Emang itu kabar baik ya

S4pri : Ketipu cinta ya Mas

Rama P. : Yuli sama Sapri makin sepemikiran, baek-baek kalian jodoh

Beni Ganteng : No picture hoax, hoax, hoax

Rama P. : Foto (Gita di depan lobby)

Bukan main rencana Tuhan untuk gue ya. Bukan Cuma ketemu, neng cinta nemplok di motor gue sampe kampus plus nomor hp. Nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan. Nie motor nggak bakal gue cuci dah, masih wangi cinta gue. Apalagi jaket, ya salam, ada bekas pegangan dia emot

Lisa Kanaya : Berjodoh nggak, kena penyakit kulit iya karena jorok

Yuli Imut : Mahasiswi ya, kirain masih SMA. Unyu-unyu banget

Rama P. : Oh jelas dong. Baby face dia, cocok sama gue yang sebelas dua belas sama Lee Min Ho

S4pri : Kenapa diantar ke kampus, mas

Beni Ganteng : Nah, itu Sap. Gak ada nyali dia, banyak bac0t doang emot

Asoka Harsa : Kita dukung aja temen kita ini. Udah jadian?

Rama P. : Awas kalian ya, pengen di selepet kayaknya. Gue pilih yang jalur reguler bukan  express. Bubar aja kalean

Yuli Imut : Cie ngambek, jelek lo kalo ngambek

 

***

“Ck, ngapain kamu masih di sini.” Arya menggeleng mendapati Gita masih berada di ranjang bersama Sarah.

Bukannya pergi, Gita malah menarik selimut. “Aku tidur di sini, mama udah setuju kok.”

“Papa nggak, sana ke kamarmu.”

“Ih, nggak mau.”

Sarah tersenyum karena perdebatan putri dan suaminya. Sejak pulang kuliah sore tadi, Gita semakin manja. Senyum-senyum dan bergelayut padanya juga pada Arya.

“Pindah sana. Papa mau me time sama mama kamu. Ada kamu malah ganggu.”

“Mama belum sembuh total pah, mau ngapain sih?”

“Anak kecil nggak usah tahu dan nggak usah penasaran. Sana ke kamar kamu atau papa gendong mama kamu ke kamar tamu.”

“Enak aja, aku bukan anak kecil ya. Udah bisa bikin anak kecil, udah siap nikah,” tutur Gita lalu terkekeh geli mengingat ucapan Rama.

“Eh, berani ya. Bisa-bisanya mikir begitu. Mah, dengar ‘kan tadi?”

“Waduh, putri mama udah dewasa ya.”

Gita masih tergelak, bahkan saat Arya menarik dan memeluknya dengan sayang lalu mengusirnya.

“Mas, biarin aja. Takut tidur sendiri kali,” cetus Sarah sambil menepuk bantalnya memposisikan untuk ia berbaring.

“Awas ya pah, nanti aku mau ajak mama staycation tanpa papa. Habis aku ujian,” ancam Gita.

“Mama kamu nggak akan bisa pergi tanpa papa. Kita udah sepaket, tidak bisa dipisahkan.”

Gita mencibir. “Aku ke kamar ya mah, kalau papa nakal semprot aja pakai bayg0n.”

Ponsel Arya di atas nakas berdering, mengalihkan perdebatan itu. Gita turun dari ranjang dan mencium pipi Sarah.

“Aku ke kamar ya,” ujar Gita dan diangguki Sarah.

“Gilang, ada apa?” tanya Arya menjawab panggilan itu lalu menatap istrinya. “Kontraksi?”

“Kak Maira ya pah, mau melahirkan?” tanya Gita antusias.

“Hm, kabari terus ya. Minta Mada temani kamu.” Tidak lama Arya mengakhiri panggilan. Gita langsung menghampiri.

“Kak Maira melahirkan?”

“Belum, masih pembukaan,” jawab Arya. “Sana ke kamar kamu.”

“Belum dibawa ke rumah sakit, pah? Biar aku temani Kak Gilang, janji nggak akan kumat lagi asma aku.”

“Ck, pindah ke kamar kamu. Maira urusan Gilang, kamu sekarang tidur dan besok kuliah yang bener.”

“Besok aku nyusul ke rumah sakit ya, pulang dari kampus,” rengek Gita. Bukan semata-mata ingin menemani kakaknya, tapi ada tujuan lain. “Mama belum fit, jadi nggak bisa dampingi Kak Maira.”

“Biar jadi urusan Papa dan Gilang, kamu cepat ke kamar dan istirahat!” Raut wajah Arya datar meski suaranya biasa saja, sepertinya ada hal yang akan dibicarakan dengan Sarah terkait Gilang.

“Sayang, dengar papa kamu. Istirahat, jangan main hp terus nanti kesiangan lagi.”

“Iya deh. Mama juga tidur, jangan dengerin papa.”

“Ck, anak ini.” Arya menggeleng karena Gita sempat mengejek dengan menju-lurkan lidahnya sebelum keluar dari kamar.

Sampai di kamar, Gita langsung berbaring sambil membuka ponselnya. Dahinya mengernyit mendapati ada beberapa pesan masuk salah satunya dari nomor asing.

...0812415xxx...

Besok kuliah sampai jam berapa? Nonton yuk!

Pesan dari Arlan. Alih-alih menjawab, Gita berdecak dan mengabaikannya.

“Males banget, mending nonton yang tawuran daripada nonton sama dia.”

Beralih ke pesan berikutnya. “Ini siapa ya?”

...08568xxx...

Neng cinta, udah tidur ya?

Wajah Gita langsung berubah berbinar dan beranjak duduk. Siapa lagi yang memanggilnya dengan sebutan neng cinta kalau bukan abang nakes ganteng itu. Mengklik profil kontak tersebut. Foto Rama berada di atas motornya, jelas sangat gagah dan sudah pasti tampan.

^^^Belum. Btw, nama aku Gita bukan cinta^^^

Bagiku kamu cinta

 

 

 

1
Rahmawati
wkwwkwkwk, siap siap neng cinta mau di unboxing
Rahmawati
Rama diiterima dengan baik sm semua keluarga gita
🎃
andin ini siapa lagi sih elahhh twin mau brojol ada aja masalahnya
imel
kamu siapaa?
gina altira
Tenang Gita,, abang Rama ga akan macem".
Arin
Awas Rama..... jangan macam-macam..... Siapa Andin??? Jangan bikin ulah ya. Bisa-bisa langsung di jauhkan dari Gita dan kedua anakmu nanti sama Papa Arya.....
Felycia R. Fernandez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Felycia R. Fernandez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Asoka mulut nya bener2 ketularan Rama nih
Shee_👚
nah siapa lagi ini🤔
jangan sampe calon uget uget lagi ini
Shee_👚
astaga dokter oka, g nyangka sekarang mulutnya kaya rama🤣🤣🤣
Shee_👚
auranya beda, karena para setan RS ke bawa🤣🤣🤣
Shee_👚
nah bapak kontrakan dah ngomong, jangan sampai manggil para istri alamat tidur di luar 😂😂😂
Shee_👚
asyik bela cs datang, anji g pake ng siap-siap tebar pesona. aku pilih Edward aja lah walau duda tapi pesona g kalah sama pejaka🤣🤣🤣🤣
Felycia R. Fernandez
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Shee_👚
aamiin
Shee_👚
yang kaya kan besannya bukan bu mira, dah kadang tetangga yang baik suka takut kehilangan temen ngegosip
Shee_👚
udah ketemu pawang nya
Iccha Risa
penyakit baru lagi tuh
Nugroho
aroma nya kok bakal ada pelakor yha...
dtyas (ig : dtyas_dtyas): nggak ada kak 😄
total 1 replies
≛⃝⃕|ℙ$°Siti ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©☆⃝𝗧ꋬꋊ
Lha ada lagi ternyata selain si Ida/Facepalm/ macam² ku getok kamu, Ram/Proud/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!