Queeny adalah Vampir baik hati.
Memiliki kekuatan dan tangguh.
Queeny ditakdirkan sebagai 'sang Abadi'.
Yang mampu mengendalikan seluruh bangsa vampir.
Akankah Queeny mampu menjadi pemimpin seluruh Clan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dea Anggie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 12
Queeny dan Stanlie masih duduk di atas pohon.
Tak lama terlihat Jhony membawa mangsa.
Rhony pun datang menyusul dengan mangsanya.
"Kak matt kemana?"
Guman Queeny.
"siapa,Queen?"
Satanlie bertanya.
Tiba tiba Queeny melihat dalam bayangan bahwa kakaknya Mattew dalam bahaya.
Dia melihat mattew diserang dan terluka.
Queeny pun tersadar dari bayangan itu.
"ah kak matt,aku harus bantu kak matt"
Queeny berdiri,Stanlie bingung dan ikut berdiri.
"ada apa Queen?"
Satanlie bertanya.
"Tolong sampaikan pada kak Jhon dan Rhon,aku pergi selamatkan kak matt"
"oke"
Queeny memegang tangan Stanlie erat dan langsung melesat pergi,menghilang dari pandangan stanlie.
Diperjalanan Queeny menggunakan kekuatannya untuk menemukan Mattew.
"kak matt,bertahanlah! ku mohon"
batin Queeny.
Queeny terus berlari mencari mattew.
mencari aroma mattew.
Tak lama mencari Queeny menemukan aroma Mattew,Queeny mengikuti.
Queeny menemukan jaket mattew saja.
Queeny mencari lagi.
Melihat darah berceceran,Queeny kaget.
Queeny menyentuh darah itu dan menciumnya .
"kak matt!"
batin Queeny.
"ini darah kak matt,mungkin kah??"
Queeny melihat darah tercecer dijalan menuju sebuah rumah.
Queeny mengikuti darah itu.
Dia sekarang berdiri di sebuah rumah besar.
Queeny melihat kiri dan kanan.
Tak pikir panjang Queeny menendang pintu rumah itu.
Dia melihat mattew yang di ikat dikursi.
"Kak mattew"
Queeny berteriak dan menghampiri mattew.
Queeny melepas ikatan mattew.
Terlihat Mattew lemas berdarah darah.
ada luka cakar dan luka gigitan di tubuhnya.
"kak matt sadarlah!"
"kak.."
Queeny berusaha menyadarkan mattew.
Samar samar mattew melihat Queeny.
"Queen"
kata mattew serak.
"Queeny"
kata mattew lagi.
"kak sadarlah kak"
Queeny menggoyang goyangkan tubuh mattew.
mattew tetap tidak sadar.
Queeny meletakkan kakaknya dilantai.
lalu berdiri,Queeny mengepalkan tangannya.
"keluar kalian semua!!!!!"
Queeny melempar kursi ke arah pilar di depannya.
Terdengar suara teriakan dan terlihat sosok yang keluar dari pilar,dengan cepat Queeny sudah di depan sosok itu.
Queeny mencekik leher sosok itu dan menarik rambutnya hingga kepalanya terlepas.
Queeny melempar kepala sosok itu di samping mattew.
"lebih baik kalian keluar dan menyerah,jika tidak jangan salahkan aku musnahkan kalian"
Queeny melesat kepilar lain,dia langsung menangkap bayangan,lalu bayangan itu menjadi wujud asli.
Queeny mematahkan lehernya dan menarik kepalanya hingga lepas,melempar kepala itu dekat kepala yang lain.
Karena merasa dipermainkan Quenny pun marah.
Dia melesat dengan cepat menghancurakan beberapa pilar.
beberpaa bayangan transparan keluar dan menyerang Queeny.
Queeny menangkap bayangan itu satu per satu dan melepaskan kepala mereka dari tubuhnya.
Quenny telah menangani semuanya.
Queeny membakar kepala vampir vampir itu dengn mata abadinya.
terlihat tubuh vampir vampir itu meleleh dan lenyap tanpa bekas.
Queen memapah Mattew.
saat keluar dari rumah mereka dihadang beberapa musuh.
"siapa kalian??"
tanya Queen.
Tak dapat jawaban,Queen malah diserang.
Queen kerepotan karena tak leluasa bertarung.
Queen pun menyandarkan Mattew di pilar.
Queen bertarung,Queen menangkap beberapa dari mereka dan melepaskan kepala mereka dari tubuh mereka.
jumlah anggota musuh semakin banyak.
Queen tak punya cukup tenaga.
karena kurang Fokus Queen terlempar jauh ke lantai.
Queen bangkit berdiri untuk bertarung kembali.
Queen merasakan tubuhnya tak bisa bergerak.
Seseorang mendekap tubuhnya dari belakang.
"sayangku,kita bertemu lagi hah??"
suara seseorang dibelakang Queeny.
"siapa kamu?"
"lepas"
Queeny berontak.
"siapa aku?"
"Aku orang yang bertemu denganmu di depan kamar mandi saat itu"
"ingat tidak??"
orang itu membalik tubuh Queeny,Queeny pun kaget.
"lepas kan aku orang gila,"
"lepas"
Queeny berteriak keras.
"oh sayang,aku tak akan melepasmu kali ini"
meski aku kelihangan banyak anggota,tapi aku puas akhirnya aku mendapatkanmu"
Exel akan mencium Queeny tapi Queeny memalingkan wajahnya.
Queeny membuat Exel kesal.
Exel membawa Queeny dalam transparan ke dalam sebuah kamar.
Exel melempar tubuh Queeny diatas ranjang.
"aku akan memuaskanmu sayang"
kata exel.
"lepas!"
"lepasin aku sekarang"
"jika tidak kamu akan menyesal"
Queeng membentak .
"silahkan berteriak semaumu"
tidak akan ada yang msnolongmu.
Exel menjilat leher Queeny.
Queeny berontak.
"dasar gila!"
"kuarang ajar kamu haha??"
kamu akan benar msnyesal.
Queen menutup matanya ,tak berapa lama membukanya.
Queeny akan menggunakan mata api tapi tak mampu,tenaga habiz.
Exel menatap dingin ke arah Queen.
saat hendak mencium bibir Queen,pintu kamar ditendang keras hingga hancur.
Exel dan Queeny melihat ke arah pintu.
Stanlie dengan cepat langsung menarik baju exel menghempaskan ke dinding.
"kurang ajar kamu exel"
belum sampai exel berdiri,Stanlie sudah menyerang lagi,memukul perut dan wajah exel.
Stanlie dengan cepat menggendong Queeny.
"aku akan buat perhitungan dengan mu exel"
"mulai saat ini kita musuh!!"
stanlie melesat pergi dengan cepat.
Queeny memeluk erat stanlie.
Stanlie membawa Queeny pulang ke rumahnya.
Stanlie membaringkan tubuh Queeny di ranjangnya.
Queeny tertidur.
"apa yang terjadi stanlie?"
tanya james
"ulah exel,clan Glov paman"
"exel hampir mencelakai Queeny"
Stanlie menjelaskan.
"Bagaimana keadaan mattew??"
stanlie bertanya.
"kondisinya tidak baik"
jawab james.
Tak lama Queeny terbangun.
"kak matt"
teriak Queeny.
"Tenang lah sayang"
Clara mendekati Queeny.
Queeny bangun dan duduk,
"aku ingin melihat kak mattew pa,ma"
"Queeny bangun dari ranjang nya dan menuju kamar mattew"
Dikamar mattew terlihat fara yang menangis karena melihat kondisi mattew.
"ma,boleh aku lihat kak mattew?"
tanya Queeny pada fara.
"lihatlah lah sayang,temani kakak mu"
kata fara.
Queeny melihat keadaan mattew.
luka nya parah,banyak bekas gigitan dan cakaran.
Juga ada luka dalam.
kalau tidak cepat diselamatkan akan bahaya.
Queeny memecahkan gelas yang ada di meja samping ranjang.
Queeny memungut pecahan gelas,dan menyayat telapak tangannya sehingga mengeluarkan darah.
Darah itu diteteskan ke mulut mattew.
Seketika luka gigitan dan cakaran hilang.
dan Mattew tersadar,tapi Queeny jatuh pingsan.
Stanlie yang tepat dibelakangnya dengan sigap menahan dan menggendongnya kembali ke kamarnya.
ishhh gak seruu dehh lanjut lagi laah kaaa
vampire maah bebasss ehehee