NovelToon NovelToon
Billionaire Obsession Of Martine

Billionaire Obsession Of Martine

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Wahyu Ela Safitri

Pengusaha muda, Kevin Martine Abraham bertemu dengan penulis novel Sarah Nicole. Kevin yang memiliki segalanya, berusaha mendapatkan hati Sarah, pria itu diam-diam mengikuti Sarah hingga membuat Sarah risih.
Mungkinkah Sarah akan menerima Kevin masuk ke dalam kehidupan sederhananya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wahyu Ela Safitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 12

Sarah dan Kevin saling terdiam di mobil Kevin. Hingga Kevin memulai pembicaraan pada wanita itu.

“sar”.

“ada apa?”.

“aku mencintaimu”.

Sarah hanya terdiam.

“apa kau tidak percaya dengan ucapanku”.

“aku percaya”.

“lalu?”.

“aku tidak bisa menjawabnya sekarang, beri aku waktu untuk memikirkan hal ini”.

“baiklah”.

Pembicaraan mereka terhenti tat kala Vivian dan Michael keluar dari club, Vivian Nampak mabuk dan

di papah oleh Michael.

Sarah ingin keluar dari mobil tersebut untuk mengambil Vivian, tapi Kevin mencegahnya.

“biarkan aku saja yang menjemput wanita itu”. Ucap Kevin

“terima kasih”.

“tunggu lah disini, aku akan membawa nya padamu”.

Sarah mengangguk.

Kevin keluar dari mobil dan menghampiri Vivian dan Michael.

“tuan Martine?”. Tanya Michael tidak percaya

“apa saya boleh meminta wanita ini?”.

“berapa yang kau tawarkan?”.

“wanita ini sudah di beli”. Michael mengarahkan matanya ke sebuah mobil mewah dengan 2 penjaga di

luar.

“aku akan membayarnya lebih dari yang orang itu berikan”.

“3 Milyar”.

“baiklah, aku akan memberikannya”.

Kevin menuliskan 3 Milyar di sebuah cek yang baru saja di keluarkan dari kantong jasnya dan

memberikan pada Michael.

“kerja sama yang bagus”. Michael memberikan Vivian pada Kevin. Setelahnya Kevin membawa Vivian

ke mobil, menidurkan wanita itu di kursi penumpang belakang. Dan kembali ke kursi kemudi.

“terima kasih telah menolong Vivian”. Ucap Sarah merasa tidak enak pada Kevin

“tidak masalah, aku senang melakukannya”.

“kau memberikan sesuatu pada Michael, apa yang kau berikan”.

“hanya sebuah cek”.

“apa? aku akan menggantinya”.

“tidak perlu, itu tidak seberapa”.

“aku akan tetap menggantinya”.

“kau tidak akan bisa menggantinya Sarah, sudahlah tidak apa. kemana sekarang kita?”.

“bolehkan kau mengantarkan kami ke apartemenku?”.

“tentu saja”.

Mobil Kevin membawa mereka ke apartemen Sarah.

Sampai disana, Kevin membantu Sarah untuk membawa Vivian, tapi Sarah menolaknya.

“aku akan membantumu”.

“tidak perlu, kau sudah banyak membantuku”.

“baiklah, apa kau bisa makan malam denganku hari ini”.

“aku akan usahakan”.

“baiklah, aku akan menjemputmu nanti malam”.

“ya”.

Sarah membuat makanan di dapur sembaru menunggu Vivian bangun, hingga Vivian keluar dari kamar Sarah

dan sangat terkejut melihat Sarah yang berada di hadapannya sekarang, seingatnya terakhir kali dia bersama Michael.

“sarah”. Ucap Vivian

“kenapa? Kau terkejut?”.

“bagaimana kau ada disini?”.

“seharusnya aku yang bertanya apa yang kau lakukan selama ini? Kau bodoh atau apa?”.

“apa maksudmu?”.

“Michael, kau berhubungan dengan pria tidak jelas, mungkin kau akan berakhir di ranjang

dengan pria tua kalau aku tidak membawamu”. Bentak Sarah

Vivian menampar pipi Sarah keras.

“jaga mulutmu! Kau tidak mengenal Michael, dia menyayangiku”.

“kau buta! Apa yang kau fikirkan? Apa kau tidak ingat pada bunda?”. Ucap Sarah dengan Keras sambil

memegangi pipinya yang terasa panas

“bunda? Bahkan bunda hanya menyayangimu, tidak denganku”.

“kau salah, bunda menyayangi kita semua sama”.

“hahaha bodoh, aku tidak peduli”. Vivian meninggalkan apartemen Sarah begitu saja.

Sarah sempat mengejar Vivian, tapi wanita itu keburu masuk lift. Tubuh Sarah merosot di balik pintu,

air matanya jatuh, dia tidak menyangka dengan apa yang dilakukan Vivian.

Dering ponsel membuyarkan tangis Sarah, dengan sesenggukan sarah mengambil ponselnya dan

menerima telepon dari Kevin.

“kau ada dimana sar?”. Tanya Kevin dengan nada khawatir

“aku masih di apartemen”.

“aku akan kesana sekarang”.

Telepon Kevin tertutup di gantikan bel apartemen Sarah.

Kevin sangat terkejut melihat wajah Sarah yang memerah dan juga matanya sembab. Kevin menyentuh wajah

Sarah lembut.

“apa yang terjadi?”. Tanya Kevin lirih

Sarah hanya menggeleng

“baiklah kalau kau tidak ingin mengatakannya padaku, sekarang lebih baik kau istirahat, aku akan

mengompres bengkak di pipimu”.

Sarah hanya bisa mengikuti apa yang Kevin lakukan. Wanita itu membaringkan tubuhnya di ranjang.

“tunggu sebentar”.

Kevin berjalan menuju ke dapur untuk mengambil air es, sebelumnya pria itu menghubungi Ronald untuk

mencari tahu keberadaan Vivian, karena sebelum sampai di Apartemen, Kevin sempat melihat Vivian yang berjalan sendirian keluar dari apartemen.

Dengan mangkuk yang berisi air es, Kevin membawanya masuk ke kamar Sarah. Dengan telaten Kevin

membantu Sarah mengompres bengkak bekas tamparan Vivian.

“Vivian tidak percaya padaku”. Ucap Sarah

“dia tidak akan pernah percaya padamu”.

“lalu apa yang harus aku lakukan?”.

“biarkan dia tau sendiri”.

“apa kau gila?”.

“lalu apa lagi? Dia sudah dewasa”.

“dia masih di bawah umur”.

“tapi dia bisa berfikir mana yang baik untuknya dan mana yang buruk untuknya, kau sudah berusaha dengan

keras, aku tidak mau kau terluka seperti ini kembali”.

Sarah bangun dari tidurnya dan langsung memeluk Kevin erat.

“terima kasih telah baik padaku”.

Kevin kembali memeluk dan membawa Sarah ke dalam dekapannya, mengusap punggung Sarah lembut, dan

berbisik. “aku akan selalu ada untukmu, karena aku mencintaimu Sarah Nicole”.

Cahaya matahari membangunkan Sarah dari tidur nyenyaknya, dilihat di sampingnya seorang pria

yang masih terlelap dalam mimpi. Sarah tersenyum lekas bangun dan berdiri di depan kaca, bengkak dipipinya sudah hilang. Wanita itu masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri.

Kevin membuka matanya setelah meraba samping tempat tidurnya tidak ada orang. Namun suara air dari

dalam kamar mandi membuatnya bernafas lega. Pria itu turun dari ranjang dan pergi kedapur untuk membuatkan sarapan. Hanya berupa roti dan juga susu yang diambilnya dari lemari es.

Terlihat Sarah keluar dari kamarnya dengan pakaian yang sudah rapi.

“selamat pagi sayang”. Ucap Kevin  “kau terlihat sangat cantik”.

Sarah hanya tersipu malu mendengar ucapan Kevin.

“sudahlah sana”. Sarah mendorong Kevin agar pergi membersihkan diri.

“apa kau tidak ingin ikut denganku?”.

“TIDAK”.

“hahaha, makanlah kalau begitu, aku sudah menyiapkan sarapan untukmu”.

“hm”.

Sarah duduk di balik meja makan, memakan Sarapan yang dibuatkan Kevin untuknya.

Flashback

“aku akan selalu ada untukmu, karena aku mencintaimu Sarah Nicole”.

“aku jugaa menyukaimu sejak pertama kita berjumpa, tapi apakah aku bisa percaya padamu?”.

Kevin menyentuh lembut pipi Sarah, menatap tajam mata teduh wanita itu.

“dari hatiku yang paling dalam, kuharap kau tidak mempercayaiku, tapi aku akan mencoba yang

terbaik untukmu selama aku mampu melakukannya”.

Wajah mereka semakin dekat, hingga bibir mereka bertemu. Sarah membalas ciuman Kevin yang semakin

intens dan menuntut. Hingga tautan mereka terlepas.

“aku menerima mu”. Ucap Sarah lirih

“apa?”.

“ya aku menerimamu”.

Kevin kembaali memeluk sarah erat menyalurkan rasa bahagianya.

Flashback off

Kevin keluar dari kamar hanya mengenakan handuk yang di lilitkan di pinggangnya.

“Kevin!!”. Teriak Sarah begitu melihat Kevin tidak memakai baju

“ada apa?”.

“pakai bajumu”.

“sudah kotor, tunggulah sampai Ronald datang membawakan pakaian untukku”.

“haish”.

Suara bel apartemen Sarah berbunyi, Sarah langsung beranjak dari duduknya dan membukakan pintu

untuk tamu yang datang.

1
Sara
Alur cerita yang menarik
yen
kereeennn..
Rhenii RA
Apalah guna kaya tapi b e g o🤣
Shifa Burhan
ini bentuk paling dari wanita mereka tidak mau, tidak rela dan tidak akan memaafka kalau mereka (wanita) ditinggal tapi mereka (wanita) dengan enteng dan gampangnya meninggalkan pasanganya dan yang paling egois lagi mereka (wanita) tidak merasa bersalah sam sekali

dan inilah yang bnyak terjadi novel2
*kalau pemeran utama wanita meninggalkan pemeran utama pria, itu dianggap bukan kesalahan, kalau pun salah minta maaf semua beres yang parah lagi mereka akan menyalahkan pemeran utama pria

*tapi jika pemeran utama pria yang tinggalkan pemeran utama wanita itu adalah kesalahn paling besar, tidak akan mudah dimaafkan, pemeran akan dibuat mengemis2 maaf
Rizka Susanto
Astaga....Sampe baca ulang aku,kirain salah baca di bagian sibambang nasehatin adeknya agar bisa jaga diri mlh sendirinya mlh seorang player 🤣😅
Tari Aja
Luar biasa
DaniMid DaniMid DaniMid
si sarah keras kepala...seperti tidak mau d atur wlopun untuk kebaikannya...g menghargai smua yg d lakukan kevin untuknya
Kalsum Ajies
mantap Thor Terbaik
silviaanugrah
mampir ya kak ke ceritaku.
silviaanugrah
15like untuk ceritamu thor! aku tunggu feedback-nya di ceritaku ya. salam kenal, smg ceritanya sukses! 🌟
🌻
lah biasa nya dinovel² cowok yg suka main cewek,cwok nya main aman dengan pakai kond*m,ini pil KB 😂
🌻
lah laki² kayak Kevin ngomongin cinta,siapa yg percaya😏
Nenk Manieez
hadeh,kevin ni yaaaa....
gk suka sama klakuannya thoooor.......suka nabur benih🤣🤣🤣
Erni Ynnn
kq bodooohhh
Destra Vajrapratama
bodoh bpdoh sarah msu maunya di jebak..sudh tau vivian jahat msh mau menolongnya
Destra Vajrapratama
visual rhorr
Destra Vajrapratama
akhirnya sarah dan baron bertemu
Destra Vajrapratama
baron kk sarah..mudah2an mereka bertemu
Ayu Hardianty
..
Hanhan
Ternyata Kevin itu Bodoh bgt Yach😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!