NovelToon NovelToon
Ibu Tiriku Ternyata Mantanku

Ibu Tiriku Ternyata Mantanku

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Cinta Terlarang / Ibu Tiri / Tamat
Popularitas:148.5k
Nilai: 5
Nama Author: Auraliv

Raquel Fernandez terpaksa menikahi duda yang penyakitan demi membalas jasa. Tetapi siapa yang menduga? Putra dari duda tersebut adalah mantan kekasihnya-Luiz Edwardo!

Luiz Tak menyangka, gadis yang pernah menjadi kekasihnya bisa menjadi istri ayahnya sendiri. Bagaimana bisa?

*Setting cerita dan budaya Madrid, Spanyol.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Auraliv, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13 - Akhirnya Terjadi

Warning! Terdapat adegan dewasa. Kebebasannya bukan untuk ditiru. Kalau nekat meniru, siap-siap kena pasal perzinahan!

...༻◩༺...

Raquel dan Luiz langsung pergi ke klub malam. Mereka terpaksa menyuruh sopir taksi menunggu.

"Puas kau!" timpal Luiz.

"Apanya? Lagi pula aku tidak menyuruh kau ikut," sahut Raquel. Tak acuh.

"Aku terpaksa ikut. Kalau terjadi sesuatu padamu, nanti aku yang kena marah ayah." Luiz memutar bola mata kesal sambil berdecak. Dia dan Raquel segera memasuki klub malam. Suasana gemerlap dunia malam yang bebas langsung menyambut. Lampu penerangan di sana terbilang sangat minim. Raquel dan Luiz jadi kesulitan menemukan Julio.

Luiz sengaja tidak mengalihkan perhatiannya dari Raquel. Dia takut perempuan itu menghilang.

Setelah lelah mencari Julio, Raquel dan Luiz beristirahat sejenak. Mereka duduk di bar dan memesan minuman di sana.

"Kau yakin dia ada di klub ini?" tanya Raquel.

"Ya, mana mungkin aku berbohong. Jelas-jelas titik lokasi Julio ada di sini," jawab Luiz seraya mengedarkan pandangan ke sekitar.

Tanpa diduga, seorang lelaki duduk ke sebelah Raquel. "Hai, namaku Eros. Baru ke sini pertama kali?" ujarnya sok akrab. Memang kebanyakan begitulah sikap orang asing saat di klub malam.

"Maaf, aku datang ke sini bukan untuk bersenang-senang. Aku mencari anakku," kata Raquel. Dia sengaja menyinggung perihal anak agar Eros berhenti mengganggu.

"Oh, jadi kau sudah berkeluarga. Menarik! Jarang-jarang gadis muda sepertimu menikah di usia muda," cetus Eros. Dia semakin mendekat. Lalu perlahan melingkarkan tangan ke pinggul Raquel. "Tapi aku tak masalah kau sudah bersuami atau tidak. Yang jelas kecantikanmu sudah menarik perhatianku," godanya.

"Hey!" Raquel mengerutkan dahi. Dia berusaha melepaskan tangan Eros dari pinggulnya.

Luiz yang sejak tadi menahan diri, akhirnya turun tangan. Dia menghempaskan gelas ke meja. Kemudian menjauhkan tangan Eros dari pinggul Raquel.

"Jangan sentuh dia!" tegas Luiz.

"Kau siapa? Suaminya?" balas Eros.

"Iya, aku suaminya!" Luiz terpaksa berbohong agar Eros menyerah.

"Oh benarkah? Lalu kenapa sejak tadi kau diam saja saat aku merayu wanita itu? Kau pikir aku tidak tahu kalau kau berbohong sekarang? Aku yakin tindakan sok pahlawanmu sekarang adalah salah satu caramu untuk meniduri wanita itu. Oke, ambil saja wanita itu. Dia sepertinya wanita murahan," tukas Eros panjang lebar.

"Keparat!" Luiz tidak tahan. Dia mendaratkan bogem ke wajah Eros. Hal tersebut sontak menarik perhatian banyak orang.

"Berani sekali kau menyebutnya murahan!" geram Luiz.

"Kau tidak tahu sedang berhadapan dengan siapa sekarang!" sahut Eros. Dia memberikan tinju balasan ke wajah Luiz.

"Ugh!" Luiz terhuyung.

"Luiz!" pekik Raquel cemas. Dia memegangi badan Luiz agar tidak terjatuh.

"Kau pikir kami peduli kau siapa?" ujar Raquel pada Eros. "Kau memang pantas mendapat pukulan keras!" tambahnya.

Tiba-tiba pihak keamanan datang. Sepertinya keributan yang terjadi sudah terdengar oleh mereka.

"Kita harus pergi!" Luiz menarik tangan Raquel. Keduanya melarikan diri karena tidak mau di usir dari klub malam.

"Awas saja kalian!" ancam Eros. Tepat sebelum Raquel dan Luiz belum begitu jauh. Dia segera berhadapan dengan pihak keamanan. Akan tetapi pihak keamanan itu malah tunduk kepadanya. Eros menyuruh pihak keamanan klub malam untuk mengejar Luiz dan Raquel.

Akibatnya, Luiz dan Raquel kesulitan untuk tetap bertahan dari klub. Mereka terus berlari sampai tiba di area parkir bawah tanah. Luiz mengajak Raquel bersembunyi di salah satu mobil yang kebetulan tidak terkunci.

Nafas Raquel dan Luiz tersengal-sengal karena lelah berlari. Keduanya menunduk saat melihat ada pihak keamanan yang datang. Mereka bersembunyi di kursi belakang.

Luiz dan Raquel berhenti menunduk ketika pihak keamanan pergi. Sekarang mereka bisa mendengus lega. Duduk dalam keadaan menyandar ke kursi.

"Apa-apaan itu tadi? Kau tidak terima aku disebut murahan?" celetuk Raquel. Tindakan yang dilakukan Luiz untuk membelanya tadi membuatnya sedikit kagum.

"Seberapa menyebalkannya dirimu, tidak ada yang bisa menepis fakta bahwa kau adalah perempuan baik." Luiz menatap Raquel. Keduanya saling bertukar pandang dalam keadaan sama-sama menyandar.

"Aku ingin menciummu sekarang..." ungkap Raquel.

"Kita selalu begini kalau berduaan di tempat yang sepi. Aku rasa kita tidak akan bisa menahan diri, Raquel..." lirih Luiz. Dia mendekat dan memegangi wajah Raquel. Menatap perempuan itu lebih dekat.

"Kau benar." Raquel mengangguk lemah. Tatapannya dan Luiz sudah saling terkunci. Ciuman di bibir langsung terjadi. Mereka mengawalinya dengan lembut. Namun lama-kelamaan, berubah menjadi intens dan bergairah.

Raquel duduk ke atas pangkuan Luiz. Keduanya tidak berhenti bergulat lidah. Nafas mereka mulai memburu.

Luiz dan Raquel saling bergantian melepas pakaian. Kini mereka sama-sama bertelanjang dada. Lalu mencumbu dada satu sama lain.

"Akh..." Raquel mulai melenguh. Terutama saat mulut Luiz sudah bergumul di perutnya.

"Apa kita akan benar-benar melakukannya sekarang?" tanya Luiz. Merasa kegiatan semakin intim, dia berniat ingin cepat-cepat melepas pakaian yang tersisa.

"Ya... Aku rasa kita tidak bisa menundanya lagi." Raquel mengangguk. Selanjutnya, dia segera melepas pakaian yang tersisa. Begitu pun Luiz.

"Kau punya pengaman bukan?" Raquel memastikan.

"Ya. Aku selalu membawanya di dompetku," jawab Luiz. Dia segera mengambil pengaman dari dompet dan langsung memakainya sebelum penyatuan dilakukan.

Setelah itu, Luiz segera melakukan penyatuan. Demi keamanan, mereka tidak lupa mengunci pintu mobil. Untuk sekarang tidak ada sesuatu yang mengganggu mereka seperti dua percobaan sebelumnya.

Siapa yang menduga? Seorang lelaki berkepala pelontos datang. Dia ternyata adalah pemilik mobil yang di tempati Luiz dan Raquel sekarang.

"What the fuuck! Siapa kalian?! Buka pintunya!" seru pria berkepala pelontos itu. Dia beberapa kali menggedor-gedor kaca jendela mobil. Luiz dan Raquel tentu dibuat kaget akan kehadirannya.

"Teruskan saja!" perintah Raquel. Memilih tak peduli. Dia tidak bisa lagi menunda gairahnya seperti terakhir kali. Terlebih gangguan sekarang lebih mudah di atasi baginya dan Luiz.

"Ya! Tempat ini juga sepi. Dia hanya sendiri." Luiz sependapat dengan Raquel. Keduanya meneruskan kegiatan intim. Mereka meneruskan penyatuan yang hampir gagal dilakukan.

"Oh god, Luiz! Akh!" Penyatuan terjadi, membuat Raquel tidak bisa menahan diri untuk tidak menyerukan kenikmatan yang dirasakan.

"Jujur saja, aku selalu merindukan momen ini bersamamu, Raquel... Aku selalu membayangkannya setiap hari... Hah..." ungkap Luiz. Di sela-sela desaahannya.

"Aaah! Aaah!" sama seperti Raquel, Luiz juga tak bisa menahan diri untuk tidak mengerang. Gairah yang menggebu membuatnya bergerak lebih cepat. Memberikan hentakan kuat untuk Raquel. Hingga tubuh perempuan itu menggelinjang hebat. Peluh bahkan mulai menggerus tubuh dua insan yang tenggelam dalam hasrat tersebut. Sesekali keduanya berciuman dan mencumbu satu sama lain.

"Hei! Aku akan laporkan kalian ke polisi! Dasar anak muda sialan!" Pemilik mobil yang sudah putus asa, sudah tidak tahan. Dia buru-buru memanggil pihak keamanan untuk membantu.

Bodohnya pemilik mobil itu yang lupa membawa kunci saat pergi. Kunci mobil terlihat masih menempel di bawah alat kemudi. Jadi tidak heran Luiz dan Raquel bisa masuk ke dalam dengan mudah. Keduanya masih bersenggama. Menyuarakan lenguhan kenikmatan tanpa henti.

1
Firgi Septia
ya kan terpaksa bukan karna cinta nggak nyadar paksa orang/Puke/
Firgi Septia
ya orang tua TDK tau umur/Puke/
Firgi Septia
ya iyalah orang tua TDK tau diri umur sdh tua mau sama yg muda/Panic//Panic/
Firgi Septia
kenapa coba TDK nikahin Belinda saja /Shame//Shame/
Firgi Septia
ya nggak jg seumuran anakmu mau dinikahin untuk mengasuh anakmu yg seumuran jg knapa TDK cari yg lebih tua/Panic//Panic/
Firgi Septia
ini namanya membantu dengan pamrih nggak nyadar umur sdh tua mau sama yg lebih muda apalagi seumuran anaknya klo mau nikah carilah yg dekat umurmu 🙄🙄
SariRani
Kereen thor! Singkat jelas dan baguus
SariRani
Kok jadi horor begini thor 🥲
SariRani
Cocok bangeeet 😍😍
Al Fatih
mampir lagi kaka
Junifa
terimakasih Thor ceritanya ditamatin gak nanggung 🥰gak kayak author sebelah semua ceritanya nanggung ditinggal kabur😏 maaf curhat dikit😄
Auraliv: makasih kak🥰
total 1 replies
Milla
Aku sampai akhir dan selesai thor baca cerita nya luiz dan raquel selamat menjadi ayah dan ibu luiz raquel 👍👌
octa❤️
terima kasih kak utk ceritanya...
octa❤️: kak..td nulisnya dimana?blm sempat buka td...😅
total 3 replies
Junifa
Julio ini kayaknya rada nakal dan susah diatur lebih parah dari Luiz 😄
JR Rhna
mobil dari mana thor
octa❤️
suka dengan jalan ceritanya
habibulumam taqiuddin
kok menyalahkan orang lain. klo terjadi apa2 terhadap kanduan raquel. dimana tanggung jawab mu julio
Junifa
yah memang cinta Raquel dan Luiz menyakiti banyak hati 💔tapi kebahagiaan mereka akan terkorbankan jika memilih membahagiakan orang lain
Yand YheAnd
yg va tau diri si Raquel,udh byk dibntu,sanggup menikah tp menikam dr blkg dgn anak tiri lg....hhhmmmzzz
Yand YheAnd
jgn trll kebangetan bikin cerita pengkhianatan raquel
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!