NovelToon NovelToon
Kekurangan Istriku

Kekurangan Istriku

Status: tamat
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Obsesi / Persahabatan / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:100.3k
Nilai: 5
Nama Author: Marina Monalisa

Pernikahan kami memang tidak semestinya terjadi, sebab aku tidak mencintai istriku. Tapi perjodohan dari keluarga membuatku tidak bisa menolak pernikahan kami.

Hidup satu atap dengan wanita yang tidak aku cintai sama sekali bukanlah hal mudah. Aku selalu bersikap acuh padanya. Sekali pun ia selalu berusaha melakukan yang terbaik untukku. Dan semua itu tidaklah berakhir dengan baik.

Mita Gladizia, gadis manja dari keluarga kaya raya sama sepertiku harus berusaha keras mencuri perhatianku dengan melakukan segala hal sendiri. Bukan membuatku tersentuh, justru semakin membuat kepalaku ingin pecah karena kekacauan yang selalu ia timbulkan.

Selama pernikahan ia terus membuktikan jika dirinya bisa menjadi yang terbaik, namun aku tidak bisa percaya hal itu.

Mampukah Mita membuktikan pada Yazid jika dirinya bisa menjadi seorang istri yang idaman? Apakah Mita berhasil meluluhkan kerasnya sikap Yazid?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marina Monalisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mata Yang Terbuka

Apa pun yang di katakan Yazid, kini Mita tak lagi mau mendengar. Ia mengusap air matanya yang jatuh dan menghempaskan tangan sang suami. Sudah cukup lama rasanya ia berusaha menjadi istri yang di lihat oleh sang suami. Segala perjuangan yang mungkin bagi wanita di luar sana sangat sepele namun tidak bagi Mita. Sebagai anak tunggal dari pengusaha konglomerat, ia rela melakukan hal yang sangat melelahkan baginya semua demi sang suami. Harapannya semua usaha bisa lebih di hargai meski tak bisa mencintai dalam waktu cepat. Sayangnya, kehadiran Nia di pernikahan mereka begitu membuat Mita tak bisa mengontrol amarahnya.

"Mita! Mita, tunggu!" teriak Yazid yang ingin mengejar sang istri namun di tahan oleh Nia.

Merah mata Mita menatap tajam Nia saat melewatinya. Mita sungguh semakin terbakar rasanya kala mendengar suara Nia yang mencegah sang suami mengejarnya. Dengan sangat yakin di belakang sana Nia pasti menghalangi Yazid untuk keluar dari rumah.

Mobil pun melaju saat itu juga meninggalkan rumah pernikahan mereka. Mita benar-benar tak lagi tahan jika tinggal di rumah dengan kehadiran wanita yang menurutnya sudah sangat tidak ia sukai. Pagi itu mobil sangat laju membelah jalanan kota yang padat. Mita tak lagi perduli dengan keselamatannya. Yang terpenting saat ini adalah membersihkan diri di rumah sang  mamah lalu bergegas ke kantor.

Persetan dengan janji pada Yazid untuk tidak bekerja. Toh pria itu juga bukan berhenti berhubungan dengan Nia, justru membawanya ke rumah saat ini.

Di rumah nampak Nia menenangkan sahabatnya.

"Tenang dulu. Okey? Sarapan dulu setelah itu kita akan pikirkan jalannya." dengan mudahnya Nia berkata demikian. Tanpa ia sadari jika dirinya bukanlah wanita yang memiliki hak ikut campur dalam masalah rumah tangga Yazid dan Mita. Sang pelayan yang berdiri di belakang sana nampak menggelengkan kepala mendengar Yazid yang justru duduk menuruti perkataan Nia.

Yazid nampak gusar meski ia berusaha menikmati sarapan di depannya. Pikirannya terus gelisah memikirkan Mita yang marah padanya. Ketakutan kala mendengar kata cerai dari bibir Mita sungguh membuat Yazid tak bisa lagi tenang. Baru semalam ia berbaikan dengan sang istri, masalah sudah kembali ia munculkan.

"Hei, ayo di makan lagi." ujar Nia mengusap lengan Yazid yang justru melamun.

Mendengar itu, Yazid menatap Nia dengan tatapan bingung. Rasanya ingin sekali ia menjauhi wanita baik di depannya ini. Namun, mengingat Nia yang tak memiliki siapa pun sungguh membuat Yazid tak bisa tega melakukannya. Sementara hubungannya dengan Mita akan semakin hancur jika ia tak memperbaiki semuanya dan meninggalkan Nia.

"Bersiaplah, aku akan mengantarmu ke apartemen. Dan aku akan ke kantor setelah itu." Yazid tak perduli dengan Nia yang terdiam mendengar ucapannya.

Ada kesedihan di mata wanita itu kala mendengar ucapan Yazid yang terkesan sangat tega. Nia tak bisa berkata apa pun sebab Yazid sudah masuk ke kamarnya untuk bersiap seperti yang ia katakan barusan. Sebenarnya bukan untuk bekerja, Yazid akan pergi ke rumah sang mertua demi menjelaskan semuanya.

Meski berat meninggalkan rumah itu, Nia tak ingin membuat Yazid marah padanya. Hanya patuh yang bisa ia lakukan saat ini. Keduanya pun sudah berada di mobil untuk menuju apartemen. Yazid mengantar Nia sampai di dalam apartemen kala itu.

"Jangan takut. Semuanya sudah aman aku jamin itu. Sekarang aku harus pergi, Nia." ujar Yazid begitu buru-buru.

"Maafkan aku, Zid." Nia mengenggam tangan pria beristri itu dengan menatap matanya begitu dalam.

"It's oke." Yazid pelan menyingkirkan tangan Nia dan bergegas pergi. Sebaiknya ia menghindari moment berdua dengan Nia dari pada kembali terjadi salah paham.

Nia terduduk sedih di kamarnya. Hidup seorang diri bukanlah hal yang mudah untuk ia lalui sepanjang waktu. Kepergian Yazid meninggalkannya membuat Nia sangat sedih saat ini. Jika biasa mereka akan bersama hampir setiap waktu, siapa pun yang sedih keduanya akan saling berganti menghibur. Kini tak lagi sama. Nia akan hidup sendiri berusaha menghibur dirinya sendiri.

Pag-pagi Yazid sudah harus di hadapkan dengan masalah. Dimana kini pria itu harus menghadap dengan sang mertua demi bisa bertemu dengan Mita.

"Selamat pagi, Mah. Pah." ujar Yazid menyapa sang mertua. Setidaknya itu tidak terlalu buruk untuk sekedar basa basi di pertemuan pertama mereka setelah beberapa saat berlalu.

Jika ia pikir akan mendapat amarah, Yazid salah. Justru kedua mertuanya nampak menawarkan sarapan bersama. "Sarapan dulu yok, Zid. Kamu belum sarapan pasti kan? Sebab Mita pagi-pagi sudah di sini." Yazid hanya tersenyum kikuk.

Jika di jawab sudah sarapan, tentu akan muncul pertanyaan siapa yang membuat sarapan? Sementara Mita sibuk pagi-pagi pindah rumah. Akhirnya yang di lakukan hanya bisa menolak saja.

"Nanti saja, Mah. Saya mau bertemu Mita dulu sekarang." ujarnya dengan hati-hati.

"Silahkan ke kamarnya langsung saja yah?" ujar Imah. Segera Yazid pun bergegas menuju kamar sang istri dimana Mita tengah membersihkan diri di dalam kamar mandi.

Waktu yang sudah sangat siang membuat Mita terburu-buru untuk bersiap ke kantor hingga tak lagi perduli dengan siapa orang yang ada di kamarnya saat ini.

"Apa perlu kita membuat pagi pertama untuk pernikahan kita?"

"Aaaaaa!" Teriakan Mita begitu melengking hingga terdengar ke segala sudut rumah. Handuk yang ia letakkan di kepala dengan tubuh polos membuat Mita kebingungan melihat Yazid begitu jelas menatap tubuh polosnya yang segar pagi itu. Tangan mungil yang ia miliki tak mampu menutup setiap titik sensitif di tubuhnya dari pandangan nakal sang suami. Mita berlari kembali ke kamar mandi. Yazid yang semula sedih dengan kemarahan sang suami tampak terkekeh geli melihat pemandangan yang sangat segar.

"Bagaimana bisa aku menolak wanita cantik ini selama pernikahan kami?" gumamnya tak habis pikir.

Selama ini sepertinya mata Yazid tertutup dengan persahabatannya bersama Nia sampai tak bisa melihat pesona sang istri yang begitu nyata.

1
ayu cantik
suka
Herta Siahaan
aneh Nia... dia kan kerja mang nggak ada manusia selain suami orang. sahabat arti yang lain jdnya.
Ran Aulia
terimakasih author 😍😍😍

ceritanya bagus 👍👍👍👍
Shifa Burhan
sangat suka dan salut novel yang menghormati wanita, nia dibuat sadar dan tau dirinya ini adalah poin penting, karena sadar tidak sadar poin ini menunjukkan novel ini sangat menghormati kehormatan wanita tidak seperti novel2 lain yang sadar tidak sadar mereka sebenarnya tidak menghargai wanita lain, mereka akan buat wanita lain (jahat), kayak bukan manusia yang tidak punya hati dan malu yang terus dan terus saja mengejar suami orang ditolak dan dikasarkan, dipermalukan berkali tapi tetap saja terus berbuat jahat kayak bukan manusia, dan akhirnya pasti dibinasakan dan ada yang lebih parah, wanita jahat dibinasakan dengan cara diperkosa dan digilir beramai2 dan author dan reader malah bahagia melihat kehormatan wanita dilecehkan, miris sekali

salut untuk author yang berani menghargai wanita (lain) terus berkarya dan tetap semangat
ig: monalisa_n28: Wah keren komentarnya panjang banget kak🥰
total 1 replies
Wahyuningsih 🇮🇩🇵🇸
singkat sekali bab nya 🤭 ini emaknya yazid uda mau nerima mita jd menantunya??boleh dong minta extra part 😍
Author_Ay: permisi kak

baca juga karya aku (bukan) pernikahan impian karya ayu Andita
jangan lupa like, komen dan rate
total 1 replies
Ibelmizzel
AQ mampir Thor 💪💪
Dwi Aristyo
Semoga mereka berjodoh 😍😍😍
Dwi Aristyo
Kasihan jg Nia ya merasa sendiri tanpa klg ....semoga dpt yg terbaik 🥰🥰🥰
falea sezi: kasian kok ma pelakor g tau diri
total 1 replies
Juni Cutma
lanjut 💪💪💪
Dede Anggraeni
ka kasih jodoh yg terbaik buat nia,,Kasihan nia,,,nia aku mengerti jika diposisi kamu,,tapi istri nya yazid lebih berhak,,,
Dede Anggraeni: Aamiin
total 2 replies
Dwi Aristyo
Semangat thorr.... menarik ceritanya ❤️❤️❤️🥰
Juni Cutma
lanjut 💪💪💪💪
Dwi Aristyo
lanjut up thorr....tetap semangat 💪💪💪🥰🥰🥰❤️❤️❤️
Dwi Aristyo
Kasihan Nia niatnya mgk baik....tp lebih kasihan juga Mita....semoga ada jln terbaik utk masing" 🥰🥰🥰
Juni Cutma
lanjut..
GK sabar lihat Mita segera buka segel nya🤭🤭🤭
Dede Anggraeni
semoga nia mendapatkan penganti yazid yg lebih baik,dan yg mampu menyayagi nya,yg membuat nia nyama tentu nya dalam hub halal
Dwi Aristyo
lanjut up ya thor....semangat terus.....💪💪💪❤️❤️❤️
Dwi Aristyo
mantaaappp 🥰🥰🥰
Juni Cutma
semangat author 💪💪
Dede Anggraeni
Nauzubillah Minzalik suami yg dzolim
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!