NovelToon NovelToon
Dendam Aqila

Dendam Aqila

Status: tamat
Genre:CEO / Selingkuh / Percintaan Konglomerat / Pelakor / Tamat
Popularitas:146.8k
Nilai: 5
Nama Author: saputri90

Aqila Mahendra, seorang gadis cantik berusia 21 tahun. Dia merupakan seorang mahasiswi disebuah universitas swasta di kota Jakarta. Ia bisa dibilang sebagai mahasiswi yang berprestasi di kampusnya, hal ini bisa di buktikan dengan beasiswa yang ia dapatkan dari tahun ke tahun hingga ia sampai di semester akhirnya.

Kemulusan hidupnya di dunia pendidikan tak sama dengan kemulusan hidupnya di dunia nyata. Hidup menjadi korban broken home bukanlah keinginannya, namun takdir sudah menuliskan kisah hidupnya sebagai seorang korban dari keegoisan sepasang suami istri yang sudah tak lagi sejalan, apalagi ada orang ketiga yang hadir di pernikahan mereka.

Selepas perceraian sang ayah dengan bundanya, Aqila tinggal bersama sang bunda dan keluarga barunya. Disaat tinggal bersama sang bunda malapetaka pun terjadi di dalam hidup Aqila.

Mau tau malapetaka apa yang terjadi di hidup Aqila?
Yuk simak ceritanya sampai selesai ya. Happy reading guys..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon saputri90, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Aku tak akan membiarkan mu menggenggam tangan orang lain. Cukuplah diriku satu-satunya pria yang bisa menggenggam tangan mu. Aku akan egois kali ini. Aku akan keras kepala kali ini. Terserah, apa kata dunia tentang aku yang mengurung mu. Karena hanya aku yang merasakan pedihnya hidup tanpa dirimu. Bram.

Desiran angin pantai menyapu rambut panjang Aqilla yang tengah berdiri di atas balkon sebuah rumah megah. Rumah megah milik Bram yang digadang-gadang dirinya dengan sebutan rumah kita pada Aqilla.

Mata Aqilla menatap jauh ke depan, entah apa yang ia lihatnya kini, yang pasti pikirannya sedang melayang-layang entah kemana. Banyak hal yang ia pikirkan saat ini, diantaranya adalah pekerjaannya, juga jenjang pendidikannya yang akan terbengkalai, jika ia terus berada di sini. Meskipun di hati kecilnya. dia sangat merasa nyaman dan damai berada di tempat ini.

Sepasang tangan kekar tiba-tiba saja melingkar di pinggangnya, ia tersentak dan sadar dari lamunannya.

"Apa yang sedang kau pikirkan Qilla?" Tanya Bram yang menyembunyikan wajahnya di curug leher Aqilla.

"Mas Bram, sampai kapan kita di sini?" Tanya Aqilla yang menghentikan Bram yang sedang menyesap aroma tubuh Aqilla.

"Kenapa? Apa kau tak betah berada di rumah kita?" Tanya Bram yang membalikkan tubuh Aqilla agar menatap dirinya.

"Bukan aku tak betah, aku hanya ingin kembali bekerja dan melanjutkan pendidikan ku." Jawab Aqilla apa adanya.

Bram membalas dengan tawa sinisnya, membuang pandangannya sekilas lalu kembali menatap Aqilla.

"Jangan bilang jika kau ingin mengurungku di sini Mas?" Tebak Aqilla yang membaca raut wajah tak suka dari Bram.

"Aku tak mau kehilangan mu, jika aku biarkan kau pergi maka kau pasti akan meninggalkan ku, Qilla. Perlu kau tahu Qilla, hari-hari yang aku jalani tanpa dirimu sungguh tak mudah," Jawab Bram dengan wajah sendunya.

"Mas, aku tak akan pergi lagi dari mu, aku janji. Kita bisa kembali ke rumah ini setiap waktu liburku," Aqilla menggenggam tangan Bram. Ia mencoba menyakinkan Bram agar mengizinkan ia kembali ke ibu kota.

"Bolehkah aku egois? Bolehkah Qilla?" Tanya Bram yang seakan tak mengizinkan Aqilla untuk pergi dari rumah ini.

"Mas Bram, percayalah pada ku, aku tak akan meninggalkan mu, aku janji. Aku hanya ingin bekerja demi kelangsungan hidup ku."

"Tanpa kau bekerja, aku masih bisa menghidupi mu Qilla."

"Ya, mungkin untuk saat ini, karena orang tua mu tak mengetahui hubungan kita. Tapi jika mereka sudah mengetahuinya. Mereka pasti akan mencabut semua fasilitas yang kau miliki sekarang." Ucap Aqilla yang membuat Bram tersenyum getir mendengarnya.

"Aku tak sebodoh itu Qilla." Balas Bram yang malah pergi masuk ke dalam kamar. Ia membaringkan tubuhnya di ranjang dengan

manik mata yang terus menatap Aqilla, yang tengah berdiri di balkon.

Melihat Bram terbaring di ranjang. Aqilla datang menghampirinya. Ia duduk di tepi ranjang dimana Bram membaringkan tubuhnya.

"Aku harus berbuat apa agar kau mau percaya jika aku tak akan meninggalkan dirimu, Mas?" Tanya Aqilla yang mulai meraba paha Bram.

Aqilla mulai menggoda Bram dengan memberikan sentuhan-sentuhan lembut di pahanya yang sedikit membuat Bram menikmati sensasi geli yang diberikan Aqilla padanya, namun bukannya menerima Bram malah menolak sentuhan Aqilla.

"Aku bukan Dito yang butuh kepuasan di atas ranjang Qilla. Hentikan pergerakan tangan mu!" Ucap Bram yang kemudian bangun dari posisi tidurnya.

"Jika kau tak ingin sentuhan tubuh wanita kotor ini, lalu apa yang kau mau dari diriku, Mas?" Tanya Qilla yang tersinggung dengan penolakan Bram.

Baru kali ini Aqilla merasakan penolakan seorang pria yang ingin dia sentuh.

"Qilla, aku mencintai mu, aku juga menghargai mu sebagai seorang wanita. Tidak mungkin aku menyetubuhi wanita yang ku cintai sebelum aku nikahi." Balas Bram yang malah membuat Qilla menangis.

"Aku ini wanita kotor Mas, apa masih pantas aku menikah dengan pria sesempurna dan sebaik dirimu? Jika dirimu menerima ku belum tentu kekuargamu menerima ku," Tanya Qilla dengan deraian air mata.

Ia masih merasa tak pantas, jika harus bersanding dengan Bram. Tentunya keluarga Bram tak akan merestui dirinya, menjadi salah satu anggota keluarga mereka.

"Kenapa kamu selalu menyebut dirimu kotor Qilla? Padahal kamu adalah wanita yang tangguh dan mandiri. Kaulah yang terlihat sempurna di mataku, sedang aku tidak ada apa-apanya dibandingkan dirimu," ucap Bram yang membelai pipi putih mulus Aqilla.

"Aku akan mengizinkan mu pergi dari sini, asal kau bisa memenuhi syarat yang ku berikan pada mu." Ucap Bram lagi yang memberikan penawaran pada Aqilla.

"Apa itu? Katakanlah Mas?" Tanya Qilla yang begitu antusias. Ia seakan ingin mengabulkan semua syarat yang akan diberikan Bram padanya asal ia bisa terus bekerja dan menuruskan pendidikannya.

"Syarat yang kuberikan sungguh mudah Qilla." Jawab Bram seraya tersenyum manis menatap Aqilla.

"Apa cepat katakan Mas?" Pinta Nayla yang tak sabar Bram menyebutkan syarat yang ia berikan.

"Menikahlah dengan ku," jawab Bram dengan senyum yang tak terlepas dari wajah tampannya.

1
Mama Gezkara
aku suka ceritanya kaaakkk
Orang Pinggiran
ceritanya bagus terus gimana kalau mau lanjut ngebacanya?🙏🙏
Ricka Monika
kisahnya drama banget 👍
Ricka Monika
wah Dito kayaknya mau bundir nih
Ricka Monika
apa yg di bilang td sm Bram,hellooo perbuatan mu itu salah tau salah besar😡
Ricka Monika
lah gak sadar diri,cermin mana cermin🪞
Ricka Monika
beh egois cinta tp menelantarkan istridi saat badai menghantam nya kalo gak ada Dito udah KO istrimua
Ricka Monika
jelaslah kau saja TDK mau menyelamatkan istrimu dr ortu mu yg gila itu, wajar dia melupakanmu bercerminlah🤧😡
Ricka Monika
istri orang hanya status tapi TDK di nafkahi sm Bram berarti sudah bisa dibilang bercerai Krn TDK di beri nafka lahir dan batin,
Ricka Monika
dendam Aqila terbayar sudah,tapi kenapa Dito tau ya Aqila melakukan balas dendam terhadap keluarganya 🤔dan anehnya si Dito Mala menyetujui tindakan Aqila hanya gara" puas dngn pelayanan Aqila di ranjang 🙄😏🤨
Ristieriswanharti
bener² nyesek
Ristieriswanharti
sebenarnya dito sudah mencintai qila
tp dia sadar hanya Bram yg di cintai qila
Ristieriswanharti
ini sebenarnya alurnya mau di bawa ke mana thor
kok kaya aneh gitu ya aq bacanya
Ristieriswanharti
sebenarnya aku ga mudeng blas alur ceritanya tapi udah terlanjur baca sampai disini nanggung kalo ga di terusin
Ristieriswanharti
owalah dasar qila goblok
bram kaya gitu masih mau saja
diminta untuk ninggalin wanitanya aja Masih pikir² ee masih mau aja sama bram
Ristieriswanharti
ini sebenarnya gimana si qila
Ristieriswanharti
cerita muter ga karuan
Ristieriswanharti
aq kok sebal dengan si Bram laki² gak punya ketegasan bisanya menangis menangis dan menangis serta meratap
egois ingin memiliki tanpa mau berusaha dengan cara yg benar
Ristieriswanharti
cerita ini kebanyakan pemeran jadi kadang pemeran lain sampai hilang gitu aja
Ristieriswanharti
ngeri yaa
mungkinkah dunia para bangsawan seperti itu di dunia nyata
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!