NovelToon NovelToon
Cinta Ibu Pengasuh

Cinta Ibu Pengasuh

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Romansa-Teen angst / Fantasi
Popularitas:158k
Nilai: 4.9
Nama Author: Tampan

Andi dan Intan adalah dua kakak beradik yang terlahir dari keluarga sederhana. Andi umur 5 tahun dan Intan adiknya umur 3 tahun. Bapaknya meninggal karena serangan jantung, sedangkan mamaknya menikah lagi dengan seorang pria duda.

Mereka (Andi dan Intan) harus berjuang sendiri tanpa kedua orang tua, hingga menjadi pengemis dan pengamen untuk bertahan hidup. Akan tetapi, Andi dan Intan berpisah karena suatu kecelakaan di sebuah lampu merah.

Bagaimana kisah selanjutnya tentang kedua kakak beradik ini? Ikuti kisahnya..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tampan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 13: Pergi Malam

Selanjutnya..

Di saat malam tiba, tidak ada lagi yang dapat dilakukan selain tidur cepat. Selesai makan malam, tidak lama kemudian Bu Rina mengajak kedua anaknya untuk tidur.

"Ayo tidur, Nak" ajak Bu Rina.

Andi dan Intan pun menurut. Mereka berhenti bermain, lalu melangkah menuju kamar tidur. Mereka langsung merebahkan tubuhnya di atas ranjang yang tidak berkasur dan hanya terbentang tikar.

Di saat Andi dan Intan sudah tertidur, Bu Rina yang tidak memejamkan mata langsung membuka lemari dan mengeluarkan semua pakaiannya secara pelan-pelan. Kemudian, dia menyusunnya ke dalam koper.

Setelah semuanya tersusun, dia kembali berbaring bersama Andi dan Intan sambil melihat jam yang menempel di dinding kamar mereka.

***

Begitu juga dengan Pak Rio. Di saat malam tiba, dia mengumpulkan pakaiannya dan yang penting-penting, lalu memasukkannya ke koper. Setelah itu, dia mondar-mandir seperti gelisah sambil melihat jam yang menempel di dinding rumahnya.

***

Pak Rio dan Bu Rina sama-sama melihat jam. Jantung mereka pun berdebar tidak karuan. Tetapi, Bu Rina sesekali menatap kedua anaknya.

***

Begitu jam menunjukkan Pukul 11.30 malam, Pak Rio langsung bergegas mengeluarkan motor dan koper, kemudian menutup pintu rumahnya. Dia menghidupkan motornya dan meletakkan koper di depan, lalu berangkat menuju rumah Bu Rina.

***

Beberapa jam kemudian, begitu jam menunjukkan Pukul 12.00 malam/pagi, Bu Rina yang hanya berbaring bersama kedua anaknya langsung bergegas.

Dia menyelipkan uang di tangan Andi dan Intan yang tengah tertidur pulas sambil mencium kening mereka. Tetapi, uang yang diberikan kali ini nominalnya lebih besar dari uang jajan mereka di hari-hari sebelumnya.

***

Begitu sampai di tempat Bu Rina, Pak Rio langsung mematikan mesin motornya. Tetapi, dia tidak langsung ke rumah atau di depan rumah Bu Rina. Dia berhenti sekitar 30 meter dari depan rumah Bu Rina.

***

Kemudian, Bu Rina melangkah sambil menenteng kopernya. Tetapi sebelum keluar dari pintu kamar, dia menoleh kepada Andi dan Intan.

"(Ma, rawat dan besarkanlah mereka. Jangan pernah membentak apalagi memukul mereka dan jangan tinggalkan mereka, berjanjilah)", Bu Rina terbayang dengan perkataan suaminya (Pak Toni) saat menjelang kepergiannya.

"(Lebih baik kubawa Andi dan Intan, nanti mereka sengsara bersama kamu)", Bu Rina terbayang lagi dengan perkataan suaminya (Pak Toni) saat dia pernah bermimpi.

"Maafkan aku Pa, aku tidak sanggup merawat dan membesarkan mereka hanya seorang diri. Maafkan Mama Nak, Mama pergi," batin Bu Rina sambil meneteskan air mata.

Setelah itu, dia melanjutkan langkahnya ke luar sambil menenteng kopernya. Dia menutup pintu dan langsung buru-buru menuju tempat yang sudah dijanjikan dengan Pak Rio.

Begitu melihat Bu Rina muncul, Pak Rio langsung menghidupkan motornya. Mereka pun bertemu di tempat yang sama yang sudah direncanakan di hari sebelumnya. Bu Rina langsung naik dan duduk di belakang sambil memangku kopernya. Pak Rio pun langsung tancap gas.

Mereka pergi malam agar tidak diketahui tetangga dan kedua anak Bu Rina.

****

Pagi harinya, majikan Bu Rina turun dari lantai dua untuk sarapan. Sesampainya di meja makan, mereka tidak melihat apa-apa tersaji. Ibu majikannya menoleh ke arah dapur, tidak ada melihat Bu Rina.

"Tidak biasanya, kemana si Rina?" ibu majikannya berbicara sendiri.

"Rin, si Rina belum datang?" tanya bapak majikan kepada Rinto.

Rinto yang mendengar namanya dipanggil langsung datang menghampiri.

"Belum datang, Pak" jawab Rinto setelah bersama majikannya.

"Ya sudah, beli sarapan dari luar aja dulu," suruh bapak majikannya. Rinto pun segera melaksanakannya.

****

Pagi harinya, Andi bangun lebih dulu. Tetapi, dia seperti ada keheranan atau kecurigaan. Dia melihat mamanya tidak ada, tetapi tidak ada pamit kepadanya (karena setiap Bu Rina berangkat kerja selalu pamit kepada Andi).

Kemudian, dia melihat ada uang di sekitar tempat tidurnya. Hatinya pun senang karena nominalnya lebih besar dari uang jajannya di hari-hari sebelumnya, lalu mengambilnya. Keheranannya kepada mamanya lenyap seketika (tidak curiga lagi).

Dia juga mengambil uang jajan Intan, lalu membangunkannya.

"Dik, bangun Dik, ayo sarapan," kata Andi sambil menggoyang-goyang tubuh Intan dengan tangannya.

Intan pun terbangun dan langsung mencari uang jajannya.

"Uang jajankuuu...." rengek Intan.

"Nah!" Andi memberikan uang jajannya. Intan pun menerimanya.

Mereka keluar dari kamar dan langsung menuju kamar mandi untuk cuci muka.

Setelah itu, Andi menyediakan: air minum, cuci tangan, dan ikan di atas lantai. Kemudian, menyendok nasi dari periuk ke piring. Mereka pun sarapan.

Selesai sarapan, mereka bermain seperti biasanya: kadang di halaman dan kadang di teras rumahnya.

Hingga sore hari, mereka belum menaruh curiga tentang mamanya (Bu Rina). Mereka hanya mengetahui mamanya pergi kerja dan pulang sore.

Walaupun Andi belum tahu melihat jam dengan tepat, tetapi dia bisa merasakan seperti: pagi, siang, sore, dan malam. Karena sudah sore, Andi melaksanakan tugasnya yaitu memandikan adiknya.

"Ayo mandi Dik, nanti Mama marah," ajak Andi. Intan pun menurut. Andi lebih dulu memandikan Intan. Setelah itu, baru gilirannya mandi sendiri.

****

Siang pun berganti menjadi malam. Matahari telah kembali keperaduannya. Andi mulai menaruh curiga tentang mamanya yang belum pulang kerja.

"Bang, Mama kok belum pulang?" tanya Intan sambil merengek. Tetapi, Andi tidak menjawab.

"Ayo masuk Dik, pulang kok Mama nanti," kata Andi kemudian. Mereka pun masuk ke rumah dan menutup pintu.

"Sudah lapar, Dik?" tanya Andi. Intan hanya mengangguk. Mereka pun makan malam tanpa Bu Rina.

Selesai makan malam, mereka kembali bermain di ruang depan sambil menunggu mamanya.

"Mama kok belum pulang, Bang?" tanya Intan lagi.

"Pulang, Dik" jawab Andi.

Tengah asyik bermain-main, Intan jadi ketiduran. Andi sudah mulai gusar karena mamanya belum pulang juga. Dia pun menunjukkan ekspresi wajah mau menangis.

BERSAMBUNG..

Jangan lupa Vote, Like dan Komen ya para READER yang ganteng/cantik dan baik hati, agar AUTHOR semangat untuk menulis..🙏🌹

1
Yuyun Arianti
Bru mulai BCA sabar yh😍
Asih Putri
kapan kelanjutan nya
Suwito Suwit
mampir sebentar,,,ternyata belum mengudara,,,
Suwito Suwit
Bu Risma,,memang berkhaRisma kok
Suwito Suwit
si Andi kapan besarnya,,,,
Suwito Suwit
aduhh,,,,kasihan banget serius,,,
🎯™ Irma Suryani 🦊⃫⃟⃤ BM√
kok belum ada kelanjutanx
🎯™ Irma Suryani 🦊⃫⃟⃤ BM√
kapan kelanjutanx Thor kok udah lama ga up?ayo Thor lanjut dong
Elly Susanti
mudah mudahan Andi bertemu Intan adiknya...Mama biarkan aja jadi apa.
Elly Susanti
untung cerita di novel kalau kenyataan mau ku cekik itu Maamnya.Lihat aja ada balasannya
Elly Susanti
kalau.aku lebih mementingkan anak dari pada orang lain.dasar Bu Rina sama Rio nga punya hati.
Yayat Sayat
seorang ibu yang ga punya hati nurani.. 😯😯😯
🎯™ Irma Suryani 🦊⃫⃟⃤ BM√
Thor kapan lg up Thor Aq menunggu kelanjutanx
Eda Sally
semangat say😍
Ama Hengky Siringo-ringo
horasss bapa,,bereng Jo di FB i,,na Hona hack do FB ni bapa i??
Tampan: Mahua huroa uda?
total 1 replies
Suryani Nst
kk lnjt dong😔😔
Suryani Nst
lanjut kk
🎯™ Irma Suryani 🦊⃫⃟⃤ BM√
mana sambunganx Thor kok belum up ya
Noah.: follback
total 1 replies
anggita
daftar like ajs
anggita
like😜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!