NovelToon NovelToon
Wanita Tawanan Tuan Grey

Wanita Tawanan Tuan Grey

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Beda Usia / Anak Kembar
Popularitas:168.6k
Nilai: 5
Nama Author: anggi (@ngie_an)

Alicia Delmora adalah wanita mandiri sejak kecil, dia menjadi tulang punggung keluarga semenjak ayahnya meninggal dunia dan hanya tinggal bersama ibu dan kakak tirinya yang hanya bisa mengandalkan Alicia untuk membayar hutang-hutang mereka.

Kehidupan Alicia berbanding terbalik dengan saudara kembarnya yang bernama Alice, kembarannya itu hidup bergelimang harta bersama kedua orangtuanya dan memiliki seorang kekasih yang sangat terkenal di kota tersebut bernama Nicholas.

Alicia yang tidak tahu bila dia memiliki saudara kembar begitu juga sebaliknya, kehidupannya berubah setelah orang asing masuk dalam kehidupannya dan menjadikan dia sebagai wanita tawanan dari Pria asing tersebut yang menganggap dirinya sebagai Alice.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anggi (@ngie_an), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

lima puluh miliar

Suara pukulan baku hantam pun semakin riuh ketika Reno turun tangan usai mengambil uang dari tangan Susan, dia langsung menangani kedua preman yang sudah lebih dulu diberi pelajaran oleh Dominic, sedangkan Alicia yang melihat kejadian itu hanya bisa berdiam diri sembari menahan rasa takutnya.

Sementara Susan dan juga Pricilia saling berpelukan melihat perkelahian tersebut, tubuh mereka gemetar sampai melemaskan tulang kaki mereka. Suara teriak mereka pun keluar ketika mendengar pukulan baku hantam antara Reno dan juga kedua preman tersebut yang kini sudah berada di kaki pria yang jauh lebih muda dari pria yang sedang berdiri tepat di samping Alicia.

"Ampun, ampun, Tuan!" ucap kedua preman yang meminta maaf agar Reno mau melepaskan mereka.

Tiba-tiba terdengar suara pria dengan intonasi suara yang menyeramkan di telinga Alicia. "Lepaskan, mereka!"

Semua orang melihat ke arah sumber suara, lelaki tua yang bisa ditafsirkan berusia lima puluh tahun seusia dengan Dominic memakai topi hitam setara dengan jazz yang pria itu kenakan, ceerucu di bibir dan gigi emas sebelah kiri, keluar dari dalam mobil mewah.

"Rupanya beneran kamu, Johan!" ledek Dominic yang menyunggingkan sudut bibirnya.

"Apa urusanmu, sehingga kau mengusik urusanku? Aku tidak pernah mengusik wilayahmu Dominic!" Johan melangkahkan kakinya agar lebih dekat ke arah lawan bicaranya.

"Tidak mengusik wilayahku? Kau lupa bawa ini termasuk wilayahku?" Dominic kembali mengingatkan rivalnya itu.

"Oke, Aku hanya ingin mengambil milikku setelah itu aku akan pergi dari sini sesuai yang kau mau!" Ucap Johan dengan santai.

"Milikmu?" Dominic mengerutkan keningnya saat Johan menyuruh asisten pribadinya sendiri untuk membawa Alicia.

Alicia pun langsung memberontak kembali ketika tubuhnya diseret kembali untuk masuk ke dalam mobil Johan, sedangkan Pricilia bersembunyi di belakang Susan, kakak tiri Alicia itu takut bila dia yang menjadi istri ke tujuh Johan.

"Tunggu dulu! Apa yang kau maksud dengan milikmu? Lepaskan dia!" Tegur Dominic dengan kesal.

"Dia calon istriku, Dominic! Benar begitu Susan?" Johan memberitahu kepada Dominic bila Alicia yang akan menjadi calon istrinya lantas dia melihat ke arah Susan untuk meminta pertanggungjawaban atas pertanyaannya, karena Johan sendiri yang melihat begitu jelas dari jarak jauh ketika Susan menyuruh membawa Alicia yang lebih muda daripada Pricilia menjadi istrinya.

Susan mengangguk secara cepat karena takut bila Johan mengubah pikiran dan akan mengambil anaknya Pricilia, meski dia pun tidak tahu siapa yang sedang berbicara kepada Johan, yang jelas Susan tidak mau berurusan lagi dengan sosok rintenir atas hutang piutang yang melilit dirinya.

Dominic tertawa dengan sangat keras mendengar penuturan dari Johan—pria yang gila dengan harta dan wanita, dia melangkah lebih maju mendekat ke arah salah satu musuhnya itu sembari berkata, "Dia calon menantuku! Jadi dengan secara tidak hormat saya pintar pergi dari wilayah saya tanpa membawa apapun kecuali kamu menginginkan dia sebagai pengganti calon menantuku!"

"Tidak, Tuan! Saya mohon ... Bawa saja Alicia jangan Pricilia! Alicia lebih muda sesuai dengan kriteria Tuan Johan," ujar Susan yang memberikan saran dengan suara yang gemetar dia keluarkan.

"Dominic, Dominic! Kau pikir aku bodoh? Jelas aja tidak, apa yang sudah menjadi milikku tidak akan aku lepaskan kecuali ... kalau kamu mau barter denganku Tuan Dominic terhormat," ucap Johan dengan senyuman liciknya.

Melihat perdebatan yang masih sengit, Alicia hanya bisa berdoa dan berharap agar dirinya bisa terlepas dari semua masalah yang membebani dirinya terus-menerus. Akan tetapi, dia sadar pasti Dominic tidak akan menuruti permintaan rentenir tua bangka itu.

Alicia pun hanya pasrah kalau memang ini takdirnya menjalani garis hidup yang terus menguras air mata, maka dia akan bersiap menguatkan dirinya untuk menerima kepahitan hidup lebih besar dari saat ini.

"Nuno!" Panggil Johan pada asisten pribadinya menyuruh pria itu untuk menarik paksa Alicia agar masuk ke dalam.

"Berapa yang kau inginkan?" Tanya Dominic yang akhirnya membuka suara setelah dia berpikir panjang terus berulang-ulang apakah wanita yang menolongnya pantas untuk menjadi menantu dia, padahal di awal dia hanya ingin Alicia menemani sang anak untuk makan malam bersama.

Johan tertawa terbahak-bahak suaranya begitu menyeramkan hingga membuat bulu halus pada tubuh Alicia merinding, dia pun berkata, "Ternyata wanita itu begitu penting bagimu, Dominic! Aku menjadi semakin tertantang untuk memilikinya."

"Jangan banyak bicara omong kosong Johan! Cepat katakanlah!" Dominic begitu geram, dia mengepalkan tangan yang menahan emosi amarah.

"Oke, oke, oke! Lima puluh miliar! Bagaimana? Terlalu kecil bagimu bukan? Untuk menukar wanita itu!" Johan semakin senang dengan permainan yang dia buat bersama Dominic.

"Cih, hanya lima puluh miliar?" tanya Dominic yang meremehkan permintaan Johan. "Reno!"

"Baik, Tuan!" Reno langsung bergegas memberikan cek seharga 50 miliar yang langsung ditandatangani oleh Dominic.

Susan dan Pricilia sangat tidak percaya dengan apa yang baru saja mereka saksikan, Alicia dibeli dengan seharga yang begitu fantastik buat dirinya. Sungguh tidak bisa mereka cerna dalam pikiran dan perutnya, sebegitu berharganya kah Alicia untuk lelaki paruh baya yang baru dia ketahui itu.

"Kau sudah menerimanya bukan? Sekarang pergilah jangan pernah mengusik calon menantu Dominic apalagi masuk ke dalam wilayahku!" Usir Dominic pada Johan.

"Senang bisa berbisnis denganmu Tuan Dominic!" Johan tertawa sembari pergi begitu saja meninggalkan kedua preman yang masih tersungkur di bawah.

Alicia langsung pingsan seketika usai melihat semua kejadian itu di depan matanya, tubuhnya langsung diangkat oleh Reno atas perintah dari Dominic agar segera dibawa masuk ke dalam mobilnya.

"Tu–tuan! Mau di bawa ke mana, anak saya?" tanya Susan yang melihat bila Dominic masuk ke dalam mobil tanpa permisi.

Dominic menghentikan langkah kakinya ketika dia ingin masuk ke dalam mobil, dia tertawa mengejek ke arah Susan saat mendengar wanita itu menyebut bila Alicia adalah anaknya.

"Saya tidak membawa anakmu, Nyonya! Anakmu masih berada di belakangmu sendiri," ucap Dominic.

"Ma–maksud sa–saya ... mau di bawa ke mana, Alicia? Tolong jangan bawa pergi anak, saya!" pinta Susan yang masih ketakutan.

"Cih! Anak? Setelah apa yang kau lihat kau baru menyebut Alicia anakmu?" Dominic berdecak kesal lantas dia kembali berucap, "Urus saja anak kandungmu Nyonya Susan! Setelah ini saya berharap kau tidak memiliki hubungan apapun dengan menantuku!" Dominic langsung menutup pintu mobil secara kasar lantas menyuruh Reno berjalan.

"Mah, sudah biarin saja! Yang penting rumah ini aman untuk kita sekarang, tidak ada lagi penagih hutang!" Pricilia mengingatkan kembali kepada ibunya.

"Apa kau bodoh? Apa kau tidak bisa mencerna semua kejadian ini?" Susan memukul kepala anaknya agar bisa berpikir jernih.

Pricilia pun kesal dia memegang kepalanya lantas mendengarkan ucapan sang ibu menjelaskan bahwa mereka akan mengambil kesempatan ini sebagai tambang emas mereka. Dengan begitu, mereka bisa hidup mewah berkat Alicia yang menjadi menantu Dominic—orang yang yang terlihat di mata Susan dan juga Pricilia.

"Apa kau paham, sekarang?" tanya Susan dengan kesal. Dia hanya mendapatkan anggukan serta senyum dari Pricilia.

To be continued...

1
Mira Erlan Sopi Erlan
selingkuh boleh tp jgn smpi gituan ya.takutnya hamil bingung ank siapa
Rere Niae Cie'kecee
kok ga up"tour🙏🙏🙏
Amelia Harianja
thord kenapa belum up
bolak balik ke sini belum up juga
semangat thord
Ning Ning
kok aku kesal sama Alicia ya ga tau diri udah di tolongin sama keluarga nya selingkuh pula dan bibirnya udah di cium sama si Jacob sungguh menjijikan kalo aku jadi grey sih lebih baik cerai dari pada sama wanita murahan itu ga bisa jaga iman lebih baik Alice yang terus bersama sang kekasih
Megabaiq
ini bukn novel tp certa petak umpat,,,bkin crta yg msuk di akal knp torrr...trllu byk yg gk logis....
Ning Ning
aku mampir Kaka
Megabaiq
alahhhh crta novelmu trllu mmbosankn,,jeduluan bosen bca....maaf smpe sni jha...
Megabaiq
terllu byk liku2nya toorr
Megabaiq
cerita novelmu terllu lebay....masak 50 m,ak jg gk trllu suka dgn nma2nya,hmpir smua sma
Ema Sukmawati
👍
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
apa Dinda gk ada rasa rindu pada Alicia yg telah di tinggalkan bertaun tahun
Fatimah D'Ratu
kok Dinda dingin ke anak kandungnya sendiri
Coretan Kertas
Cemungut 😍
Sedang mengetik...
aduhh typo nya bnyak bgt.... 🤦🤦🤦
HIATUS: iya kak, maklum jumkat 😂 wait di perbaiki
total 1 replies
Sedang mengetik...
kira kira gimna ya reaksi Nicholas nanti ketika dia tau penyebab Alice tertembak karna data yg sudah dipalsukan grey,,,
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
semangat selalu ka'... ini cerita sangat menarik sekali sayang kalo di lewatkan🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Sedang mengetik...
gak ada terima kasih nya sama sekali si dinda ,,, padahal udah di tolongin anak kesayangan nya ,,,
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
q bahagia q juga sedih dan juga sakit hati... ini rasa'y nano" sekali, q bahagia kini Alicia tau dia kembaran Alice q terharu sama Nicholas yang mau menjatuhkan harga diri'y untuk Grey, dan q sakit hati karna ma" kandung Alicia dia masih egois bahkan tidak mengucapkan kata makasih pada Alicia yang telah mendonorkan darah buat Alice😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Sedang mengetik...
nah loh lagi keadaan gawat darurat aja Lo ingat sama Alicia kemaren kemaren kemana aja Lo Bu...
ummi_Շɧ𝐞𝐞ՐՏ🍻muneey☪️
ceritanya bagus kak.. cuman agak diperbaiki lagi ya kata2nya.. ada beberapa yang bikin bingung 🙏🙏.. tp aku suka ceritanya..
HIATUS: iya kak... hahah makasih ya jangan bosen ingetin 😂 lagi kejar jumkat
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!