Raisa bailey merupakan seorang anak yang tidak di inginkan oleh keluarganya sendiri sehingga dia mendapatkan siksaan yang mengerikan.
Suatu hari ibunya membius Raisa dan menghantarnya kesebuah rumah pria tua untuk menjalin kerjasama diperusahaan.
Setelah sadar Raisa sangat kaget melihat seorang pria melihatnya dengan tatapan penuh nafsu dan ingin merobek bajunya.
Mampukah Raisa menyelamatkan dirinya dari seorang pria tua yang menginginkan tubuhnya? dan juga apakah raisa akan jatuh cinta pada pria yang sudah menolongnya selama ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hruga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Little Wife
Martin menghentikan niatnya untuk melihat ponselnya dan menatap kedua kakak laki-laki Raisah dihadapanya,dia tidak tahu apa yang mereka berdua inginkan darinya.
“Namamu Martin bukan?” tanya Alex seraya duduk dihadapan Martin diikuti Rery.
“Iya ada apa?”
“Thanks sudah menjaga dia selama ini,ambil ini sebagai uang selama dia tinggal denganmu” ucap Alex seraya memberi sejumlah uang pada Martin.
“Dan tinggalkanlah dia!” ucap Rery dengan dingin.
“Kenapa aku harus meninggalkan dia?” Martin menatap kedua pria itu dengan tajam.
“Kerana kau tidak layak untuknya”
“Hahahahaha”
“Lucu sekali,aku layak atau tidak siapa kau ingin membuat keputusan untuknya!” Martin bangun dari sofa untuk menuju kedapur.
Alex menarik pundak Martin dan berbisik ditelinganya, “Kau selamanya tidak akan pernah membuatnya bahagia jadi tinggalkan saja dia,kau tidak layak untuknya!” ucap Alex dengan sinis.
Martin tidak menjawab dan melepaskan tangan Alex yang berada dipundaknya,dia malas melayani apa yang dikatakan kedua pria itu.dia layak atau tidak dia sendiri yang akan memutuskannya.
“Raisa” panggil Martin saat sudah tiba didapur tapi tiada orang disana.
Martin berjalan menuju halaman belakang dan memanggil nama Raisa berulang kali,saat mendengar seseorang memanggilnya Raisa bangun dari sofa dan berlari masuk kedalam rumahnya.
“Martin ada apa kau memanggilku?” tanya Raisa dengan kesal kerana Martin menganggu waktu rehatnya.
“Sayang ayo pulang sudah hampir malam,kenapa kau diluar seorang diri bagaimana kalau kau masuk angin?” tanya Martin dengan khawatir apalagi Raisa hanya memakai baju kaos dan celana pendek.
“Aku ini tidur disini malam ini,kau pulang saja!” usir Raisa dengan kesal.
“Tidak ayo pulang denganku!”ucap Martin seraya menarik tangan Raisa.
“Martin aku sudah bilang aku tidak mau pulang,aku mau tidur dirumah kakakku!” Raisa mulai kesal kerana Martin memaksanya.
“Kalau kau tidak pulang aku akan membawamu dengan paksa keluar dari rumah ini,jadi kau mau ikut denganku atau tidak!”bentak Martin padanya.
Raisa kaget kerana Martin berbicara seperti itu padanya,saat Martin ingin menarik Raisa pergi kedua kakaknya menahan Martin dengan beberapa pengawal di belakangnya.
“Minggir!” Martin menatap kedua pria itu dengan tajam.
“Boleh aku minggir tapi kau harus melepaskan tangan adikku!” ucap Alex saat melihat Martin mengengam tangan Raisa dengan erat.
“Kau menyakiti tangannya” ucap Rery saat melihat wajah Raisa yang menahan kesakitan.
“Kalau kau tidak ingin aku menyakitinya maka minta semua pengawalmu untuk minggir!”
“Kak Alex tidak apa,aku akan ikut dia pulang” Raisa tidak ingin melihat kakaknya memukul Martin.
“Raisa kalau kau tidak mau bilang saja,aku bisa memukulnya kerana menyakitimu”
“Ayo pulang jangan membuat keributan dirumah kakakku!” ucap Raisa dengan dingin pada Martin.
Kerana Raisa ingin pergi dengan sendirinya tampa paksaan Alex meminta pengawalnya untuk mundur,dia khawatir Martin akan menyakitinya kalau menghadang jalan mereka.
Saat mereka sudah tiba didalam mobil Raisa memandang jalan yang dilaluinya tampa mempedulikan Martin disebelahnya.
“Hey apa kau masih marah?” Martin menyentuh tangan Raisa.
“Jangan menyentuhku!”
“Maaf aku hanya tidak ingin kau tinggal dirumah kakakmu kerana mereka tidak memiliki hubungan darah denganmu” jelas Martin dia berharap Raisa tidak marah padanya.
“Bagaimana kau tahu?!” Raisa memalingkan wajahnya dan menatap Martin dengan tajam.
“Maaf aku mencari tahu tentang dirimu tampa sepengetahuanmu”
“Ck sudalah jangan dipikirkan” Raisa kembali memandang jalan yang dilaluinya.
Martin tersenyum dan menarik Raisa masuk kedalam pelukannya,dia ingin mendorong tubuh Martin tapi ntah kenapa dia tidak bisa melakukannya.
Raisa diam didalam pelukan Martin,dia merasa kehangatan tubuh pria itu dan mulai memejamkan matanya,Martin melihat Raisa tidur didalam pelukannya dan mencium wajahnya dengan lembut seraya berkata “Good night my little wife” selepas berkata demikian Martin melihat jalannya dan memejamkan matanya.
klo bisa di benahi lg y,biar yyg bc berikutnya nyaman.🙏🙏
maaf ,sekdr mengiingatkan
serasa gak puas dgn pembalasan dr keluarga raisa karena gak sampai dibuat mati martin dan izumi itu
berasa mau mnta bantuan Monica sruh dteng trus bantai tuuhh manusia2 bejat alias izumi sama martin...
#emosi tingkat iblis ini kynya...🤯🤯🤬🤬🤬🤬🤬
KSih pertolongan donk