NovelToon NovelToon
When Jerk Billionaire Want Me

When Jerk Billionaire Want Me

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: RA

Adeeva harus rela menikah dengan pria yang bernama Arion demi membantu perusahaan ayahnya yang sedang di ambang kehancuran.

namun di balik itu Adeeva bisa bernafas lega karena biaa keluar dari tempat yang di bakalan rumah namun menurutnya adalah neraka.

akankah Adeeva biaa mendapatkan kebahgiaannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

013

Typo masih menyebar di segala penjuru cerita, harap maklum.

__________

Adeeva terbangun ketika jam menunjukan pukul sepuluh malam. Kamar Adeeva masih terlihat gelap.

"Sepertinya aku tertidur cukup lama" seru Adeeva.

Adeeva mencoba menggapai lampu tidur dan menyalakannya di atas meja sudah tersedia makan malam yang sudah di siapkan.

"Siapa yang menaruh ini di sini"

Perutnya mulai terasa lapar ketika melihat makanan yang sudah tersaji.

"Siapapun yang menyiapkan ini terima kasih, aku akan memakannya" seru Adeeva.

Tanpa Adeeva sadari Arion sedang bersandar di memperhatikan Adeeva dari balik kaca yang menghubungkan kamarnya dan kamar Adeeva.

Setelah Adeeva selesai memakan semua makan malam yang telah di sediakan barulah Arion datang menghampitinya.

"Kau sudah bangun" seru Arion yang masih berdiri di ambang pintu.

"kau masih bangun, sepertinya kau membangunkanmu, maaf" seru Adeeva.

Adeeva masih menundukan kepalanya, Adeeva tidak ingin Arion melihat mata sembabnya.

"Aku hanya memastikan kau sudah makan, dan ternyata kau sudah menghabiskannya"

"Terima kasih" seru Adeeva.

"Tidak perlu, kau adalah istriku sudah sewajarnya bukan jika aku merawatmu" seru Arion dingin.

Arion mendekati Adeeva. Menatap sekilas pada kaki yang masih terlihat membengkak.

"Apa ini masih terasa sakit"

"Tidak" jawab Adeeva berbohong.

"Aku akan memungkinkan dokter untuk memeriksa kakimu" seru Arion.

"Tidak perlu, ini sudah memabaik, mungkin karean efek dari obat makanya kakiku mulai membengkak"

"Terserah kau jika seperti itu" seru Arion.

Adeeva mencoba berdiri, namun kakinya masih terasa sangat sakit sekali.

Arion yang melihat itu langsung menghampiri Adeeva dan menggendongnya.

"Kau, turunan aku, aku bisa berjalan sendiri" Seru Adeeva.

"Kau ingin ke mana"

"Aku bilang aku bisa sendiri"

"Jangan keras kepala dan katakan kau ingin kemana" bentuk Arion.

Adeeva sedikit tercengang karena bentakan Arion. Entah mengapa hatinya terasa sakit mendengar itu.

"Aku ingin ke kamar mandi" seru Adeeva dengan suara sedikit serak.

Arion bukannya tidak tahu jika suara Adeeva berubah, Arion hanya tidak ingin di repotkan oleh siapapun. tanpa berbicara Arion melangkah menuju kamar mandi dan mendusukannya di atas closet.

"Aku bisa sendiri" seru Adeeva ketika Arion

mencoba membantunya lagi.

"Baiklah jika kau sudah selesai beritahu aku" seru Arion dan Adeeva hanya mengangguk.

Arion masih menunggu dengan setia di balik pintu kamar mandi, sedangkan Adeeva masih tetap duduk di atas closet.

Mendapat perlakuan khusus dari Arion entah mengapa membuat jantung Adeeva berdetak lebih cepat.

Adeeva tahu persaan apa itu. Namun Adeeva mencoba menyangkalnya atau lebih tepatnya membuang perasaan itu. Adeeva tidak boleh jatuh cinta pada Arion, jika dia melakukannya Adeeva akan jatuh sejatuh jatuhnya.

Adeeva tidak akan sanggup jika harus kehilangan orang yang menjadi pusat kehidupan untuk yang kedua kalinya.

"Aku tidak bileh jatuh cinta padanya, aku harus membuang perasaan itu" seru Adeeva meyakinkan diri.

Adeeva mulia berdiri dan membersihkan tubuhnya. Berendam adalah hal yang sangat menyenangkan namun sedikit terhalang oleh kaki yang terkilur.

"Aku tidak bisa menikmati berendamku karena kaki ini" geruru Adeeva.

Setelah cukup lama berendam Adeeva segera membilas tubuhnya, melilitkan handuk di tubuhnya. Sialnya Adeeva lupa malembawa pakaian gantinya.

"Ah sial, kenapa aku bisa lupa membawa pakai"

Adeeva berjalan mendekati pintu dan membukannya sedikit, tidak ada siapapun di depan pintu. Adeeva segera keluar dari kamar mandi dan mencoba berjalan menuju walk and closetnya.

"Apa kau sudah selesai" suara utu terdengar dari belakang tubuhnya. Adeeva segera menolehkan kepalanya dan di sana Arion sedang duduk sambil memainkan ponselnya.

"A-ah, sudah. " seru Adeeva sedulur terbata. Entah mengapa suaranya menjadi gugup seperti ini.

"Mengapa kau tidak memnggilku" Arion berjalan menghampiri Adeeva.

"Aku tidak ingin menyusahkanmu" seru Adeeva.

Arion menatap tubuh Adeeva yang hanya memakai handuk saja.

"Apa kau ingin menggodaku" Seru arin dengan sebelah alis di naikkan.

Adeeva meruruki kebodohannya karena keluar kamar mandi hanya menggunakan handuk saja.

"Bukannya kau tidak tertarik padaku, meskipun aku telanjang di depan mu banyakin kau tidak akan tertarik " seru Adeeva.

Arion menaikkan sebelah alisnya, senyum tersungging di bibir seksinya.

"Apa kau yakin aku tidak akan tertarik " seru Arion.

Adeeva sedikit gelagapan dan juga gugup namun Adeeva bisa menutupi semua itu.

"Aku yakin akan itu"

"Kau serius"

"Tentu"

Arion pendekatan wajahnya ke arah telinga Adeeva. "Bagaimana jika aku tertarik padamu, apa kau akan bertanggung jawab dengan apa yang kau lakukan padaku" seru Arion pelan.

Adeeva menjauhkan wajahnya, gugup tentu saja apalagi sekarang Adeeva hanya menggunakan handuk yang melilit tubuhnya.

"Kau tidak akan melakukannya" seru Adeeva meyakinkan dirinya.

Arion tersenyum miring pada Adeeva. Arion mendekatkan tubuhnya lebih dekat pda tubuh Adeeva, mengikis jarak di antara merek.

"Kau tidak ingin tahu aku akan melakukan apa setelah aku tertarik padamu"

Seru Arion. Dn untuk kali ini Adeeva merutuki kebodohannya yang menantang Arion.

P.s

Hai gimana ceritanya, kalo suka jangan lupa like sama Vote dan comment biar aku lebih rajin up nya.

Terima kasih . 😊😊

1
Windy Hapsarini
Luar biasa
COOL_I4N
thor kalau pakai kata "seru" kita reader bayanginnya mereka omong nya sambil agak teriak. alangkah baiknya diganti kata nya thor. biar reader feel nya dapat
1
.... .
Aprina Laura Putri
bagus
zahro tinisya
bagus, jalan ceritanya tdak bertele2
Risnha Isnhaa
pertanyaan ku adalah knpa deva tidak mau membalas nya sama sekali
Risnha Isnhaa
knpa adiveeva selalu tidak pernah membalas pukula
Diana Budhiarti
lanjutttt
Risnha Isnhaa
akuu suka akuu suka
Alfi Rizqia
kok lum lanjut thor,lama banget
Diana Budhiarti
siapa sich thorr yg senyum nya kayak Kt
Diana Budhiarti
baiknya adik ipar ya...bikin Arion gerah
Diana Budhiarti
thorr ak suka cerita kalo ada gambarnya ,suka banget
Alfi Rizqia
lanjut thor yg bnyk,bagus cerita y seru
minyoongi
laaaah
fi aja
👌👍👍👍👍
RinNi
👍🏻👍🏻
Asyatun 1
lanjut
RinNi
ayo lanjut donk tor...👍🏻🙏
RinNi
kpn up nya lagi tor..🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!