Aku masih belum mau menikah,tapi keadaan dan situasi sulit membuat aku menyepakatinya.
Cerita ini menceritakan Kisah Tentang Yoga Dan Kinan,yang di jodohkan kedua orang tua mereka.
Mereka pun terpaksa mengiyakan,karena situasi dan keadaan yang sedikit memaksa mereka.
Perjanjian dan kesepakatan pun terjalin antara kedua nya.
Akan kah mereka bercerai? dan bagaimana kehidupan mereka kedepan nya?
Yuk disimak!
Semoga kalian suka ya ^_^
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti_San, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ternyata Bisa Memuji
tidak berapa lama Siska pun datang dengan plastik di tangan nya.
"Mbak Siska." Panggil Kinan memanggil Siska dengan sebutan Mbak karena Kinan lebih muda,Panggilan Kinan pada siska tidak membuat Yoga menoleh,tapi malah fokus makan dan menikmati makanan yang menurut nya sangat enak,lebih enak dari masakan pelayan di rumah orang tua nya.
"Hai Kinan,Kalian sudah makan? Yoga maaf tadi di jalan macet dan membuat aku telat membawa kan makanan untuk mu." Ucap Siska menaruh makanan di atas meja dan membuat Yoga yang sedang lahap makan lansung tersedak dan terbatuk - batuk.
Kinan pun segera menuang kan air untuk Yoga dengan segera.
"Pelan - pelan mas,kenapa buru - buru makan nya,apa seenak itu masakan ku." Ucap Kinan sembari memberi kan segelas air putih,membuat Yoga terkejut ternyata masakan yang begitu lahap iya makan adalah masakan Kinan.
"Jadi ini masakan kamu?" Tanya Yoga.
"Iya."
"Ternyata kamu jago juga memasak." Puji Yoga dan membuat Siska tersenyum dengan rasa cemburu yang tertahan.
"Ternyata dia bisa memuji juga,aku pikir tadi dia akan menyangkal masakan ku." Gumam Kinan.
"Kalau begitu,tiap hari kamu saja yang memasak untuk ku."Kata Yoga lagi.
"Lalu apa tidak butuh pembantu lagi?" Tanya Siska dan Yoga pun menatap Kinan.
"Tetap cari kan pembantu baru ,untuk bersih - bersih,aku tidak mau di marahi papa karena di kira menyiksa dia." Ucap Yoga lagi.
"Baik lah,Besok pembantu baru nya datang." Ucap Siska agar Yoga dan Kinan tahu,siapa yang akan datang besok.
"Hem." Balas Yoga dan kembali menikmati makan siang nya.
"Seperti nya Yoga menikmati sekali masakan Kinan." Batin Siska.
"Mbak siska tidak mau bergabung?" Tanya Kinan yang melihat siska berdiri terdiam.
"Makasih Kinan,aku masih banyak kerjaan di kantor." Balas Siska tersenyum.
"Oia Yoga,Aku balik ke kantor lagi,jadi makanan ini bagaimana?" Tanya Siska.
"Hem,letak kan saja,nanti dia yang akan habis kan." jawab Yoga.
"Dia siapa? Aku? Hem dasar dia pikir aku perut apa." Batin Kinan mengomel.
"Baik lah,Ini ya Kinan,aku jalan dulu." Ucap Siska lalu pamit berjalan keluar.
Lagi - lagi Siska harus menelen rasa cemburu nya dalam - dalam melihat pria yang dari dulu dia sukai kini sudah menjadi milik orang lain.
-----------
Setelah selesai makan.
Yoga kembali ke ruangan kerja nya,sementara Kinan masih memberes kan piring bekas mereka makan dan mencuci nya.
Selesai mencuci piring Kinan bermaksud kembali ke kamar,tapi saat sedang menaiki anak tangga,langkah kaki Kinan terhenti saat mendengar bel rumah berbunyi,Kinan pun bergegas membalik kan tubuh nya dan menuju ke pintu utama yang tertutup rapat.
Saat Kinan membuka pintu,tampak lah kedua mertua Kinan Pak Bambang dan Bu sara datang.
"Mama,Papa!" Sapa Kinan dan mencium punggung tangan ayah dan ibu mertua nya.
"Kinan sayang,Yoga nya mana?" Tanya Sara sembari masuk ke dalam bersama suami nya.
"Ada di ruang kerja nya ma." Jawab Kinan.
"Kok di ruang kerja ,baru nikah sudah urus kerjaan." Kata Sara mengeleng - geleng kan kepala dengan pelan.
Yoga yang mendengar suara Ayah dan Ibu nya pun segera keluar dari ruangan kerja nya dan menghampiri Ayah dan Ibu nya yang duduk di ruang keluarga bersama Kinan Istri nya.
Bersambung
awal aku curiga kerjaan si Bella tapi ternyata siska
sabr kinan suatu saat yoga akn bucin sama mu