NovelToon NovelToon
LIU FENG - BATTLE OF GODS

LIU FENG - BATTLE OF GODS

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi Timur / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:29.2k
Nilai: 5
Nama Author: APRILAH

Benua timur telah hancur.
Menyisakan sisa-sisa pertempuran yang memilukan.
Semua orang bergantung harapan kepada Liu Feng. Mereka semua mengakuinya sebagai penguasa alam manusia.

Liu Feng telah membulatkan tekadnya untuk naik ke alam dewa, demi menyelamatkan Dewi Yun Xian dan juga Dewi Ning Yudie.

Ini adalah kisah seorang penguasa alam manusia yang mengalahkan segala rintangan. Melawan dewa, melawan iblis surgawi kuno.

Ini adalah lanjutan karya Liu Feng - Penguasa Dunia.
Special Bab pertempuran para dewa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Battle of Gods - Chapter 13

"Ha! Ha! Ha!" Tetua Xuan Tian tertawa dengan sangat lantang, "Sombong sekali!" ucap Tetua Xuan Tian dengan nadanya yang sangat sinis.

Liu Feng pun tersenyum, ia pun segera memutar badan, menatap Tetua Xuan Tian dan juga Tetua Lin Qiu dengan sangat begitu tenang, tanpa rasa takut sedikitpun.

"Anak muda, di hadapan kekuatan mutlak, sebaiknya kau berpikir dua kali sebelum berbicara, kalau tidak ...." ucap Tetua Lin Qiu, tetapi ucapannya terpotong di saat Liu Feng mendengus sinis.

"Cih, hanya kalian berdua ... itu sangat mudah!" ucap Liu Feng sembari tersenyum sinis.

Tetua Xuan Tian mengepalkan tinjunya dengan kuat, ia sangat merasa kesal dan marah atas sikap Liu Feng yang sangat begitu arogan.

"Bocah dari mana yang kau bawa ini, Sun Jian?" tanya Tetua Xuan Tian dengan sangat marah.

Namun, dari tubuh Liu Feng, aura mengerikan itu keluar, menyebabkan dentuman-dentuman udara yang besar. Energi spiritual berwarna keemasan berulang kali tersebar di udara, membuat tetua Xuan Tian dan juga Tetua Lin Qiu terkejut.

"Ni— ni, Nirwana!" ucap tetua Xuan Tian dengan sangat kaget, ia mundur satu langkah ke belakang, bahkan tubuhnya pun seketika runtuh. Kedua matanya terbelalak tak percaya.

'Aishhh, dua orang tua itu akan bernasib sial.' gumam Sun Jian di dalam hatinya, ia pun menghela nafas panjangnya.

"Kalian ... majulah bersama!" ucap Liu Feng dengan sangat tenang, satu tangan terangkat menantang kedua Tetua tertinggi Pulau Naga.

"Hehehe, tuan muda ... sepertinya ada sedikit salah paham di antara kita." ucap Tetua Lin Qiu sembari berjalan menurunkan tubuhnya, lalu menghampiri Liu Feng.

"I— itu benar, Tuan Muda, ini ... hanya salah paham saja!" ucap Tetua Xuan Tian dengan raut wajah yang sangat begitu panik, merasa sangat begitu takut.

Sun Jian mendengus, "Dasar dua orang tua tidak tahu diri!" gumam Sun Jian sembari tersenyum sinis.

"Mengandalkan kemuliaan Klan Naga, membuat kalian bersikap sombong sehingga memandang rendah orang lain. Ingat, kalian hanyalah keturunan yang mulia Pangeran Naga Xiao Xuan, kalian bukanlah dirinya!" ucap Liu Feng dengan sangat tegas.

"Be— benar, anda benar Tuan Muda, kami hanyalah keturunan." ucap Tetua Lin Qiu dengan nadanya yang terbata-bata.

Liu Feng pun menghilangkan tekanan spiritualnya, dan berjalan meninggalkan pintu istana Klan Naga.

Namun, langit tiba-tiba mengeluarkan cahaya keemasan yang sangat begitu cemerlang. Sosok spiritual naga emas terbang di langit. Membuat semua pandangan tertuju ke langit.

"Fenomena seperti ini, tidak pernah terjadi sebelumnya!" ujar tetua Lin Qiu dengan sangat begitu terkejut.

Pulau Naga tiba-tiba berguncang! Langit di penuhi oleh cahaya keemasan yang cemerlang.

"Aku sudah lama menunggu kedatanganmu, Liu Feng!" seseorang berbicara dengan nadanya yang begitu menggema.

Lalu, sosok kuat yang tak tertandingi muncul di langit. Mengenakan jubah hitam, aksesoris emas di pakaiannya, mahkota emas itu melingkar di kepalanya.

Kedatangannya, membuat semua orang serentak membungkuk memberi salam hormat.

"Hormat kami kepada yang mulia Pangeran Naga." ucap serentak semua orang.

Bahkan, semua orang di seluruh penjuru Pulau Naga pun memberi hormat atas kedatangan Pangeran Naga Xiao Xuan.

"Liu Feng ... salam kepada Leluhur!" ucap Liu Feng sembari membungkuk memberi hormat.

"Kau ... ikutlah bersamaku!" ujar Pangeran Naga Xiao Xuan.

Seberkas cahaya keemasan turun dari langit kepada Liu Feng. Seketika Liu Feng pun menghilang bersamaan dengan sosok Pangeran Naga yang juga menghilang.

"Si— siapa dia sebenarnya, Sun Jian?" Tetua Xuan Tian bertanya dengan sangat begitu penasaran.

"Dia adalah Penguasa Alam Manusia, Liu Feng." ucap Sun Jian.

Tetua Lin Qiu terkejut, seolah-olah wajahnya terbangun, "Alam manusia!" ucapnya dengan sangat begitu kaget.

"Hhmmm, sepertinya ... Warisan Pangeran Naga akan jatuh kepada Liu Feng ini!" ujar Tetua Xuan Tian dengan nadanya yang rendah.

Di tempat lain, di suatu tempat yang sangat indah. Air terjun kembar jatuh dari tebing, di pinggir sungai, bunga-bunga bermekaran, bahkan di atas batu di tengah danau ada bunga suci bunga Teratai yang tengah mekar, mengeluarkan cahaya yang terang penuh dengan kekuatan.

Sang Pangeran Naga berdiri tegak, satu tangan berada di punggungnya. Angin kencang mengibaskan jubah hitamnya.

"Liu Feng, apakah kamu sudah siap?" Pangeran Naga Xiao Xuan bertanya dengan nadanya yang rendah.

"Hmmm, apa yang anda maksud, Leluhur?" tanya Liu Feng dengan sangat kebingungan, ia tidak mengerti apa yang di maksud oleh sang Pangeran Naga Xiao Xuan.

Menghela nafas panjangnya, "Liu Feng, ini bukanlah wujud asliku, melainkan ini hanyalah sebuah Avatar yang aku tempatkan di Pulau Naga untuk selalu melindungi semua keturunan ku."

"Sebelumnya, aku telah mewariskan inti sari kekuatanku kepadamu, membuatmu menembus belenggu tingkatan Heavenly Gods, dan berhasil memasuki tahap Nirwana. Sekarang, aku akan memberikan ini kepadamu!" ucap Pangeran Naga Xiao Xuan.

Lalu, sang Pangeran Naga pun mengeluarkan Pedang Dewa Naga, jubah sisik naga, dan memberikannya kepada Liu Feng.

"Ambillah, ini akan memperkuat fondasi mu untuk bertempur melawan musuh-musuh yang akan kau hadapi." ujar Pangeran Naga Xiao Xuan.

Satu Pedang hitam yang sangat begitu indah, bilah pedang berwarna hitam, tetapi itu terlihat sangat tajam dan mematikan. Di pegangan pedang, satu naga emas dan satu naga hitam melingkar menghiasi pegangan pedang, bahkan pedang itu mengeluarkan fluktuasi energi yang sangat begitu menakutkan.

Tiba-tiba, sang Pangeran Naga Xiao Xuan menanamkan jubah sisi naga di tubuh Liu Feng, membuat permukaan kulit Liu Feng menyatu dengan sisik naga itu, menjadikan tubuhnya yang begitu kuat, keras, bahkan pedang biasa tidak akan mampu menggores sedikitpun kulitnya.

"Terimakasih, leluhur!" ucap Liu Feng sembari membungkukkan tubuhnya.

Liu Feng pun memegang pedang hitam itu, dan ia merasakan suatu kekuatan besar yang di miliki oleh pedang tersebut.

"Pergilah, waktuku sudah habis, dan saudara perempuanmu, Yun Xiao tengah berada dalam keadaan hidup dan mati!" ucap Pangeran Naga Xiao Xuan.

Mendengar itu, membuat Liu Feng sangat begitu kaget.

"Leluhur, apakah anda tahu di mana keberadaan Yun Xiao?" Liu Feng bertanya dengan penuh rasa ke khawatiran.

"Pergilah menuju wilayah Utara, faksi Dewa Es dan Salju, maka kamu akan mengetahui keberadaan Yun Xiao." ucap Pangeran Naga Xiao Xuan.

Lalu, seberkas cahaya keemasan kembali bersinar sangat menyilaukan, dan tiba-tiba Liu Feng telah kembali ke depan pintu Istana Pulau Naga.

"Saudara Liu Feng, apakah kamu berhasil?" Tanya Sun Jian.

"Tidak ada waktu untuk membicarakan itu, aku akan menceritakannya nanti. Sekarang, bawa aku menuju wilayah Utara, faksi Dewa Es dan Salju!" ucap Liu Feng dengan sangat cemas. Lalu ia segera menarik tangan Sun Jian, dan keluar dari Pulau Naga.

1
Dedek Sulaiman
/Smile//Smile//Smile//Smile/
HartOhar
jangan merusak tatanan bahasa kalau gak bisa bilang zet, kalimat yg tulsannya ada zet tetap pakai zet, jangan Zet jadi Jet
HartOhar
anak dari Liu Feng kali!?
vikkyazzaazza vikky
lanjuut
Andri Iswanto
mana lanjut karyamu Thor jangan ber henti di jalan dong
Eyang Kakung
gejala hiatus sudah mulahi timbul
Eyang Kakung
penuederhanan penamaan ranah kultivasi itu perlu untuk lebih memudahkan readernya memahami dan mengikuti setiap alur cerita dalam novel
APRILAH: Terimakasih kak sarannya 🙏
total 1 replies
Eyang Kakung
sebatas krak krak kraaak
Eyang Kakung
hadew....
Eyang Kakung
aneh saja thor, masak iya di alam dewa masih ada perampok 🤣🤭
Eyang Kakung
tidak ada strategi, tidak ada pola penyusunan kekuatan, yg ada hanya main hantam tanpa perhitungan sama sekali
Eyang Kakung
karena terlalu mengedepankan emosi dan kekuatan jadinya mudah terjadi kesalah pahaman, disinilah diperlukan adanya kemampuan komunikasi yg handal
Eyang Kakung
narasi dan diskripsi pertarungannya kurang menegangkan thor, coba diusahakan untuk ditingkatkan lagi agar semakin joz
Eyang Kakung
tidak ada diplomasi, main hantam saja 🤣
Eyang Kakung
perjalanan masih jauh
Eyang Kakung
plot berulang
Eyang Kakung
Pangeran naga Xhuan Xhian?
Eyang Kakung
Penguasa dunia?
Eyang Kakung
puncak episode dijadikan awal episode lanjutan 😄🤭
Andri Iswanto
Thor mna lanjut tanya
APRILAH: otw kak, kemarin sift malem/3hari, jadi gak bisa update
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!