NovelToon NovelToon
Hati Seorang Wanita

Hati Seorang Wanita

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Aliansi Pernikahan / Tamat
Popularitas:835.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Triana mutia

Mengisahkan tentang seorang gadis bernama Rania Subagiyo, yang terpaksa menikah dengan seorang pria kaya demi biaya pengobatan ibunya

Sang pria yang bernama Galang Baskoro menikah untuk mendapatkan harta warisan, sedangkan sang pria sudah memiliki kekasih. Tetapi karena sebuah alasan dia tak bisa kembali pada saat itu

Hanya tiga bulan Rania terus meyakinkan dirinya bahwa dia harus bertahan dengan semua perlakuan kasar di rumah tersebut

Tanpa Galang sadari hatinya telah tercuri oleh Rania, sedangkan Rania benar-benar telah memberikan seluruh hatinya kepada Galang

Sang ibu yang menjadi penguat hati Rania meninggal dunia, dan kekasih Galang kembali dengan berbagai tipu muslihat, membuat Galang melakukan hal yang sangat menyakitkan bagi Rania

Sedangkan ada seorang pria lain di luar sana yang bersedia memberikan sebuah cinta yang tulus kepada dirinya

Dan semua kisah belum berakhir masih ada kejadian yang terus menimpa dalam hidupnya..


Apakah cinta bisa mengalahkan rasa benci ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triana mutia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pelukan Dari Adrian

Rania terduduk lemas di hadapan jenazah ibunya, pamannya hanya bisa memeluk tubuh mungil Rania dengan erat pamannya berharap pelukan itu bisa memberikan Rania sebuah kekuatan. Karena hanya itu yang dapat di lakukan oleh pamannya untuk menebus kesalahan yang telah dia perbuat

" Kamu yang sabar ya, kamu harus kuat kasihan ibu kamu kalo dia liat kamu begini " Rania tetap diam seribu bahasa

" Bu apa Nia akan kuat menjalankan sisa hidup Nia sendirian tanpa ibu ? "

Walaupun pamannya tau Rania bukan lah anak kandung dari kakaknya tetapi dia mengetahui dengan pasti, rasa sayang Rania ke kakaknya tulus adanya. Kini Rania tak dapat melontarkan sepatah kata pun dari bibir mungilnya hanya ada air mata yang terus mengalir tanpa henti

Setelah semua ritual selesai di lakukan kini mereka membawa jenazah ibu Yati ke area pemakaman, paman Rania terus memeluk tubuh mungilnya. Sedangkan bibi dan sepupunya tak berani mendekati Rania karena perasaan bersalah yang mereka rasakan di dalam hati mereka berdua

Setelah selesai menguburkan jenazah ibunya Rania masih tetap setia berjongkok di hadapan makam sang ibu, serasa tak ingin dia mempercayai semua hal yang sudah terjadi

" Bu.. Kenapa ibu tinggalin Nia sendirian di sini bu ? sekarang Nia udah ga punya siapa-siapa lagi bu, kenapa ibu ga ajak Nia sama ibu ? "

" Nia mohon bu ajak Nia sama ibu, Nia ga kuat bu harus jalani ini semua bu. Cuma ibu penguat hati Nia selama ini "

Semua para pelayat mulai membubarkan diri satu persatu dari situ, paman Rania membantu Rania untuk berdiri dan membawa Rania kembali ke rumah kecilnya

" Ini paman kembalikan " sang paman memberikan sisa uang yang masih tersisa dan kartu yang pernah di berikan Galang

" Nia ga butuh itu, Nia cuma butuh ibu " lirih, Rania kembali meneteskan air matanya

" Nia paman tau kamu sedih, tapi kamu harus kuat, dan kamu juga harus ingat hidup harus tetap berjalan "

Rania memutuskan untuk tak mengambil sepeser pun sisa uang yang di berikan oleh pamannya, Rania hanya mengambil kartu yang pernah di berikan oleh Galang. Bagi Rania kartu itu sudah tak ada gunanya lagi, dia berencana mengembalikan kartu tersebut esok saat dia akan meninggalkan kediaman Galang

Sedangkan Galang di dalam kantornya sedang sedang gundah gulana, karena tadi pagi mamanya sudah memberikan surat cerai yang sudah di tanda tangani oleh Rania, dan dengan berat hati dan paksaan dari mamanya Galang ikut membubuhkan tanda tangannya di surat tersebut

Pikiran Galang sudah melayang kemana-mana dia mulai membayangkan bahwa Rania sebentar lagi akan pergi jauh dari dirinya. Ada perasaan tak rela untuk kehilangan Rania di dalam hati kecilnya

Hari itu Galang habiskan dengan memarahi hampir semua karyawan yang bekerja di kantornya, bahkan hal sepele pun menjadi masalah yang sangat besar pada hari itu

Sedangkan Revan yang mendapat berita dari anak buahnya, tak ingin melakukan kesalahan untuk kedua kalinya langsung berusaha menghubungi Adrian untuk memberikan kabar tentang Rania, tetapi karena Adrian yang sedang berada di tengah-tengah rapat penting yang, beberapa panggilan dari Revan sempat di abaikan oleh Adrian

Rania keluar dari rumah pamannya dan mulai melangkahkan kakinya ke sebuah danau, danau di mana dia pertama kalinya bertemu dengan kekasihnya. Rania mulai mendudukkan dirinya di sebuah bangku dan kembali meneteskan air matanya, rasa sakit di dalam hatinya tak dapat di ungkapkan dengan kata-kata lagi, Rania merasakan seperti seribu pisau sedang menghujam jantungnya

Rania menangis dengan hebatnya dan tiba-tiba sebuah pelukan hangat merengkuh tubuh mungilnya, pelukan yang sangat khas pelukan yang sudah sering dia rasakan. Rania mengangkat wajahnya menghadap ke arah orang yang sedang memeluk tubuhnya

" Kak " pria itu hanya terdiam menatap sendu ke arah Rania dan semakin mengeratkan pelukannya. Akhirnya tangis Rania lepas bebas di dalam pelukan hangat pria tersebut

" Maafin aku Nia, aku terlambat tau tentang kepergian ibu kamu. Seharusnya dari tadi aku orang yang berada di samping kamu untuk peluk kamu "

Setelah menyelesaikan rapatnya Adrian menghubungi Revan, dan Revan mengatakan bahwa ibu Rania baru saja meninggal dunia dia juga mengatakan di mana posisi Rania saat ini. Tetapi satu hal yang Revan tak katakan adalah hal tentang Galang, Revan masih berusaha melindungi sahabatnya tersebut dari orang nomor satu di kota itu

Setelah Rania cukup tenang Adrian membawa Rania ke sebuah cafe resto untuk memesan sebuah minuman hangat, Adrian hanya ingin agar perasaan Rania menjadi sedikit lebih baik. Satu hal yang mereka berdua tak ketahui adalah ada sepasang mata terus saja memperhatikan mereka berdua sedari awal mereka masuk ke tempat itu

" Kenapa kamu ga pernah cerita semua masalah kamu ke aku ? "

" Aku ga mau nambahin beban hidup kakak " Rania kembali meneteskan air matanya mengingat ibunya yang baru saja pergi meninggalkan dirinya untuk selamanya

" Nia mulai sekarang kita coba mulai jujur ya " Adrian mulai menggenggam kedua tangan Rania

" Aku udah ga pantas kak untuk kakak " lirih

" Apa maksud kamu Nia bilang gitu ? "

" Apapun keadaannya itu ga penting, buat aku kamu itu jauh lebih penting "

Rania mulai menatap wajah Adrian dan Adrian memberikan senyuman terhangatnya

" Makasih ya kak "

" Kamu memang laki-laki baik kak, aku ga salah pernah buka hati aku ke kamu. Tapi sekarang aku udah ga pantas kak untuk kakak, aku cuma wanita bayaran kak "

Tampak kembali guratan kesedihan di wajah Rania

" Nia dengerin aku, kita akan mulai semuanya dari awal ya "

Rania menarik tangannya dari genggaman Adrian

" Aku ga bisa kak, sekarang aku bukan Rania yang dulu lagi " Rania mulai bangkit dari duduknya dan mulai melangkahkan kakinya hendak keluar dari tempat itu

Adrian langsung bergegas menghampiri Rania dan memeluknya dengan erat

" Aku ga perduli apapun yang udah terjadi sama kamu sebenarnya, mulai detik ini aku akan ada di sini untuk selalu jaga kamu "

Adrian mengucapkan kata-kata tersebut dengan sangat yakin, membuat hati Rania yang sedang rapuh seperti mendapatkan sebuah angin yang sangat segar. Dalam sekejap Rania mengingat kembali semua kenangan manis yang sudah mereka berdua lalui

" Tolong kasih aku waktu kak "

Adrian mulai melepaskan pelukannya dan memegang kedua pipi Rania dengan lembut

" Aku akan selalu tunggu kamu, sampe kamu siap jalanin sama aku dari awal lagi "

" Makasih ya kak " Adrian mengecup kening Rania dengan sangat lembut, seperti ciuman dulu yang sering Rania dapatkan dari Adrian

Rania mulai meninggalkan tempat tersebut dan kembali ke kediaman Galang untuk menjalani hari terakhir kontraknya, dan mengembalikan kartu yang pernah di berikan Galang kepadanya. Dan satu hal yang Rania tak ketahui adalah sebuah masalah sudah menanti dirinya di sana

Bantu like dan komentar ya teman-teman 😊

Terima kasih 🤗

1
Darmawangsyah Dhamar
luar biasa .knpa baru ketemu novel begini..
Darmawangsyah Dhamar
bukan galang tapi adrian
Renova Simanjuntak
adrian,,kamu jd lakik koq,,ga jelasss giniii🤔
Darmawangsyah Dhamar
semoga tdk ada kekerasan fisik
Sur Tok
tdk lanjut, sdh malas bacanya
Darmawangsyah Dhamar: sama,malas juga.tpi semoga endingnya tdk mengecewakan.klu sampai raina jdi milik galak.maka ini akan jdi novel Kak Triana yang paling ....
total 2 replies
Jetva
si Revan ini sutradar atw apa..?? gue bingung ama ni cerita...sebenarx tokoh utama Rania apa Revan sih..??
Jetva
ini si Revan knapa aih..??
Jetva
REVAN TO LOL BIN O ON...
Shifa Burhan
ciri novel hasil dari pola pikir egois novelisnya
*pelakor dilaknat pebinor dipuja2
*jika pemeran utama pria (suami) menyakiti perasaan pemeran utama wanita (istri) adalah kesalahan fatal tapi ketika istri menyakiti perasaan suami dianggap biasa2 saja, bukan kesalahan
*kisah istri dengan peran lelaki lain diceritakan romantis tapi kisah suami dengan peran wanita lain diceritakan menjijikan
*istri ketika disakiti tegas pergi dan tidak mudah memaafkan dan mencari lelaki lain sedangkan suami ketika disakiti kayak pengemis malah dia balik yang mengemis kayak tidak ada wanita lain saja

novel ini memang disukai banyak reader wanita jablay dan egois karena karakter suami dibuat kayak lelaki bodoh dan pengemis
tapi 100% novel tidak akan disukai reader lelaki dan reader2 wanita yang menghormati dan menghargai suaminya
Raja Rosnenty
Luar biasa
falea sezi
anak dia ma istri laine mana
falea sezi
uda telat nenek, lampir knp guang trima secara galang ma istri nya dlu uda nyobain lah rania ma andrian g pernah di sentuh gk adil bgt kan
Marulak Siagian
👍👍👍👍👍
Only you
Biasa
triana 13: maaf ya kak kalau kurang memuaskan ceritanya...


karena itu baru2 belajar nulis
total 1 replies
Siti Rofiatin
Lanjut thoor
triana 13: Terima kasih dukungan nya kak


mampir kak ke cerita aku yang lain🤭🤭

ada beberapa cerita aku yang sudah tamat dan ada dua cerita yang sedang berjalan Kaka

terima kasih
total 1 replies
Eka Rauf Ginting
jdi mlas bacanya, di saat Adrian dtg rania terenggut kesuciannya,, miris bngt thor
Eka Rauf Ginting
ceritanya sllu wanita yg lemah,,murahan
Renova Simanjuntak
HAPPY ENDING...
triana 13: aku lebih suka cerita yang happy ending kak 😅
total 1 replies
Renova Simanjuntak
kpn..rania dan galang bikin anak??kan ga ada adegan tidur seranjang ama galang??
triana 13: di hari terakhir kak
total 1 replies
Idku Nursaman
padahal di saat kita sakit ada orng yg menyayangi kita bikin kita lebih semangat untuk sembuh...
triana 13: ya kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!