NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Lyra, Antara Cinta Dan Hidayah

Takdir Cinta Lyra, Antara Cinta Dan Hidayah

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Bubu.id

PROSES REVISI PUEBI YAA❤❤

Keadaan telah memaksa Lyra hidup jauh dari keluarganya..
Keadaan pula yang telah membuat ia kehilangan cinta pertamanya..
Dan disaat hidayah itu datang..
Lagi-lagi Ia harus melepaskan Cinta kedua dalam hidupnya..
Ia memilih menggenggam Cinta ROBBNYA dibanding Cinta manusia yang semu..

Akankah bahagia menyapa Lyra?
Bagaimana jika orang-orang dalam masa lalunya kembali hadir?
Siapakah yang kelak berani menghalalkan Lyra?
Dan bagaimana kehidupan pernikahan Lyra kelak?

Novelku ini ber*Alur Mundur baru kemudian Maju...
Semoga karya pertamaku mampu diterima dan dinikmati..
Mohon komentar dan dukungan selalu untuk karyaku😉🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bubu.id, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suasana Lembur

"Kalian tau mengapa kalian di minta lembur sore ini? Ya, kita akan me Rework palet-palet di depan kita ini.

2 hari yang lalu di temukan Defect oleh QC dari Line B. Pihak QC menemukan adanya pemasangan label yang miring dan tidak sesuai standard penempelan. Setelah dicek Menggunakan Jig label, benar saja label terpasang miring dan tidak sesuai. Saat di cek pada operator yang memasang, ternyata ia hanya mengira2 posisi pemasangan, tidak menggunakan Jig label yang harusnya di pakai.

Tiap line harus merework 100 produk. saya sangat memohon kerjasama dari kalian!! walau bukan line kita yang membuat kesalahan. Kita ada lah 1 tim dalam perusahaan yang sama.

Bagaimana jika produk sampai ke tangan customer, tentunya akan mengecewakan mereka dan nama perusahaan akan buruk. Dan tentunya akan berimbas pada kalian juga, kalian paham?" ujar mbak Dewi menjelaskan dengan wibawanya.

"Paham Mbak," jawab kami serempak.

"Untuk proses rework akan di jelaskan oleh Pak Dimas selaku engineering penanggung jawab rework ini," tambah Mbak Dewi

"Silahkan Pak..!!! " mbak Dewi mempersilahkan Pak Dimas memimpin meeting.

"Oke sebelumnya akan saya Absen kalian 1 persatu beserta Stage kalian. Silahkan kalian angkat tangan kalian. Abdi dan Doni stage Packing.. Shira dan Putri stage Operation Panel. Imas dan Lyra stage Inspector," matanya melirik padaku saat aku mengacungkan tanganku.

"Kamu Inspector, siapa namamu?" tunjuknya padaku memastikan.

"Saya Lyra Mas. Ehh maaf Pak," kututup mulutku seketika malu bercampur disana.

Terlihat senyuman kecil dibibir pak Dimas.

Aku yang terbawa suasana di kantin tadi, saat Pak Dimas menyuruhku memanggilnya "Mas". Terlontarlah kata2 mas saat itu. Seketika pula anak-anak yang lain menyorakiku.

"Lyra, ada-ada aja sih," terdengar suara seseorang meledekku.

"Mbak Dewi yang berjejer dengan Pak Dimas" ikut tersenyum, hingga sesaat kemudian.

"Smua tenang!!!" Ucap keras Mbak Dewi yang membuat suasana hening seketika.

Pak Dimas pun menjelaskan dengan detail setiap tugas yang harus kami lakukan dengan sesekali kelirik kearahku. Aku yang melihat tatapan itu spontan menunduk dan malu.

Bel istirahat makan malam sekaligus Sholat Maghrib berbunyi dan kami memiliki waktu 45 menit hingga akhirnya harus kembali lagi ke line melanjutkan pekerjaan kami.

Pak Dimas melewatiku, menyelipkan secarik kertas di sisi meja tempat ku bekerja, hingga akhirnya berlalu.

"Kutunggu makan di tempat tadi," kubaca berkali-kali tulisan dalam lembaran itu.

Dan entah mengapa kakiku spontan ingin melangkah lebih cepat menuju tangga dimana kantin lantai 2 berada, tak ingin Pak Dimas menungguku lama, batinku.

"Haiii Ly ... bareng dong," suara Imas memanggilku.

"Nanti kamu bareng yang lain ya Mas, aku buru-buru." Kupercepat langkahku tak ingin Imas menyusulku.

●●●●

Kuletakkan nampan di meja tepat seorang laki-laki duduk menyendiri disana. Kuberi jarak kursi disampingnya hingga kemudian kududukkan tubuhku, tak ingin yang lain curiga, jika aku sengaja duduk dekat laki-laki itu.

Tanpa sapa dan berbasa basi langsung kulahap makanan di depanku.

"Maaf aku membuatmu di tertawakan di line tadi.. Lyra," ujarnya memulai obrolan dengan memberi tekanan saat menyebut namaku.

"Oh, iya sudah tau namaku," ujarku tersipu sambil tersenyum mengingat kejadian di line tadi.

"Kenapa senyum-senyum??" ujarnya lagi sambil tak melepas matanya dariku.

"Aku yang minta maaf Mas, tadi keceplosan panggil kamu Mas di depan yang lain," ujarku.

"Mas kenapa suruh aku makan disini, aku takut ada yang lihat," ujarku membalas setiap kata-katanya dengan menunduk tak ingin yang lain memperhatikan mereka.

"Kalau takut ketauan makan di kantin bareng Mas, besok-besok Mas ajak kamu makan di luar mau??"

"Nanti aku fikir-fikir ya Mas," ujarku lirih sambil berdiri mengangkat nampan kosongku hendak berlalu darinya hingga sebuah tangan tiba-tiba menahan lenganku hingga tak mampu ku berlalu.

"lepas Mas..!! aku gak mau yang lain lihat!!"

Kembali kududukkan tubuhku agar tak menjadi perhatian yang lain, karna kurasakan tangan itu semakin mempererat cengkramannya.

"Janji dulu besok kamu mau kalau Mas ajak makan diluar!!"

Sesungguhnya hati ini sangat bahagia tapi terlalu cepat buatku. Bisa melihat Mas Dimas dari dekat, mengobrol bersama, terasa ini bagai mimpi untukku.

"Mana nomer ponselmu?" ujarnya lagi sambil melihat keterpakuanku.

Kusebutkan nomerku yang dengan cepat dan ia tampak memasukannya kedalam memori ponselnya.

"Sudah lepaskan tanganku Mas!!" karna kulihat tangan itu belum melepaskan cengkramannya.

Ia pun melepasnya dan akupun berlalu.

Dan dari kejauhan sepasang mata tak berhenti menatap kami terlihat air mata menetes dipelupuk mata wanita tersebut. Mbak Fris ...

●●●●

FLASHBACK

Setelah Bell istirahat malam berbunyi.

Mbak Fris yang melihat dari kejauhan sosok Dimas akan berlalu, dengan segera mengejarnya. Iapun melihat Dimas menyelipkan kertas di hadapan operator yang sudah ia kenal. Di depan matanya pula gadis itu membuang kertas yg sebelumnya ia gumpalkan ke tong sampah.

Setelah keduanya berlalu ia ambil dan perhatikann tulisan dalam lembaran kusut kertas itu. Betapa terpananya Mbak Fris, tak menyangka Dimas bisa melakukan hal seperti itu.

Dimas yang selama 3 tahun ia kenal selalu bersikap cuek dan tak banyak bicara. Kini didepan matanya ia berani mengajak seorang gadis ingusan baru lulus dengan level jauh darinya untuk makan bersamanya. Sesuatu yang selalu ia harap dapati dari Dimas.

Mbak Fris mempercepat langkahnya segera menuju kantin dengann mata yang terus menelusuri setiap jengkal isi kantin. Ia mencari sosok Dimas, hingga di tempat yang agak gelap mendekati jendela, tempat yang berada di ujung yang tak banyak orang di sekitarnya. Ia mendapati Dimas dengan tangan sedang mencengkram lengan gadis itu.

Pipi Mbak Fris seketika basah, air matanya tak terbendung melihat adegan demi adegan Dimas menahan gadis itu, sampai akhirnya gadis itu berlalu meninggalkan Dimas yang tampak merona terpancar diwajahnya.

"Kenapa Dimas?? Apa yang gadis itu miliki dan tak ada dariku," lirihnya pilu.

"Tidak, engkau adalah milikku. Tak ada wanita manapun yang berhak memilikimu selain aku," tambahnya lagi rapuh.

"Dewi, Ya ... aku harus segera meyakinkan Dewi untuk mengenalkan Firgie pada gadis itu. setidaknya saat ini hanya cara itu yang bisa ku fikirkan untuk memberi jarak Dimas dengan gadis itu," batinnya.

NOTE :

●Rework : Pengecekan ulang suatu produk tergantung masalah yang sedang terjadi.

●Defect : kesalahan / kerusakan / masalah.

●QC : Quality Control 》 bagian suatu divisi dalam perusahaan untuk mengecek hasil kerja suatu line menggunakan sampling.

●Label : sejenis stiker yang di tempel pada permukaan suatu produk.

●Jig Label : alat bantu yang di gunakan operator dalam pemasangan Label agar tidak miring dengan jarak tertentu yang di tentukan.

●●●●

🌻Bantu vote, rate, like dan komen di hasil karya pertama Thor ini. Agar Thor terus semangat up nya😊

🌻happy reading❤❤

1
eMakPetiR
saling dukung 🥰
eMakPetiR
Baru kali ini aq menjejak dari kisah di Bandung.. rekomnya kak Sera..
Zaki Mubarok
apakah terjadi sesuatu dgn firgie hingga ia tdk datang hari itu? Apakah firgie kecelakaan?
Zaki Mubarok
sudah kuduga
Zaki Mubarok
apakah firgie?
violet
aku suka karakter firgie, wajahnya juga cakep banget
violet
good job ly
violet
jahat banget kamu Dimas. Klo emang sdh mau menikah dan sdh menerima perjodohan, apapun alasannya, tidak seharusnya kamu memberi harapan pada orang lain, Krn itu akan sangat menyakitkan.... Lebih baik hanya sebatas teman atau bahkan tidak saling kenal, daripada diberi harapan, diberi perhatian tapi akhirnya dijatuhkan...
Bun cie
ceritanya bagus..mengajarkan tentang cinta sejati..keikhlasan..kesabaran.layak banget untuk dibaca👍😍
Hurry Rohmaniyyah
@beautifully painfull one of best novel di NT. gegara baca ini ku JD kangen sama one of the best novel di NT ini. Om Dimas dan Mayra... ku balik baca lagi deh..... 🤭
sukses terus buat bubu.id. Kutunggu lagi next novel nya 😘
Uli Purwanti
ini Mayra yang ketemu Cakra di rumah bandung gak sih?
Rinnie Erawaty
aku baca ini karena ada Cakra nih walau sepintas😄😄😄
Rinnie Erawaty
pasti si Cakra alias Agamnya Anjaaaa
Bundanya Pandu Pharamadina
Dimas Lyra
😭😭😭😭
Bundanya Pandu Pharamadina
Dimas yg terpaksa demi ortunya
😢😢
Bundanya Pandu Pharamadina
mba Susi🤔
Bundanya Pandu Pharamadina
nunggu berbuka puasa baca Lyra
❤❤
Bundanya Pandu Pharamadina
aku favorit dulu👍❤
EndRu
lhah.. mencurigakan nih Mb Susi
EndRu
baru mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!