NovelToon NovelToon
Stay With Me

Stay With Me

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: faray_glad

Sekuel dari novel Rafania Amora. Author sarankan sih baca dulu novel Rafania Amora. Tapi kalau malas dan ingin langsung baca novel Stay With Me pun juga tak apa. Suka-suka.

Aleta Zeline Al Malik.
Gadis yang baru berusia 19 tahun itu terus merengek pada papanya setelah tidak mendapatkan persetujuan dari sang mama. Terus membujuk dan meyakinkan mereka agar dapat menyetujui keinginannya. Melanjutkan pendidikannya di Jakarta.

Hingga pada akhirnya dia pun berhasil mendapatkan persetujuan dari keduanya. Tanpa di duga olehnya, pertemuan yang tidak sengaja dengan seorang lelaki telah membuatnya masuk kedalam sebuah masalah yang mengakibatkan mereka harus menikah.

Pernikahan dadakan pun terjadi. Sosok pemuda dengan ketulusan dihatinya telah bersanding dengannya. Begitu sabar dan menerima setiap hal yang dilakukan olehnya.

Setelah menjalani kehidupan baru mereka sebagai sepasang suami-istri, berbagai peristiwa satu persatu bermunculan, hingga tanpa disengaja hubungan antara mereka pun menguak rahasia di antara kedua orangtuanya.

Berulang kali takdir menguji cinta mereka, hingga suatu ketika terjadilah peristiwa yang semakin membuat mereka terpuruk.


Yuk langsung baca novelnya..

ig : Faray_glad

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon faray_glad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 13

Beberapa hari telah berlalu.

Ino dan zeline telah kembali masuk kuliah semenjak dua hari yang lalu. Kini mereka berdua kembali mengambil cuti selama dua hari.

Rumah Ammar yang berada di Jakarta tampak dipenuhi oleh kerabat dekat Nia dan juga Keluarga dekat dari mempelai pria.

Dari beberapa diantaranya ada yang masih belum bisa percaya jika kini Nia dan Adri akan kembali menjalin hubungan setelah sekian lama berpisah. Namun, bukan menjalin kisah cinta layaknya dulu, melainkan menjalin hubungan sebagai besan.

Tante sela dan Nayla tampak memasang wajah datar. Pasalnya mereka berdua sejak awal Nia memberikan kabar pernikahan putrinya sudah tidak setuju. Namun, apa mau dikata jika alasannya zeline menikah karena sesuatu hal telah terjadi.

" Astaga sayang, kamu cantik sekali " ucap Nia sembari tersenyum lebar

" Aku masih tidak percaya jika kamu tetap akan menikahkan mereka, Nia " ucap Nayla

" Hemm.. Tante juga masih belum bisa percaya dengan pikiran kalian berdua " sahut Tante sela

Zeline menatap ketiga perempuan yang ada dibelakangnya itu melalui pantulan cermin. Hatinya saat ini sedang bersedih. Berharap jika mamanya akan termakan omongan Tante dan bibinya agar dia tidak jadi menikah.

Nia sejenak menghela nafasnya.

" Tante, nay. Aku tidak punya pilihan lain. Kalian sudah tahu kan kenapa kami tetap akan menikahkan mereka " jelas Nia

Zeline yang mendengar penuturan dari mamanya itu, seketika menghela nafas berat.

Sudah tidak ada harapan lagi. Mama tetap akan menikahkan aku dengan cowok sok itu. Astaga.. Bagaimana hidupku setelah ini ??..

Gumam zeline dalam hati sembari menatap wajahnya yang sudah terpoles makeup tipis. Dia sungguh tidak ingin berpenampilan cantik didepan sosok cowok yang akan menjadi suaminya sebentar lagi. Walaupun begitu, zeline masih terlihat begitu cantik dengan kesan natural.

***

" Kamu, sudah siap sayang " ucap seseorang yang baru saja masuk kedalam kamar Ino

Ino menatap mamanya dengan raut wajah murung. Bukan murung karena memikirkan pernikahannya, namun dia memikirkan sosok wanita itu. Pasalnya semenjak pertemuan keluarga kemarin hubungan antara papanya dan mamanya telah kembali merenggang.

Hal itu telah berhasil membuat Ino menjadi sedih setelah sekian lama kesedihannya telah memudar.

Ada terbesit rasa penasaran yang hinggap dihati dan pikirannya, namun Ino berusaha untuk tetap tenang didepan kedua orangtuanya.

" Sudah, ma. " jawab Ino setelah sekian detik melamun.

Mereka berdua saling melemparkan senyuman. Tak lama kemudian Ino segera menghampiri mamanya dan mereka berdua segera turun kebawah untuk segera berangkat kerumah calon mempelai wanita.

***

Kembali lagi di kamar zeline.

Ketiga wanita dewasa masih tampak beradu argumennya. Namun, sesaat kemudian terdengar suara pintu yang terbuka.

Ceklek

Sosok gadis cantik yang juga tak kalah cantik dari zeline telah berdiri diambang pintu. Ketika wanita dewasa itu tampak mengalihkan pandangannya kearah pintu.

" Mama, Tante, bibi. Pengantin prianya sudah datang " ucap Mila yang baru saja datang

Kali ini, zeline pun ikut memutar lehernya sedikit sehingga dapat melihat sosok saudaranya itu yang baru saja memberikan kabar.

" Baiklah, ayo sayang kita turun kebawah " ajak Nia pada putrinya

Zeline hanya memasang wajah datar. Dia sungguh tidak menginginkan pernikahannya. Namun, dia juga tidak berkuasa untuk menolaknya.

Tante sela dan Nayla sudah lebih dulu keluar dari kamar zeline. Setelahnya zeline pun tampak beranjak dari duduknya. Perlahan Nia dan zeline pun melangkah keluar dari sana menuju lantai bawah yang sudah siap dengan dekorasi untuk melangsungkan pernikahan pemuda pemudi itu.

Nia menjadi sedih ketika maniknya yang terus menangkap sosok putrinya terlihat murung. Sejak beberapa hari belakangan ini, zeline terlihat tak bersemangat seperti biasanya. Bahkan, kehadiran sosok adik kembarnya pun tak bisa membuatnya kembali menjadi zeline yang seperti biasanya.

" Sayang, mama selalu berdoa agar kamu selalu bahagia. Semoga Ino menjadi suami yang baik dan bisa menerima kamu apa adanya " tutur Nia dengan lirih

Hatinya masih belum rela untuk melepaskan putri kesayangannya itu. Namun, semuanya harus terjadi dan berjalan sesuai dengan kesepakatan bersama tempo hari.

" Iyah, ma. Terimakasih " balas zeline lirih.

Walaupun dirinya sedang berusaha keras untuk tidak menangis di depan semua orang, zeline masih menampilkan senyuman yang terlihat manis diwajahnya.

" Astaga, sayang kamu cantik sekali " ucap ammar yang kini telah menyambut kedatangan putri dan istrinya. Sosok kedua wanita yang sangat berharga didalam hidupnya.

Ammar ikut menggiring zeline untuk duduk di samping Ino yang saat ini sudah siap untuk mengucapkan ijab kabul.

Tangan besar Ammar menepuk pundak Ino dengan keras.

" Papa harap, kamu bisa membahagiakan putri papa satu-satunya. Jika suatu saat nanti kamu sudah tidak menginginkannya. Katakan saja, agar papa sendiri yang membawanya pulang " tutur ammar dengan lirih

" Papa.. " ucap zeline yang mendengar pesan dari papanya itu. Lelehan air matanya telah mengalir tanpa diminta. Dia sungguh tersentuh mendengar penuturan dari papanya. Superheronya dan juga penyelamat hidupnya.

Sekilas Ino menatap kearah zeline, calon istrinya yang telah menggetarkan hatinya sejak pertama kali bertemu. Kemudian dia kembali menatap kearah Ammar yang sebentar lagi akan menjadi mertuanya itu dengan raut wajah tegang.

Tak lama kemudian Ino tampak mengangguk kecil.

" Saya akan berusaha untuk selalu membuat zeline bahagia, pa. Ino tidak pernah berfikir untuk mengembalikan zeline apapun yang akan terjadi nanti " ucap Ino dengan mantap

Kini kedua mempelai tampak saling menatap. Mereka saling melemparkan pandangan yang berbeda. Ada getaran didalam hati keduanya yang membuat mereka menjadi salah tingkah.

" Baik, apa bisa kita mulai ijab kabulnya " sahut seorang penghulu yang sedari tadi telah menunggu mereka.

" Baik, silahkan dimulai pak "

***

SAH

SAH

SAH

Suara riuh para tamu dan saudara yang datang tampak menggema di penjuru ruangan.

Dengan kaku zeline meraih tangan Ino dan menciumnya. Ada rasa haru, senang dan juga sedih. Entah mengapa dia merasa sangat nyaman berada dekat seperti sekarang ini terhadap suaminya itu.

Setelahnya, Ino pun tanpa ragu mencium kening zeline. Sontak zeline pun tampak terkejut, bahkan matanya melotot sembari tangannya yang terulur di perut Ino.

" Aaaww " ucap Ino

" Ada apa ino ? " Tanya mama Ino

" Tidak ada apa-apa, ma. Ada semut nakal yang menggigit " jawab Ino yang membuat beberapa orang di dekatnya tersenyum lucu.

Kini mereka semua telah beranjak dari duduknya. Saling memeluk kedua mempelai yang baru saja telah sah menjadi pasangan suami istri.

Kini ino tampak digiring oleh vino dan juga farel agar sedikit menjauh dari keramaian. Ketiganya sedang sibuk berbincang tanpa menghiraukan keadaan disekitarnya.

Disisi lain zeline yang sedang duduk sendirian, seketika itu tersentak kecil mendapati sosok Mila yang tiba-tiba muncul. Duduk disampingnya dengan mendekatkan wajahnya ke arah daun telinga zeline.

" Suami kamu cakep banget zeline. Masih ada lagi gak buat aku " bisik Mila ketika sedang mengucap selamat

Seketika itu zeline merasakan sesuatu yang membuat hatinya merasa kesal.

" Ngaco, dia gak ada copy-annya " jawab zeline cepat

" Eh.. Kalian, sini. Makan dulu ! " panggil Nia pada kedua gadis itu

" Iyah, ma " jawab keduanya bersamaan.

Semoga saja pernikahanku berjalan lancar dengannya. Aku sungguh berharap apa yang telah dia ucapkan tadi memang benar dari hatinya.

Tbc.

1
Lusiana Trimurdiati
kerrrrennnn abis bagus banget cerita nya alurnya juga gak muter", tetap berkarya ya thooorrr
Faray glad: mampir juga di novel terbaruku kak. Shanum Marwah
total 2 replies
Haetsuki
bagus
Tita Hartutik
tambah setuju ni, semoga ketemu Adri
Elly Setia Ningsih
aku pikir itu faraya
Elly Setia Ningsih
ammar sosok lelaki yang tenang tidak emosi dan terbawa perasaan ketika liat mantan suami istrinya masih bisa berpikir jernih dan bijak, lelaki idaman ammar itu
Wica Carolina
anak akam menjadi satu diantara bagian yg paling terluka...... memori pahit yg akan selalu menemani langkah kehidupan di masa yg akan datang 🤧
Wica Carolina
dia yg udah tua aja omongannya gk bisa dipegang, kok malah masukin hati omongan anak kecil ???? kebodohan yg membagongkan 😏😏😏😏
Wica Carolina
Istri yang menjadi mantan istri, lalu menjadi besan ☺.
Nur Yuliastuti
Farel 😅😂😂😂😂😂🤣🤣🤣
Nur Yuliastuti
terimakasih up nya 🤗😍
Delius Sab
ngapain pulak cewek murahan itu nangis, kan itu yg dia inginkan
Reena Azza
yg bnar sekretaris thor...bukan sekertaris
🙏
chipa'm
udah brkali x baca tapi ttp mewek..astaga,nggk tega sih nia dan adri nggk balikan apa lg trnyata mayra bkn anak kandung adri..dulu pertama x baca sih udh feeling..ya udah lah udh benar ino dan zeline yg lanjutin
chipa'm
mila adik nya denis ya bukan anak nya kirain anaknya
Betty Anggrainie
cy78ik
Epa Yandika
keren dr yg sedih nangis bombay zaman nia pas skrng anakny bahagia
fitri indrawati sutanto
sedih melihat papa Adri meninggal mungkin papa Adri sdh lelah dan dia ingin bertemu dgn putra kesayangannya diatas sana
fitri indrawati sutanto
ya kan ino yg dr kecil selalu dianiaya ahkirnya disaat perusahaan diambang kehancuran siapa yg membantu ino
fitri indrawati sutanto
Ino ini adl buah dr kesabaranmu menerima ketdk Adilan dr papa tirimu km sekarang bahagia mendapat mertua yg baik spt papa Ammar yg tdk melihat ank siapa dia
fitri indrawati sutanto
meskipun ini kuliah diluar negri tp tenang aja tetap diawasi oleh papa amar Krn papa amar tdk akan membiarkan sesutu terjadi kpd ino sang menantu suami dr princess
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!