NovelToon NovelToon
My Butler

My Butler

Status: tamat
Genre:Komedi / Contest / Duda / Pengganti / CEO / One Night Stand / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 5
Nama Author: RenMk

ROMANCE DEWASA
DIHARAPKAN BIJAK DALAM MEMILIH BACAAN

Butler arti singkatnya adalah karyawan hotel yang bertanggung jawab mengurusi kebutuhan tamu secara detail.

Karya Ini Akan Mengajak Readers Terhebat Untuk Berkhayal Tentang Dunia Pariwisata Dan Perhotelan.

Berawal dari Yogyakarta - Batam - Pulau Bintan - Solo - Semarang - Karimunjawa - Surabaya - Bali - Lombok - Sumbawa dan balik ke Bintan...
_____

Gadis yang mendapat pekerjaan baru menjadi butler keluarga Pemilik Hotel, terjebak dengan perasaan cintanya kepada bosnya yang berstatus duda anak satu.

Sikap Robert Galang Wicaksono yang semaunya itu membuat Margareta Kasih seperti ditarik ulur hatinya. Cenat-cenut tidak karuan kalau menghadapi bosnya di villa resort

Ditambah dengan anak Galang yang memiliki sifat temperamen suka berteriak, membuat Kasih harus bekerja ekstra sebagai VIP Butler

Dari sinilah akan dimulai kisah mereka. Kedatangan mantan istri Galang, juga menambah daftar masalah untuk Kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RenMk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gonggong Luxus Group

Selesai kerja, Kasih bersiap untuk pergi ke villa pak Kris. Dia sangat bingung memilih baju yang bagus untuk dipakai ke villa resort manager itu.

“Hihii... yang mana ya bagusnya…? Yang ini pendek banget… Kalau yang ini kaya mau jalan ke kondangan… Hihii... Em… atau yang ini aja ya...”

Mulai dari short asimetris dress, sabrina dress, v neck dress sampai model dress duyung pendek…

Membuatnya tidak puas karena ada yang mengganjal. Dia mengingat kejadian di LFT saat pak Kris mencium kening adik bosnya itu.

“Sudah gila ya aku mau pakai dress kaya gini. Huft…” mendengus melempar baju yang baru saja dicoba ke bed.

“Apalah aku ini. Cuma asisten miss Caca. Masa ya mau berebut pak Kris dengannya? Ya jelas kalah lah aku. Humm rasanya kaya biji kopi dimasukin mesin penggilingan. Breuh… breuhhh… hancur sampai halus jadi bubuk. Hihii. Mikir apa sih aku… Kerja Kasih… disini aku datang buat kerja, bukan ganjen ke pak Kris. Sadar… sadar…” kata Kasih yang melihat dirinya di depan cermin  kamar mandi.

Akhirnya Kasih hanya memakai celana jeans panjang dan kaos putih polos. Segera beranjak dari kamar dan berjalan menuju villa pak Kris.

Villa yang menghadap danau itu tidak sebesar villa Galang. Tapi juga tidak kalah mewahnya.

Wah… mereka bikin barbeque di rooftop. Bos mah bebas kalau bikin satu resort bau seafood... Komplain tamu lewattt… Hempaskan... Hihii, batin Kasih.

“Hai dek… naik sini cepat...!” kak Jun melambaikan tangannya memberi perintah kepada Kasih agar segera menuju rooftop.

Di rooftop itu hanya ada Kris, Joe, Teo dan Jun. Jun segera menghampiri Kasih yang baru saja sampai di rooftop. Sedangkan para pria sibuk memanggang aneka macam seafood.

“Kamu kok jalan sih?” tanya Jun mulai merangkul lengan Kasih.

“Emang mau pakai apa kak? Ini kan resort ga ada bus umum…” jawab Kasih asal.

“Hahaa.. Jadi ingat kejadian VIP trip kamu itu,” Jun mulai tertawa.

Kok dia tahu soal itu? Udah jadi gossip kah di resort? Batin Kasih mulai mengerucutkan bibirnya.

“Ishh kakak ni… Jadi malu aku hehee."

“Sebetulnya kamu boleh memakai buggy madam Lily hloo… Dia punya 2 di villanya. Pakai aja satu.”

“Ow… baru tahu aku.”

Kasih dan Jun mulai duduk di kursi balon yang empuk.  Mereka asyik ngobrol berdua menikmati soft drink yang ada.

“By the way... kayanya Pak Galang dah ga ngambek lagi sama aku. Udah lupa dia sama kasus bus VIP trip,” kata kasih yang kemudian mensruput minuman dengan sedotan.

“Kok bisa? Kamu apakan dia?”

“Kemarin aku buatin ice cinnamon ginger tea. Es teh campur kayu manis pakai jahe kak… Habis 5 gelas dia minta terus. Dia bilang 5 botol wine harus dimusnahkan dengan 5 gelas cinnamon ginger tea. Dan dia tahu kalau aku yang bikin. Keren kan aku kak… Hihii,” kata kasih dengan bangga mengingat kejadian kemarin.

“Wah… manjur resep kamu ya dek…” kak Jun mulai tertawa lagi dengan Kasih.

Kasih memperhatikan Teo yang tengah sibuk mengipasi tempat panggangan. Sejak awal dia datang, hanya Joe dan Kris yang melempar senyuman dari jauh karena sibuk memanggang seafood.

“Kak, kenapa tu… adik kakak yang satu itu. Dari tadi pagi gak mau nyapa aku. Melirik ke aku pun enggak. Padahal pertama kali aku datang… matanya berkedip bisa puluhab kali melihatku.”

“Hihii. Maklum lah dek... lagi patah hati. Berantem sama saingannya.” Mendengar jawaban kak Jun, Kasih semakin penasaran.

“Ow… Kasihan juga ya.. Makanya bad mood.. Tapi gak harus diemin aku juga kann.”

“Iya… nanti juga baikan lagi mood dia. Tenang aja…”

Malam itu mereka menikmati banyak jenis seafood. Ada udang, kepiting, lobster, cumi, ikan-ikan dan kerang.

Mereka menikmati suasana malam itu. Khususnya si Theo. Dia banyak makan dan minum alkohol. Ntah antara menikmati suasana atau depresi karena masalah asmaranya. Bahasa inggrisnya sangat fasih kalau lagi mabuk kaya aer. Membahas masalah pekerjaan tapi terkesan memojokan Galang sebagai bosnya.

Kris juga sedikit mabuk saat itu. Tersenyum sendiri seperti banyak tekanan pekerjaan. Joe yang masih bisa mengontrol emosinya berusaha mengendalikan suasana agar tetap kondusif. Bisa jadi karena ada istrinya. Mau tidak mau harus jaga image.

“Group kita ga lengkap malam ini. Emmm Sam… Kemana dia… Hm. Hm. Hm,” Teo meneguk whisky dari botolnya langsung.

“Gila… Cowok-cowok kalau lagi patah hati semua bisa sama ya… gak mas Aan… mas Teo juga,” Kata Kasih yang saat ini duduk disamping Kris.

“Aan?” Tanya Kris

“Kakak saya pak.”

“Oh… I thought (Oh… saya pikir..)” Kata Kris mulai meminum beer * nya lagi. Kasih memandang wajah Kris yang sudah setengah sadar itu.

“Pak… Bapak ada hubungan spesial sama miss Caca?” Tanya Kasih mulai menjauhkan botol beer dari tangan Kris.

“Em… Harus saya jawab ya…? Hehee. By the way saya baca cv kamu sebelumnya. Sempat training di Thailand ya?” Kris mengalihkan pembicaraan.

“Oh itu… Iya pak. Saya di Thailand jadi intern sambil jalan-jalan juga sama temen-temen dari Jogja…”

Kasih mulai bercerita tentang pengalamanya di negeri gajah putih...

 

Kasih Point Of View

Aku dari kamar udah semangat 45 buat have fun (Senang-senang). Gak tahu nya yang mengundang malah pada depresi kaya gini. Ngefly... Mabok semua! Huft… Mas Teo mulutnya jahat banget jelek-jelekin pak Galang. Ish… kok jadi hilang respect gini ya ke dia. Ngatain pak Galang gak bisa move on lah, sok ikut campur urusan orang lah. Sebenernya rival dia itu siapa sih? Suka kali jelek-jelekin pak Galang.

Kenapa aku jadi sebel gini ya? Hmmm.

Kak Jun kenapa lagi tuh…? Serius amat pegang handphone suami kaya baca peta harta karun.

Aku jadi kaya nyamuk disini ga punya teman ngobrol.

Kalau pak Joe udah kelimpungan jawab pertanyan mas Teo. Tuh lihat… Dia udah garuk kepala berkali-kali. Mereka berdua udah kaya perangko.

Aku gak tahu bahan obrolan apa yang bagus kalau ngajak pak Kris ngomong. Dia kaya banyak tekanan pekerjaan gitu.

Mau tanya tentang hubungannya dengan miss Caca, kaya mengalihkan pembicaraan... Ya udah deh aku cerita tentang pelatihan ku di Thailand…

Tahu gitu kan aku bobok cantik aja di kamar, batin kasih.

 

Kak Jun Point Of View

Si Teo hari ini parah banget mulutnya. Gak bisa kontrol depan Kasih. Bisa ill feel si Kasih ke dia. Hmmm.

DRRTTT DRTTT DRTTT (Handphone Joe, Kris dan Teo berbunyi)

Eh, pesan whatsapp group yang mana tuh? Gonggong Luxus…? Pasti dari Sam… Sam kan ga ada disini. Nama grup kok Gonggong (Makanan khas tempat itu). Mentang-mentang khasiatnya bisa meningkatkan pertumbuhan hormon dan libido… ditambah mereka berempat doyan makannya… Jadi lah Gonggong Luxus nama grup whatsapp. Hihii.

Suami ku... suami ku… Kamu ini kok paling lucu sih. Selalu bisa ngemong orang-orang di grup mu ini. Buka ah…

“Bang Joe, aku liat handphone mu ya…” Suamiku ini mengangguk aja kalau udah minum 3 botol beer. Hihii. Cek dulu ah…

...Gonggong Luxus  (Joe, Teo, pak Kris, Sam…)...

...(X November XXXX)...

Sam

(baru sampai Jerman si bapak udah minta teh)

Sam

(Red wine favorit dia gue minum sampai habis.

Dia maunya es teh🥃)

Sam

(Gue liat postingan di IG dia

Caption: Ice cinnamon ginger tea pakai ❤) (lope lope)

Sam

(Habis 2 hari lalu mabok gila.

Hari ini buat gue gila bolak balik

pesan cinnamon ginner tea udah 20x.

Maunya sama rasa kaya yang dia minum di villa)

Sam

(Siapa pelakunya ini? Siapa yang buat es itu?🤔)

Sam

(Teoooo dimana loe? Balas whatsapp gue)

Sam

(Jangan party sendiri di rooftop pak Kris🙄!)

Author Point Of View

Setelah melihat pesan whatsapp group dari Gonggong Luxus, Jun langsung memandang Kasih. Kasih yang tengah sibuk bercerita tentang pengalamannya di Thailand hanya fokus melihat Kris.

Butler baru ituhh… (👀) Harus aku laporin ke madam Lily, batin Jun.

 

*****

Wizz berat… Mau main lapor aja kak Jun

Kira kira lapor apa ya?

Bersambung

*****

1
Khairul Azam
lingkungan kerja aneh gak sehat, klo aku dipangil jalang udah aku tampar dia 🤭
mbak mimin
😂😂😂😂cuci mata y kasih
mbak mimin
😂😂😂😂😂dimaklumi kasih pak duda sdh 5 thn libur, sekali dpt nyosor trs
mbak mimin
😂😂😂😂dpt vitamin lg
mbak mimin
Sam 😂😂😂😂dikit-dikit bikin status pak bos
mbak mimin
😂😂😂😂akal-akalan galang jd banjir
mbak mimin
😂😂😂😂😂galang, menang banyak
mbak mimin
bc lg
Diah Andini
Seru banget🤣🤣🤣main lapor melapor
Diah Andini
Bagus keren suka kk author Terimakasih untuk novelnya
Diah Andini
Kasih selamat dapat roti sobeknya
Diah Andini
Seru lanjut
Diah Andini
Banyak yang sirik ya sama Kasih
Heryta Herman
prreeettt...
Heryta Herman
good job sekar. dan mbak lia..bls kan sakit hati sahabatmu...
Heryta Herman
pelajaran buat galang...jngn seenaknya memperlakukan orang lain krna merasa dirimu hebat dan punya segalanya...apalagi dgn wanita...harta dan kedudukan mu tdk ada artinya klo kau sdh berani merendahkan orang lain...karma di bayar tunai bro..
Heryta Herman
pokoknya jangan mudah balikan sama hitler..titik ga pakai koma koma.../Chuckle/
Heryta Herman
jangan beri kemudahan pada galang..biar dia tau rasanya menjadi orang bawahan...
kasih...jngn beei mukq pada galang...jngn jasi wanita yg nampak murahan...junjung tinggi harga dirimu...hanya itu yg kau punya kasih.../Pray/
Heryta Herman
setiap novel..sllu wanita yg tersakiti..baik fisik maupun hati...dan ujung"nya memaafkan atas dasar cinta....basiiiii...
kayak ga ada lelaki lain yg lbh baik...padahal bnyk lelaki baik di luar sana...
Heryta Herman
rasain lu galang..slmt berjuang...biar kamu tau rasanya di tinggalkan...selama ini kasih di dkt mu,kau tdk menghargainya sebagai wanita,kau melecehkan menghina mempermalukan kasih sedemikian rupa,sampai kasih tak bisa menatap muka ke dpn krna sikap mu yg egois arrogant..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!