Nadia adalah seorang wanita berstatus ibu, suaminya bernama bisma , meninggal akibat kecelakaan kerja 3 tahun yang lalu saat putrinya yang bernama vega berusia 2 tahun. kehidupan sehari hari nadia dan anaknya setelah sang suami meninggal di tanggung oleh kakak ipar bernama yamka. istri yamka meninggal usai melahirkan secara prematur, dan karena yamka bekerja, anak anak yamka di asuh oleh nadia.
untuk menghindari fitnah, keluarga sepakat menikahkan nadia dan yamka.
" aku hanya mencintai istriku, jadi jangan berharap lebih dari pernikahan ini". ucap yamka tepat setelah sah menikah.
mampukan mereka mempertahankan rumah tangga yang berdiri tanpa cinta?, apakah cinta bisa tumbuh seiring berjalan nya waktu??
"MENIKAH DENGAN MAS IPAR" ,mohon follow, like dan komen. selamat membaca dan... Terimakasih🙏🙏
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi ars, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MAMA JANGAN PERGI YA
" sudah kak... Makanya kamu jangan suka membantah papa, jadi marah marahkan papanya" kata nadia.
Lala melapas pelukan tantenya, dia menatap mata tante yang sudah dia anggap sebagai mamanya sendiri, menggenggam tangan nadia... Lalu berkata
" mama cinta tidak sama papa?? Jujur ma... Mama menikah sama papa sudah 1 tahun lebih, mama udah cinta sama papa apa belum ma"
Pertanyaan lala membuah nadia terpaku, antara takut, malu dan entah.
" untuk apa kamu bertanya tentang perasaan orang dewasa kak? Tugas kamu sekolah dan belajar, beri contoh hal yang baik buat adik adik kamu" nadia tersenyum sambil menjawab ambigu pertanyaan lala.
" aku hanya ingin tahu mama"
"kak... Di umur yang sudah setua mama, cinta bukan lagi tentang rasa, melainkan pengabdian dan tanggung jawab, terhadap siapa?? Terhadap suami dan anak anak yang di titipkan Tuhan. Kewajiban bunda saat ini adalah mengabdi pada suami dengan merawat dan mendidik kalian" tegas nadia.
"sudah, sekarang kakak harus fokus belajar dan rajin sekolah" lanjut nadia.
"ma... Jangan tinggalkan aku dan adik arka" nadia memeluk lala mendengar ucapan lala.
"selama mama kuat menjalani, sampai mama berada di batas finish... " ucap nadia dalam hati.
Sementara itu di tempat kerja, yamka semakin bersikap dingin, tidak ada senyum menghiasi wajahnya. pikirannya berkelana setelah pertengkaran dengan putrinya sendiri. Dia tidak membenci nadia, tetapi entah kenapa ketika melihat nadia, apapun yang di lakukan wanita itu selalu salah, di tambah lagi ketika orang tuanya menikahkan mereka, kejengkelan dan kekecewaan pada nadia semakin salam, kenapa nadia mau menerima begitu saja pernikahan ini.
Apa nadia tidak risih sudah di sentuh adiknya lalau di sentuh kakaknya. Dia saja yang seorang pria merasa tidak nyaman berdekatan dengan adik iparnya sendiri.
" apa jangan jangan dia terbiasa dengan laki laki yang berbeda??" sisi buruk hati nya berkata.
Yamka terus berpikir negatif tentang nadia, pikiran pikiran yang mampu menumpuk emosi dalam dirinya. Yang akan membuatnya menyesal di kemudian hari.
drrrrtt drrrrt.... Ponsel yamka bergetar, ada nama pak arif tertera di layar ponsel.
" Assalamualaikum ayah" yamka menjawab panggilan ayahnya.
" waalaikumsalam, yamka... Besok ajak istri dan anak anak mu ke rumah. Ayah dan ibu mengadakan acara syukuran" kata pak arif.
" besok aku masih bekerja yah" jawab yamka.
" besok weekend yamka, jangan lembur. Pagi kalian semua susah harus di sini" pak arif tidak mau di bantah.
Huffftt yamka hanya menghela nafas, dia tau orang tuanya tidak berhenti mendekatkan dirinya pada nadia. namun sekali lagi cintanya pada mendiang istrinya begitu besar, dia tidak ingin menghianati dinda yang sudah memberinya 2 orang anak.
Yamka membereskan pekerjaannya, lalu beranjak pulang, saat perjalanan dia berbelok di outlet martabak manis kesukaan lala. Membeli 1 kotak martabak manis, lalu mampir ke outlet bolu kukus. Setelah semua terbeli... Yamka melanjutkan perjalanan menuju rumahnya.
Sampai di rumah masih sore, tapi kenapa sepi... Dia mencari anak anaknya ternyata sedang bemain di taman belakang. Vega bermain masak masakan, arka duduk di kursi bayi sambil menggenggam biskuit, di samping arka ada lala menjaga adik adiknya.
Yamka berbalik lalu naik tangga menuju kamarnya. pintu kamar setengah terbuka saat yamka sampai, di depan pintu.... Gleg!! dia menelan kasar saliva, pemandangan yang sudah dua tahun tidak di lihat apa lagi dia rasakan.
Nadia... Berdiri di depan cermin dengan memakai handuk sebatas dada dan bawah pinggul, sedang mengeringkan rambutnya yang basah. Sepertinya dia baru saja keramas. Ketika handuk akan terlepas karena gerakan tangannya, nadia menahan dan membenarkan lilitan handuknya. Gundukan dadanya terlihat jelas di depan cermin, yamka terpesona dengan keindahan tubuh istrinya, kemolekan tubuh nadia mampu membangkitkan hawa panas dalam tubuhnya.
Yamka pria normal yang sudah 2 tahun tidak tersentuh wanita, sebab selama lebih dari 1 tahun menikah dengan nadia, yamka sama sekali tidak pernah menyentuh wanita yang sudah sah dia nikahi.
Perlahan... Yamka mendekati nadia...
"kamu berniat menggodaku??" yamka tiba tiba berbisik.
Nadia kaget sampai hampir menjatuhkan hairdrayer yang dipegangnya. Bahkan handuk yang dia kenakan hampir terlepas jika yamka tidak menahannya.
Nadia segera meletakkan hair dryer ke meja dan menahan handuk yang di pegang yamka. Nadia hendak berjalan mundur tetap tertahan meja rias.
" maaf mas... a..aku tidak tahu mas sudah pulang, biasanya mas pulangnya malam" kata nadia dengan gugup.
" biar aku ganti baju dulu" lanjut nadia sambil berniat pergi, tetapi yanka menahan lengannya.
Paha yang putih mulus, dada yang padat menonjol menghilangkan akal yamka yang lama tak tersentuh...
Yamka terus mendekati nadia, nadia langsung menundukkan kepala tetapi justru dia melihat di bawah ada yang menonjol dengan sangat jelas.
" mas..." nadia merasakan dadanya berdesir saat yamka menyentuh bahu dan jemari satunya membelai leher jenjang nadia...
Wanita berusia 26 tahun itu meremang mendapat sentuhan dari suaminya. Yamka terus mendekat membuat nadia benar benar menundukkan kepala.
Saling support sabi kali ya😉