Cerelia Park, selebriti terkenal yang kini sedang terlibat skandal dengan pria beristri. Tidak ingin rumor tentangnya makin menyebar luas, Cerelia memutuskan menikah kontrak dengan pria yang bekerja sebagai cleaning service di hotel tempatnya menginap.
Tanpa diduga, pria yang bernama Kang Seok Joon itu adalah putra kedua dari konglomerat terkenal di Korea. Anak buah ayahnya berhasil menemukan Seok Joon yang bernama asli Lee Kang Joon.
Lee Kang Joon akhirnya kembali ke rumah besar keluarganya dengan membawa Cerelia sebagai menantu kedua di keluarga Lee.
Akankah pernikahan Joon dan Cerelia bertahan meski keluarga Lee menentang?
*Kisah ini berlatar di Korea Selatan, anggap saja kalian sedang menonton drakor, hehe
Jangan lupa dukungannya utk karyaku yg satu ini.
Terima kasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pinkanmiliar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Penolakan Celia
Celia melepaskan tawanya setelah mendengar kalimat yang bernada serius dari mulut Joon. Sontak saja wajah Joon menjadi kusut karena Celia menganggap hal yang dikatakannya saja sebatas candaan belaka.
"Aku serius, Celia! Aku ingin kita benar-benar menikah!" tegas Joon sekali lagi.
Celia menghentikan tawanya. Ia menghela napas sejenak.
"Jika apa yang kau katakan itu serius, maka maaf sekali. Aku harus menolakmu, Seok Joon. Aku tidak pantas untuk menjadi istrimu. Terlalu banyak hal yang kusembunyikan dari dunia luar. Dan belum tentu kau bisa menerimanya."
Joon mengepalkan tangannya. Ternyata Celia yang dikenalnya dulu tidak pernah berubah. Selalu saja keras kepala dan tidak mau mendengarkan pendapat orang lain.
"Apa kau tidak kasihan pada Mi Ran? Dia juga butuh keluarga yang utuh. Aku bersedia menjadi ayah..."
"Cukup! Jangan menghakimiku, Seok Joon. Jujur saja ... Aku sangat ingin memberikan sebuah keluarga yang utuh untuk Mi Ran. Tapi, ini semua tidak semudah yang kau kira."
Wajah Celia berubah sendu. "Aku bahkan ingin memberitahu dunia jika Mi Ran adalah putriku. Tapi, aku tidak bisa. Aku menghargai kebaikanmu padaku. Dan hanya sebatas itu saja. Akan kuanggap kau tidak pernah mengatakan apapun padaku."
Celia beranjak dari ruang makan dan menuju kamarnya. Joon hanya menatap penuh kesedihan punggung Celia. Ternyata semua tidak semudah yang ia pikir.
***
Joon sedang termenung di dalam ruangannya. Sejak kembali ke perusahaan, Joon ditempatkan pada posisi manajer. Satu tingkat dibawah kakaknya tentunya.
Meski begitu, Joon tetap memiliki satu orang yang menjadi asistennya. Dari sekian banyak orang, Joon memilih Kim Hwan. Selain Hwan adalah sahabat Joon saat SMA, Hwan juga orang yang sangat loyal dalam bekerja. Joon tidak akan salah memilih Hwan sebagai asistennya.
Ponsel Joon bergetar. Sebuah panggilan dari Hwan yang meminta agar Joon menemuinya di tangga darurat. Secepat kilat Joon segera menuju kesana.
Akibat penolakan yang dilakukan oleh Celia beberapa hari lalu, Joon memutuskan untuk mencari tahu tentang masa lalu Celia. Joon sangat penasaran dengan siapa pria yang ada di masa lalu Celia. Pria yang tega membiarkan Celia menjadi seorang ibu tunggal.
"Bagaimana? Kau sudah dapatkan informasinya?" tanya Joon to the point.
"Dapat, Tuan Muda. Ini! Semua data tentang nona Celia ada disini." Hwan menyerahkan sebuah amplop yang terbungkus rapi.
"Baiklah! Terima kasih atas kerja kerasmu." Joon menepuk bahu Hwan.
"Iya, Tuan Muda." Hwan membungkuk hormat.
"Haish! Jangan memanggilku tuan muda jika tidak ada orang selain kita. Kau kembalilah bekerja. Aku akan menghubungimu lagi jika nanti aku butuh bantuanmu."
Hwan membungkuk patuh. Joon segera keluar dari tangga darurat. Joon melangkah kembali menuju ruangannya.
Tanpa di sengaja Joon berpapasan dengan orang yang tidak pernah di temuinya di kantor itu. Orang itu membungkuk hormat menyalami Joon.
Joon sendiri bingung siapa orang yang baru saja keluar dari ruangan kakeknya. Setahunya sekretaris kakaknya bukanlah orang itu.
"Permisi!" Joon mencegat orang itu.
"Ada apa, Tuan?"
"Hmm, maaf jika aku lancang. Tapi ... Siapa kau?" Tanya Joon dengan hati-hati.
"Ah, maaf saya belum memperkenalkan diri. Namaku Moon Jae Joong. Aku adalah sekretaris Tuan Kang Moon yang baru." Pria bernama Moon Jae Joong itu mengulurkan tangannya. Mereka bersalaman selama beberapa detik.
"Oh begitu. Baiklah! Silakan lanjutkan pekerjaanmu." Joon mempersilakan Jae Joong untuk melanjutkan langkahnya.
Tiba di ruangannya, Joon langsung membuka amplop dari Hwan. Joon membaca berkas yang ada di dalamnya. Mata Joon membulat sempurna.
"Park Eun Chae!" Seru Joon hingga kepalanya berdengung.
"Argh! Kepalaku sakit lagi!" Rintih Joon sambil memegangi kepalanya.
Beberapa menit kemudian, Joon malah tersenyum.
"Eun Chae! Ya! Sekarang aku bisa mengingatmu dengan jelas!" Joon yang sumringah kembali membaca berkas itu.
Namun lagi-lagi Joon kembali kecewa. Tidak ada informasi penting apapun tentang Celia atau keluarganya.
"Apa ini? Apa kau tidak menemukan apapun lagi? Jika hal begini tentu saja semua sudah diketahui oleh publik.
Tak kehilangan akal, Joon memiliki sebuah ide yang cukup membuat orang-orang tercengang.
"Aku harus menemui paman Byung Han. Satu-satunya orang bisa menolongku hanyalah dia." Joon beranjak dari kursi kebesarannya dan menuju ke kantor milik sang paman.
Tiba di NT Entertainment, pria paruh baya yang adalah adik dari ayah Joon sangat terkejut dengan kedatangan sanga keponakan yang tiba-tiba.
"Kang Joon? Paman tidak mengira jika kau sudah kembali." Byung Han menyapa Joon hati-hati.
"Paman, ada hal penting yang harus kutanyakan padamu." Joon tidak mau bersikap basa basi.
"Ada apa, Nak?" Byung Han mengernyitkan dahinya.
"Katakan semua hal yang paman ketahui tentang Celia!" Joon menodong Byung Han dengan sesuatu yang tak terduga.
Keponakannya ini menghilang selama beberapa tahun dan kembali dengan menanyakan salah satu anak didiknya yang paling ia banggakan.
"Kang Joon, ada apa denganmu? Kenapa tiba-tiba menanyakan soal Celia?"
Byung Han sangat berbeda dengan sang kakak yang penuh dengan ketegasan.
"Maafkan aku, Paman. Pria yang menikahi Celia ... adalah aku!" Aku Joon.
"Apa?!" Byung Han bangkit dari duduknya. "Kau tidak sedang bercanda kan, Kang Joon?"
"Tidak, Paman. Itu memang aku! Tapi..." Joon ragu harus bicara apa. Selama ini Joon memang cukup dekat dengan sang paman. Byung Han memiliki jiwa kebapakan yang tidak dimiliki oleh Byung Man.
Ini semua adalah karena penolakan Celia. Joon harus mengambil langkah ini untuk menguak hal pribadi yang disembunyikan Celia.
Entah apakah yang dilakukan Joon ini benar atau salah. Tapi sekarang, Joon sudah mengakui semuanya di depan Byung Han.
"Celia adalah putri dari sahabatku dulu. Jadi, aku tidak bisa melakukan hal yang membuatnya bersedih. Aku sendiri tidak tahu siapa ayah Mi Ran." Byung Han mencoba bersikap netral.
"Paman yakin?"
"Ya! Aku sudah melihat bakat yang ada dalam diri Celia sejak dia masih SMA. Tapi Celia selalu menolak untuk masuk dunia hiburan. Hingga saat itu, aku mendatangi rumahnya dan ... dia sudah memiliki bayi. Akhirnya Celia menerima tawaranku dan meninggalkan Mi Ran bersama neneknya ketika usia Mi Ran menginjak 3 tahun."
Joon tertunduk lesu. Niat hati ingin bisa mendapatkan perhatian Celia. Tapi ternyata Joon tidak menemukan apapun.
"Kang Joon!" Byung Han menepuk bahu keponakannya itu.
"Tolong jaga Celia dan juga Mi Ran. Paman tahu kau memiliki rasa lebih terhadap Celia. Tapi, paman mohon. Jangan mengungkit masa lalu yang ingin dilupakan oleh Celia. Dia sudah cukup menderita dengan banyaknya gosip miring tentangnya. Makanya Paman sebisa mungkin melindungi fakta tentang Mi Ran."
Joon merasa bersalah karena sudah berpikiran buruk tentang Celia. Kini yang akan ia lakukan adalah melindungi Celia sama seperti yang dilakukan oleh Pamannya.
"Aku akan cari cara lain saja untuk bisa mendapatkan hatimu, Park Eun Chae."
Kali ini baca drakor 😂😂😂 alhamdulillah gak perlu bawa tisue 😊😊😊😊
kasian Mi Ran ya harus tau keyataan ini 🥺🥺