NovelToon NovelToon
Diantara Cinta Dua Lelaki

Diantara Cinta Dua Lelaki

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Persahabatan / Romansa / Pihak Ketiga / Tamat
Popularitas:20.8k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Hati sejatinya tak bisa terbagi...

Cinta tak seharusnya menyakiti...

Tapi ... Kenapa aku berani membagi hati?

Kenapa aku menyakiti dua lelaki yang mencintaiku? Bahkan dengan gila-nya aku mencintai sama rata mereka berdua!

__Simak aja yuk...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jadi Semua Berawal Dari Kejahilanku.

Alexandra menatap datar ke arah mereka bertiga, ia tadi sengaja mengikuti saat melihat adiknya Erza mengikuti Issac dan seorang perempuan.

"Tunggu apa lagi, ikut aku." Alexandra berbalik mulai berjalan keluar kafe menuju mobilnya.

Setelah ketiganya datang, dia yang lebih dewasa dari mereka memegang kendali. "Kalian bertiga masuk, kamu duduk di jok depan." Ucapnya pada perempuan yang belum dikenalnya.

Dengan wajah malas Issac masuk dan duduk di jok bagian belakang diikuti oleh Erza.

Alexandra membawa mobilnya pergi dari sana menuju ke Apartemennya yang masih ia sewa sebulan ke depan saat pergi dari rumah Issac. Di dalam mobil suasana sangat canggung, dia melirik ke arah wajah dingin adiknya yang baru kali ini dia lihat. Lalu ia melirik ke arah samping memperhatikan penampilan perempuan itu. "Apa kamu Devara?"

Devara tersentak dia tak menyangka wanita di sampingnya akan mengajak bicara, "Y-ya. Kamu?"

"Namaku Alexandra."

"Jadi kamu yang menikah dengan Issac, kakak dari Erza?"

"Hm."

Mobil kembali hening, tak lama Alexandra memarkirkan mobilnya. Keempat orang itu keluar dan masuk ke dalam Apartemen.

Ceklek.

Alexandra membuka pintu dan mengajak masuk mereka bertiga. "Kalian duduklah, aku akan mengambilkan air minum."

Ketiga orang yang masih muda itu malah saling terdiam, lebih ke bingung ingin memulai lagi pembicaraan dari mana.

Saat Alexandra datang dengan membawa minuman dingin, ketiganya masih menunduk.

"Kalian minumlah agar kepala kalian dingin, jadi kita bisa bicara masalahnya dengan pikiran yang rasioanal."

Erza mengambil minuman soda, "Makasih, Kak."

"Hm, apa kamu ingin bicara lebih dulu. Dik?"

Erza melirik Issac lalu Devara, akhirnya ia mengangguk. "Oke, aku akan bicara lebih dulu."

Erza mulai menceritakan pertemuan antara dia dan Devara untuk pertama kalinya di bandara lalu tentang kebetulan bertemu lagi di kampus yang sama. Sampai akhirnya dia gencar terus mendekati Devara tanpa dia tahu jika Devara sudah mempunyai seorang kekasih.

"Issac, aku benar-benar tidak tahu kamu adalah kekasih Devara. Bagaimana aku bisa tahu Devara sudah mempunyai kekasih jika dia tidak pernah mengatakannya padaku."

"Harusnya sebelum mendekatinya, kau bertanya lebih dulu apa dia mempunyai pacar. Bukankah itu artinya kamu menutup pikiranmu, karena memang ingin mendapatakn Deva?" sinis Issac tetap menyalahkan lelaki yang lebih muda satu tahun darinya itu.

"Devara, bisakah kamu bicara dan meluruskan masalah ini?" Alexandra tak sabar, kuncinya ada di perempuan yang Issac dan Erza ributkan.

"Umm, begini. Aku memang tidak pernah mengatakan tentang status ku yang sudah mempunyai pacar pada Erza, karena aku..." Devara bingung menjelaskan jika ia tak pernah menjelaskan pada Erza karena lama kelamaan dia merasa nyaman akan perhatian Erza padanya.

"Karena apa?" tanya Alexandra, kini dia berwajah dingin karena sekarang dia mengerti arti dari perkataan Issac padanya tentang akan membalas perbuatan Erza padanya.

"Deva! Jujurlah! Kami disini bukan ingin mendengar keraguanmu atau omong kosongmu!" bentak Issac sama tak sabarnya.

"Awalnya aku tidak meladeni pendekatan Erza padaku, aku malah sering jutek padanya. Tapi semakin lama, aku merasa nyaman dengan perhatian Erza padaku disaat kita berjauhan Issac." Devara menatap Issac, "Apalagi setelah aku curiga padamu, aku pikir kamu sedang dekat dengan seseorang. Karena saat aku menelepon, suara perempuan terdengar olehku tapi kamu memanggilnya Alex seolah menyembunyikan perempuan itu dan dengan sengaja memanggil nama seorang lelaki."

"Itu aku, Issac memang selalu memanggilku dengan nama itu. Jadi, kamu curiga pada Issac karena aku?" Alexandra mengingat malam itu saat ia menjahili Issac.

"Aku tidak tau itu kamu, aku begitu saja curiga pada Issac dan sempat galau lalu pergi ke club untuk menghilangkan rasa gelisahku. Disana ada yang melecehkanku tapi Erza datang tepat waktu untuk menolongku. Sejak malam itu, aku memang menyukai Erza," akhirnya Devara bekata jujur.

"Jadi, semua ini berawal dari kejahilanku dan malah berakhir kesalah pahaman antara kamu dan Issac. Sepertinya aku memang pantas diperlakukan seperti ini oleh Issac, dia ingin membalas sakit hatinya pada adikku melalui aku. Iya 'kan, Issac?"

Mata Alexandra mengembun, Issac melihat kesedihan di mata istrinya. Dia bangun dari duduknya untuk mendekati Alexandra tapi perempuan itu menghindarinya dengan duduk menjauh.

______DIANTARA CINTA DUA LELAKI______

1
Satrio Abimanyu
yaa ampun, gantung gak sih🤧
Rita Juwita
bagus thor ceritanya..
kurnia rahayu
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!