NovelToon NovelToon
Kesakitan Sang Gadis Malang

Kesakitan Sang Gadis Malang

Status: tamat
Genre:Nikahkontrak / Romantis / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 5
Nama Author: T4

Kehidupannya sangat malang, karena ia baru saja ditinggalkan kedua orang tuanya untuk selama-lamanya yakni meninggal dunia karena menjadi korban kecelakaan mobil, yang mana si pengendara mengendarai mobilnya dengan ugal-ugalan, mengakibatkan menabrak kedua orang tua Gadis hingga meninggal di tempat kejadian.

Kini ia menjadi anak yatim-piatu hidup sebatang kara tanpa sanak saudara dari pihak kedua orang tuanya.

Gadis pun bertekad untuk bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Sahabatnya tak luput dari pertanyaannya menanyakan lowongan kerja yang bisa menerima ia yang hanya lulusan menengah saja.

Bar, tempat sahabatnya bekerja ia datangi dengan sudah berdandan dengan sangat cantik, namun ada sosok laki-laki yang misterius sedari ia masuk Bar sudah jatuh cinta pada pandangan pertama dan ingin memiliki dengan apa pun caranya.

"Diam kau...detik ini kau akan menjadi penghangat ranjang ku." Sarkas laki-laki dengan manik tajam itu.

Seketika tubuh Gadis bergetar hebat menahan ketakutan yang sangat dalam atas bentakan dan tatapan laki-laki tersebut.

"Ayah, Ibu...tolong Gadis." Ucapnya dalam hati masih dengan tubuh yang bergetar.


~~~~~

Mohon maaf jika banyak kata-kata yang rancu alias tidak enak dibaca, mohon kritik dan saran untuk para pembaca, karena ini karya Novel pertama saya dan real dari pemikiran saya sendiri tanpa ada saya memplagiat dari karya Novel yang sudah hitz terdahulu.

Semoga dengan ini banyak yang mau membaca karya saya yang jauh dari kata sempurna.


~

Salam hangat T4

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon T4, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KSGM 12

...LIKE DULU DONG!!!!...

...~...

GADIS POV

Waktu yang biasa ku butuhkan untuk mandi hanya 30 menit itu pun jika aku sedang berkeramas, tapi beda halnya ini.

Si bastard itu tidak membiarkan aku sedikit saja untuk bebas, dia selalu menggempur ku hingga tubuh ku lemas dan menggigil karena sudah 1 jam di dalam kamar mandi dengan kegiatan senang-senang menurut versi dia.

Aku pun memberanikan diri untuk bersuara menyudahi semua kegiatan itu karena aku benar-benar kedinginan, untungnya ia mau dan segera ia membersihkan juga mengeringkan tubuh kami kembali.

Aku yang pasrah pun telah di posisikan untuk tiduran, pun berfikir untuk melarikan diri terlebih dahulu dari kamar dengan sejuta memori kehancuran dalam hidup ku yang beberapa jam lalu telah direnggut harta ya aku miliki paling berharga di dunia ini.

"Aku harus keluar dari kamar sial*n ini, aku gak mau lagi jadi budak n*psu laki-laki bastard itu, aku harus cari baju yang bisa aku pake, gak mungkin aku bertelanjang polos."

Gadis yang berbicara dalam hatinya pun sedikit demi sedikit berdiri, walau bagian pusatnya masih terasa perih, tapi ia tetap memaksanya karena ia sudah bertekad untuk keluar dari lingkaran laki-laki bastard itu.

Gadis pun tidak menemukan dimana letak lemari baju, di kamar tersebut hanya ada ranjang yang berukuran king size dengan meja rias yang lumayan mewah serta sofa yang panjang dan dapat dipastikan sofa tersebut dapat menampung 3 orang dewasa, jangan lupakan pigura gambar Albert Einstein yang terpajang di dinding kamar itu.

"Ini dimana coba lemari baju dia, masa iya kamar segede dan semewah gak punya lemari baju, aku udah capek dan ini masih perih, oke...terpaksa aku pake selimut, ku lilit di seluruh tubuh aku."

Gadis pun segera kembali ke ranjang kembali, guna mengambil selimut dan melilitkan ke seluruh tubuhnya.

"Wah, lumayan juga ini, hampir ke tutup semua badan aku, hehehe."

Sekilas ia melihat piring berukuran kecil diatas troli, yang mana berisikan potongan buah strawberry.

"Tunggu deh, kayaknya ini strawberry enak, aku makan aja lagian aku laper banget, itung-itung buat ganjel perut. Astaga manis juga seger, abisin aja nih, baru tau kalo ada strawberry yang manis tapi pas Sha bawain ke rumah kok asem ya, apa ini strawberry yang khusus untuk orang yang banyak uang alias mahal, abisin aja deh ini sayang kalo gak ke makan, boro-boro di rumah aku makan buat ini yang ada aku hanya makan singkong, tapi masih bersyukur, karena masih banyak di luar sana yang gak bisa makan apa-apa." Selesai makan buah strawberry pun Gadis sejenak menatap lekat piring kecil bekas potongan buah strawberry itu.

"Kayaknya buat jaga-jaga aku harus pecahin ini piring, kalo tuh bastard macem-macem tinggal aku lukain dia, tapi..." Sejenak Gadis berfikir.

Sayangnya hipotesa Gadis salah besar, yang mana itu hanya akan menjadi bom waktu untuk dirinya sendiri.

PRANG

Bunyi pecahan kaca terdengar seantero kamar nan luas dan mewah itu.

Segera Gadis berjalan hingga di depan pintu kamar dan hendak membuka daun pintu tersebut, tiba-tiba suara bariton yang tidak asing pun terdengar.

"HENTIKAN!"

...~...

SI BOS POV

Setelah selesai mandi aku pun segera mengeringkannya dengan handuk dan membawa dia kembali ke ranjang.

Ku letakkan dia di ranjang dan tak lupa juga ku selimuti dia hingga batas leher.

Dia mengeluarkan suara dan meminta baju bekas untuk ia kenakan, karena ia merasa kedinginan. Tapi ku jawab...

"Tidak perlu kau memakai baju karena nanti kau akan hangat bersama dengan ku, tapi kau tunggu dulu disini karena aku ingin ke kamar mandi."

Kemudian aku pun mendekatkan troli makanan di samping ranjang, secepat kilat aku masuk ke kamar mandi karena wajah ku sudah tidak bisa di kompromi lagi.

Walau samar-samar ku dengar ia mengeluarkan suara kembali, namun ku abaikan begitu saja.

DI KAMAR MANDI

Di kamar mandi pun aku tak lupa menguncinya, wajah ku sudah gatal.

Ku lepaskanlah topeng wajah kulit itu dengan segera dan mencuci wajah ku dengan pencuci muka khusus laki-laki.

"Gatal sekali, untung tidak terlalu lama. Sudah tidak bisa di gunakan lagi ini, aku harus berhati-hati dengan topeng ini, jangan sampai terkena air, hanya topeng ini saja yang luar bisa tidak bisa terkena air, semoga di situ masih ada tersimpan topeng lagi."

Aku pun segera mencari topeng yang biasa di simpan oleh Bibi Nam di lemari kecil atas kamar mandi, untungnya nasib baik masih berpihak kepada ku.

Ku pakai kembali topeng wajah kulit bermotif tato, yang sebelumnya wajah ku sudah ku lap kering supaya tidak menimbulkan gatal.

Setelah selesai aku pun meletakan topeng wajah kulit itu di atas lemari kecil kamar mandi.

Tiba membuka lemari kecil itu, ku dengar suara pecahan kaca dari arah luar tepatnya ranjang tidur ku.

PRANG

Apalagi yang dia perbuat kata ku.

Aku pun dengan segera membuka kunci kamar mandi dan melihat perempuan itu memecahkan piring dibawanya dan lebih parahnya ia sudah berada tepat di pintu kamar, tidak aku biarkan dia kabur dari kamar atau pun rumah ku.

...~...

Prok

Prok

Prok

"Bagus, bagus, bagus...sangat bagus." Ucapku dengan bertepuk tangan, itu pun yang mengangetkannya.

"Jangan mendekat, atau..atau..a..aku akan menggoreskan pecahan kaca ini ke urat nadiku." Ancamnya pada si Bos.

Si Bos berjalan santai menuju meja di samping ranjang untuk mengambil ponselnya.

"Semoga saja Greg beserta anak buahnya sudah mendapatkan sesuatu yang bisa ku pergunakan untuk alat ancaman si kucing liar ku ini, tidak ku biarkan dia pergi dari rumah ini juga dari hidup ku." Gumamnya dalam hati.

Gadis yang diliputi rasa takut pun mencoba untuk berusaha tenang dan ia akan berusaha untuk tidak menyerah.

"Kamu harus kuat Gadis, jangan takut, ayo lawan laki-laki bastard itu." Gadis hanya bisa menyemangati dirinya sendiri dalam hati.

Senyum sumringah pun terbit dia kedua bibir si Bos.

Sepertinya Dewi Fortuna tengah berpihak pada si Bos.

Ia pun berjalan mendekati Gadis dengan percaya dirinya membawa serta ponselnya, walau keadaan tubuhnya polos bak bayi baru lahir, jangan lupakan si lontong panjang berdaging itu pun bergerak ke kanan kiri mengikuti alunan langkah kaki si Bos.

Layaknya model yang tengah berjalan di red carpet.

"Lihatlah, apa kau masih mau mencoba kabur dari sini dan tidak mau menurut padaku, kucing liar. Tapi itu keputusan mu, tapi ku tidak akan segan-segan untuk melakukan tindakan yang lebih keji juga sadis pada ketiga manusia tak berguna ini." Ucap si Bos sembari memperlihatkan video di ponselnya yang beberapa menit lalu di kirim oleh Greg kepada Gadis.

Ia lemas dan menjatuhkan dirinya ke lantai dengan pecahan kaca yang ditangannya sudah lepas lebih dahulu entah kemana.

1
Didik Setyawan
gaya crtax sok2n,tp akhirx ckip wkwkwk,,,
eka rojana
ga ngerti jln ceritanya
𝓐𝓷𝓪𝓲𝓴𝓪𝓟𝓾𝓽𝓻𝓲
ini kok malah END 😲😔😔
Zaskia cayang ZayZaenal
thanks tor
𝓐𝓷𝓪𝓲𝓴𝓪𝓟𝓾𝓽𝓻𝓲
gak up nih dr kemaren tor??🙄🙄
Zaskia cayang ZayZaenal
💪💪💪
Zaskia cayang ZayZaenal
yey
𝑅𝒶𝓇𝒶𝒮𝑒𝓁𝓋𝒾𝓃𝓏𝒶𝒶
next
𝑅𝒶𝓇𝒶𝒮𝑒𝓁𝓋𝒾𝓃𝓏𝒶𝒶
up tor🙏🙏
𝓐𝓷𝓪𝓲𝓴𝓪𝓟𝓾𝓽𝓻𝓲
stress nih papi ber sglaaa pake acara surat janji nikah, gila gila gila🤒🤒🤒🤒🤒🤒
Zaskia cayang ZayZaenal
sabar shaybila
Zaskia cayang ZayZaenal
next post
𝑅𝒶𝓇𝒶𝒮𝑒𝓁𝓋𝒾𝓃𝓏𝒶𝒶
next
𝑅𝒶𝓇𝒶𝒮𝑒𝓁𝓋𝒾𝓃𝓏𝒶𝒶
sadis,sgla pake surat perjanjian sgala cobak😤😤😤
𝑅𝒶𝓇𝒶𝒮𝑒𝓁𝓋𝒾𝓃𝓏𝒶𝒶
up
𝑅𝒶𝓇𝒶𝒮𝑒𝓁𝓋𝒾𝓃𝓏𝒶𝒶
ada pemain bru nih, sapa lg??
Zaskia cayang ZayZaenal
yok
Zaskia cayang ZayZaenal
up
𝓐𝓷𝓪𝓲𝓴𝓪𝓟𝓾𝓽𝓻𝓲
jahat banget si itu 3 orang yg jahatin mami veliz 😤😤😤
Zaskia cayang ZayZaenal
ingat upin ipin 🙈
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!