NovelToon NovelToon
Alia (Apa kamu baik baik saja?)

Alia (Apa kamu baik baik saja?)

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Patahhati / Peningkatan diri-peningkatan identitas/sifat protagonis / Cintapertama / CEO / Teen Angst / Cinta Seiring Waktu / Chicklit / Tamat
Popularitas:60.5k
Nilai: 5
Nama Author: senja liana

"Mama sudah bilang jangan sampai kakak mu terluka, tapi mengapa ketika pulang kakak mu masih terluka? apa kamu tidak mendengar ucapan mama ha?" teriak Tiara memarahi anak bungsunya karena membiarkan sang kakak Allea Akifa Gavaputri atau yang akrap di panggil Lea terjatuh dan menyebabkan lututnya lecet.

Alia Shakeela Zanitha hanya terdiam menggigit bibirnya mencoba menahan rasa sakit yang menerpa kulitnya sebisa mungkin. Gadis yang berusia 10 tahun itu bahkan tidak berani mengeluarkan suara sekecil apapun atau Tiara akan tambah murka dan memarahinya.

Sepenggal kenangan buruk yang terus terulang dalam mimpinya, membuat Alia selalu di hantui rasa ketakutan yang berlebih walau Tiara sudah meninggal sekalipun.

Kehidupan yang Alia alami terasa sangat sulit di tambah dengan kondisi sang kakak Alea yang mengidap autis.

Mampukah Alia bangkit dan keluar dari mimpi buruk yang selalu menghantuinya? adakah secercah harapan yang bisa membuatnya keluar dari rasa putus asa yang menyelimutinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon senja liana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apa yang ku lakukan?

Zayan Company

Pagi ini sesuai jadwal mingguan yang sudah di sepakati bersama, di mana setiap hari Senin akan di lakukan evaluasi setiap bagian bagian yang ada di perusahaan. Rapat kali ini berlangsung cukup lama padahal hanya membahas tentang disiplin karyawan dan ijin cuti karyawan, namun entah mengapa tak kunjung usai sedari tadi dan hanya berputar putar secara terus menerus di sana.

"Kenapa mereka tidak mengambil intinya saja sih? hanya masalah cuti karyawan saja di ributkan, memangnya mereka robot yang harus terus bekerja tanpa mengenal lelah?" gerutunya dalam hati ketika terus menerus mendengar sanggahan demi sanggahan dari para manager.

Ardan yang mulai bosan mendengar topik rapat itu itu saja, lantas pikirannya mulai berkelana jauh. Entah memang Ardan tiba tiba sedang membayangkan tentang Allea atau memang hatinya yang mengendalikan pikirannya? mendadak secara otomatis Ardan membayangkan tentang segala hal yang terjadi kemarin di Resto.

Bayangan Allea yang sedang ketakutan dan terus mengulang kata "bukan aku" terekam jelas di ingatannya, membuat Ardan menjadi tertarik dan bersimpati pada gadis berkebutuhan khusus itu.

"Bagaimana menurut pendapat anda pak Ardan?" ucap salah satu manager di perusahaan tersebut.

Mendengar panggilan itu Ardan sedikit tersentak dan terbangun dari lamunannya. Ardan kemudian lantas sedikit membenarkan posisi duduknya dan menatap ke arah beberapa orang yang ada di sana.

"Pendapat saya sebaiknya kita sudahi rapat ini dan kita bahas di rapat minggu depan." ucap Ardan yang langsung mendapat tatapan bingung dari semua orang karena baru ini seorang Ardan Raffasya Zayan tiba tiba mengakhiri rapat mingguan tepat di tengah tengah rapat tersebut berlangsung. "Berikan aku data data lengkap karyawan di departemen kalian masing masing beserta data kehadirannya dan juga kinerjanya selama ini. Baru setelah itu kita buat keputusan di rapat minggu depan." ucapnya kemudian bangkit meninggalkan ruang rapat.

Banyak pasang mata yang menatap kepergian Ardan dengan penuh tanda tanya, semua orang bahkan saling pandang satu sama lain akan keputusan yang baru saja Ardan buat ketika rapat sedang berlangsung.

Tanpa memperdulikan tatapan para pegawainya, Ardan terus melangkahkan kakinya keluar dari ruang rapat di ikuti oleh Rafa asistennya yang setia mengikuti langkah kaki Ardan kemanapun ia pergi.

"Urus beberapa hal selagi aku tidak ada di sini." ucap Ardan tiba tiba yang tentu saja membuat Rafa terkejut.

"Tapi pak, bukannya anda mempunyai janji temu dengan VR Company?" ucap Rafa kemudian karena mendadak Ardan ingin pergi.

"Undur saja besok, bilang padanya hari ini aku ada keperluan mendadak." ucap Ardan kemudian.

"Tapi pak..." ucap Rafa lagi hendak menyanggah namun Ardan memberikan isyarat agar Rafa diam dan tidak lagi menolak perintahnya.

"Ada apa sebenarnya dengan pak Ardan? sudah dua kali ia absen meninggalkan kantor dan selalu saja aku lagi yang terkena imbasnya." ucap Rafa sambil tetap menatap kepergian Ardan hingga menghilang dari pandangannya. "Entahlah, dan sekarang tugas ku adalah membatalkan seluruh janji temu pak Ardan hari ini, benar benar merepotkan." gerutunya kemudian sambil melangkahkan kakinya menuju ke arah ruangan kerjanya untuk memulai pekerjaan tambahan yang di berikan oleh Ardan barusan.

*****

Resto

Setelah beberapa menit berkendara mobil Ardan terlihat parkir di depan Resto, namun Ardan tidak langsung turun dan hanya terdiam sejenak di dalam mobil nampak sedikit berpikir tentang perilakunya yang mendadak aneh.

"Apa yang aku lakukan di sini? ah sepertinya aku benar benar sudah gila..." ucap Ardan kemudian. "Apa yang harus ku katakan pada Bian jika melihat ku tiba tiba ada di sini?" imbuhnya lagi sambil terus merutuki kebodohannya.

Ardan nampak berpikir keras memutar otak untuk menemukan ide yang logis akan keberadaannya di sini. Sampai kemudian sebuah ide lantas muncul di kepalanya membuat Ardan lantas tak henti hentinya tersenyum karena terpikirkan ide itu.

Dengan langkah yang bahagia Ardan lantas melangkahkan kakinya turun dari mobil hendak masuk ke dalam Resto.

"Dia.." ucap Ardan yang lantas menghentikan langkah kakinya ketika melihat Allea tengah berjongkok di dekat taman bunga yang ada di samping Resto. Ardan yang melihat Allea di sana lantas langsung melipir dan melangkah mendekat ke arah di mana Allea berada.

"Hei kamu..." panggil Ardan dengan spontan karena ia bahkan tidak tahu nama Allea namun selalu terbayang di pikirannya, bukankah itu lucu?

Allea yang tidak merasa di panggil lantas hanya terdiam tanpa menyahuti panggilan dari Ardan barusan.

"Hei" panggilnya lagi karena Allea tidak kunjung menoleh ke arahnya.

Allea yang kesal karena Ardan terus terusan mengusiknya lantas langsung bangkit dan menatap tajam ke arah Ardan. "Allea! bu... bukan Hei!" sentak Allea yang lantas mengejutkan Ardan yang sedari tadi memang berusaha memanggilnya.

"Waduh kayaknya dia marah" batin Ardan sambil menelan salivanya dengan kasar. "Maaf aku tidak tahu kalau nama mu Allea." ucap Ardan kemudian.

"A... ada apa?" tanya Allea namun kini dengan nada yang lebih lirih sambil memainkan kuku kuku jarinya.

"Tidak ada aku hanya memanggil mu tadi, em apa yang sedang kau lihat? apakah begitu menyenangkan?" tanya Ardan kemudian mencoba mencari topik pembicaraan.

Allea yang di tanya hal itu lantas tersenyum sambil mengangguk. "Kupu... kupu.. cantik" ucap Allea dengan singkat.

Ardan mengikuti arah tunjuk Allea di mana terdapat satu ekor kupu kupu dengan sayap yang begitu cantik sedang hinggap di salah satu bunga yang sedang bermekaran di sana.

"Ya.. cantik" ucap Ardan dengan singkat namun bukan kepada kupu kupu tersebut melainkan kepada Allea.

Entah mengapa Ardan sangat tertarik pada sosok Allea, di balik kekurangannya yang menyandang penyakit autis tersimpan kecantikan yang alami di mana belum Ardan temui pada gadis manapun. Allea terkadang terlihat sangat rapuh namun terkadang kuat. Terkadang ia terlihat galak namun sebenarnya ia sangatlah penyayang. Benar benar menciptakan daya tarik tersendiri bagi Ardan.

Ardan yang awalnya hanya simpati pada Allea, perlahan lahan mulai membuka hatinya dan semakin tertarik kepada pesona gadis tersebut, hingga membuatnya selalu ingin dan ingin terus berada di sampingnya.

"Terima... kasih..." ucap Allea kemudian yang lantas membuyarkan lamunan Ardan tentangnya.

"Tentang apa?" tanya Ardan kemudian dengan raut wajah yang bingung karena memang ia sama sekali tidak merasa telah melakukan sesuatu apapun pada Allea.

"Terima... kasih karena kamu kemarin telah menolong ku dan berusaha membersihkan namaku." ucap Allea sambil menunduk, seperti gadis itu sedang tersipu saat ini.

"Dia mengetahuinya?" ucap Ardan dalam hati cukup terkejut karena ia pikir seseorang yang mengidap autis tidak akan bisa peka akan hal hal yang di lakukan seseorang di sekitarnya. Namun nyatanya mereka lebih sensitif dalam segala hal.

Bersambung

1
Mei TResna Rahmatika
seriusan ini??sads bangettt kak😭
TDT Angreni
ceritanya bagus👍👍👍👍
TDT Angreni
ceritanya bagus, masih terus menyimak. semangat terus kakak.
🦊⃫⃟⃤Haryani_hiatGC𝕸y💞🎯™
kenapa kehidupan Alia seperti itu😭
VLav
duhh episode pertama ud bkin sesek nafas
VLav
kereen
Risfa
sukses ya ka 🤗
Risfa
Hadir ka
👑keluarga author
⭐⭐⭐⭐⭐
Dyna mardifa
sad ending .kasihan Alia bahagiamu dlm kisah ini sedikit bgt. thanks Thor ceritanya dramatis bgt .
💜Bening🍆
lah kamu ngatain shila ulat gatel....🙄🙄
emang kamu tau gmn hubungan shila dan fabian.. kamu baru kenal... kamu gk da hubungan apa2 dgn fabian.. kok bisa langsung ngatain ulat gatel.. klo dulu mereka deket n punya hubungan gmn.. malah bisa d bilang kamu yg iri dan dengki ama shila... klo merasa org baru dan shila yg udah lbh lama.. y hrsnya sebatas ngerasa gk nyaman aja.. krn hrs inget alia yg org baru dan jg bkn siapa2 utk fabian..🤔. tp yg namanya dah d kuasai cemburu y gitu... hilang kesadaran dirinya.. cm bisa ngejelekin n nyalahin org yg gk d suka.. kebanyakan manusia sekarang y begini😌🤭
💜Bening🍆
lah alia ini gmn... allea keadaannya begitu malah d tanya pendapatnya.. 🙄😅
menikah cm utk 2bln terus bakal d cerai klo gk hamil🙄🙄
💜Bening🍆
salah paham...
💜Bening🍆
jgn lupa kabari fabian klo allea ama akamu ardan.. jgn kayak kemaren.... org mah pasti kepikiran lah hubungin keluarga yg d ajaknya pergi... apa lg posisi kayak allea.. pasti keluarganya bakal nyariin klo pergi sendiri.. malah klo namanya bawa anak org mah y hrsnya ijin.... gk asal bawa dan tanpa kabar berita.. masa gini aja gk kepikiran🙄🤔
💜Bening🍆
semua masalah tokoh generasi muda berawal dr ortu yg gk pd bijak🙄🙄

mencoba berpikir.. apa ini dr sudut pandang seorg anak yg masih muda... krn dulu masa masih bocah selalu berpikir orgtua jahat.. ortu gk adil.. lebih sayang saudara yg lain dr pd diri sendiri... merasa lebih banyak kena marah.. merasa lebih banyak dpt beban.. jd berasa gk d sayang.... tp dan tapi..... berjalannya waktu... mengerti dan paham.. ternyata itu bkn krn ortu gk sayang.. klo dulu menganggap setiap hal yg ortu lakukan utk kita adalah sebuah tekanan ke kita.. tp setelah kedewasaan hadir tau maksud dan tujuan dr setiap yg ortu ucapkan dan lakukan.. klo pas dulu mah boro2 ngerti.. soalnya udah ke tanam dlm pikiran ortu gk sayang.. ortu lebih sayang ke yg lain.. ortu gak adil.. jd apa pun yg ortu lakuakan dan omong y salah.. dan d anggap sbg siksaan..itulah pemikiran anak2.. klo sudah datang kedewasaan itu baru bisa membuka pikiran dan memahami maksud semuanya...
misal bocah yg minta eskrim tp gk d kasih n d omongin tegas klo gk boleh makan es krim nanti sakit.. bocah kebanyakan bakal langsung berpikir ibunya jahat n gak sayang ke dia.. atw saat si kakak d kasih uang saku lebih banyak dr dia.. atw si kakak udah d kasih fasilitas yg lebih dr si adik.. nanti mikirnya ortu gk adil pilih kasih.. lebih sayang ke kakak.. ini hal yg biasa d pikiran para bocah😅🤭
💜Bening🍆
dasar si mulut durjana lira.. minta d geplak🙄🙄
💜Bening🍆
bilang anaknya gk boleh kekanakan.. d bilang hrs bisa mengayomi krn anak pertama.... lah terus dirimu sbg bapak sudahkah melakukan hal itu... 🙄🙄🙄🙄
gmn anak bisa jd bijak dan mengayomi sedang figur ortunya aja gk mencontohkan pd anak2 semua hal itu🙄🙄
💜Bening🍆
lalu apa sikapmu yg begitu bisa d benarkan wahai pak zayan... klo istri salah langkah d nasehati.. klo istri memihak satu anak suami berdiri d tengah memperbaiki bkn malah membalas kelakuan istri dgn membela anak yg lain dan membenci anak yg istri selalu bela... itu bpk cara berpikir dah kayak emak2.. masa iya pemimpin begitu cara berpikir n ngatasi masalah... pantes bubrah🙄🙄
💜Bening🍆
krn ortu yg gk bijak.. bkn mengayomi anak2nya.. malah membuat masalah utk anak2nya hingga ardan punya perasaan benci pd adiknya...🙄🙄
💜Bening🍆
y berarti kedua ortunya sama2 gk bijak.. akhirnya malah melukai anak2nya...🙄😌
ini yg menjadi ortu sebenernya siapa 🙄

klo aku jd ardan.. anak cowok.. udah ada kata dr papanya tuh " klo gk mau mengembalikan..." artinya papanya berharap ardan melepas jabatannya.. yo wes lepasin aja.. mandiri usaha sendiri.. kerja apa pun meski gk tinggi jabatan.. meski cm pekerja biasa yg penting gk tertekan.. gk d remehkan... lebih d hargai..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!