NovelToon NovelToon
Balasan Untuk Sang Mantan 2

Balasan Untuk Sang Mantan 2

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Hamil di luar nikah / Selingkuh / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 5
Nama Author: cucu@suliani

IG @suliani_cucu

Karena kesalahan satu malam yang dilakukan oleh Aruna, hal itu membuat dia harus menikah dengan pria yang tidak dia cintai. Awalnya pernikahan itu terasa baik-baik saja, hingga 5 tahun kemudian Aruna melihat sang suami pergi bersama dengan wanita lain.

Hal itu membuat Aruna selalu membuntuti suaminya, hatinya begitu sakit ketika mengetahui kenyataan bahwa suaminya telah berselingkuh. Bahkan, suaminya sudah memiliki putri dari wanita itu. Melihat akan hal itu, Aruna bertekad untuk membalas dendam kepada sang suami.

"Jangan pernah kamu kira aku akan diam saja, Sam. Aku akan membalaskan semua rasa sakit hatiku kepada kamu!" tekad Aruna.

Cara apa yang akan Aruna lakukan untuk membalaskan dendamnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon cucu@suliani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Dia menangis dan terus saja menangis, sampai hari sudah menjelang malam wanita itu terus saja menangis. Dia benar-benar merasa hidupnya tidak berarti.

"Tuhan! Jika ini adalah mimpi buruk, tolong segera bangunkan aku." Aruna berucap dengan lemah sebelum hilang kesadarannya.

Aruna yang belum sempat makan terlihat begitu lemah, terlebih lagi dia begitu tertekan. Tentu saja hal itu membuat Aruna jatuh pingsan.

Di lain tempat.

Sam yang sudah selesai beristirahat, mandi dan mengisi perutnya langsung pergi ke kediaman Aruna, tentu saja hal itu dia lakukan bukan karena semata-mata keinginannya. Namun, karena keinginan dari ibunya.

Almira mengancam akan bunuh diri jika Sam tidak mau menikahi Aruna, karena dia merasa malu mempunyai anak seperti Sam. Mau menghamili Aruna tetapi tidak mau bertanggung jawab.

Walaupun Sam sudah berkata jika dia melakukannya dalam keadaan tidak sadar, tetapi Almira berkata tidak mau tahu. Karena saat ini Aruna tengah mengandung, terlebih lagi wanita itu baru saja kehilangan ibunya.

Pastinya Aruna saat ini sedang begitu bersedih, rasanya Almira tidak tega dan ingin segera merangkul Aruna dan berkata jika Aruna boleh menganggap dirinya sebagai ibunya sendiri.

"Ck! Sial! Kenapa juga Aruna harus hamil? Kenapa juga Aruna tidak mau menggugurkan kandungannya?" kesal Sam.

Selama perjalanan menuju rumah Aruna, pria itu terus saja menggerutu tidak jelas. Dia benar-benar kesal karena harus menikahi wanita yang tidak dia cintai.

"Aruna!" teriak Sam ketika dia tiba di depan rumah Aruna.

Tidak ada sahutan sama sekali, pria itu semakin kesal dibuatnya. Dengan penuh emosi dia menendang pintu utama rumah tersebut, pintu kayu yang terlihat sudah lapuk itu langsung rusak karena ulah Sam.

"Astaga!" kesal Sam.

Sam menghela napas berat, kemudian dia masuk ke dalam rumah sederhana tersebut. Dia masuk ke dalam kamar Aruna, tetapi tidak ada Aruna di sana.

Lalu, dia masuk ke dalam kamar yang satunya. Sam terlihat begitu kesal saat menemukan Aruna yang sedang tertidur seraya meringkuk di atas tempat tidur Arimbi.

"Ya Tuhan, Aruna! Kamu itu budeg atau bagaimana? Aku meneriaki nama kamu sejak tadi tapi kamu tidak menyahutiku! Sekarang cepat bangun, karena Mom sudah menyiapkan semuanya untuk pernikahan kita!" teriak Sam.

Jangankan bangun sesuai dengan perintah dari Sam, Aruna bahkan tidak menggeliatkan tubuhnya sama sekali. Tentu saja hal itu membuat Sam kesal, dengan cepat dia menghampiri Aruna dan menepuk-nepuk pipi wanita itu.

"Ya Tuhan! Badan kamu panas,'' pekik Sam.

Karena merasa khawatir, Sam langsung menggendong Aruna dan dengan cepat membawa Aruna ke rumah sakit. Melihat wajah pucat wanita itu, tiba-tiba saja dia merasa iba. Bahkan, dia merasa takut terjadi sesuatu hal terhadap wanita itu.

"Tolong istri saya, Dok!" pinta Sam ketika dia tiba di ruang UGD.

"Akan kami tolong, Tuan. Silakan anda tunggu di luar," jawab Dokter.

"Baik, Dok,'' jawab Sam.

Sam langsung keluar dari dalam ruang UGD, lalu dia duduk di bangku tunggu dengan begitu gelisah. Padahal, tadinya dia begitu kesal kepada Aruna. Namun, setelah melihat wajahnya yang begitu pucat dan badannya yang sangat panas, dia merasa kasian.

"Ah! Mom harus tahu akan hal ini," ujar Sam.

Setelah mengatakan hal itu, Sam mengambil ponselnya dan segera menghubungi ibunya. Dia menceritakan apa yang terjadi kepada Aruna, Sam juga berkata akan menjaga wanita itu.

"Astaga! Kenapa bisa seperti ini?" keluh Sam.

Cukup lama Sam menunggu di depan ruang UGD, hingga tidak lama kemudian dokter keluar dan memberitahukan kepada Sam jika Aruna harus dirawat.

Dokter mengatakan jika keadaan Aruna dan janin yang ada di dalam kandungan wanita itu sangat lemah, setidaknya Aruna harus mendapatkan perawatan selama tiga hari.

"Iya, Dok! Lakukan yang terbaik," ujar Sam pada akhirnya.

Setelah mendapatkan persetujuan dari Sam, dokter langsung memindahkan Aruna ke dalam ruang perawatan. Sam mengikuti wanita itu dan duduk anteng di samping Aruna.

Sam menatap wajah pucat Aruna, tidak lama kemudian Sam menatap perut Aruna yang masih rata. Tanpa terasa bahkan tangan kanannya langsung terulur untuk mengelus perut wanita itu, ada getaran aneh yang dia rasa sampai ke dalam hatinya.

"Setidaknya aku menikahi kamu demi anakku," ujar Sam.

Sam yang merasa sangat lelah akhirnya memutuskan untuk tidur di atas sofa tunggu, karena besok dia harus bekerja kembali. Dia tidak mungkin libur lama-lama, karena dia harus membantu Steven dalam mengurusi perusahaan Siregar.

Keesokan harinya.

"Bangun, Sam. Ini sudah pukul 6 pagi, cepatlah mandi. Ada yang ingin Mom sampaikan," ucap Almira membangunkan putranya.

Pagi-pagi sekali Almira sudah datang ke rumah sakit untuk menyampaikan kabar penting, kabar yang harus segera diketahui oleh Sam. Karena Aruna masih belum sadarkan diri.

"Mom?" kaget Sam ketika dia membuka matanya.

"Hem! Ini, Mom. Bangun dan cepat mandi, setelah itu kamu segera sarapan. Mom ingin bicara," ucap Almira penuh perintah.

Almira lalu mengambil paper bag yang dia bawa dan memberikan paper bag tersebut kepada Sam, lalu dia duduk tepat di samping Aruna.

"Yes, Mom," jawab Sam.

Setelah mengatakan hal itu, Sam langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Tidak perlu waktu lama, hanya membutuhkan waktu lima belas menit saja Sam sudah keluar dari dalam kamar mandi.

"Ada apa, Mom?" tanya Sam seraya memijat pundak ibunya.

"Kemarin Mom sudah mendaftarkan pernikahan kalian ke Capil, beruntung prosesnya sangat mudah dan cepat. Jadi, kalian sudah resmi menjadi suami istri." Almira memberikan berkas pernikahan milik Sam dan juga Aruna.

''Hah? Maksud Mom bagaimana? Aku sudah resmi menjadi suami Aruna?" tanya Sam.

"Yes, Mom mendaftarkan pernikahan kalian secara online."

"Tapi, Mom. Bagaimana bisa? Memangnya Mom mempunyai berkas penting milik Aruna?" tanya Sam kebingungan.

''Hem! Saat mau menguburkan Arimbi, Mom meminta data diri Aruna. Jaga Aruna dan juga kandungannya, karena sekarang kalian sudah resmi menjadi suami istri." Almira membalikkan tubuhnya lalu menatap wajah putranya dengan tajam.

"Yes, Mom. Aku akan berusaha untuk menjaganya, tetapi aku tidak bisa berjanji akan memperlakukan dia selayaknya istri aku."

"Ck!"

Hanya decakan yang keluar dari bibir Almira, karena ternyata dia memiliki putra yang benar-benar sangat keras kepala. Bahkan, wajah Sam nampak biasa saja saat menatap Aruna.

"Pergilah untuk bekerja, karena Mom yang akan men--"

Almira tidak melanjutkan ucapannya, karena dia melihat Aruna yang menggerakkan tangannya. Bahkan, dia melihat mata Aruna yang mulai membuka.

"Sayang, apa kamu sudah sadar? Bagaimana perasaan kamu? Apa yang kamu rasakan?" tanya Almira beruntun.

Aruna yang sudah membuka matanya terlihat mengedarkan pandangannya, tidak lama kemudian dia menolehkan wajahnya ke arah Almira dan juga Sam secara bergantian.

''Kenapa aku berada di sini?" tanya Aruna.

"Tadi malam kamu pingsan, jadinya Sam membawa kamu ke sini. Bagaimana keadaan kamu?" tanya Almira lagi.

"Tidak baik, aku ingin pulang saja. Rasanya pulang adalah hal yang baik," jawab Aruna seraya memandang tidak suka ke arah Sam.

"Boleh, kalau kamu mau pulang tidak masalah. Asalkan pulang ke rumah Mom," jelas Almira.

"Kenapa harus ke rumah Mom?" tanya Aruna kebingungan.

"Karena sekarang kamu sudah resmi menjadi istri Sam, jadi kamu harus tinggal satu atap dengan Sam. Paham?" jawab Almira penuh dengan penekanan.

"Menikah? Jadi istri Sam?" tanya Aruna kebingungan.

"Ya, Sayang. Kamu boleh pulang kalau sudah sembuh, ke rumah Mom."

'Ya Tuhan, apa maksud dari semua ini? Bagaimana bisa kini aku sudah menjadi istri dari orang brengsek itu? Akan seperti apa rumah tanggaku dengannya?'

1
Khairul Azam
menurut kalian pembaca setiap percakapan kaku nggak sih? atau cuman aku aja.. 🤔🤔
falea sezi
gk rela anak pelakor dapet Vano enak bgt
Khairul Azam
gitu dong tingal kan laki laki yg udah selingkuh, karna perselingkuhan termasuk kejahatan yg gak bisa dimaafkan, hanya wanita bodoh yg bertahan dgn pria berselingkuh
Khairul Azam
kuras aja uangnya kenapa harus meladeni nafsunya,
Susi Andriani
aku yg jantungan
Nana Niez
bab ini mengandung bawang😭😭😭
Nana Niez
Luar biasa
Nana Niez
Lumayan
Ifti Nisa
yaaa ini gak ada kelanjutan nya thor? lanjut dong cerita para cucu Aruna?
Ifti Nisa
Aruna dan Sigit punya 4 cucu, tp yg satu cucu dr adopsi. 2 dari anak" nya cucunya perempuan, dan dr kenzo laki". Alhamdulillah lengkap sudah. semoga keluarga mereka selalu bahagia. Aamiin🤲😍😍🤗
Ifti Nisa
Alhamdulillah akhirnya lahir juga. selamat ya Ken Naya bayi nya laki",, kalian udah jadi org tua🤲😍🤗
Ifti Nisa
apa jangan" apa yg di katakan Andra waktu itu Kenzo bakal gendong dua bayi. apa jangan" satu bayi itu anak nya ibu itu yg mau melahirkan? dan yg satu anak nya Kenzo sendiri? apa benar thor? apa Kenzo punya anak Kembar? jadi penisirin nih?
Ifti Nisa
gua berharap laki" ini dapet karma nya. klo bisa ketabrak tronton trus kaki nya patah,, trus nanti di tinggal deh sama selingkuhan nya.. habis itu bingung deh mau hidup kek mana,, gak ada anak dan istri yg menemani🤣🤣
Ifti Nisa
laki" gak pandai bersyukur ya begini.. padahal istri nya gendut karna demi dia,, demi mengandung benih dia,,memberi keturunan.. ada ya laki" macam dia mau punya anak tp malah selingkuh🤦‍♀️pantes nya laki" macam dia klo gak lempar ke laut, lempar aja kehutan atau ketebing biar mati sekalin😠😠
Ifti Nisa
laki" macam dia gak patut di tangisin,, pantes nya di hempaskan ke laut biar di makan hiu.. bahkan mungkin Hiu gak doyan,, karna pait kulit nya dan udah gak enak,, karna asyik celap celup sana sini🤮🤮
Ifti Nisa
bukan oleh Kenzo tp oleh Andra😁
Ifti Nisa
Ayaka sama Stefano beruntung punya anak tp punya kelebihan.. bener kalian harus jaga baik" Andra takut nya ada org nya berniat jahat
Ifti Nisa
nah kan bener.. pasti Andra punya indra ke 6
Ifti Nisa
nah kan pasti Aliandra punya indra ke 6. dia tau klo Naya hamil kembar
Ifti Nisa
wahhh nih anak belum tau Naya hamil brp baby,, tp udah gambar ada baby kembar di pangku sama Kenzo.. apa jangan" anak Naya dan Kenzo kembar kali ya? jangan" itu anak pasti punya indra ke 6 lagi?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!