NovelToon NovelToon
First Love

First Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:316.6k
Nilai: 5
Nama Author: Vie

Menceritakan dua kisah, antara Gibran anak broken home yang bertemu dengan Caramel. Dari pertemuan yang tak terduga, membuat Gibran merubah sikapnya secara perlahan demi mempertahankan hubungannya. Disisi lain dirinya juga harus mengalami penderitaan selama berada di rumahnya.

Selamat membaca:)

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

12. Pertolongan

...Selamat Membaca📖...

Gibran sampai di depan gudang, namun kelihatan sangat sepi. Dia melangkah hingga depan pintu, mendengar suara isakan tangis seseorang dari dalam.

Gibran mencoba membuka pintunya, namun terkunci.

"Ra, lo di dalem?!"

Caramel yang mendengar seseorang memanggilnya dari luar, langsung menghapus air matanya dan berdiri di belakang pintu.

"Iya gue si sini, tolongin gue. Gue takut."

"LO MUNDUR JANGAN DIBELAKANG PINTU!" Caramel menuruti perintah Gibran.

Gibran mengambil ancang-ancang, kemudian mendobrak pintu gudang.

Satu.

Dua.

Tiga.

Brak!

Dalam hitungan ketiga, Gibran berhasil membuka pintu gudang. Caramel yang berdiri beberapa meter dari belakang pintu, langsung berlari dan memeluk Gibran.

Caramel menangis di pundak Gibran, Gibran membulatkan matanya saat gadis yang ditolong itu tiba-tiba memeluknya. Gibran ingin melepaskan pelukan gadis itu, namun sepertinya Caramel sekarang sedang memerlukan ini, Gibran membalas pelukannya, agar hati Caramel menjadi tenang.

"Lo-lo tenang ya," ucap Gibran, entah mengapa dirinya menjadi gugup seperti ini. Jantungnya berdetak begitu kencang, Ia harap Caramel tak mendengarnya.

Caramel mengangguk, dirinya juga bisa mendengar detak jantung Gibran yang begitu keras. Karna telinganya berada di dada Gibran.

"MEL," teriak Jihan, Caramel langsung melepaskan pelukannya terhadap Gibran.

"Lo nggak pa-pa?" tanya Jihan, menghampiri Caramel.

Caramel mengangguk, "Gue nggak pa-pa kok."

"Lebih baik, lo anterin Caramel ke-UKS aja. Kasian dia kayaknya shok." usul Revan

Jihan mengangguk. "Ayok,"

Jihan merangkul dan menuntun Caramel manuju UKS.

Revan berjalan menghampiri Gibran, yang masih berdiri di tempatnya.

"Lo suka ya sama, Caramel?"

Gibran menatap Revan tajam.

"Sante dong bos, lagian gue nggak pernah liat lo se-khawatir ini sama cewek. Sandrina aja yang-" Revan menggantungkan kalimatnya, saat mata elang Gibran menatapnya lebih tajam.

"Y-ya udah yuk, ke kelas."

...🎨🎨🎨...

Hari ini tidak ada guru yang bertugas di uks, terpaksa Jihan sendiri yang harus mengurus Caramel. Dia sudah meminta izin untuk tidak ikut pelajaran, melewati Naura dan Putri.

Jihan memberikan satu botol aqua, yang sudah Ia beli di kantin.

"Lo minum dulu ya,"

Jihan membantu Caramel minum, tangannya masih gemeteran mungkin masih takut atas kejadian tadi.

"Lo istirahat aja ya, gue udah minta Naura sama Putri untuk ngizinin kita, untuk nggak masuk jam pelajaran."

Caramel mengangguk, hatinya sekarang sudah tenang. Ia tak percaya, Gibran lah yang sudah menolongnya. Namun yang ada dipikirannya sekarang, kenapa jantung Gibran tadi berdetak sangat kencang, saat dirinya memeluk.

Ah, itu nggak penting. Yang penting tadi Caramel merasa nyaman di pelukannya, nyaman? oh Caramel makin pusing gara-gara cowok itu.

Caramel dan Jihan saling diam, Jihan memberikan waktu untuk Caramel menetralkan hatinya. Dia memilih untuk memainkan handphone dan men-scroll, Instagram, WhatsApp dan Twitter.

Bel pergantian jam berbunyi, Jihan meletakkan handphonenya di saku baju. Sedangkan Caramel masih terlelap dalam lamunannya.

"Mel,"

"Hah?"

"Siapa yang nulis surat itu?"

Caramel sekilas mengingat kejadian tadi, dia menghela nafas.

"It-itu San--" Caramel menggantungkan kalimatnya saat melihat kedua sahabatnya datang.

"Mel lo nggak pa-pa kan?"

"Siapa yang ngunciin lo di gudang?"

"Lo itu bikin khawatir kita aja!"

"Kan udah gue sama Jihan kasih tau, jangan pergi kesana. Lo si ngeyel banget!"

"Huts!" Jihan menutup mulut Putri dan Naura yang dari tadi mengintrograsi Caramel.

"Kalian bisa diem nggak si?!"

"Maaf, kita kan cuma khawatir sama Caramel. Iya nggak Na?"

"Heem," Naura mengangguk

"Gue udah nggak pa-pa kok," Caramel tersenyum.

Sebentar lagi pelajaran Bu Hera, guru Ipa. Dia juga terkenal sebagai guru Killer. Dan Caramel memutuskan untuk kembali ke kelasnya. Walaupun ketiga sahabatnya sudah melarang Caramel dan untuk tetap di Uks sampai jam istirahat kedua. Namun Caramel keras kepala, dia bersikeras untuk ke kelas. Dirinya sudah merasa mendingan dan dia juga sudah bosan di tempat ini selama satu jam lebih.

...🎨🎨🎨...

Saat mereka melewati depan lapangan upacara, mereka melihat Gibran sedang berdiri di sana. Entah ini perasaan Caramel saja atau benar, dari tadi Gibran selalu memperhatikannya dari jauh. Sebelum naik ketangga, Caramel menoleh pelan kearahnya, dan benar ternyata cowok yang dari tadi dipikirannya sedang memperhatikannya.

"Gibran, dia tadi dihukum sama Pak Dayu. Karna telat masuk. Tadinya si sama Revan juga...tapi Gibran membela Revan, akhirnya semuanya Gibran yang nanggung." jelas Jihan

Mereka sudah berada di dalam kelas, bu Hera belum masuk ke kelas ini. Seluruh siswa pun masih bicara satu sama lain.

"Gimana si tadi ceritanya, gue tanya dari tadi nggak dijawab-jawab." Putri berpura-pura marah, karna dari tadi pertanyaannya di abaikan.

"Nggak usah kaya gitu juga kali mukanya."

"Tambah jelek kalo kaya gitu," sambung Caramel.

"Hih, sebel gue sama kalian."

...🎨🎨🎨...

"Weh, bos udah dateng nih." Ucap Asep, menunjuk kearah Gibran menggunakan dagunya.

"Gue baru liat lo secemas ini lo sama cewek, sampai-sampe lo rela dihukum." sambung Bram

"Tadi kata Revan juga, saat Caramel meluk lo, lo diem aja. Biasanya belum sempat Sandrina meluk lo, lo udah ngehindar dulu."

"Yah, tadi gue kasian aja sama tu cewek. Kayaknya ketakutan banget tadi."

"Kok gue masih ganjal ya, gue juga pernah memergoki lo berduaan sama Caramel di koridor sekolah." Bram menatap wajah Gibran, seperti mencari sesuatuh.

"Hih, lo yang natep Gibran. Gue yang jijik, begok!" Revan menampok jidat Bram.

...🎨🎨🎨...

Bel pulang sekolah berbunyi, satu persatu murid meninggalkan kelas.

"Lo naik apa pulangnya, Mel?" tanya Naura

"Nggak tau, tapi kayaknya naik angkot deh. Kenapa?" Caramel kembali memasukkan bukunya kedalam tas.

"Bareng ya,"

"Iya,"

"Emang supir lo kemana?"

"Pulkam."

"Ouh,"

Mereka berempat terpisah di depan gerbang, Jihan sudah berada di mobil jemputan milik Putri, sebenarnya tadi Jihan sudah meminta Revan untuk mengantarnya pulang, tetapi Revan menolaknya. Membuat mood Jihan turun

Saat berada di angkot, Caramel dan Putri melihat segrombolan anak motor, namun bukan geng Antraxs, melainkan geng Vogas.

"Paling mereka mau berantem lagi sama geng Antraxs," ketus Naura

"Gibran emosian ya?"

"Banget, apalagi Revan sama Bram. Ah semuanya emosian, nggak pernah mikir dua kali kalo masalah berantem sama tawuran."

Naura berhenti di depan gang, karna angkot ini tidak melewati rumahnya. Naura harus berjalan sekitar 100 meter menuju rumahnya.

Sekarang tinggal Caramel dan dua orang penumpang lainnya, yang berada di dalam anggot.

Bersambung....

1
Dini Angraini
Wah2 jahat banget sih pacaran sama caramel kok tunangannya sama mona thor.Caramel semoga bila kamu tahu gibran segeralah pergi sejauh mungkin dan cepat move on ya jangan nangis.
Eneng Sutirah
matak tong buka hpnya kasep hahaaa
Eneng Sutirah
aduh gelis...yg baca serasa muda lagi..hatur nuhun neng vie novelmu keren" semua.
baru netass nih
lanjut dongg thorrr, lmaa bngd ga up
Ai laelasari
Hai kak aku mampir membawa like jangan lupa mampir di novel aku ya "MY TROUBLE MAKER SECRET HUSBAND"
Fingky Yufimila
udah gak lanjut lagi kah??
SyaSyi
mampir aku thor
salam my Kids My Hero
kisah Aluna
kanjengprewty_
Baperrr
kanjengprewty_
Cemburu ya babang gibran
kanjengprewty_
Kamu manisss banget si gibran jadi tambah syg
Dhina ♑
Ya Allah Vie, apa kabar, niat hati ingin dukung tuntas, tapi aku tersesat
NURHAYATI NUR
gagalin pertunangannya toorr aaahhh ga seru dh
Sumariyasih
q baca novel ini ko kasihan sama caramelnya ya, dibohongin, tpi, tetap semangat n sehat selalu.
Buana
Apa yg terjadi dgnmu, Thor...😩
Aq msh setia..
Tiara
kok g dilanjutin thor
Buana
kok blm up sich Thor...
aq msh setia lh nungguin....
Linda Yogya
kok blm up Thor..msh setia nungguin kelanjutannya
Rina SahaRa Budiarti
mampir lagi
Ernis Widayanti
like
Umi Zahwa
cerita tentang remaja gini emang sedikit pembacanya di platform ini krn kebanyakan pembaca tu emak2 yg sukanya cerita yg ada adegan iya2nya 😅😅😅
semangat terus berkarya ya thor.. ceritamu bagus.. aku suka 👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!