NovelToon NovelToon
PELUKAN TERAKHIR SANG ISTRI

PELUKAN TERAKHIR SANG ISTRI

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / CEO
Popularitas:48.3k
Nilai: 5
Nama Author: pera

Anggi sama sekali tidak bisa menolak ia harus menikahi seorang pria tajir yang belum pernah dilihatnya sekalipun.

Rumah tangga yang ia jalani ternyata penuh lika-liku karena seorang wanita muda mengaku-ngaku telah hamil anak Agus Soeripto.

Bagaimana nasib Anggi selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bukti

Agus lebih banyak diam sendirian di kediamannya sambil melihat foto pernikahan yang sama sekali tidak ada senyuman.

Anggi benar-benar membuatnya sadar dari arogan menjadi lebih baik.

"Anggi, di mana kau sekarang?" gumam Agus.

''Tuan, kami baru menemukan mobil yang membawa Nyonya ke sebuah desa tidak jauh dari kota ini,'' lapor sekretaris Agus.

''Di mana Anggi?" tanya Agus tetap fokus menatap foto pernikahan mereka.

''Nyonya saat ini tinggal bersama dengan orang tua yang tidak memiliki anak Tuan, mereka memberikan tempat tinggal kepada Nyonya.'' Agus langsung berdiri dia meminta kepada sekretaris ya membawa ke sana.

''Kita ke sana, aku akan membawa Anggi kembali ke sini,'' ucapnya penuh percaya diri.

''Tuan, anda tidak boleh ke desa itu,'' tahan sekretaris ya.

''Kenapa? Aku hanya menjemput istriku salah?" tanyanya tidak suka.

''Nyonya meminta kepada kepala desa menandai wajah anda Tuan, hukum di desa itu begitu ketat kalau melanggar satu aturan.'' Agus heran namun tidak mau mendengar ucapan sekretaris ya itu.

''Aku tidak peduli,'' ketusnya.

''Tuan tidak pernah berubah sedikit pun, beruntung Nyonya dapat mengubah anda dalam sekejap,'' keluh sekretaris yang bernama Andika.

Agus terus menambah kecepatan mobil mewahnya itu membelah jalan raya yang padat. Dia tetap tidak peduli dengan teriakan pengendara lain karena aksi ya yang ngebut-ngebutan.

''Anggi kita harus kembali bersama, aku tidak mau berpisah dengan kalian berdua,'' ucap Agus.

Hanya tiga puluh menit Agus sudah tiba di pintu gerbang desa yang akan membuatnya dalam masalah.

''Halo Pak, boleh saya masuk ke dalam?" tanya Agus halus.

''Anda bukan kah Pak Agus?" Agus baru mengerti yang dimaksud sekretaris ya itu.

''Ya, saya di sini untuk menjemput istriku yang bernama Anggi, di mana dia sekarang?" tanya Agus ketus.

''Maaf Pak, anda tidak diperbolehkan masuk ke dalam.'' Agus tidak peduli langsung membawa masuk ke dalam mobil ya.

''Hei, berhenti di sana!" teriaknya.

''Aku tidak memiliki waktu untuk meladenimu,'' gumam Agus.

Warga desa tahu itu adalah Agus suami Anggi karena pria itu telah melanggar aturan desa.

''Di mana istriku kalian sembunyikan?" teriak Agus.

''Tuan, sebaiknya anda kembali ke kota jangan membuat keributan di sini,'' jawab salah satu warga.

''Aku tidak bodoh jawabanmu sekarang di mana istriku kalian sembunyikan?!" sentaknya.

''Maaf Tuan, kami tidak bisa memberitahukannya.'' Agus menjadi sangat marah mendengar jawaban warga desa.

''Jangan salahkan aku kalau-'' ucapannya terpotong karena tiba-tiba Anggi keluar dengan wajah yang terlihat sedih.

''Pergi Mas, aku sudah betah di sini,'' potong Anggi.

''Sayang!" panggil Agus lalu mendekati Anggi.

''Surat cerai sudah aku layangkan kita tidak ada hubungan lagi,'' ucap Anggi tegar.

''Aku tidak akan pernah menandatangani surat itu sayang, apapun yang kau lakukan tidak akan pernah ku setujui,'' tolak Agus.

''Aku tidak peduli mas, lebih baik kau kembali ke kota.'' Anggi langsung meninggalkan tempat itu tiba-tiba warga desa langsung menarik ya agar keluar dari sana.

''Pergi! Kau pria yang menyedihkan tidak mau bertanggung jawab kepada istri.'' Agus dibawa keluar dari sana tidak baik baik sampai kakinya lecet kena batu.

''Tuan tidak apa-apa?" tanya sekretaris Andika baru tiba.

''Anggi tidak mau mendengar ucapanku, bagaimana sekarang?" tanya Agus sedih.

''Berikan Nyonya waktu untuk sementara ini Tuan, menunggu itu lebih baik anda menyelesaikan persoalan dengan Jesika.'' Mendengar nama Jesika, Agus menjadi marah.

''Wanita itu harus mendapatkan hukuman.'' Agus meninggalkan tempat itu langsung berharap Anggi mau mendengar ucapannya kalau sudah mendapatkan bukti.

''Dika, kumpulkan semua orang-orang kita dan kalian tangkap Jesika!" perintah ya dingin.

''Baik Tuan,'' jawab sekretaris Andika dengan cepat.

''Aku tidak mau pernikahanku mencari taruhan karena wanita itu,'' ucapnya penuh geram.

Sekretaris Andika menjadi ketakutan melihat wajah Agus kembali seperti beberapa tahun yang lalu. Sebelum mengenal Nyonya Anggi, Agus adalah seorang ketua kelompok yang ditakuti oleh orang-orang di luar sana.

Dia tegas tidak mau ada orang yang berada diatasnya apalagi mengusik kehidupan pribadi ya.

''Jangan sampai Tuan Agus menemukan Jesika cukup aku yang akan memberikan dia pelajaran,'' batin sekretaris Andika.

Selama dalam perjalanan ternyata Anggi memperhatikannya dari jarak jauh memastikan suaminya itu baik-baik saja.

''Maafkan mami ya nak, tidak bermaksud melakukan itu kepada papi,'' lirihnya.

Anggi mengusap perutnya yang sudah besar sebentar lagi dia melahirkan.

''Nak, sedang apa di luar?" tanya seorang wanita paruh baya sambil membawa ubi bakar.

''Bu, aku sedang memikirkan melahirkan itu sakit tidak ya?" tanya Anggi.

Ibu itu tersenyum dia bahkan dalam kerangka melahirkan sekalipun.

''Nak, nanti kamu akan mengetahuinya setelah waktunya telah tiba. Ibu yakin kamu pasti bisa melewatinya dengan baik,'' jawab ibu tersebut sambil tersenyum.

''Ya Bu,'' ucap Anggi.

''Bagaimana bisa kamu tahu rumah ibu ada di sini?" tanya ibu mengalihkan obrolan mereka berdua.

''Dokter yang memeriksaku sekaligus merawat memberikan alamat ibu di sini,'' jawab Anggi.

''Oh dia, ibu sudah menganggapnya sebagai anak kami. Ternyata kalian berdua saling mengenal ya,'' kekeh ibu.

''Karena rumah sakit yang merawatku milik suamiku Bu,'' lirih ya.

''Oh astaga,'' pekik ibu.

''Maaf Bu sudah membuat kalian terlibat dalam masalahku,'' ucap Anggi sedih.

''Ibu mengerti yang kau katakan ini nak, selagi anak itu tidak bermasalah ibu yakin dia pasti aman-aman di sana.'' Anggi pun merasakan seperti itu.

''Semoga saja Bu,'' lirihnya.

Di rumah sakit dokter yang merawat Anggi tidak mendapatkan masalah sedikitpun. Walaupun dia yang sudah merencanakan kepergian Anggi, dia justru mendapatkan jabatan.

''Dok, sekretaris Andika mencari anda!" panggil seseorang perawat.

''Ya,'' jawabnya santai.

Sekretaris Andika melipat tangannya melihat kedatangan dokter yang nyalinya begitu kuat membawa Nyonya ya pergi meninggalkan rumah sakit ini.

''Jadi kamu dokter yang membawa Nyonya saya pergi jauh dari sini?" ledek ya.

''Mau apa memanggilku ke sini?" tanya ya cuek.

''Tuan merekomendasikan kau menjadi dokter pribadi ya!" kedua bola mata ya langsung terbelalak mendengar ucapan sekretaris itu.

''Kenapa bisa? Bukankah aku sekarang terkenal membawa istri pemilik rumah sakit ini pergi jauh?" ledek ya.

''Nyonya sebentar lagi akan melahirkan dan kau yang akan menolong ya.'' Tiba-tiba tubuh dokter untuk menjadi lemah, naiknya jabatan ya sangat membuatnya tertekan.

''Astaga, apakah tidak bisa dokter lain yang memeriksa Nyonya?" tanyanya memelas.

''Tidak, kau yang bertanggung jawab karena sudah membawa Nyonya lari rumah sakit.'' Setelah mengatakan itu sekretaris Andika langsung meninggalkan rumah sakit.

''Tidak?! Aku bahkan belum pernah melakukan hal itu, bagaimana bisa membantu Nyonya melakukan persalinan?" jeritnya tiba-tiba frustasi bagaimana dia menolong Anggi.

Sekretaris Andika tertawa terbahak-bahak melihat wajah dokter itu yang lucu.

''Rasakan, makanya jangan coba-coba membawa istri orang lain dan ini akibatnya,'' kekeh ya.

Di tempat lain seorang wanita yang begitu menggoda berusaha untuk mencari cara agar bisa hidup anyaman di negara orang lain.

''Tuan, boleh saya bekerja dengan anda?" tanya ya halus.

''Apa yang kudapat kalau kau bekerja denganku?" Jesika tersenyum lebar lalu memberikan sebuah foto.

''Pria ini jaminan ya!" Pria itu terbelalak melihat foto Agus bersama dengannya.

''Kau mengenal pria ini?" Jesika mengangguk.

''Lebih! Bahkan kami sudah pernah tidur bersama.'' Kedua bola mata pria itu terbuka lebar terus.

''Ini akan menjadi trending dan uang akan bertaburan.'' Pria itu tertawa terbahak-bahak uang akan mengalir ke rekening ya hanya sebuah kertas tipis.

Jesika tersenyum puas bisa mendapatkan uang banyak hanya menunjukkan fotonya bersama dengan Agus.

''Beruntung aku pernah melakukan ini,'' tawa ya setelah menerima uang yang begitu banyak.

Jesika langsung terjun ke sebuah klub di sana banyak usianya sedang menari-nari. Dia bahkan tidak tanggung-tanggung memasang minuman yang mahal itu.

''Wow kau orang kaya ya manis?" tanya seorang pria mendekati Jesika.

''Seperti yang kalian lihat,'' jawabnya santai.

''Boleh kita gabung, kami adalah putra dari ketua Sena.'' Jesika tersenyum puas dia baru mendapatkan uang lagi.

''Aku Jesika Mica anak dari grup Royales.'' Mereka tercengang lalu tanpa memikirkan apapun merasa berpesta di sana.

Jesika kembali melancarkan aksi ya memasukkan sesuatu ke dalam minuman para pria itu.

''Kalian tidak bosan berada di sini? Bagaimana kalau kita menghabiskan waktu di hotel?" tawar Jesika.

Ketiga pria itu tersenyum lebar, mereka semakin bersemangat bahkan sudah membayangkan hal fantasy yang akan mereka lakukan di sana.

''Nona Jesika, tidak apa-apa kalau kita berempat di sana?" tanya ya.

''Jangan ragu, lebih enak mengobrol di tempat tertutup.'' Para pria itu semakin senang bahkan tidak sabar lagi sampai ke hotel.

Jesika duluan naik ke atas sementara ketiga pria itu sedang bersiap-siap.

''Kita malam ini berpesta saudaraku!" sorak mereka bersamaan.

''Ya, bahkan kali ini wanita yang kita dapat sangat berkelas.'' Namun mereka bertiga tidak sadar kalau Jesika memiliki rencana seperti yang dia lakukan kepada Agus.

"Perfek, dengan ini aku akan dapatkan uang tambahan," tawa ya.

Jesika telah siap menyambut ketiga pria itu dengan berpakaian kurang jahitan.

"Maf kami lama," tutur pria itu.

"No problem," balas Jesika.

Jesika telah diapit bahkan dia sulit untuk bergerak tapi baginya itu tidak masalah.

"Jadi, kalian tadi sedang apa di bawah?" tanya Jesika mengurangi kecanggungan apalagi masih butuh beberapa menit lagi agar minuman yang tadi bereaksi.

"Kami memutuskan akan memberikan sesuatu yang nikmat Jesika," ucapnya.

"Apa itu?" tanya Jesika berpura-pura tidak mengerti.

"Semacam ini." Jesika baru merasakan dua bukit tinggi ya telah di permainkan mereka bertiga.

"Apa yang kalian lakukan?!" pekik ya.

"Tenanglah sayang, bukannya ini yang kau inginkan membawa kami ke hotel?" tawa mereka.

"Bukan, maksudku kita mengobrol bebas bukan seperti tadi," elak Jesika.

"Bro, sikat!" potong temannya itu.

"Tunggu! Kalian memang menginginkanku?" tanya Jesika tersenyum lebar.

"Tentu sayang, kamu sudah membawa kami jauh-jauh datang ke sini." Jesika melihat jam sudah waktunya memberikan kejutan kepada ketiga pria ini.

"Aku akan lakukan tapi bisa tidak kau di sana, lalu kau disofa satu lagi bersama kita," ucap Jesika.

"Kenapa harus seperti itu?" protes di sofa.

"Nanti kau akan tahu sayang." Ketiga pria itu terlena dan tiba-tiba pintu terbuka lebar.

Wanita yang sudah jebak rumah tangga tetap stay di manapun.

"Siapa wanita ini?" tanya pria pertama.

"Dia akan membantu ku sayang," goda ya.

1
SquigglyMunchkin
thor, jangan khianati kita ya:( pokoke ditunggu lanjutannya
pera: 😊😊😊😊 terima kasih kak
total 1 replies
Madu Yang Luar Biasa
Aku kepo banget lanjutannya gimana Thor! Plis jangan lama-lama ya!
pera: 😊😊😊
ok kak 🥰
total 1 replies
infinite soul
Jangan lama2 ya thor updatenya, aku gamau lari2 pindah tempat yg lain huhu
pera: Hai kak terima kasih sudah mampir 😍 next bab otw kak
total 1 replies
vanillaatack
Thor hayuu kita ke pelaminan aja biar bisa baca ceritamu tiap h
pera: 😂😂🙉🙉🙉
astaga ampun kak, saya masih belum mau naik ke pelaminan Wkwkw 🤣
total 1 replies
Nur Siti
semoga rumah tanggamu semakin kuat dan.. semakin kuat untuk memberantas orang ketiga.. dan buat agus kau harus semakinnkuat dan tegas.. dengan pelakor .. karna jika kau tidak tegas maka pondasi rumah tanggamu akan hancur....
pera: 🥰🥰🥰 amin amin bisa
total 1 replies
BeijingBand
Thor, ini salah satu karya yang bikin aku gak bosen bacanya!
pera: wah terima kasih banyak kak menyukai karya saya 🥰
total 1 replies
Dewa Yunani
Thor, lanjut!!
pera: Okkk kak 😍😍😍😍
total 1 replies
Labuh Ardianto
Keluarkan semua babmu Thor! Mata ini masih kuad membacanya!
TexasTiger
Virtual hug buat author 🤗 keep up the good works!
pera: thank you sis 😍 love you
total 1 replies
SnuggleKitty
Semangat menulis untuk karyanya yang luar biasa kak, sukses selalu😊💪🙏
pera: hai kak terima kasih sudah mampir 😍 sukses juga buat kakak 😘
total 1 replies
Penghargaan Pink
Aku pengen bisa buat cerita kaya kamu Thor. Kamu selalu bikin orang-orang bahagia karena karyamu dibaca orang lain :)
pera: Hai kak, terima kasih sudah mampir 😍 senang sekali baca komentar kakak 😍
total 1 replies
꧁༒☬Sa̶d̶B∆Y☬༒꧂
Kau membangkitkan jiwa kekepoan ku thor! Next, next, next~
pera: 🥰🥰 Terima kasih kakak, stay tone ya up selanjutnya
total 1 replies
Nur Zia Aini
salah paham mulu si anggie
BeautyBabe
aaa thanks Thor ma bonus nya makin sayang author deh😘
pera: Hai kak terima kasih 😍😍🥰
total 1 replies
TickleStar
Kamulah mimpiku setiap malam Thor :( lanjutkan!
pera: hai terima kasih sudah mampir kak, senang banget baca komentar kakak 🥰🥰🥰
total 1 replies
HotCupid
Aku pengen deh jadi pemeran utamanya, seru kali ya! Thor! Aku mau masuk ke ceritamu bisa enggak?!
pera: 😂 hai senang banget baca komentar kakak, yuk aku masukin hahaha, bdw makasih banyak kak sudah mampir 😍
total 1 replies
Mulya Damanik
selalu mendukung,majuuuuuu trus
pera: hai kak terima kasih sudah mampir 😍
total 1 replies
Pai Konyol
Bagus nih ceritanya! Semoga kedepannya bakal tetep bagus dan terus bikin penasaran ya
pera: hai kak terima kasih sudah mampir 😍
total 1 replies
TexasTiger
Se daebak itu! Aku bakal terus menunggu lanjutannya Thor! Semongko!
pera: terima kasih sudah mampir 😍
total 1 replies
Daulat Pasaribu
lanjut thor
pera: Hai kak terima kasih sudah mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!