NovelToon NovelToon
Pembalasan si Gadis Cantik

Pembalasan si Gadis Cantik

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:4.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: us ahtcOctOha Su

Aku adalah orang yang pernah diusir dari rumahku sendiri, tapi sekarang aku kembali untuk membalas mereka yang pernah menyakitiku.
Tunggu dan lihat, pasti kalian akan merasakan kesakitan.!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon us ahtcOctOha Su, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dia?

"Uhh.. Kepala ku sakit,, dimana aku?" Putri membuka matanya perlahan dengan pandangan buram, dia mencoba duduk bersandar ditempat tidur yang  besar itu, perlahan matanya melihat sekeliling kamar yang luas dan megah itu, seseorang sedang duduk dikursi goyang dekat sofa sambil membaca majalah yang bersampulkan fotonya.

Melihat putri yang bersandar perlahan, pria itu dengan cepat menghampirinya dan membantunya untuk duduk.

"Shine??  Kamu. !!" Ucap putri terbata-bata sambil memegang kepalanya yang masih berdenyut sakit.

"Iya aku., kenapa?  Apa kamu lupa, kita baru saja bertemu beberapa hari yang lalu. Apa kepala kamu masih sakit? " Tanya shine sambil memijat kening putri perlahan, namun putri menepis tanganya.

Semalam aku sempat melihat wajah shine yang sangat kejam, dia membunuh orang tanpa berpikir lagi, dia seperti bukan shine yang aku kenal. Gumam putri dalam hati dengan menundukan kepalanya.

"Shine, kamu tidak perlu berbuat seperti ini padaku, kamu tidak harus baik padaku, aku sudah tidak apa apa, sekarang aku mau pulang, terimakasih karna semalam kamu sudah menolongku." Ujar putri pada shine yang duduk disamping nya tanpa menatap wajahnya.

"Put, apa kamu benar-benar tidak bisa memaafkan aku lagi, apa aku selalu jahat dimatamu, oke dulu aku memang sudah buta karna pengaruh fitnah dari bianca, dan sekarang aku akan menebus itu semua.

aku akan menjaga kamu sebisaku, aku akan melindungi kamu, karna aku masih mencintaimu." Shine menggenggam tangan putri.

"Shine, terimakasih kau masih cinta sama aku, tapi sekarang aku telah menutup hatiku untuk siapapun, karna aku sudah dihianati untuk kedua kali, dan aku tidak mau jika sampai ketiga kalinya lagi, aku akan mencoba untuk memaafkan kamu, tapi itu hanya demi paman alex yang memintaku untuk lebih bermurah maaf,

Satu lagi, cara kamu melindungiku, aku tidak menyukainya, kau tau?  Aku tidak suka kekerasan apalagi pembunuhan, kau membuatku takut. Aku tidak mau berada didekatmu."

"Baiklah aku tidak akan menggunakan kekerasan, aku akan melindungi kamu dengan caraku. aku akan melakukan berbagai cara agar kamu bisa memaafkan aku dan kembali lagi seperti dulu. aku janji aku gak akan mengulangi kesalahan yang sama." Shine berkata dengan lembut pada putri dan menggenggam tangan nya, namun putri masih tertunduk tidak berkata sedikitpun.

"Heii.. Apa yang kamu pikirkan?  Kenapa diam saja?" Shine menyentuh ujung dagu putri dan mengangkat wajahnya.

"Aku tidak apa-apa, aku mau balik kehotel, aku takut paman alex dan kak charlie mencemaskanku, oh iya deniel dimana?"

"Kamu tenang saja, aku sudah memberitahu paman alex kalau kamu ada disini, kalau deniel, dia sudah pulang tadi malam setelah berobat diklinik. Sekarang kamu bangun ya, kita sarapan dulu. Darah kamu turun drastis saat kamu melihat darah orang itu semalam, jadi sekarang kamu harus makan makanan yang sehat dan bergizi untuk menambah darah kamu."

Shine mencoba membujuk putri untuk makan bersama denganya, putri hanya menganggukan kepalanya, karna apa yang dikatakan shine itu benar. Lalu shine menggendongnya keluar kamar dan menuruni anak tangga menuju ruang makan dapurnya.

"Shine, kamu tidak perlu menggendongku, aku bisa berjalan, kamu cukup menopangku saja." Ucap putri dengan nada lemas dan menatap kewajah shine.

Andai dulu kamu sebaik ini padaku, mungkin sekarang kita sudah bahagia shine, tapi impian selalu tidak sesuai kenyataan. Walaupun kau masih mencintaiku, tapi saat ini hatiku sudah tidak bisa merasakan cinta akibat dari kekecewaan yang kurasakan dari perbuatan kamu dan juga steven.

Ucap putri dalam hati, diwajahnya tersirat kesedihan dan kekecewaan.

"Heii kamu kenapa menatapku dengan wajah sedih kayak gitu." Tanya shine pada putri yang sedang menatapnya dengan lamunan.

Setelah sampai dimeja makan, shine menurunkan putri perlahan, duduk dengan tenang, tapi tidak bisa makan dengan nyaman karna shine selalu menatapnya, apa yang harus dilakukan dengan pria ini, dia berbuat sedemikian baik hanya untuk minta maaf, tapi hati putri masih tertutup.

_

Siang harinya, shine mengantar putri kehotel tempat dia bermalam sebelum dia berangkat kekantor, saat ini shine sudah mengembangkan cabang perusahaan orang tuanya dijepang saat dia mulai masuk kuliah beberapa tahun lalu, sebelum shine berangkat kejepang, dia masih pacaran dengan bianca, tapi dia sadar ternyata bianca tidak sebaik yang dia kenal, terlebih lagi sikapnya pada putri, dan ahirnya dia memutuskan hubunganya, karna rasa penyesalan dan bersalahnya terhadap putri, dia bertekad untuk bisa mendapatkan maaf dari putri selama beberapa tahun ini.

Namun shine tidak ada keberanian untuk bertemu putri, dia hanya diam diam menyimak keseharian putri melalui media sosialnya. Demi bisa melindungi putri dimasa mendatang, shine mengambil langkah gelap yang tidak diketahui siapapun termasuk orang tuanya, yaitu masuk kedunia mafia terbesar dijepang dua tahun lalu, saat ini jabatan yang dia raih sudah mulai tinggi didalam anggota mafia, bunuh membunuh, sudah biasa dia lakukan.

Tapi sepertinya putri tidak menyukai sikap shine yang baru ini, karna ini terlalu kejam baginya, tapi shine harus menyembunyikan identitas mafia nya, itu juga demi melindungi putri dari bahaya, dia mempunyai nama jepang dalam dunia mafia nya, yaitu 'Ren Tamotsu' yang berarti pelindung cinta atau penjaga teratai dalam bahasa jepang unisex. Nama itu shine sendiri yang menciptakanya.

Setelah tiba dikamar hotel, disana sudah ada paman alex, charlie dan juga deniel yang menunggunya dengan cemas.

"Put kamu gak apa-apa kan?  Kamu diapa-apin gak sama orang ini? " Tanya charlie melihat sekeliling tubuh putri dari atas sampai bawah.

"Kak, aku gak apa-apa, hanya saja aku pingsan saat melihat darah." Jawab putri untuk menenangkan kakaknya itu.

"Bagus deh." Sahut charlie sambil melepaskan tanganya dari pundak putri.

"Hei kamu! ngapain lagi disini, silahkan pergi sana! kamu sudah menahan putri semalaman dirumah kamu, apa masih kurang? beruntung kamu yang menyelamatkan putri, kalau nggak, sudah aku hajar kamu karna telah membawanya kerumahmu. Pergi sana.! sudah ada kami yang menjaganya disini."

Charlie mengusir shine dengan kasar sambil mengangkat telunjuk nya kewajah shine. Shine hanya bisa diam, mencoba menahan amarahnya demi menghormati mereka yang selama ini sudah menjaga putri.

"Baiklah, kalau gitu aku permisi dulu, Paman alex aku pergi dulu, senang bisa berjumpa lagi dengan paman disini. " Shine menundukan kepalanya pada paman alex, kemudian dia membalikan badannya untuk segera pergi.

"Shine. ! Panggil putri perlahan." Shine langsung menghentikan langkahnya saat mendengar putri memanggilnya.

"Terimakasih karna sudah menolongku." Ucap putri dengan ragu tanpa menghadap pada shine. Shine hanya menolehkan kepalanya kebelakang.

"Sama sama." Jawab shine dengan tersenyum lebar, kemudian dia berlalu meninggalkan semuanya untuk berangkat menuju perusahaanya.

Dalam hati dia berkata. Sedikit demi sedikit, kamu pasti akan mendekat padaku putriku, karna aku akan selalu ada untuk mu, walau kau tidak membutuhkanku.

_

Beberapa hari kemudian, putri ditemani deniel keperusahaan majalah YUKO untuk melakukan pemotretan gratis yang dia janjikan pada Ceo nya beberapa hari yang lalu.

Saat baru memasuki kantor, dia melihat seseorang dari belakang, yang sepertinya familiyar sekali baginya.

"Itu. .Seperti dia." Ucap putri dalam hati, namun dia tidak yakin bahwa orang itu adalah orang yang ia bayangkan. Dia dan deniel pergi keruang makeup terlebih dahulu untuk persiapan pemotretan.

Beberapa menit kemudian, saat nya melakukan pengambilan gambar yang diarahkan langsung oleh deniel sebagai manager disana sekaligus fotografer senior.

"Oke siap.!!"

Cekrekk.. Cekerek..

Suara demi suara kamera terdengar selama pemotretan berlangsung.

"Oke selesai.. Kerja bagus semuanya, waktu nya istirahat makan siang, silahkan kalian bubar."

"Put, kamu keren banget saat lagi melakukan foto shoot, tidak ada satupun gambar yang terbuang, semuanya sangat bagus, kamu memang luar biasa, baru kali ini aku melakukan pemotretan hanya satu kali jepretan dalam satu pose nya. Keren. ! Tidak heran kamu banyak sekali fans." Ucap deniel memuji putri sambil memperlihatkan hasil jeperetan yang dia ambil pada putri.

"Ahh. Kamu terlalu memuji den, mungkin ini karna aku sudah terbiasa melakukanya, jadi itu sudah tidak sulit bagiku. Oh iya, aku mau ke toilet sebentar, aku udah kebelet." Ucap putri yang sambil berjalan keluar menuju toilet.

"Apa perlu aku tunjukan jalan nya? " Ujar deniel mencoba untuk mengarahkan jalan pada putri.

"Tidak perlu, kamu katakan saja kemana aku harus menuju nya." Sahut putri dengan melambaikan tangan.

"Keluar dari sini nanti kamu belok kiri, diujung lorong ada toilet wanita disebelah kanan." Jelas deniel menunjukan jalan kearah putri dengan melambaikan tanganya.

"Oke terimakasih." Sahut putri sambil berjalan.

Beberapa saat dalam toilet. "Fiuh.. Lega.!! " Ucap putri didepan cermin toilet.

"Kekantin dulu deh, chat deniel dulu ketemuan nya dikantin aja." Sambil berjalan, putri hanya fokus pada ponsel nya tidak terlalu memperhatikan jalan.

Gubraaak...!! Hp putri terjatuh dari genggamanya karna dia menabrak seseorang,

"Ehh maaf.. Maaf, ,aku tadi tidak melihat jalan. " Ucapnya pada orang itu sambil mengambil hp nya yang terjatuh.

"Ah. Tidak apa-apa, aku juga tidak sengaja, jawab wanita itu dan membantu mengambilkan hp putri yang jatuh berantakan. Eh.. Kakak kan orang yang menolong ku beberapa hari yang lalu, kebetulan banget kita ketemu disini, aku belum sempat berterimakasih." Ucap gadis itu menatap putri dan memberikan case hp nya yang terlepas.

"Ohh. Jadi Kamu yang waktu itu aku tolongin ya? Tidak perlu berterimakasih, karna bukan aku yang menolong kamu sepenuhnya." Jawab putri dengan senyum manisnya.

"Eh iya,, kenalin dulu kak, nama aku Mizuki, kakak kan model yang sangat terkenal itu kan, sekali lagi terimakasih ya kak karna sudah nolongin aku kemaren, dan juga ucapkan terimakasih ku sama dua kakak yang ganteng itu

Apalagi kakak yang membunuh preman jahat itu, dia baik sekali, dia memberikan jas nya padaku untuk menutupi tubuhku karna bajuku yang sudah koyak, aku pengen tau namanya siapa, tapi dia tidak memberitahuku, apakah kakak mengenal dia? " Ucap mizuki pada putri dengan tatapan penasaran.

"Iya, aku mengenalnya, namanya shine." Jawab putri tersenyum.

"Wah, shine!  Nama yang indah, ohh iya, apa kakak ada nomor telpon nya?  Aku ingin sekali mendengar suaranya."

"Maaf zuki, kakak tidak punya nomor telponya, karna kakak juga baru bertemu disini, emm.. Apakah kamu menyukainya? " Tanya putri dengan menggoda zuki.

"Umm.. Iya.. Hehe,, aku menyukainya saat dia menolongku kemarin, dia terlihat sangat tampan, hatiku berdebar saat memikirkanya." Jawab zuki dengan senyuman lebar dengan mata terpejam membayangkan shine dan kedua tanganya memeluk menyilang dada.

"Ohh gitu!  Lain kali aku ajak kamu bertemu dengan nya. Aku pergi dulu ya, apa kamu mau ikut? " Tanya putri dengan menatap wajah zuki yang dipenuhi warna cinta itu.

"Eh!!  Kakak mau kemana?  Apa boleh kalau aku ikut?"

"Boleh dong,, ayo kita kekantin, biar aku yang traktir." Ucap putri sambil menggandeng tangan zuki, mereka pun pergi kekantin bersama.

Saat tiba dikantin, ternyata deniel sudah menunggu dan dia sedang bersama dengan shine. Zuki sangat senang bisa melihat shine kembali, dia malu malu mendekati shine yang sedang duduk santai minum juice.

"Hai. Kak shine, masih ingat aku gak, aku boleh duduk sini? " Ujar zuki sambil menarik kursi yang berada didekat shine, sedangkan putri hanya diam saja melihat tingkah lucu zuki mendekati shine.

"Maaf gadis kecil, kursi ini sudah punya orang yang disamping kamu." Timpal shine melirik putri sambil menahan kursinya.

"Oh baiklah, aku duduk ditempat lain saja." Zuki langsung duduk didekat deniel dan berhadapan dengan putri.

"Boleh aku ikut bergabung? " Tiba-tiba seseorang datang untuk bergabung bersama mereka, sambil menarik kursi, orang tersebut duduk dikursi kosong disebelah putri.

"Kenapa suara ini terdengar familiyar?  Gumam putri dalam hati.

•••

BERSAMBUNG.

1
Yuliawati Sajo
kl dh kehilangan perawan putri jd bosan crtanya ah skip jalh
Yuliawati Sajo
si putri GK tegas ngambil sikap,,,kyk seolah PHP in cwo,, hrsnya kmu bilang ke Shane milih siapa hufff
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Arie Chrisdiana
jgn2 wanita selingkuhannya papanya steven sm dg selingkuhannya papanya putri 🤔🤔🤔🤔
wardiana(warr) 😎😎
bkn bosen dan gk jls judul@ 👌 tp pmrn nya botol hufff bljr dulu dh sm yg dh mahir bkn nvl biar gk buang2 waktu ,org ja klau tau ber belit2 gt kn kt baca yg laen ja😤😤
𝐀zzυяα: wahh mkasih udah mampir kak😍.
itu novel udah lama bnget aku buat, bisa di lihat tgl rilis nya. waktu itu emg baru belajar bkin novel. jd belum mahir.
terimakasih🙏
total 1 replies
🦢ʙɛᴧɴ•ᵇᵍᶠ
bagus banget, aku sangat suka sama yg buat nya😍
tmbah sayang deh🤗😘😘😘
Oktavia Utomo
kok Steven meninggal Thor , sebenarnya siapa di balik semuanya Thor ..
Oktavia Utomo
terlalu terburu" dan bahasanya kurang santai😁
Author yang kece dong
Lanjut..
Idah Cindra
yaaaahhh udaaah tamat... seruu bangeett...
Yenisusanty
cerita sama judul nya gak sesuai.jadi baca nya gk seru
Afdal Robert
Thor lagi di kejar
novili alfa
sejak part2 sebelumnya kog kata "cela" ini agak ganggu ya? bukannya yg bener "sela"? kl cela itu artinya hina gasi? 🙄
Lili Adelia
jdulx pembalasan ,yg di tindas udah hampir selesai,gk kuat malah di lecehkan
Lili Adelia
benar tuh gk sesuai ama judul ceritax,ada tuh aku bca novel di sebelah judul balasan sesuai ama cerita ...ini novelx,bikin kecewa bangt
Lili Adelia
ternyata shine saudara sma seehan,percuma jd anggota mafia,putri udah di lecehkan,apa lg ,udah gk seru ceritanya,laki yg berada di dekat putri semua gk bsa dia andalkan,cemen yah
Lili Adelia
bru nih baca cerita sep ini males bcax bikin gk ngulang lg klw penulisx yg sekrg
Lili Adelia
percuma yah katax shine gang mafia tp gk bsa nyelamatin ,putrix udah di lecehkan,gk bagus bangt yah bacanya ....
Lili Adelia
putri tuh cepat bangt dekat sma org yg bru kenal,heran yah
Lili Adelia
masa sih gk ada yg nyelidiki atw bodyguard,kn steve org kaya,dan putri seorang CEO,kok gk punya asisten pintar,jdx males
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!