NovelToon NovelToon
SMA FLUCH (Horor)

SMA FLUCH (Horor)

Status: tamat
Genre:Horor / Fantasi / Misteri / Supernatural / Tamat
Popularitas:94.2k
Nilai: 5
Nama Author: widia wati

Syalita Hatrcher adalah siswi baru di SMA FLUCH. Seorang gadis yang memiliki kemampuan dapat melihat peristiwa mengerikan di masa lalu. Di hari pertama ia pindah ke SMA FLUCH ia sudah merasakan ada sesuatu yang janggal dari sekolah tersebut. Dapatkah ia mengungkap misteri dari balik nama sekolah itu sendiri? Apa arti FLUCH yang menjadi nama sekolah tersebut? Bersama teman-teman barunya Syalita akan mengungkap semuanya satu persatu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon widia wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suara ketukan di pintu

Malam harinya aku tidak bisa tidur. Pikiranku masih terbayang-bayang kejadian siang tadi. Kata-kata Jonathan masih berputar-putar di kepalaku seperti kunang-kunang. Aku tidak bisa memikirkan bagaimana reaksi mereka setelah tahu semua ini. Aku yang baru tiga hari saja tinggal disini sudah tidak tahan ingin kembali pulang. Bagaimana dengan mereka yang sudah lebih dari setengah tahun lamanya?

Dalam kesunyian ini aku baru teringat kalau ada sebuah buku yang belum aku buka. Buku kecil bermotif bunga sakura masih terbukus rapi. Aku membuka bungkusnya dan mulai membuka halaman pertama. Di sana ada tulisan yang tersusun rapi. Aku mulai membaca setiap kata pada buku kecil itu. Disana tertulis.

..."Ibu coba tebak ini hari apa? Hari ini adalah hari ulang tahunku. Ayah memberikan sebuah boneka koala lucu sekali. Aku sangat menyukainya. Aku harap ibu ada disini mendampingiku, membacakan cerita, menyisir rambutku. Kenapa ibu pergi. Aku rindu ibu."...

Aku membuka halaman berikutnya.

..."Ibu.... Ibu.... Coba tebak? Hari ini ayah mengajariku bermain sepeda. Walau sempat jatuh tapi aku tidak menyerah. Ibu jangan khawatir, aku baik-baik saja. Hanya luka kecil."...

Tok... Tok... Tok...

Tiba-tiba aku mendengar suara ketukan di pintu. Sangat pelan tapi aku bisa mendengarnya dengan jelas. Aku tak menghiraukannya. Itu mungkin cuman halusinasi ku saja. Aku melanjutkan membaca buku harian tersebut.

..."Ibu hari ini ada murit baru di kelasku. Dia cantik dan baik sekali namanya Emay. Dia semeja dengan ku. Ibu, sudah dulunya ayah memanggilku. Dah..... Aku sayang ibu."...

Aku membalik halaman demi halaman buku harian tersebut. Tidak ada apa-apa selain tulisan-tulisan isi hati seorang anak yang rindu pada ibunya. Setelah membalik halaman demi halaman, pandanganku tertuju pada sebuah kata yang membuatku terkejut.

..."T O L O N G ! ! !"...

Kata itu begitu jelas tertulis memenuhi halaman buku tersebut. Aku membalik halaman selanjutnya.

..."Ibu tolong! Dia datang lagi. Aku takut..."...

Tulisan yang tadinya rapi berubah menjadi seperti di tulis dengan sangat tergesa-gesa. Ada apa ini? Apa yang terjadi sebenarnya? Pertanyaan ini berputar-putar di kepalaku. Aku membuka halaman selanjutnya.

Alangkah terkejutnya aku begitu melihat bagian halaman itu. Halaman tersebut di penuhi bercak darah yang berwarna kehitaman tapi tidak mempengaruhi warna asli dari darah itu sendiri. Di halaman itu ada sebuah foto. Aku mengambilnya. Disana ada dua gadis kecil yang sedang bergandengan tangan sambil tersenyum manis menghadap kamera. Tapi sayangnya foto itu ternodai oleh darah yang memenuhi hampir seluruh gambar di foto itu. Walaupun begitu aku masih bisa melihat kebahagian yang terpancar dari kedua gadis kecil tersebut sewaktu di foto. Mereka sangat bahagia, tersenyum gembira menikmati masa kanak-kanak mereka. Tapi kenapa persahabatan mereka penuh darah?

Tok...... Tok...... Tok......

Aku mendengar lagi suara ketukan di pintu yang membuat pandangan ku dari buku iini terahlikan. Suaranya masih terdengar pelan. Aku mengambil hpku dan menyalakannya.

"Ini masih jam 21.30."

Tok... Tok... Tok! Tok! Tok!

Suara ketukan itu semakin kuat dan cepat. Kemudian dalam sekejap menghilang. Aku memberanikan diri turun dari tempat tidurku lalu berjalan menuju pintu. Ada sedikit rasa takut dalam benakku. Bagaimana kalau itu Anna? Tapi rasa penasaranku jauh lebih besar. Aku memutar knop pintu dan mulai membukanya. Tidak ada apa-apa selain lorong kosong nan gelap. Hawa dingin mulai menyelimuti ku. Itu membuatku merinding. Aku menutup pintu. Belum sempat aku menutupnya sepenuhnya, aku melihat ada sekelebat bayangan putih yang dengan cepat lewat di depanku. Aku sontak langsung membuka pintu dan melihat bayangan tersebut menuruni tangga. Tanpa pikir panjang aku langsung mengikuti bayangan itu. Tak lupa menutup pintu sebelum berangkat.

Bayangan tersebut menuntunku ke sebuah ruangan yang ada di lantai dua gedung kelas. Disaat aku mengikuti bayangannya memasuki ruangan dia menghilang. Ruangan ini cukup besar. Terdapat beberapa lilin yang menjadi penerang ruangan ini dan beberapa buku tua di atas sebuah meja. Di salah satu buku itu ada satu buku yang terbuka halamannya. Aku melihat buku tersebut. Buku yang aneh. Seluruh kata di buku iini tidak aku mengerti sama sekali dan juga kelihatanya sudah sangat tua. Dari kertasnya saja telah berubah menjadi kecoklatan. Ada sebaris kalimat yang begitu mengejutkanku.

"Ritual menghidupkan orang yang sudah meninggal."

Apa maksudnya ini? Jangan-jangan ini buku mantra. Tapi siapa yang sedang pelajari ilmu hitam ini? Pertanyaan demi pertanyaan mulai muncul di kepalaku dan di saat seperti ini aku teringat pada Jonathan. Aku harus memberitahu dia. Belum sempat aku keluar dari ruangan tersebut. Aku di kejutkan dengan suara langkah kaki yang berjalan mendekat.

Tap... Tap.... Tap....

Suaranya yang semakin mendekat. Aku seketika panik. Aku bergegas mencari tempat bersembunyi dan kudapatkan sebuah lemari yang cukup besar di sudut ruangan. Tanpa berpikir panjang aku langsung membuka lemari itu dan bersembunyi di dalamnya. Tubuhku gemetar ketakutan. Aku berharap siapapun yang datang itu tidak menemukan aku disini. Ada sedikit celah diantara pintu yang memungkinkan aku dapat melihat siapa yang datang.

Beberapa detik kemudian ada seorang memasuki ruangan. Ia berpakaian serbah hitam denganbtudung kepala. Aku tidak bisa begitu jelas melihat wajahnya. Pakaiannya terlalu menghalangi, tapi suaranya begitu jelas terdengar.

"Tinggal 14 orang lagi. Bersabarlah nak, sebentar lagi kita akan bertemu di bulan purnama ke duabelas malam ini," suaranya terdengar parau dan begitu berat.

Dia berdiri menghadap papan tulis. Tepat disana ada beberapa foto dan salah satu foto itu telah silang. Itu foto Silvi dan yang lainnya dalah foto kami. Aku tersentak ke belakang yang membuat lemari bergonyang.

"Siapa itu?" teriak orang itu sambil menoleh.

Aku menutup mulutku mengunakan kedua tangan. Aku benar-benar ketakutan saat ini. Bagaimana kalau-kalau dia menemukan ku? Tapi untungnya tiba-tiba terdengar suara tikus yang membuatku orang itu menjauh. Aku menghembuskan nafas lega. Orang itu duduk di kursi di dekat tumpukan buku dan mulai membolak-balikan buku di depannya. Beberapa menit kemudian orang itu beranjak dari kursinya dan melangkah pergi dengan satu buku di tangannya.

Aku mengambil kesempatan ini untuk pergi dari ruangan ini. Baru beberapa langkah kakiku terasa sangat berat seperti ada yang menahannya. Tiba-tiba muncul bayangan putih dihadapanku. Bayangan itu membuntuk seorang gadis berambut panjang sepinggang. Dia bukan Anna, aku yakin itu karna rambutnya yang berwarna coklat. Gadis tersebut perlahan-lahan mendekatiku. Aku berusaha untuk menjauh tapi sanyangnya aku tidak bisa kemana-mana. Rasanya tubuhku tidak bisa di gerakan. Gadis itu semakin mendekat dan ia mulai mendekapku dengan sangat kuat. Hal ini membuatku kesulitan bernafas. Lama-kelamaan pandanganku menghilang.

.......

.......

.......

.......

.......

.......

...ξκύαε...

1
Sri Peni
aq salut dgn cerita ini di mn setan dpt dikalahkan manusia
Sri Peni
aq terasa didalam cerita
Sri Peni
baru kali cerita horor yg kubaca
Sri Peni
diawal sj sereem
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
akhirnya tamat.. terimakasih
WR ξκύαε: terima kasih kembali telah membaca cerita ini. jika ada pertanyaan, silakan ditanyakan. entar tak gelas, jelas maksudnya.
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
oalah Aaron.. kok ya bisa terpisah sih tadi
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
lah Aaron malah ilang
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
benar ayah Resifa ternyata
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
apa dia dokter jahat itu?
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
apa itu ayah Resifa?
Ming: pastinya
total 1 replies
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
jd hal apa yang blm selesai dan bisa membantu nya. menyeberang?
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
apa waktu memasukkan Tria ke situ gak merasakan apapun?
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
setelah vs ush payah keluar dr sana harus ake sana lagi dong
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
kalo dibirao makin caper takutnya 😅
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
aaahh...Luxiaaaa... 😅
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
kalian juga bersekolah di sekolah hantu. apa itu juga masuk akal? pertanyaan konyol 😅
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
matibdua kali dong para arwah 😁
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
benar dugaanku pasti Jonathan masih hidup
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
mungkin Jonathan blm mati
❥␠⃝ ͭ🍁Mahes💋🆂️🅾️🅿️🅰🅴
jd gimana cara keluar dr situ?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!