NovelToon NovelToon
Cinta Setelah Mendua

Cinta Setelah Mendua

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Selingkuh / Angst / Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:148.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: pinkanmiliar

Pernikahan yang diawali dengan perjodohan dan tak saling cinta, biasanya berakhir dengan sebuah cinta diantara keduanya. Namun ternyata apa yang Salma alami berbeda dengan kisah romansa pada umumnya.

Dua puluh tahun menikah dengan Aidil dan dikaruniai dua orang putra ternyata tak membuat Aidil bisa membuka hatinya untuk Salma. Hingga di suatu malam, akhirnya Salma mengetahui jika suaminya memiliki wanita idaman lain dalam pernikahan mereka.

Manakah yang akan Salma pilih? Bertahan demi anak-anaknya atau memilih berpisah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon pinkanmiliar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13. Langkah Baru

Aidil mulai melajukan mobilnya meninggalkan area tempat kursus memasak milik Chef Marko. Salma tahu suaminya cukup terkejut melihat kehadiran Jihan disana. Tetapi Salma hanya diam dan tidak berkomentar. Biarlah sang suami yang akan bicara lebih dulu.

Dan benar saja, Aidil akhirnya membuka suaranya.

"Apa maksudmu memintaku menjemputmu?"

"Tidak ada. Bukankah sudah kubilang jika mobilku masih ada di bengkel."

Aidil mencengkram kuat kemudinya.

"Jadi selama ini kau sengaja melakukannya?"

"Melakukan apa, Mas? Bicaralah dengan jelas!" Salma masih terlihat cuek melihat Aidil yang panik.

"Kau mengikuti kelas memasak itu karena..."

"Benar! Apapun yang kau pikirkan semuanya benar, Mas. Aku melakukannya karena aku ingin tahu seperti apa wanita yang disukai oleh suamiku. Sudah jelas sekarang?"

Aidil menghela napasnya. "Sayang, hubunganku dengan dia tidak seperti yang kau pikirkan. Aku minta maaf karena sudah melakukan kekhilafan."

Salma membuang muka. "Sepertinya kita tidak jadi makan siang. Tolong turunkan aku di depan saja, Mas!"

"Sayang..."

"Tolong turunkan aku disini!" Suara Salma terdengar tegas.

Aidil segera menepikan mobilnya. Salma segera turun dan membiarkan mobil itu kembali melaju. Salma hanya menatap nanar kepergian Aidil.

Sementara itu, Jihan begitu ketakutan setelah mengetahui jika pria yang selama ini bersama dengannya adalah suami Salma. Jihan masih berada di dekat tempat kursus. Kakinya terasa berat untuk melangkah.

Tubuhnya bergetar merasakan sebuah penyesalan dalam hatinya. Dengan tangan yang gemetar, Jihan mengetikkan sebuah pesan untuk Aidil.

"Kurasa kita tidak perlu bertemu lagi. Aku benar-benar minta maaf. Aku tidak tahu jika Mas adalah suami mbak Salma. Aku sangat menghormati mbak Salma. Aku tidak ingin mengkhianati dirinya. Kuharap kamu mengerti."

Jihan mendekap ponselnya sambil menangis. Ia menutup mulutnya merasakan betapa ia selama ini telah salah. Ia telah salah langkah dengan menyukai pria yang sudah beristri.

Mungkin jika itu bukan Salma, Jihan tidak akan menyadari kesalahannya secepat ini. Dan dari lubuk hatinya yang paling dalam, Jihan memang ingin segera mengakhiri hubungannya dengan Aidil. Rumor yang tidak mengenakkan untuk didengar, dan juga karena putrinya, Keisya.

Mungkin sekarang adalah waktu yang tepat untuk mengakhiri semua kesalahannya terhadap Salma. Jihan tidak ingin jika putrinya mendapat predikat yang buruk karena tindakan yang dilakukannya.

#

#

#

Salma tidak langsung pulang ke rumah setelah turun di tepi jalan. Salma menemui seseorang yang akan membantunya.

Kantor besar itu bertuliskan Bima Antara Consultant. Bima adalah kawan lama Salma, sama seperti Marko. Salma sengaja mendatangi kantor milik Bima karena ia sudah memikirkan ini selama berhari-hari.

Bima menyambut kedatangan Salma dengan baik. Mereka duduk saling berhadapan. Bima meminta asistennya untuk dibuatkan dua buah cangkir teh untuk mereka.

Salma menceritakan semuanya pada Bima. Pria di depannya ini adalah seorang pengacara. Untuk kali ini Salma datang untuk berkonsultasi lebih dulu.

"Jadi, jika aku memilih berpisah dengan Mas Aidil, apa saja yang akan aku dapatkan?" tanya Salma.

Bima menyilangkan kedua tangannya. "Kamu yakin akan melakukan ini?"

"Entahlah. Aku hanya bertanya seandainya. Aku harus memastikan jika langkah yang akan kulakukan adalah hal yang benar, bukan?"

"Mengenai masalah harta kekayaan bersama, bisakah kamu memberikan daftar properti yang kalian miliki selama menikah? Kita akan menganalisa dari sana."

Salma mengangguk paham. "Baiklah, aku akan memberikannya secepatnya."

"Salma... Kamu yakin ingin bercerai?"

Salma menatap Bima. "Tidak ada yang siap dengan perceraian. Aku hanya melakukan apa yang mungkin saja terjadi di kemudian hari."

Salma meminum tehnya. "Baiklah, kalau begitu aku permisi dulu, Bim. Terima kasih atas waktunya."

#

#

#

Tiba di rumah keluarga Pramudya, Salma kembali menjalankan perannya sebagai seorang istri. Salma memasak makan malam untuk keluarga itu.

Saat jam makan malam tiba, Aidil kembali ke rumah. Salma hanya menyapa Aidil sekilas.

Sikap Salma mulai berubah terhadap Aidil. Bahkan saat di meja makan, hanya kebisuan yang tercipta diantara mereka berdua.

Evita yang bisa melihat gelagat aneh dengan anak dan menantunya akhirnya menegur mereka.

"Jika kalian ada masalah, maka selesaikanlah dengan baik-baik. Kalian bukan lagi anak kecil yang sedang bertengkar."

Salma menatap Aidil. Seolah ia meminta Aidil untuk menjawab pernyataan ibunya.

"Kami baik-baik saja, Mih. Mamih tenang saja! Iya kan sayang?" Aidil berusaha bersikap manis di depan Salma.

"Tidak ada yang perlu diselesaikan. Mamih tahu sendiri kan putra mamih bagaimana." Salma menyudahi makan malamnya.

Salma kembali ke kamar di susul oleh Aidil.

"Kenapa kau bicara begitu pada mamih?" tanya Aidil.

"Tidak ada. Aku hanya bicara sesuai dengan kenyataan. Kau pikir kita tidak memiliki masalah, maka itulah yang akan terjadi. Oke?"

"Sayang, aku tahu aku salah. Aku mengakui kekhilafanku. Tapi aku akan memperbaiki semuanya. Aku dan dia ... tidak berhubungan seperti yang kah pikirkan."

"Memangnya apa yang aku pikirkan? Aku juga tidak memikirkan banyak hal. Aku hanya mau satu hal."

Salma menjeda kalimatnya. "Sebaiknya kita berpisah saja, Mas."

"Apa katamu?! Sayang, kau pasti bercanda kan?"

"Tidak! Aku serius! Aku baru mengkonsultasikannya dengan pengacara. Jadi, mungkin saja aku akan mengambil jalan itu."

Aidil menggeleng pelan. "Kau benar-benar keterlaluan, Salma. Kau bahkan tidak mendengarkan apa yang ingin kusampaikan."

Aidil keluar dari kamar dan menuju ke ruang kerjanya. Salma mengikutinya di belakang.

"Apa yang ingin kau jelaskan, Mas? Apa kau ingin menjelaskan jika kau jatuh cinta dengan perempuan yang lebih muda dariku. Kau menyukai senyumnya, kau menyukai sikap periangnya. Kau menyukai semua yang ada pada diri wanita itu. Begitukah?"

Aidil tak habis pikir dengan semua pemikiran Salma.

"Inilah yang aku tidak pernah mengerti darimu. Kau tidak pernah mau mendengar apapun yang aku inginkan. Kau selalu benar dengan segala pemikiranmu!"

"Aaarrgghhh!" Salma berteriak dan memecahkan barang-barang yang ada di atas meja kerja Aidil.

"Salma, hentikan! Kau akan membuat mamih curiga pada kita!" Aidil memegangi lengan Salma.

"Aku sudah katakan jika apa yang terjadi antara aku dan dia, tidak seperti yang kau pikirkan. Aku tidak tidur dengannya!"

Salma menatap tajam Aidil. "Tidak terjadi apapun dengan kalian? Kau pergi ke hotel bersamanya dan kau bilang tidak terjadi apapun? Omong kosong macam apa yang kamu katakan, Mas?"

"Terserah kau mau percaya atau tidak. Aku akui aku khilaf. Aku melakukan kesalahan dengan menyukai wanita lain. Aku minta maaf untuk semuanya."

Salma terduduk lemas. Hatinya sakit mendengar pengakuan Aidil tentang perasaannya.

"Sebaiknya kau istirahat. Kau pasti lelah." Aidil memapah Salma untuk berdiri dan kembali ke kamar.

Keesokan harinya, Evita menatap anak dan menantunya ketika sarapan pagi bersama. Sebenarnya semalam ia mendengar perdebatan antara anak dan menantunya, tapi sebisa mungkin ia tak ikut campur urusan rumah tangga putranya.

"Jika kalian punya masalah, kuharap kalian bisa menyelesaikannya dengan baik-baik. Aku hanya diam karena kupikir kalian sudah sama-sama dewasa. Jika kalian masih tidak bisa menyelesaikannya, maka aku akan memberitahu kedua putra kalian. Apa kalian mengerti?"

Kalimat Evita begitu menohok hati Salma. Sepertinya Evita tahu kelemahan Salma adalah kedua putranya.

Salma saling pandang dengan Aidil.

"Aku sudah selesai sarapan. Kalian lanjutkan sarapan kalian. Jangan lupa pikirkan apa yang aku katakan tadi." Evita mengelap mulutnya kemudian beranjak dari tempat duduknya.

#bersambung

1
Mammyy Melissa
debes kk lanjut kan...AQ suka cerita nya... mengandung bawang 😭😭😭
Emak Femes: Terima kasih sudah mampir Kak 🥰🥰🥰
Mampir juga di karya yg laen 🤭🤭
total 1 replies
Delfianti
aku suka karakter cewek nya tegas. tidak bodoh.
Ummi Lestari
Salma hebat
Kadek Bella
trima kasih thoor ,,,,tetap smangat
Emak Femes: Makasih juga kakak 🫶🫶🫶
mampir juga di karya ku yg lain
semoga suka dan menghibur 🫰🫰
total 1 replies
Nur Ain
yah 20 tahun x dak cinta....cinta hanya seorang sahaja..elok jugak klu pisah saja
Nur Ain
parah adik nye pulak sabgkut
yunna
semoga Aidil dpt karma
Yossea Edytan
bagus cerita nya ng banyak drama
dewasa banyak ilmu yg d dapat dr cerita ini tentang kesabaran kedewasaan dalam ambil sikap meski cerita nya sederhana
Emak Femes: thanks sudah mampir kak 🙏
total 1 replies
Gadis Manggar
crita bagus banget thor.seorang wanita bernama salwa dengan cinta dan pengabdian kepada suami dan keluarga,harus ternoda dengan penghiatan suami.......
Queen's bee👸🐝🐝
novel singkat padat dan jelas, walau pun singkat tapi alur nya kena banget. novel nya kereeen. semangat berkarya terus kakak, salam hangat untuk mu selalu. 🤗🤗
kavena ayunda
novel keren bgt sumpah dikit tp ngena bgt ceritanya
Emak Femes: Terima kasih sudah mampir 🥰🙏
total 1 replies
pipi gemoy
👍
pipi gemoy
🌹
Emak Femes: makasih kak
mampir jg ke karya yg laen 😁😁🙏🙏
total 1 replies
Ran Aulia
👍
Emak Femes: Terima kasih sudah mampir kak😊
silakan mampir di karya yg lain jg jika berkenan 🤭🤭
total 1 replies
Adi Wawan
kok Ngantung sih tor
Emak Femes: Sebenarnya bukan gantung kak, memang begitulah akhirnya 😁😁
Salma dan Aidil akhirnya berpisah
Utk kisah tokoh yg lain akan ada di karya yg lain🙏🙏

terima kasih sudah mengikuti kisah ini 😊😊
total 1 replies
Yeni Wahyu Widiasih
bagus
🎤🎶 Erick Erlangga 🎶🎧
ko tamat Mak... hati ku blm jungkir balik padahal mau liat Salma bersatu dengan Marco 😔😔
dapoer Nita: trs Salma jd nya sama siapa Thor?
total 2 replies
Erni Kusumawati
wah...wah..reader kecewa ini krn sdh ending saja😥😥 pdhl makin cinta dg karyanya kak...sdh menghayal ini dan itu...

Tapi ya sudahlah jk mmg sdh hrs ending.Terima kasih utk ceritanya kak
Di tunggu next ceritanya..semangat
Emak Femes: Makasih sudah mengikuti kisah salma
memang sejak awal dibikin utk part pendek kak
biar gak bosan juga pembacanya 😁
utk kisah tokoh2 yg laen akan di buat di karya berbeda 🙏
total 1 replies
Xyylva Xyylva
yahhh cuman segitu aja thor ceritanya...gak ada penjelasan lebih detail.saya kira ada part yg menjelaskan kebenaran peristiwa antara jihan dan aidil di hotel dan part karma yg diterima mereka...ini hanya singkat saja...saya sudah ikutin dari awal thor sampai skarang tolonglah kasih bonus penjelasan tentang peristiwa tersebut thor
Mesra Turnip
lho kok singkat sekali, padahal ceritanya enak lho.
Emak Femes: iya kak
memang sengaja dibuat pendek 😊🙏
untuk kisah para tokoh lainnya nanti ada di judul yg berbeda
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!