NovelToon NovelToon
SUAMI YANG DI BUANG TERNYATA PEWARIS TERKAYA

SUAMI YANG DI BUANG TERNYATA PEWARIS TERKAYA

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / CEO / Mengubah Takdir
Popularitas:7.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mochamad Fachri

(Tokoh utama Pria+Wanita)

Raka Pradipta adalah seorang suami yang selama menikah hanya menjadi alat penghasil uang bagi keluarga istrinya, ia di paksa membiayai kehidupan seluruh keluarga istrinya. Tapi karena rasa cinta yang sangat besar Raka menjalani kehidupannya dengan sepenuh hati tanpa mengeluh sedikitpun. Namun, ketika sebuah kenyataan pahit menghantamnya, rasa sayang yang selama ini hanya ia simpan untuk istrinya lenyap seketika ketika istrinya lebih memilih berkhianat dengan seorang pria yang lebih segalanya darinya, Raka pun di paksa menceraikan sang istri lalu ia di usir tanpa hormat oleh keluarga istrinya itu.

Namun, tak ada yang menyangka jika Raka adalah seorang anak dari penguasa jaringan bisnis di negaranya, dan apakah identitas aslinya itu akan di ketahui keluarga mantan istrinya?

ayo simak cerita baru author yang satu ini, semoga para reader suka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mochamad Fachri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

28. Nyaris saja

Jono masih berdiri mematung di tepi jalan, mulutnya sedikit terbuka sementara pandangannya terus bergerak antara wajah Raka, mobil mewah di depannya, dan kendaraan hitam lain yang berhenti beberapa meter di belakang.

Beberapa detik berlalu, tetapi ekspresinya belum juga berubah dari campuran bingung dan tidak percaya.

“Tunggu...” gumamnya pelan sambil menunjuk samar ke arah mobil. “Jadi... ini benar punya kamu?”

Raka mengangguk kecil seolah itu bukan sesuatu yang penting.

Jono langsung mengusap wajah kasar, lalu tertawa pendek karena terlalu sulit mempercayai keadaan.

“Dulu kita sama-sama kerja angkut barang, pernah kehujanan waktu bantu bongkar gudang, pernah makan mi instan berdua karena uang habis...” ia berhenti sejenak, lalu menatap Raka dengan ekspresi semakin tidak masuk akal. “Terus sekarang kamu bilang punya perusahaan? Aku masih tidak menyangka dengan semua ini.”

Raka membuka pintu mobil sedikit lebih lebar. “Bukan punya,” jawabnya tenang. “Aku bekerja di sana.”

Jono menatap lurus beberapa detik sebelum mendecak kecil. “Kamu selalu bersikap rendah diri,” gerutunya spontan. “Kerja apanya? Semua orang tahu Pradipta Grup itu perusahaan besar, dan kamu pemiliknya.”

Sudut bibir Raka terangkat sedikit.

Jono kembali menatap Raka, lalu menggeleng pelan seperti baru sadar sesuatu.

“Jadi selama ini...” katanya pelan. “Sahabatku yang suka bantu angkut semen, tidur di kontrakan sempit, sama makan gorengan pinggir jalan itu benar-benar seorang anak konglomerat?”

“Hm.”

“Ya ampun, ternyata temanku ini sangat kaya raya,” seru Jono hampir tidak percaya. “Lalu kenapa kamu memilih hidup susah bersama keluarga Rasti?”

Untuk pertama kalinya sejak tadi, Raka terkekeh pelan tanpa terlihat sedikitpun kesedihan di wajahnya saat mendengar kalimat itu dari mulut sahabatnya.

Suara rendah yang jarang terdengar keluar begitu saja. “Masuk dulu saja,” ujarnya tenang. “Dan jangan bertanya apa alasanku mau hidup bersama wanita itu.”

Jono mengangguk pelan dan akhirnya masuk ke kursi penumpang dengan gerakan masih sedikit kaku, jelas takut mengotori interior mobil yang terasa terlalu mahal untuk disentuh sembarangan.

“Ya ampun...” gumamnya pelan sambil melihat sekeliling. “Ini bahkan lebih bagus dari rumah kontrakan tetanggaku.”

Raka hanya melirik sekilas sebelum kembali menyalakan mobil. “Kau lapar?” tanyanya.

Jono buru-buru mengangguk lalu cepat-cepat menggeleng lagi. “Eh, maksudku... terserah. Aku ikut saja.”

Bugatti hitam itu kembali melaju meninggalkan kawasan pertokoan, sementara mobil Jack tetap mengikuti dari belakang dengan jarak aman.

Namun beberapa menit kemudian, ketika jalan mulai memasuki kawasan yang lebih sepi dan lalu lintas berkurang drastis, alis Raka sedikit berkerut.

Dari kaca depan, dua mobil van hitam tiba-tiba bergerak tidak wajar, satu kendaraan memotong lajur dari depan sementara satu lagi melambat dari sisi belakang, membuat ruang gerak mobil menyempit.

Tatapan Raka langsung berubah dingin.

Jono yang masih sibuk melihat sekitar ikut menoleh bingung. “Eh... itu mereka kenapa?”

Belum sempat ada jawaban, salah satu pintu van terbuka sedikit, seorang pria tampak muncul dari balik celah dengan gerakan tergesa, jelas membawa sesuatu di tangannya.

Suasana berubah tegang dalam sekejap, Raka langsung menginjak rem dan menarik setir sedikit menghindar.

“Tundukan kepalamu!” ucapnya tegas.

Dooorrr!!

Dooorrr!!

Jono yang belum sepenuhnya paham refleks bergerak tapi terlambat, dalam kekacauan singkat itu, ia tersentak dan langsung meringis, tubuhnya membungkuk sambil memegang lengan dengan napas memburu.

Sebuah peluru menembus kaca depan mobil Raka, tepat mengenai lengan sahabatnya Jono. “Arrrgh!”

Wajah Raka berubah drastis. “Jo!”

Sementara di belakang, mobil Jack berhenti mendadak, pintu kendaraan langsung terbuka hampir bersamaan, Jack dan dua pengawal turun cepat dengan ekspresi berubah tajam.

“Lindungi Tuan muda!” suara Jack terdengar tegas.

Dua van hitam itu buru-buru memutar arah, mencoba kabur meninggalkan lokasi, Jack langsung menatap salah satu pengawal. “Ikuti mereka sekarang!”

“Baik!”

Meski situasi bergerak cepat, ekspresi Jack tetap dingin dan terukur, salah satu pengawal segera masuk kembali ke dalam kendaraan untuk melakukan pengejaran, sementara yang lain mulai mencatat arah pelarian dan mengaktifkan pelacakan kendaraan.

Jack sendiri bergerak cepat ke sisi mobil Raka.

“Tuan muda, Anda tidak apa-apa?”

Namun perhatian Raka sepenuhnya tertuju pada Jono yang masih menahan lengan sambil berusaha tetap sadar, darah mengalir membasahi kemeja putihnya dan membuat warnanya berubah menjadi merah pekat.

Tatapan Raka berubah jauh lebih gelap dari sebelumnya. “Jack,” ucapnya rendah namun jelas. “Cari siapa yang mengirim mereka.”

“Dan temukan mereka,” lanjut Raka pelan, suaranya begitu datar namun justru terdengar jauh lebih dingin. Tatapannya tidak terlepas dari Jono yang mulai memucat akibat kehilangan darah.

Jack langsung mengangguk tegas. “Sudah saya perintahkan pelacakan, Tuan muda. Plat kendaraan sedang dipindai dan jalur CCTV sekitar akan segera diambil.”

Raka tidak lagi menanggapi, ia segera melepas jas hitamnya lalu menekan kain tebal itu ke lengan Jono yang terluka. “Tekan bagian ini,” ucapnya tenang namun tegas.

Jono meringis keras. “Sial...” gumamnya dengan napas tidak teratur. “Aku baru saja mendapat tawaran kerja, dan jangan bilang sekarang malah masuk rumah sakit.”

Di tengah situasi kacau itu, sudut rahang Raka menegang samar sebelum akhirnya berkata pendek, “Kau masih sempat bercanda?” tanyanya sedikit kesal.

Jono tertawa pendek meski wajahnya sudah berkeringat dingin. “Kalau aku tidak bercanda... mungkin aku sudah pingsan.”

Raka menatap luka di lengannya cepat, peluru tampaknya hanya menyerempet dan menembus bagian samping lengan atas, darah cukup banyak tetapi tidak terlihat mengenai area vital.

“Jack,” ucapnya lagi tanpa mengalihkan fokus. “Ke rumah sakit sekarang.”

“Sudah siap, Tuan muda.”

Jack langsung memberhentikan taxi, setelah itu dua mobil langsung bergerak cepat membelah jalanan, salah satu kendaraan pengawal melesat lebih dulu melakukan pengejaran sementara Jack tetap berada di belakang mobil Raka, memberikan instruksi melalui sambungan komunikasi.

“Unit dua, tetap ikuti target, jangan bertindak gegabah. Rekam semua pergerakan mereka,” suara Jack terdengar tajam. “Kirim posisi real-time.”

“Baik.”

Di dalam mobil, suasana jauh lebih sunyi.

Jono bersandar dengan napas berat, satu tangan menekan jas Raka di lengannya. Wajahnya tampak menahan sakit, tetapi matanya masih bergerak ke arah sahabatnya dengan ekspresi sulit dijelaskan.

“Aku benar-benar belum selesai terkejut...” gumamnya lirih sambil tertawa lemah. “Baru tahu kamu orang kaya, sekarang nyaris mati.”

Raka menoleh sekilas. “Jangan banyak bicara.”

Jono langsung terdiam, saat melihat eskpresi temannya yang sudah tidak bisa ia ajak untuk bercanda lagi.

Raka menoleh sekilas, sambil memacu mobilnya lebih cepat lagi. “Baru bertemu lagi sudah seperti ini,” ucapnya.

Jono mengerjap. “Hah?”

“Kerja besok,” lanjut Raka datar. “Asal kau jangan mati dulu.”

Beberapa detik hening sebelum Jono justru terkekeh pelan sambil menggelengkan kepalanya. “Aku tidak akan mati semudah itu...” gumamnya pelan. “Dan aku ingin menikah sebelum aku mati.”

Di tengah kepanikan itu Raka tertawa, ia bersyukur memiliki sahabat seperti Jono, meskipun terkadang temannya itu sedikit menyebalkan.

Seseorang baru saja mencoba mencelakainya, dan lebih buruknya lagi, Jono yang justru terluka karena berada di sampingnya.

Jemarinya mengepal samar di atas setir mobil sebelum pandangannya bergerak keluar jendela, menatap jalan kota yang melintas cepat.

Di saat bersamaan, jauh di sisi lain kota, sebuah van hitam melaju tergesa memasuki gudang tua kawasan industri. Pintu kendaraan terbuka kasar, beberapa pria turun dengan napas berat.

“Sial! Hampir saja!” geram salah satu pria sambil membanting pintu.

Pria lain yang membawa pistol terlihat gelisah. “Pengawal mereka terlalu cepat.”

Belum sempat percakapan berlanjut, sebuah ponsel sekali pakai di tangan salah satu dari mereka bergetar.

Ia mengangkat cepat.

“Bagaimana?” suara di seberang terdengar rendah dan disamarkan.

Pria itu menelan ludah. “Gagal... target lolos bos.”

Hening beberapa detik, lalu suara di ujung telepon berubah jauh lebih dingin. “Dasar tidak becus! Kalau begitu jangan sampai kalian meninggalkan jejak.”

Sambungan terputus, pria-pria itu saling bertukar pandang dengan wajah tegang, belum menyadari bahwa kendaraan mereka perlahan mulai terlacak dari sistem pengawasan yang sedang bergerak cepat di bawah perintah Jack.

1
Mio Amore
lanjut bca
kite cuhi2 waktu bace
azizan zizan
maknanya Tim it Tim pengawal yang mc punya masih di lvl amatir lah gitu... Kerna bertindak dalam sesuatu kasus perlu makan waktu yang lama... masih lemah lalu gitu mcnya...
moch fachri: tenang, bukan lemah, Mc sebenarnya dah tau siapa yang jadi dalang, cuman dia tidak bertindak sesuka hati harus cukup bukti😄
total 1 replies
azizan zizan
Thor cuma saran aja kalau boleh jangan di ulang-ulang yang sama berterusan maksud saya perkataan di bab lepas jangan di ulang lagi di bab yang baru... jadi bosan baca Thor jika perkataan yang sama di ulang terus..
moch fachri: oke aman, ntar di perbarui di setiap babnya terimakasih kak udah mampir dan memberi masukan🙏😄
total 1 replies
LANY SUSANA
dasar ibu mertua gak tau diri...
masih sj menyalahkan raka
pdhal! sjk nikah raka jd sapi perah di kel rasti, tp msh tetep diam sj
LANY SUSANA
next Thor ceritanya cukup bagus....
azizan zizan
wahh.. ini bener2 mc yang tidak berguna Nih kerana seorang perempuan jalang ia sanggup membiarkan ibunya menderita sakit memang kurang Hajar ni Nih kurang sopan kesantunan Nih orang..
moch fachri: 🤣🙏 jangan emosi kak
total 1 replies
azizan zizan
perjuangan yang sia2.. udah hidup enak malah di buang untuk jadi orang yang tolol...kasihan bodoh amat..
juwita
kenapa g di talak dm si rasti nya. tar klo tau raka holang ky malah g mau diceraikan lg
juwita
sia" perjuangan km hidup miskin raka. ternyata di selingkuhin. udh enak jd holang kaya malah mau jd org miskin. coba lah tukaran posisi sm aq. biar aq ngerasain jd org ky banyak duit🤣🤣🤣
♋Ichageul💞
Jono kan yang nguli bareng Raka, kan? Bukannya dia udah tahu kalau Raka pewaris Pradipta Group?
moch fachri: ceritanya dia ngelag dan belum sadar kalo sahabatnya itu pewaris, jadi otaknya kan masih mencerna itu😄
total 1 replies
♋Ichageul💞
Curiga itu mantannya pak dokter🤣
moch fachri: 🤣tidak seperti itu
total 1 replies
Erchapram
Ulat bulu datang lagi 🤔
moch fachri: biar gereget😄🤣
total 1 replies
Mio Amore
woow kurien
Dinar Keke
Bacanya langsung marathon dulu, tinggal momentary.
Hati hati Doni mending ditabung saja, kalau perlu deposito kan.
moch fachri: makasih kak udah mau mampir😄🙏
total 1 replies
LANY SUSANA
Dion sini nitip aku sj uangmu yg 10 juta ya
hati 2 lo ilang, lagian raka bukannya kasih ATM sj lbh simpel ya, ni dion pergi2 bw uang banyak lo, takutnya di smbil. nenek. lampir
♋Ichageul💞: Jangan, takutnya investasi bodong🤣🏃🏃🏃
total 2 replies
Mio Amore
apakah rasti mulai galau
moch fachri: rasti nanti galaunya pas liat Raka bawa bugatti🤣
total 1 replies
Mio Amore
lanjut
♋Ichageul💞
Iyalah nikah aja sama Selina, aku dukung
LANY SUSANA: aku juga dukung...
jodoh yg tertunda ni selama
sjk dulu di jodohin raka nolak tp selama udah cinta 😍
total 1 replies
LANY SUSANA
semoga lancar proses nya dan uang yg di beri unt dion ga di kasih ortu
siap2 ya farhan km nanggung hutang jel rasti🤣🤣🤣puyeng puyeng deck km
♋Ichageul💞: Doni, kenapa jadi Dion🤣
total 1 replies
Mio Amore
rehat sejenak bca nya nnti ta lanjut thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!