Sera dijual dan dipaksa tidur dengan seorang pria berkuasa di negeri ini, Saka namanya.
Setelah melalui malam panjang beberapa kali dengan Saka akhirnya Sera hamil dan melahirkan seorang bayi laki-laki. Penderitaan Sera semakin bertambah karena setelah melahirkan gadis itu ditinggalkan dengan kejam, Saka hanya menginginkan bayinya.
Lima tahun berlalu, Sera bangkit dan bekerja sebagai guru les private. Siapa sangka Sera dipertemukan oleh anaknya kembali tapi sayang anak itu justru memanggil ibu pada wanita lain.
Apa yang akan Sera lakukan selanjutnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SWMS BAB 13 - Berdua
Ternyata memang benar jika Seranya Chris adalah Seranya Saka. Lelaki itu masih tidak percaya jika perempuan itu berani menampakkan diri bahkan masuk di kediamannya.
"Dad, cobalah ini!" Chris mencoba menyuapi sang daddy yang melamun.
Saka segera tersadar dan membuka mulutnya.
"Enak kan, Dad?" tanya Chris.
"Kenapa kita tidak pernah piknik dengan mommy?"
Sera memasang kupingnya karena ingin mendengar alasan dari Saka. Namun, lelaki itu memilih tidak menjawab dan meminta Jois untuk membawa Chris pulang.
Sebenarnya Chris ingin lebih lama lagi menghabiskan waktu bersama Saka karena mereka jarang menghabiskan waktu berdua apalagi sekarang mereka piknik walaupun tidak ada Ruby, bersama Sera sudah seperti keluarga yang lengkap.
"Tidak apa-apa, Tuan Muda. Kelas kita masih panjang," bujuk Sera yang seakan tahu kekecewaan yang Chris rasakan.
"Sampai bertemu lagi, Miss Sera." Chris melambaikan tangannya saat masuk ke dalam mobil.
Sera membalas dengan lambaian tangan, saat mobil yang ditumpangi Chris sudah jauh, suasana menjadi tegang karena Saka tidak berhenti menatapnya.
"Masuk ke dalam mobilku!" perintah Saka dengan arogan.
Saka masuk duluan ke dalam mobilnya yang diikuti oleh Sera di belakangnya.
"Kau pergilah!" usir Saka pada sang supir.
Ketika Sera masuk, Saka menutup gorden yang ada di dalam mobil dan mengunci mobil itu supaya Sera tidak bisa kabur.
"Apa yang kau lakukan, hah?" bentak Saka di dalam sana.
Kalau Sera yang dulu mungkin akan takut menghadapi situasi seperti ini tapi Sera yang sekarang justru tidak gentar sama sekali.
Perempuan itu merespon dengan kekehan dan seakan menantang Saka.
"Apa salahnya jika seorang ibu ingin menemui putranya?" balas Sera.
Saka gusar, lelaki itu mendekat dan menindih tubuh Sera sampai wajah mereka berjarak dekat sekali bahkan hembusan nafas keduanya saling menerpa satu sama lain.
"Kau tidak tahu apa yang telah kau lakukan ini, Sera," ucap Saka penuh penekanan.
"Ini sangat berbahaya!"
Sera menatap Saka seakan lelaki itu mencemaskan dirinya tapi akal sehat Sera menepis semua itu. Laki-laki yang menindihnya sekarang adalah laki-laki paling kejam yang tega memisahkannya dengan bayinya.
"Aku bisa menjaga diriku sendiri, buktinya aku masih hidup sampai sekarang. Aku kembali untuk mengambil anakku, Saka!" tegas Sera seraya mendorong tubuh lelaki itu.
"Aku pikir kau akan membesarkan Chris dengan baik tapi ternyata apa? Aku melihat sendiri anak itu hidup penuh dengan tekanan di usainya yang masih lima tahun," sambungnya.
Sera menatap Saka dengan penuh kebencian sampai tanpa sadar mengepalkan kedua tangannya.
"Aku tidak akan tinggal diam, aku akan merebut segalanya darimu! Seperti kau merebut semuanya dariku!"
Tidak ada air mata saat mengatakan hal itu dan Saka sadar jika Seranya bukanlah Sera yang dulu. Sera yang sekarang hidup dengan penuh kebencian dan balas dendam padanya.
"Perhatikan setiap langkah yang akan kau ambil, Sera!" Saka tak mau kalah. Dia tidak akan membiarkan rencananya berantakan.
Untuk saat ini Saka akan membiarkan Sera berada di sisi Chris, dia tahu Sera tidak akan bisa begitu saja mengambil anak itu.
"Seharusnya aku yang berkata seperti itu!" balas Sera. Dia tidak mau terlalu lama berdua dengan Saka seperti ini. "Buka pintunya atau aku akan berteriak!"
Namun, Saka tidak mau membuka pintu, yang dilakukan lelaki itu hanya menatap Sera dan hal itu membuat Sera risih.
Sungguh mantap 🌹🌹🌹🌹🌹
Terus berkarya dan sehat selalu ✌️