NovelToon NovelToon
Bos Galak I Love You

Bos Galak I Love You

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:831.8k
Nilai: 5
Nama Author: Nur Adilah

Novel ini menceritakan tentang wanita cantik yang sangat membenci semua pria. Wanita tersebut mengklaim semua pria sama seperti ayahnya. Kebencian itu disebabkan oleh ayahnya yang meninggalkan ia dan ibunya.

Suatu hari wanita tersebut sangat menginginkan seorang anak, tapi bagaimana caranya punya anak jika ia membenci semua pria?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Adilah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah Paham

Ali sangat berat membuka matanya, ia merasa ada sesuatu yang menindih tubuhnya. Pelan-pelan ia membuka mata. Setelah Ali benar-benar membuka matanya. Ia begitu terkejut Dilah berada diatas tubuhnya. Tanpa sengaja ia memeluk Dilah.

"Nona, apa yang kau lakukan diatasku?" tanya Ali menahan senyumnya. Jantung Ali kembali berdebar kencang karena jarak antara dia dan Dilah sangat dekat.

"Apakah Nona ingin kita melakukannya disini?" tanya Ali kembali dengan senyum menggoda yang membuat Dilah menatap tajam pada Ali.

"Kau.. Kau..." Dilah mendengus kesal menahan amarahnya.

"Kau yang menarikku hingga seperti ini jadinya." Dilah mendengus kesal kembali, ia berusaha untuk bangkit.

"Maafkan aku Nona," Ali menunduk takut, Dilah terlihat menakutkan ketika menahan marah.

"Kau hanya bisa meminta maaf, kau hanya bisa membuat kesalahan." bentak Dilah yang membuat Ali tidak berani menatap bosnya.

Dilah berjalan cepat menuju mobil, "Dimana manusia itu? Mengapa dia belum keluar juga dari kantor?" gumam Dilah menahan marah.

Ali keluar dari kantor, ia tidak berani melihat Dilah sedikit pun. Kini ia begitu takut.

"Cepat bawa mobil!" seru Dilah membuat Ali masuk ke mobil dan menyetir.

Selama diperjalanan, Ali dan Dilah hanya hening. Mereka tidak saling berbicara satu sama lain.

Sesampainya di rumah, Dilah merebahkan tubuhnya di sofa. Rasa lelah bekerja sejak tadi membuatnya malas untuk memasak makanan.

"Ali! Buatkan aku makan malam!" seru Dilah.

Dilah tak menghiraukan rasa lelah Ali yang jauh lebih lelah darinya. Tapi, Ali tetap menurut untuk memasak makanan untuk istrinya. Ia malah senang melakukannya.

Setelah setengah jam, Ali selesai memasak makanan. Ia meletakkan makanan tersebut di meja makan.

"Nona, makanannya sudah siap,"

Dilah berjalan malas menuju meja makan.

Ia mengambil piring dan meletakkan nasi beserta lauk pauk di piring tersebut. Ia memakannya dengan lahap.

Aku senang Nona makan masakanku dengan lahap. Ali

Ali bengong dan tersenyum tipis ketika Dilah makan dengan lahap. Hal itu membuat Dilah tidak merasa nyaman dan terusik dengan senyuman Ali.

"Kenapa setiap kali kau melihatku, kau selalu tersenyum seperti itu?" Dilah menatap sinis pada Ali.

Ali memukul kepalanya pelan, agar dirinya sadar. Kemudian, ia memainkan makanannya di piring. Ia tak berani mengucapkan perasaannya selama ini. Ali takut Dilah marah padanya ketika tahu bahwa ia benar-benar mencintainya.

"Jawab!" Dilah mendetingkan sendok dan garpu di piring, membuat Ali terkejut.

"Aku takut menjawabnya," Ali menundukkan pandangannya dari Dilah. Ali meremas tangannya. Ia takut Dilah semakin marah padanya.

"Kenapa?" Dilah menatap dengan tatapan mengintimidasi. Kemudian, Dilah menghela nafas dengan kasar.

"Apakah kau mencintaiku?"

Degh! Jantung Ali seperti berhenti berdetak. Seketika wajahnya menjadi pucat. Ali berkeringat jagung mendengar ucapan Dilah.

"Apakah kau mencintaiku?"

Dilah meninggikan intonasinya yang membuat Ali semakin berdebar. Apakah aku harus mengatakannya? Bagaimana jika dia tidak senang? Bagaimana jika dia marah besar? Bagaimana jika aku mengatakannya kemudian ia menggugat cerai padaku?Beragam pertanyaan buruk terlintas dipikiran Ali.

"Jawab!" Dilah mendetingkan sendok dan garpu ke piring membuat Ali terkejut kembali.

Aku harus jujur tentang perasaanku, entah apa jadinya diriku ini terserah saja, yang terpenting dia tahu bahwa aku benar-benar mencintainya.

Ali menganggukkan kepalanya. Kemudian ia melihat lantai karena malu.

"Oh.. Ternyata benar," Dilah tersenyum menyeringai.

"Kau mengigau tadi. Kau bilang, Nona Dilah, i love you."

1
Diana Resnawati
seru jg ceritanya👍
Kava Nugroho
masak segini udah tamat🤦🤦
SR.Yuni
Apa iya begitu, tumor ganas loh ??🤔🤔🤔
Diana Resnawati
mampir thor
toe Zekook
mengharukan
Sari Irawati
mengagumkan
Mumut
sangat baik
。.。:∞♡*♥
seru bangett deh pokoknya, beda dari yg lain 🥰bkin nyesek, sedih, nangis, terharu, bercampur pokoknya seruuuu
。.。:∞♡*♥
bisa aja nih vino 🤭😂😂iya vin masa mau sama luci😂
。.。:∞♡*♥
😂😂🤭
。.。:∞♡*♥
nangis nih 😰😭
。.。:∞♡*♥
bikin terharu 🥺
。.。:∞♡*♥
bikin nyesek rasanya🥺
。.。:∞♡*♥
ihhhh dasar tua bangka
。.。:∞♡*♥
Wah2 terus nanti klo anaknya laki2 gimana 😅😅😅
。.。:∞♡*♥
mampir🙌
。.。:∞♡*♥
mampir
ivan Sebastian
Mana thor yg judul Nona boss ga ada
Audia
loveeeeeeeeee thissss
Audia
aaaaa so sweet
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!