Kenzo William Aleksander, pewaris kerajaan bisnis terbesar di New York, berusia 33 tahun, terjebak dalam tekanan keluarga untuk menikah. Namun, hatinya masih terikat pada Aurora Ava Addison, model cantik berusia 22 tahun yang menghilang tanpa jejak.
Kegagalan melamar Aurora membuat Kenzo frustrasi. Ibu Kenzo, Olivia Michelle, memaksa Kenzo untuk mengikuti kencan buta. Sementara itu, Kenzo tetap mencari Aurora.
Di tengah kebimbangan, Kenzo bertemu Aura, seorang mahasiswi muda yang membutuhkan bantuan finansial. Kenzo mengusulkan kontrak: Aura menjadi istri kontraknya untuk memuaskan keluarganya.
Tapi, apakah Kenzo bisa melupakan Aurora? Apakah Aura bisa memenangkan hati Kenzo? Dan apa yang terjadi ketika masa lalu Kenzo dan rahasia keluarga Aleksander terungkap?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora di langit senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 12 sebuah petunjuk
Sekarang dia keluarga tersebut sedang berkumpul di mansion keluarga Alexsander,
Karena akan di adakan pesta resepsi pernikahan Kenzo dan Aura pada malam harinya.
Semua orang sudah bersiap siap untuk menuju kamar masing masing,begitu pula orang tua Aura,
Mereka di suruh istirahat di salah satu kamar tamu yang ada di lantai 1 Mansion.
Di ruang keluarga hanya tersisa tuan andrien dan nyonya Olivia,
"Kenzo,bawa istrimu untuk istirahat dulu,nanti malam akan melelahkan,tapi ingat hanya istirahat ya!"
Tuan andrien memberi perintah sekaligus peringatan.
"Iya dad,Emang Kenzo mau ngapain di siang bolong gini"Kenzo lantas mengaruk kepalanya yang tidak gatal.
Aura hanya tersipu malu mendengar ucapan Sang Daddy mertuanya,
Kenzo dan Aura beriringan menuju kamar Kenzo yang ada di Mansion ini,
Ketika sampai di kamar,Aura mengedarkan pandangannya keselutuh ruangan yang di dominasi Warna abu-abu itu,tak ada warna yang cerah, kecuali pada foto yang terpajang di bagian dinding itu,
Aura memandang foto itu sangat lama,
Karena Kenzo tak melihat pergerakan Aura dari depan pintu kamarnya,
Kenzo lantas menoleh kebelakang,tapi Aura tak menyadari telah memperhatikan foto itu sangat lama.
"Dia Aurora"hanya itu yang di ucapkan Kenzo,tapi berhasil mengalihkan perhatian Aura dari foto itu.
"Saya kekamar mandi dulu tuan"
Aura sudah gugup duluan,ketika pandangannya menyapu penampilan Kenzo yang hanya memakai bokser yang mencetak bagian bawah tubuh laki laki itu.
Kenzo mengikuti pandangan Aura,dan lantas menyeringai,dia menghampiri Aura,
"Kenapa wajah mu memerah Aura,apakah kamu penasaran dengan bentuknya"Kenzo tersenyum Devils.
"Ti,,,tidak tuan"
Aura terlihat ketakutan,dia baru kali ini melihat laki laki hanya memakai bokser.
"Karena kamu sudah melihat saya hanya memakai ini,sekarang kita gantian"
"Maksud tuan apa,bukankah dalam perjanjian sudah tertulis tuan,kalau tuan tak boleh menyentuh saya"
Aura gugup setengah mati,apa mau Kenzo,
Bukankah Kenzo sendiri yang menulis perjanjian itu,
"Saya hanya akan menolongmu membuka kancing di bagian belakang gaunmu,Memang kamu pikir apa"
Kenzo hanya tersenyum tipis melihat kegugupan Aura,
Ya sebenarnya dia hanya mau menolong Aura dengan segala kancing kancing di belakang gaunnya
Karena Kenzo yakin Aura tak akan bisa menjangkau semua kancing tersebut.
"Saya bisa sendiri tuan"
Aura menolak dengan halus,dia malu kalau harus memperlihatkan bagian punggung nya.
"Kalau begitu,cepat buka semua kancing itu disini,saya mau lihat"Kenzo memaksa,
Kenapa Aura menolak pertolongan dia,padahal semua wanita yang mengenalnya berharap sentuhannya.
Aura tak banyak komentar,dia lantas mengapai kancing bagian atas pada gaun itu,
Awalnya itu tak susah,sampai kancing ketiga,
Tapi pada bagian kancing ke empat,tangannya tak sampai.
Dia lantas menghadap kepada Kenzo kembali,benar perkataan Kenzo kalau dia tak akan bisa mengapai seluruh kancing,
Dengan malu malu Aura menundukkan wajahnya nya.
"Tuan benar,saya tak bisa mengapai semua kancing,
Apakah tuan masih mau menolong saya"
"Sudah saya duga"Kenzo lantas mendekati bagian belakang Aura,dia seketika membuka satu persatu kancing itu,dan sangat terpesona melihat pundak Aura yang sangat mulus,Kenzo menelan air liurnya,
"Sial,hanya dengan melihat pundaknya saja,bisa membuat si Otong bangun"
Kenzo bergumam dalam hati,sambil terus membuka seluruh kancing,
Aura di landa malu,kenapa pula gaun ini harus ada kancing sepanjang itu,karena sibuk dengan pemikiran nya sendiri,
Aura sampai tak sadar kalau gaunnya sudah menyentuh lantai,
Kenzo menatap seluruh tubuh Aura dengan rakus,apalagi bagian penutup bukit yang berwarna hitam dengan renda renda yang memenuhi permukaan nya itu terlihat sangat seksi,
Bagian bawah juga serasi dengan bagian atas,Kenzo sudah panas dingin,jantungnya berdegup kencang,dia tak mengingat isi perjanjian itu,lantas meraba bagian permukaan kulit Aura,
Karena itu Aura jadi terkejut,dia melihat kebawah,dan melihat kalau gaunnya sudah menyentuh lantai,
Jadi dia Sekarang dia hanya memakai Bra dan penutup segitiga saja.
Karena saking malunya Aura lantas berlari menuju kamar mandi yang ada di kamar itu,dia tak menoleh kebelakang, terlampau malu,harusnya dia bersiap siap ketika seluruh kancing gaun itu terlepas,
Melihat Aura berlarian ke kamar mandi,Kenzo hanya terkekeh,
Hampir saja dia melanggar perjanjian.
Kenzo menuju kamar mandi yang ada di kamar tamu,tepat di sebelah kamar Kenzo,
Dia sudah gerah sejak tadi,dia butuh mandi air dingin,untuk mendinginkan kepalanya yang tiba tiba panas melihat pemandangan yang menggoda,
Kembali kepada Aura,
Dia terus merutuki kebodohan yang telah di lakukannya,
Tak ingin berlama lama,Aura lantas membilas seluruh tubuhnya,tak ada niatan untuk berendam padahal tadi sempat tergoda melihat bathtup yang berwarna abu abu itu.
Karena terburu buru,Aura lupa membawa baju ganti yang sudah di siapkan ya di dalam koper tadi.
Tak mungkin juga dia memakai gaun tadi,
Aura melihat sekeliling berharap menemukan kimono,tapi nihil,tak ada juga,jadi aura hanya bisa duduk di lantai kamar mandi,berharap Kenzo keluar dari kamar ini,
Setelah Kenzo selesai dengan ritual mandinya,dia kembali kekamar untuk berganti pakaian,
Tak membutuhkan waktu lama,Kenzo sudah duduk di kasurnya sambil memeriksa pesan pesan yang masuk hari ini,
Perhatian Kenzo tertarik ketika melihat salah satu pesan orang suruhannya untuk mencari kebenaran Aurora.
Kenzo membaca pesan itu dengan teliti.
Tuan saya menemukan sebuah petunjuk,nona Aurora tercatat di penerbangan menuju Indonesia,pada dua tahun lalu,saya sudah mengerahkan anak buah saya untuk menyelidiki tempat tinggal nona di Indonesia.
muter²,,
Sheila hanya pernah terlibat satu kali ya gays,jadi tidak bersangkutan dengan meninggalnya aura,
kalau soal Claire gak di perpanjang lagi karena para pembaca sepertinya bosan dengan konflik itu ya
endingnya dari awal sudah di rencanakan ya sayang
saya penulis baru,
jadi mohon dukungannya ya/Frown/