NovelToon NovelToon
Love Me Again, My Husband!

Love Me Again, My Husband!

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Suami amnesia / Tamat
Popularitas:465.3k
Nilai: 5
Nama Author: Phopo Nira

Sebuah pertengkaran hebat dalam rumah tangga mereka membuat Areksa memutuskan untuk pergi dan berakhir dalam sebuah kecelakaan yang membuatnya mengalami Amnesia Disosiatif. Dimana Areksa hanya melupakan semua yang berkaitan dengan istrinya yaitu Kiran dan malah hanya mengingat mantan kekasihnya Anya.

Tidak ingin menyerah begitu saja, Kiran menyarankan sebuah perjanjian kepada sang suami yang sudah dengan tega melupakan dirinya begitu saja. Dimana selama 3 bulan Kiran akan berusaha untuk mendapatkan cinta suami kembali dan memulihkan semua kenangan indah yang pernah mereka ukir berdua.

Akankah usaha Kiran akan berhasil memulihkan ingatan Areksa? Ataukah berhasil membuat suaminya kembali jatuh cinta lagi padanya? Apalagi dengan adanya kehadiran Anya sebagai orang ketiga di antara mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Phopo Nira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penolakan

“Dan, siapa yang menaruh foto ini di mejaku?” tanya Areksa sebelum Dani ingin kembali ke ruangannya.

“Bukankah anda sendiri yang meletakkannya di sana, Tuan! Saat itu anda mengatakan tidak akan semangat dalam bekerja jika tidak melihat wajah istri anda,” jelas Dani dnegan jujur yang membuat Areksa seketika terkejut dan kembali tak ingin mempercayai fakta yang dia dapatkan lagi.

“Jadi, dia benar-benar istriku?” tanya Areksa tanpa sadar.

“Tentu saja, Tuan! Beberapa minggu yang lalu anda bahkan menyiapkan sebuah kejutan yang sangat special untuk merayakan hari pernikahan anda dengan Nyonya Kiran yang ke lima di salah satu hotel paling mewah di daerah ini.” Penjelasan Dani semakin membuat Areksa tercengang.

“Apa katamu? Jadi, aku dan Kiran sudah menikah selama 5 tahun lamanya?” tanya Areksa tak percaya.

“Iya, Tuan! Karena saya waktu itu juga hadir saat pernikahan anda! Bukan saya saja, tapi para karyawan yang sudah lama bekerja di perusahaan ini,” terang Dani dengan polosnya.

“Yang benar saja, …! Aku pikir Papah dan yang lainnya hanya membual saja, karena ingin menjodohkan aku dengan Kiran. Sebab mereka tidak menyukai Anya, tapi siapa sangka kalau aku sudah benar-benar menikahinya dan sudah berjalan lima tahun pula,” gumam Areksa yang masih tidak mempercayai semua fakta yang di hadapkan.

“Tuan, apa anda akan baik-baik saja?” tanya Dani ketika melihat perubahan raut wajah pimpinannya itu.

“Kau boleh keluar sekarang!” usir Areksa yang tak mau menjawab pertanyaan dari sekretarisnya itu.

“Jika pernikahan kami sudah berjalan lima tahun, tapi kenapa tidak ada anak dalam pernikahan ini! Jangan-jangan benar dugaanku, kalau pernikahan ini terjadi karena bukan keinginanku!” ujar Areksa menyimpulkan sendiri, meski sudah di jelaskan berulang kali kebenarannya.

Tok, … Tok, ….

Tiba-tiba suara ketukan terdengar di balik pintu ruangannya. Belum sempat Areksa menyuruh orang itu untuk masuk, pintu sudah terbuka lebar oleh adik laki-lakinya sambil tersenyum bahagia melihat Kakaknya sudah mengambil alih pekerjaan yang sempat membuatnya terus lembur.

(Author mulai dari sini akan memanggil Areksa dengan Reksa dan Arseno dengan Seno saja ‘yah untuk menghemat kata}.

“Welcome back, Brother!” seru Seno sembari merentangkan kedua tangannya berniat memeluk sang Kakak.

“Apa yang kau lakukan? Apakah Mamah dan Papah tidak mengajarimu sopan santun selama ini, hingga kau masuk begitu saja ke ruangan orang lain sebelum di ijinkan.”

Bukannya menerima pelukan sang adik, Reksa malah mengabaikan dan menghindarinya sambil menyampaikan protesnya atas sikap tidak sopan Seno yang main masuk saja ke ruangannya.

“Kau ini sama sekali tidak berubah! Dengan adik sendiri tetap saja kejam, seperti kakak tiri!” gerutu Seno dengan wajah cemberutnya.

“Katakan saja apa mau mu hingga mendatangi ruanganku?” tanya Reksa yang tidak tahan melihat sikap adiknya.

“Ck, … Menyebalkan sekali!” Seno hanya bisa berdecak kesal akan kelakuan Kakaknya yang tidak ada manis-manisnya.

“Papah menyuruhku untuk memperkenalkan sekretaris baru untukmu! Kau pasti akan sangat menyukainya,” ujar Seno langsung pada tujuan kedatangan ketika melihat raut wajah Reksa yang berubah tidak bersahabat lagi seperti sebelumnya.

“Sekretaris baru untukku lagi? Bukankah sudah ada Dani di sini,” ujar Reksa yang sedikit menatap curiga pada adiknya.

“Papah menunjuk sekertaris ini khusus untukmu! Tenang saja kau pasti akan sangat menyukainya.”

Seno tidak peduli, dia tidak akan menjelaskan apapun pada Kakaknya karena tugasnya hanya mengantar dan memperkenalkan sekertaris baru itu pada Kakaknya tidak lebih dan tidak kurang.

“Masuklah dan perkenalkan dirimu dengan baik!” Panggil Seno pada seseorang yang tengah menunggu di luar ruangan itu.

Pintu perlahan terbuka, seketika kedua bola mata Reksa membulat sempurna ketika melihat sosok Kiran yang perlahan berjalan masuk dengan pakaian formalnya. Sekarang Reksa mengerti maksud perkataan adiknya sejak tadi dan tujuan Papahnya menunjukkan Kiran untuk menjadi sekretarisnya.

“Apa ini rencanamu?” tanya Reksa dengan raut wajah dinginnya.

“Mas, a-aku, _...”

“Jangan panggil aku seperti itu ketika berada di kantor! Bukankah kau di sini untuk bekerja sebagai sekretaris ku, maka lakukan saja tugasmu di sini dengan baik,” potong Reksa yang tidak ingin mendengar apapun lagi.

Kehadiran Kiran sebagai sekretarisnya sudah cukup untuk menjelaskan semuanya dengan sangat jelas.

“Kak, kenapa kau bersikap begitu dingin pada Kakak Ipar!” protes Seno yang tidak terima akan sikap Kakaknya kepada istrinya sendiri.

“Berisik! Kembali sana keruanganmu, kalau kau tidak terima jadikan saja dia sebagai sekertaris mu,” bentak Reksa dengan tatapan tajamnya.

“Okay, Fine! Aku akan laporkan sikap Kakak ini pada Papah dan Mamah sekarang juga!” seru Seno yang berjalan keluar dari ruangan itu dnegan perasaan kesal. Kiran ingin menghentikan Seno, tetapi perkataan Reksa seketika menghentikan niatnya.

“Dasar pengadu! Apa kau mendapatkan posisi ini juga karena mengadu pada orang tuaku,” tuduh Reksa pada Kiran.

“Mas, _....”

“Keluar! Aku tidak ingin mendengar apapun lagi darimu,” usir Reksa dengan tatapan dinginnya, setelah itu dia memilih focus untuk menyelesaikan pekerjaannya yang sudah sangat menumpuk.

“Mas, kenapa kau menjadi seperti ini? Mengapa apapun yang coba aku lakukan selalu adalah di matamu?” batin Kiran yang berusaha menahan air matanya agar tidak tumpah.

Dengan terpaksa Kiran pun melangkahkan kakinya keluar dari ruangan suaminya itu. Begitu terdengar suara pintu tertutup,

Reksa pun mengalihkan tatapannya dan bergumam, “Bukankah semalam dia merasa tidak enak badan! Lalu kenapa dia harus bekerja di sini hanya untuk mengawasi ku?”

...****************...

Waktu dengan cepat berlalu, tibalah waktunya untuk semua karyawan yang bekerja untuk makan siang. Kiran yang memang sengaja tidak membawa bekal makan siang agar bisa mengajak Reksa untuk makan siang di luar, lagi-lagi harus menelan pahitnya penolakan dari suaminya itu.

Ketika Kiran ingin masuk ke dalam ruangan Ceo, tiba-tiba pintu terbuka memperlihatkan Reksa yang sudah berpenampilan rapi seperti sudah bersiap untuk pergi. Sejenak Reksa dan Kiran saling bertukar pandangan satu sama lain.

“Mau apalagi?” tanya Reksa dengan dingin.

“A-aku hanya ingin mengajak Mas Reksa untuk makan siang bersama di luar,” jawab Kiran sembari menundukkan pandangannya.

“Aku sudah ada janji! Makan saja dengan karyawan yang lainnya, kalau perlu dengan si tukang pengadu itu,” tolak Reksa yang berjalan melewati Kiran begitu saja.

“Mas, _...”

Kiran ingin sekali berteriak dan menghentikan kepergian suaminya. Namun suaranya harus tertahan, karena Kiran tidak ingin melihat lagi tatapan asing yang Reksa tunjukan hanya kepada dirinya.

Dani yang kembali untuk mengambil barangnya yang tertinggal harus berpura-pura tidak melihat kejadian apapun dan mengurungkan niatnya.

Dia tidak ingin Nyonya mudanya merasa lebih buruk lagi ketika mengetahui ada orang lainnya yang melihat ketika dirinya di tolak oleh suaminya sendiri.

Bersambung, .....

1
falea sezi
cerai lahh bodoh suka bgt suami bekas jalang najis
falea sezi
males klo. balik skipp g guna
falea sezi
cwek ne aneh mau aja laki bekas jalanh mana mungkin dia g pernah tidur ma anya
falea sezi
novel paling buruk yg pernah q baca peran cwek nya bodoh oon dan gk ada. harga dirinya plin plan
falea sezi
skip novel cwek menye2 gini kayak g ada harga dirii
falea sezi
Alka ne sabar bgt.. kiran ma tolol uda cerai biarin suami. tolol mu ma jalang sampah cocok ma sampahh
falea sezi
boodh aja mau balik ma suami tukang selingkuh najis
falea sezi
kiran lembek urus cerai lah kayak g ada harga dirinya sebel liat novel cweknya menye2
Shifa Burhan
Thor sadar tidak di episode 92, saat anaknya diculik, kiran seolah2 menyalah kan suaminya dan mengeluarkan kata2 menyalahkan suami dan seolah dia menyesal kembali pada suami, author sadar tidak kata2 kiran itu melukai perasaan suaminya

Thor adil lah jika pemeran utama wanita melakukan kesalahan pertegas itu salah, buat dia sadar kesalahannya dan meminta maaf, ingat Thor meminta maaf seorang wanita tidak akan merendahkan harga dirimu tapi membuat derajatmu tinggi karena berani mengakui kesalahan dan kau menjaga wanita yang peka terhadap perasaan suami

adil lah Thor jangan hanya jika pemeran utama pria buat salah kalian tegaskan itu salah dan tidak semudah itu dimaafkan tapi ketika pemeran utama wanita berbuat salah kalian abaikan begitu saja dan malah kalian bukan anggap kesalahan
Ray Aza
trs kmrn2 itu ngapain maksa cerai, pdhl memori udah balik, ama anya jg udah ga ada rasa kok skr mau nyariin. bingung sm isi otak reksa. berasa ada missing link ga sih?
Fahmi Ardiansyah
haaah kok tamat.
Fahmi Ardiansyah
alhamdulilah akhirnya Kiran n reksa akan punya anak lg semoga kali ini cowok.
Fahmi Ardiansyah
semoga Dani.
Fahmi Ardiansyah
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 apa yg aku pikirkan terjadi bahwa yg nangkap bunga justru Dira n Dani memang jodoh gak akan kemana ya.mudah2 an Dira n Dani berjodoh agar Alka n Aiden gak saling bermusuhan n memperebutkan Dira LG.
Fahmi Ardiansyah
iyaah siapa yg akan terpilih ya antara Alka n dokter Aiden.
Fahmi Ardiansyah
alhamdulilah akhirnya sah juga.semoga sellu bahagia n mempunyai putri n putra yg lucu n imut ya Seno Zara amiiin.
Fahmi Ardiansyah
alhamdulilah akhirnya ulet bulu mati juga di tangan polisi n setelah itu keluarga kecil Kiran n reksa akan sellu bahagia selamanya amiiin
Fahmi Ardiansyah
Nah aku suka klu ada bau mafia gini kan kesannya jdi seru n bikin semua pembacanya tegang.
Fahmi Ardiansyah
pasti hakcer itu yg menculiknya n membawanya ke tempat Anya
Fahmi Ardiansyah
Lo luca kan kembarannya Lucia ya anaknya papa rayden n mama shia.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!