Aku terpaksa menikah dengan anak teman ibuku, awalnya bagai mimpi buruk, hingga aku menyadari bahwa dia adalah pilihan terbaik dari ibuku.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ivia putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
GELISAH..
Rey kembali ke rumah dengan perasaan tak menentu. Raganya memang sedang dirumah, tapi tidak dengan pikirannya.
Sejak pulang tadi Rey hanya duduk diruang tamu sambil merebahkan tubuhnya.
Drrrzzz deerrrrrtt, suara hp, nya bergetar.
Segera diraihnya ponsel itu, ternyata itu pesan dari Mona.
Karena tak sesuai harapan, diletakkan kembali ponselnya dengan kasar.
" kak, lagi ngapain?"ucap Alin setelah melihat kakaknya yang sedang tiduran di ruang tamu.
Rey hanya diam melirik.
Melihat kedatangan adiknya Rey pun mempunyai rencana.
" Lin sini duduk samping kakak,. " ucap Rey sambil menarik tangan adiknya.
" idih ada apa sih? Kakak bau tau. " celetuk Alin sambil menutup hidungnya.
" Hp kamu mana?" lanjut Rey
" ini, ' mau buat apa emang?" jawab Alin sambil menunjukkan ponselnya.
Rey segera meraih ponsel adiknya, lalu menuliskan beberapa angka.
" nih nanti kamu yang ngomong ya?" pinta Rey kepada adiknya.
" ih ogah ah, itu nomor siapa yang kakak telfon. " gerutu Alin.
" calon ipar kamu. " jawab Rey cepat.
Alin pun mengikuti permintaan kakaknya.
( tuuuut, tuuuut, tuuuut, nomor yang anda tuju sedang sibuk, cobalah beberapa saat lagi)
" gak diangkat kak. " ucap alin sambil mengaktifkan speaker Hp, nya.
" coba lagi. " sambung Rey cepat
Alin mencoba menghubungi kembali, sampai akhirnya panggilannya dijawab.
" assalamualaikum, " suara Vina dibalik telefon.
Rey memberi isyarat agar Alin mengaktifkan speakernya.
" waalaikum salam kak Vina, ini Alin. " jawab Alin mengikuti arahan kakaknya.
" oh Alin, ada apa Lin,? " jawab Vina singkat
Sambil melirik kakaknya, Alin menjawab
" gimana kabarnya kak? "ucap Alin sambil mengikuti kata yang ditulis kakaknya.
" alhamdulillah baik Lin, kamu sendiri sehat kan? " tanya Vina lagi.
" iya kak, kami sehat. "
" kak maaf mengganggu, dari tadi kak Rey belum pulang, apa kakak tau dia dimana?" ucap Alin sambil mengeryitkan dahinya membaca kata yang ditulis kakaknya, padahal jelas jelas mereka tengah berhadapan sekarang.
" maaf Lin, aku gak tau, dari tadi aku dirumah, coba kamu telfon Hp, nya. " jawab Vina
" sudah kak, tapi gak dijawab, boleh minta tolong ikut telfonin gak kak? "pinta Alin dengan suara memelas.
" ya Lin, nanti aku coba hubungin kak Rey juga. " ucapku mengiyakan permintaan Alin.
" terima kasih kak. " jawab Alin kemudian mengkahiri panggilannya.
Mendengar jawaban Vina,
Rey langsung memeluk adiknya,
" terima kasih sayaaaaang, " ucap Rey manja
" cemen amat sih kakak, gak berani ya nelfon sendiri. " gerutu Alin kesal.
Rey meninggalkan adiknya lalu melangkah menuju kamar.
Alin yang melihat tingkah kakaknya hanya tertegun heran.
Dilihatnya sudah sekitar 30 menit sejak panggilan tadi , namun belum nampak Vina menghubunginya.
Pikirannya kembali kalut, kenapa calon istrinya itu tak merespon panggilannya, sedangkan kalau orang lain yang nelfon dia mau menjawabnya.
Drrrrttt derrttt deeerrrrrttt
Suara getar di ponselnya terdengar jelas, buru buru dia melihat siapa yang menghubunginya.
" my wife "
Buru buru dia menjawabnya.
" assalamualaikum, " jawabnya pelan
" waalaikum salam, kak Rey dimana?" jawab Vina tegas
" ehm kakak lagi di jalan, kenapa? " jawab Rey bersandiwara.
" tadi Alin nelfon, dia nyariin kakak." ucap Vina lagi
" kakak sudah mau nyampe kok ini." ucap Rey lagi
" ya udah, aku tutup telfonnya ya. " jawab Vina ketus
" tunggu tunggu dulu." teriak Rey
" kamu sehat kan? Gak ada masalah kan?"ucap Rey nyerocos.
" aku sehat, semua baik baik aja kok." jawab vina cepat
" kenapa panggilan juga chat dari kakak gak kamu respon? " tanya Rey lagi
" maaf lagi gak mood buka HP. " ucap Vina
" ya udah gak apa apa, ehm mulai besok kamu sudah libur kan?" jawab Rey mencoba mengubah topik
" iya sudah, kakak sendiri bagaimana? " tanya Vina
" kakak juga libur kok." ucap Rey lagi
" udah malem kak, aku pamit tidur dulu. " kata Vina mengakhiri percakapan.
Rey merasa senang setelah mendengar suara kekasihnya hari ini, ya walau hanya sebentar tapi mampu mengobati kegelisahannya.
........
( Mona)
Haaaissshhhh
Suara nafasnya dibuang kasar.
Hari ini Mona merasa kesal karena panggilannya tak direspon oleh Rey.
Sambil melihat layar laptopnya, dia fokus membuka laman Instagram sosok dosen idola kampus itu.
Mona ingin mencari tau tempatnya tinggal , kehidupan pribadi bahkan silsilah keluarganya.
Sampai akhirnya dia menyadari kalau Rey adalah anak sulung dadi keluarga Mahardika, pengusaha yang terkenal di daerahnya.
Mengetahui fakta yang ada, Mona semakin terobsesi untuk dapat memilikinya.
" dia harus jadi milik gue, apapun caranya. " ucapnya dalam hati.
*istri bebas dekat dan perhatian dengan pria lain
*pebinor harus diperlakukan baik
*istri tidak pernah salah, dia bebas dengan pria lain
coba suami kalian yang minta maaf tidak bisa antar wanita lain pulang dan dia merasa bersalah dan berjanji ganti dengan main kerumah wanita itu, bagaimana perasaan kalian, lucu novel ini
smngt up & smg ceritanya sukses ya, aku tunggu feedback-nya. 😉✨
jangan lupa mampir di cerita ku yah
"ISTRI Ku"
terimakasih
aku bawa 5 rate dan bom like yah kak