Eve San wanita yang berusia 24 tahun berparas cantik namun tidak suka memoles wajahnya dengan makeup sehingga banyak orang yang menyatakan dirinya cupu ditambah lagi dengan kebiasaannya yang suka membaca buku. dan tidak suka bergaul.
Eve di jodohkan dengan Michael, anak dari sahabat orangtuanya. Sejak kecil Eve dan juga Michael tidak pernah cocok dan saling membenci.
Tapi mereka tidak punya pilihan lain selain menikah.
Bagaimana kelanjutan kisahnya! Kehidupan yang penuh lika-liku akan mereka jalani.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Khairin Nisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kelemahan Tuan Besar.
“Sayang, mungkin yang di maksud adik ipar mu ini adalah,” Keyla bicara sembari mengusap lembut panjang putrinya yang tersisir dengan rapi. “Apakah di dalam mimpi kamu merasakan seseorang mendekap tubuh mu dengan hangat?”
Eve mencoba mencerna apa yang di
ucapkan oleh ibu mertuanya itu, Eve mulai berpikir bagai mana mungkin dirinya merasa hangat tadi malam padahal dia tidur di bawah lantai dengan tidak mengunakan alas sama sekali, Michael hanya diam sembari memasang wajah datar seolah di dalam pikirannya jangan sampai jika wanita itu mengetahui jika dia yang telah memindahkan Eve ke atas ranjang tadi malam.
“Sudah. . sudah ayo kita mulai
sarapan pagi sebelum semua makanan ini dingin,” ucap Tuan besar Martin sembari
mengambil satu sendok sayuran yang di tumis setengah matang ke dalam mulutnya.
Semua orang menganggukkan
kepalanya tanda jika mereka setuju dengan ucapan Martin barusan. CEO Michael
sepertinya kelihatan lega karena wanita itu tidak berpikir dengan keras, dia pasti akan sangat malu jika sampai hal itu terjadi Eve akan terus menggodanya nanti.
Siang hari.
MK Grup.
Asisten Hengki sedangkan bersedih
namun dia tetap saja masuk kerja seperti biasanya, memasang wajah datar namun
bedanya pria itu tadi tidak menjemput Michael di rumahnya mungkin karena
asisten Hengki mencoba menenangkan Laura dulu di rumah. CEO Michael dan juga
asisten Hengki masih sibuk dengan perkerjaan mereka masing-masing. Michael
melirik kearah Asisten Hengki yang sedang sibuk membaca laporan akhir bulan
yang ada di tangannya.
Sebenarnya CEO Michael tidak mengijinkan Asisten Hengki untuk masuk kerja hari ini sebab dia masih dalam suasana berduka, namun asisten Hengki yang teringat jika sekarang adalah jadwalnya memeriksa semua laporan selama satu bulan ini. Hengki bersikeras tetap masuk kerja dan CEO Michael hanya bisa mengiyakan hal itu.
Rumah Martin.
Resni, Keyla dan juga Martin sedang duduk santai di depan teras rumahnya sembari melihat taman kecil yang ada di depan rumahnya itu kelihatan sangat tenang dan juga damai. Beberapa tukang kebun sedang menyirami tanaman dan juga seorang dari mereka sedang merapikan rumput yang di jadikan alas di taman bunga itu agar kelihatan lebih rapi, satu orang lain sedang menyapu halaman rumah itu karena begitu banyak
dedaunan kering yang jatuh berguguran di sepanjang halaman rumah setiap pagi..
Rumah yang di bangun oleh almarhum kedua orangtua Keyla ini masih sangat megah dan juga kokoh sebab Martin selalu memperbaiki rumah itu setiap dia melihat ada kerusakan di bagian rumah itu. Martin sebenarnya ingin pindah kembali di rumah yang dekat pantai Sango namun dia teringat kembali dengan wasiat almarhum jika mereka harus tingal di rumah itu dan tidak boleh membiarkan rumah tersebut kosong.
Seorang pelayan datang membawa
nampan yang berisikan satu cangkir kopi dan juga dua cangkir teh hijau. Pelayan itu menaruh satu cangkir kopi di atas meja depan Martin dan juga menaruh dua cangkir teh hijau masing-masing di hadapan Resni dan juga Keyla. Setelah tugasnya itu selesai pelayan itu kembali lagi masuk ke dalam rumah dan menyelesaikan tugasnya membersihkan dapur.
“Ma, apa yang sebenarnya terjadi
tadi malam?” tanya Martin sembari mengambil kopi pahit yang ada di hadapannya kemudian meniupnya terlebih dahulu karena masih panas.
“Pa, apa kamu tau. Tadi di pagi
hari aku, Resni dan juga Keyzia iseng masuk ke kamar Michael dan juga Eve dan
kamu tau apa yang kami lihat,” tanya Keyla balik seolah menyuruh suaminya untuk
menebaknya kata-katanya barusan.
Mengerutkan keningnya, “Pasti
mereka tidur terpisah jika mengingat sikap Michel dan juga Eve sejak kecil,”
ucap Martin dengan menaruh kembali cangkir berisikan kopi di atas meja.
“Salah, aku dan juga Resni
melihat sendiri jika Michael tidur dengan memeluk Eve,” ucap Keyla dengan wajah
kelihatan sumringah saat dia mengingat kejadian romantis itu tadi pagi.
“Resni, apakah benar yang di
ucapkan olehnya barusan?” tanya Martin seakan dia tidak mempercayai jika putranya
melakukan hal itu.
“Iya benar aku melihatnya sendiri,” ucap Resni menimpali ucapan Keyla barusan.
“Pa, tidur di luar malam ini,” ucap Keyla dengan melirik sinis kearah Martin yang langsung tersentak kaget.
Melihat pertengkaran yang sangat terlihat hangat menurut Resni membuatnya semakin rindu dengan almarhumah suaminya. Resni masih merasakan kehilangan bahkan selama satu tahun ini dia merasa sangat sedih dan juga terus memimpikan suaminya datang dan tidur di tempat tidur yang sama dengannya.
Tapi saat Resni membuka mata dia melihat hal itu hanyalah mimpi saja, Resni mulai terbangun dari tidurnya dan duduk di sofa dengan berderai air mata mengenang almarhum suaminya. Eve tidak mengetahui akan hal ini sebab jika ada putrinya Resni akan bersikap seolah-olah tidak terjadi apapun padanya. Bahkan Eve mengira jika ibunya sudah melupakan kepergian Papanya.
Dia ini masih sama seperti dulu tidak pernah berubah jika sedang merajuk pasti aku di suruh tidur di luar, aku kan bukan tikak percaya dengan apa yang dia ucapkan tadi, aku hanya kurang yakin saja jika putraku memiliki sisi yang lembut juga ternyata. Gumam Martin dalam hati dengan memegangi tangan Keyla.
“Jangan seperti itu, apa kau mau
aku tidur dengan putramu dia kan sudah menikah sekarang,” ucap Martin dengan
nada suara terdengar penuh kemenangan.
“Yayaya aku tidak akan menyuruhmu
ke kamarnya mana mungkin kau membiarkan kamu menganggu pengantin baru itu,”
ucap Keyla sembari tersenyum getir sebab dia hampir saja lupa jika sekarang
putranya itu sudah menikah.
Sedangkan Martin merasa puas akhirnya dia tidak akan di suruh tidur di kamar putranya lagi walaupun rubah dewasa ini marah, Keyla masih tetap sama seperti dulu dia bahkan terlihat sangat cantik dan juga masih muda di usainya sekarang begitu juga dengan Martin. Namun tubuh Resni kelihatan kurus dan juga sebaliknya dengan Keyla dia kelihatan lebih tua dari usianya saat ini padahal umurnya dan juga Keyla itu sama.
Kamar Eve.
Keyzia dan juga Eve sedang duduk
sembari menonton pesawat televisi dan berbicara banyak hal mulai dari malam
pertama Keyzia dan juga kehidupan barunya di kota dia tinggal, Eve mulai belajar banyak hal mungkin kehidupannya dan juga Keyzia sama sebab dia menikah karena di jodohkan dan juga atas paksaan ibunya sedangkan Keyzia menikah atas datar cinta.
Terkadang Eve sangat bersedih melihat pernikahannya seperti ini, bahkan angan-angan untuk hidup bahagia dan juga memiliki buah hati yang lucu tidak terpikirkan olehnya.
Tapi Keyzia meyakinkan kakak iparnya itu Jia suatu saat Michael akan jatuh hati padanya, untuk membuat Keyzia bahagia Eve mengiyakan ucapan sahabatnya itu.
SETELAH BACA JANGAN LUPA MAMPIR JUGA KE CERITA SAYA YANG BERJUDUL "SANG PENAKLUK 2."
yg sabar yaa eve jgn sampai darah tinggi. ...
😂😂😂😂
michael posesif itu demi kebaikan kamu juga eve, ,, dan artinya michael benar2 mencintaimu. ..🥰🥰🥰🥰
yg ada kamu di bawa ke kantor biar nemenin michael kerja. ..
🤭🤣🤣🤣🤣🤣
😂😂😂😂😂😂😂😂
jgn kasar2 dong Michael kasian kan Eve san... ya ampun Michael jd gagal fokus sampai lupa kalau hari libur...🤭🤭🤭😂😂😂😂😂😂