NovelToon NovelToon
MENIKAH Karena DENDAM

MENIKAH Karena DENDAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Misteri / CEO / Hamil di luar nikah / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:133.2k
Nilai: 5
Nama Author: devii💞

happy reading ☺️

Cerita ini menceritakan tentang seorang gadis yang bernama Nadira Winta gadis yang baru saja lulus dari SMAnya. Nadira dan teman-temannya pun merayakan hari kelulusan nya dengan berlibur. Tak di sangka waktu perjalanan pulang mereka kendaraan yang mereka tumpangi rusak, akhirnya Mereka memutuskan kan untuk mencari bantuan tapi nihil tidak ada seorang pun yang lewat di jalan sepi itu. Kevin yang merupakan kakak Nadira Winata mengingat bahwa di dekat situ ada rumah tuannya tanpa ragu-ragu Kevin pun memberikan Kunci rumah itu Dengan syarat jangan memasuki kamar tuan saya jelas Kevin pada Bu ladi guru Nadira.

Tapi Nadira yang terlena akan keindahan ruangan itu Mulai melangkah kan kakinya masuk ke kamar itu akibat kecerobohan nya Nadira malah terjebak dengan pria pemilik ruangan itu.

Akankah Nadira bisa terlepas dari jebakan pria itu?
Dan siapa sebenarnya pria itu.

Buat yang penasaran baca langsung ya cerita

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon devii💞, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesta kelulusan

Happy reading

" Hah dasar brengsek Apa kau sungguh memperkosa nya? "bentak Dio marah.

"itu bukan urusanmu" balas Alex dingin "aku tahu tapi dia masih kecil Alex bahkan gadis itu seumuran dengan Angle " ucapnya prustasi.

"Aku tidak peduli" balas pria itu penuh penekanan.

"Tolong jangan sangkut pautkan dia dengan Kevin. itu salah Kevin, biar lah dia yang bertanggung jawab. mengapa kau malah mengkambing hitam kan adiknya?"

Alex semakin marah saat mendengar pembelaan yang di berikan Dio kepada gadis itu.

"Aku hanya ingin bermain, seperti kau bermain dengan jalang mu apa ada masalah?". tanyanya merendahkan.

"Jika kau bisa kenapa aku tidak?" sambarnya lagi

Dio terdiam tidak tahu lagi berkomentar apa apa

"Apakah kau mau mengajari ku cara bermain?

hm?" ucapnya lagi. sambil tersenyum sinis.

"Cukup!" membentak. Dio kedua tangannya tampak mengepal

" Apa kau menyukai gadis gembel itu? " tersenyum mengejek tetapi wajahnya menunjukkan bahwa dia masih marah.

"Ayo jawab" tanya Alex lagi penuh emosi.

"Aku tidak bilang aku menyukainya, tetapi kau sungguh keterlaluan "balas Dio dingin

"Benarkah?" ucapnya tertawa

"Alex tolong jawab! apa betul kau memperkosanya?" masih belum percaya.

"Kalau iya kenapa ha?" tersenyum.

"Sudah kuduga kau memang bajingan" memaki

"Apa bedanya denganmu?" balas Alex sengit

"Jangan pernah kau bahas lagi wanita murahan itu aku muak mendengarnya" jelasnya dingin.

"Nanti malam jangan lupa datang."

"Kau jangan seenaknya saja mengalihkan pembicaraan kita itu masalah besar, mengapa kau sangat menganggapnya mudah?"

"Terserah aku tidak ingin membahasnya lagi pokoknya nanti malam kau harus datang Angle lulus di universitas terbaik jadi kami berniat merayakan" ucap Alex panjang lebar benar benar melupakan percakapan mereka

Membuat Dio hanya bisa menghela nafas panjang

"Kak.." teriaknya pasrah

Nadira berlinang air mata lagi-lagi ia hanya bisa menangis saat pria itu datang lagi mengganggunya yang membuatnya semakin hidup dalam ke terpuruk kan

Suara ketukan pintu membuatnya berhenti menangis ia mengusap air matanya lalu bergegas membuka pintu.

Nadira terdiam sesaat melihat siapa yang datang ia tidak tahu mau berkata apa Nadira langsung memeluk Angel sambil menangis terharu.

Angel yang melihat Nadira menangis menjadi ikutan bersedih

"ada apa kenapa pada nangis? " ejek Kevin yang datang bersamaan dengan Angle

"Kakak"

rengek mereka berdua Kevin tersenyum melihat kedekatan keduanya.

Angel bercerita maksud kedatangan nya, ia ingin merayakan kelulusannya.Nadira yang mendengar itu sangat bahagia

"Kamu lulus dimana" tanya Angel tak kala senangnya

"A-aku belum ada niat kuliah tahun ini" balas Nadira tersenyum tipis

"Kenapa?" memotong pembicaraan mereka.

"Belum niat saja"

"Kakak lihat akhir-akhir ini kamu selalu murung tadi juga kamu habis nangis kan?" tanya Kevin khawatir.

Nadira ingin bercerita berharap itu bisa meringankan rasa sakit dihatinya walau hanya sedikit saja, Namun Nadira tak bisa lidahnya terasa kelu.

"Nadira tidak papa kok mungkin kurang sehat aja"tersenyum menyakinkan

"Ini aku ada gaun. kamu pakai ya nanti malam, biar kecantikan mu terpancar" ucap Angel tertawa.

"Kak Kevin ikut ya?" tanya Angel yang melihat Kevin

" Sepertinya kakak tidak bisa, banyak kerjaan" ucapannya. "Baiklah" balas Angel sedikit prustasi.

"Tidak apa-apa aku kan ada" kata Nadira menyemangati

"ya sudah Aku pamit ya" ucapnya sambil tersenyum.

Nadira langsung membuka gaun pemberian angel ia membelalakkan mata saat melihat gaun itu. hati nya sangat senang sampai-sampai ia tidak sabar menunggu malam untuk memakainya.

Matahari sudah menghilang Bulan tak malu- malu menampakkan dirinya.

itu menunjukkan malam sudah tiba.Nadira mulai mengolesi wajahnya dengan sedikit riasan. agar tidak terlalu polos batinnya.

Selang beberapa menit ia sudah sampai di depan pesta.

Nadira takjub melihat dekorasi pesta sahabat nya itu.seperti Konglomerat yang sedang melakukan resepsi pernikahan anak tunggalnya batin Nadira benar benar tabjub

Apa aku salah jalan batinnya saat melihat sekeliling nya. sambil berjalan memasuki pesta.

Bukan hanya Nadira yang takjub. orang disekitarnya pun takjub melihat kecantikannya. termasuk Dio tapi tidak tahu dengan Alex.

"Apa dia benar-benar mau mati" batin Alex jengkel.

Nadira sedikit risih melihat mereka. saat mereka memandanginya seperti itu.

"Menyebalkan, bagaimana bisa dia memakai gaun semewah itu? padahal dia cuman tamu undangan" ucap Rossa geram.

Nadira tidak tahu ada sorot mata yang mematikan mulai dari tadi mengawasi nya.

"Nadira..! " teriak angel agar Nadira datang kearah mereka.

Nadira menoleh kearah sahabat nya itu. jantungnya hampir copot, saat melihat tatapan mematikan itu terus memandangi nya. di tambah lagi tatapan wanita di samping nya melihatnya seperti tidak suka.

Nadira salah tingkah, hatinya campur aduk antara takut dan marah. Nadira memberhentikan langkahnya rasanya ia ingin menghilang saja dari pada harus bertemu lagi dengan nya, ingin berbalik arah.

Tapi tidak disangka Angel langsung saja menarik tangannya untuk ikut bergabung.

Nadira pasrah saat sahabat nya terus membawanya untuk mendekat.

"Kenalin kak, ini Nadira yang sering Angel ceritain" bersemangat

Nadira yang mendengar itu hanya diam saja sambil menundukkan kepala.

"Oh, ini yang namanya Nadira" ucapan Alex tersenyum tipis."tapi kok beda ya? sama yang kamu ceritain"

Deg!

Rasanya aku ingin hilang saja saat ini tolong bantu aku batinnya.

"Beda gimana kak? tanya Angel penasaran

Cantik gumam Alex dalam hati

" sudahlah kakak juga tidak ingat." menyudahi perkataannya.

"Hei apa kamu tidak ada sopan santun, salam kek atau perkenalan diri kek "kata Rossa kesal.

Nadira terdiam tapi matanya mulai berkaca-kaca.saat mendapat bentakan itu tapi ia hanya diam saja belum ada respon.

"Apa kamu tuli? suara itu terdengar lagi tapi sangat menyakiti hatinya.

"Kakak"teriak Angel kesal saat melihat perlakuan mereka.

Nadira baru sadar bahwa pria itu adalah kakak nya Angel. ia memaki dirinya sendiri karena tidak mengetahui itu semua.

"Sudah lah mari kita lanjut acaranya, entah suara dari mana yang membuat mereka beralih ke suara itu.

Dengan mata berair Nadira melangkah secepat mungkin untuk meninggalkan pesta.

ia terus memaki kebodohannya. tapi air matanya terus membasahi pipinya.

Nadira sangat terkejut saat tangannya di cengkram dengan kuat, sampai ingin membuatnya terjatuh.

"Siapa kamu" teriaknya histeris saat pria itu terus menariknya paksa.

Nadira membelalakkan mata saat mengetahui siapa pria di hadapannya.

" Lepas! Aku tidak ingin melihat wajahmu tapi kenapa kau saja yang terlihat sepertinya dunia ini begitu kecil ya sampai aku selalu bertemu dengan bajingan seperti mu"

teriak Nadira hampir kehilangan suara

"Kau pikir aku mau ketemu wanita murahan sepertimu?" timpal Alex dingin saat Nadira mengatainya bajingan

"Tutup mulutmu! bukankah anda sendiri yang datang menemui saya tuan? lihat bahkan anda tak ingin melepas tangan saya" geramnya

Emosi alex memuncak dengan kuat ia langsung menghempaskan tangan Nadira membuatnya memekik kesakitan

"Kenapa? apa kau ingin memukul ku? silahkan" ucap Nadira saat melihat tangan Alex terkepal

Mata Alex memerah menatap Nadira tajam

"Ingat selama kau belum pastikan dirimu tidak hamil kau belum bebas dari genggaman ku" ancamnya

"Siapa dia sayang?" tanya Rossa membuat mereka berdua menoleh

"entahlah sepertinya ia sangat menyukai ku sejak tadi ia selalu berusaha menggodaku" jelas Alex tersenyum sinis

"Dasar murahan! padahal diluar banyak pria hidung belang" bentak Rossa sambil menatap Nadira tajam

lalu merangkul tangan Alex mengajak kekasihnya pergi.

Alex mengedipkan matanya saat menoleh melihat gadis di belakangnya menangis tersedu membuatnya semakin senang.

"Makanya jadi perempuan jangan terlalu gatal" tegas Alex merangkul pinggang Rossa posesif.

1
Siti Sitiaza
lanjuttt
raisaaaaaaaaa
Lanjut
Juni Vera Waty: gmna sich ini ceritanya???
sdah tamatkah????
total 3 replies
cha_cha96
kasian bnget Nadira akibat kelakuan kakaknya dia kena getahnya
Elisabeth Ratna Susanti
suka 😍
꧁☯𝒞𝒾𝓃𝒹𝓎☯꧂
up dong Thor , jangan digantung mulu
Mustika Wati
crazy up thor , please ceritanya seru
Mustika Wati
ternyata salah paham yg rumit tp yg jadi korban nadira
Elisabeth Ratna Susanti
top 👍
Elisabeth Ratna Susanti
suka 😍
Elisabeth Ratna Susanti
semangat up 😍
Manggu Manggu
bagus semangat athor 👍👍
Aufa Ramadhan
semangat thor lanjut thor
Elisabeth Ratna Susanti
mantap 😍
Aril Seftian
lanjut thor
Elisabeth Ratna Susanti
lanjut 😍
Poni Puspasari
Lanjutttt Thorrrrrr..
Elisabeth Ratna Susanti
makin seru 😍
yhovi AanuLl
saya suka ceritanya
di tunggu up selanjutnya
Aufa Ramadhan
thor kalau up jangan lama
Elisabeth Ratna Susanti
lanjut 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!