NovelToon NovelToon
My Mysterious Husband

My Mysterious Husband

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi / Badboy / Nikahkontrak
Popularitas:407.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Nona Aquarius

Cherly Aurora, seorang wanita yang sederhana tapi cantik yang menikahi pria misterius bertopeng. Dia dipaksa menikah oleh ayah dan ibu tirinya karna kesalahan besar yang dilakukan oleh adik tirinya. Adik tiri Cherly menabrak lari seorang wanita yang ternyata istri dari Gino Alexander, Presdir Group R.K.

Gino Alexander, seorang pria tampan yang ingin balas dendam atas kematian istrinya Selena yang sangat ia cintai. Dia terpaksa menikah hanya untuk membalas dendam, dan dia menyembunyikan wajahnya dibalik topeng tidak ingin identitasnya diketahui oleh Cherly dan keluarganya.

Kontrak pernikahan 5 tahun yang ditandatangani Cherly berdampak buruk, ia harus menuruti segala sesuatu yang diinginkan Gino.

Pernikahan mereka tanpa cinta, tapi bisakah benci berubah menjadi cinta?

Simak yuk ceritanya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nona Aquarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Yang menyakitkan

Malam Hari

Ini malam kedua Cherly tinggal dirumah yang super besar, malam yang tidak diinginkan oleh Cherly bagaikan mimpi buruk baginya.

Cherly berdiri di dekat jendela kaca, menatap langit malam yang penuh dengan bintang. Berharap salah~satu bintang akan jatuh. Dia tidak pernah lupa kapan terakhir kali ia menatap langit malam, Saat dia masih kecil, bersama ibunda dia selalu menatap langit malam, sudah seperti rutinitas , dia pikir adanya bintang jatuh bisa mengabulkan keinginan.

Memikirkan kisah cintanya di masa depan akan seperti apa, berharap mendapatkan seseorang yang benar~benar pantas untuknya.

Kehidupannya sudah sangat menyedihkan, masih berharap penderitaannya hilang. Hatinya masih percaya kalau bintang jatuh bisa mengabulkan permintaannya. Tapi logikanya menolak karna bintang jatuh yang mengabulkan keinginan itu hanyalah mitos.

"Hati ini sungguh sangat rapuh untuk kalian sakiti, dan karna rapuh pula, hati ini berpura~pura kuat" Bisik Cherly menatap bintang di langit.

"Semestaku sebelum ibu meninggalkanku sungguh sangat menyenangkan. Aku tidak pernah lupa caranya menghargai mentari membakar langit hingga kemerahan, aku tidak pernah lupa caranya menghargai wanginya hujan yang turun kebumi, aku tidak pernah lupa caranya menghargai indahnya kebersamaan keluarga, aku tidak pernah lupa bintang, bulan, matahari, hutan, dan seluruh makhluk hidup itu bernyawa dan bernafas. Aku tidak pernah lupa bahwa kita semua terkoneksi bahwa cinta sepatutnya menjadi bahan bakar agar kita tetap malangkah. Garis terbesarnya, aku tidak pernah lupa caranya menjadi manusia."

"Dan kemudian Masalah datang terus~menerus, semestaku berubah drastis dari yang bahagia, menjadi hancur"

"Semenjak ibu menghilang ayahku yang dulunya ku kenal sangat menyayangiku, sekarang tidak memperdulikanku. Kehadiran istri kedua ayah menjadi alasan utama ayah cuek padaku."

"Kini aku tidak lagi tinggal seatap dengan keluargaku tapi, entah ini sebuah kebanggaan, lebih tepatnya mengarah ke penyesalan."

"Sekarang aku tinggal dirumah yang sangat besar, sangat besar untuk ditinggali 4 orang didalamnya, entah ini kebanggaan, lebih tepatnya ini hanya sebuah penyesalan"

"Rumah ini sangat besar, bagi orang lain akan sangat leluasa bernafas tapi berbeda denganku, kurasa ini cukup sempit, membuatku tidak bisa bergerak sama sekali"

"Sebuah kebanggaan tinggal dirumah besar bagiku itu sebuah penyesalan, yang tidak bisa kubantah."

"Hidupku sangat bahagia, itu dulu. Berbeda dengan sekarang."

"Lucu sekali, sesosok lelaki bertopeng yang tidak kukenal datang di kehidupanku yang menyedihkan, membuatnya lebih parah lagi. Mengajukan kontrak pernikahan 5 tahun, Untuk menjadi istrinya, ohh.. tidak... maksudku... hewan peliharaannya. Dan kupikir kita akan menikah seperti orang~orang pada umumnya, ternyata.. pernikahan yang kudambakan sangat berbeda jauh dengan realita. Herannya aku kenapa ada pernikahan yang digelar malam hari, ternyata baginya itu bukanlah pernikahan, malahan sebuah pembalasan dendam atas kematian istrinya."

"Dia menjadi lelaki yang memorak~porandakan jagat rayaku, dengan cara yang terburuk. Memintaku merasakan rasa sakit yang tidak terlupakan, yang tidak bisa tenggelam bersama waktu"

"Dan aku hanya menjadi korban dari pembalasan dendamnya. Yang menangis tanpa diperdulikan, meski menangis darahpun dia tidak mengasihani. Aku baru tahu pandangan orang kaya/memiliki segalanya, ternyata berbeda dengan pandanganku. Yang aku tahu, siapa yang menyakitimu maka balaskan dendammu pada orang yang sama. Tapi dia berbeda, adikku yang menabrak istrinya, dan aku yang disiksa... aku mengerti saat itu, Aku yang menyetujui pernikahannya karna alasan ayahku sudah tidak berdaya lagi.. Tapi kupikir saat itu hal ini sangat mudah hanya kontrak 5 tahun dan kemudian berpisah dan menjalani hidup masing~masing. Sekarang aku mengerti sebenarnya hidup lelaki itu sebenarnya simpel, Cyukup membuka hati untuk seseorang yang akan datang dengan sendirinya kepadanya dan menerimanya apa adanya. Dia aja yang ingin ribet... malah mau balas dendam... dengan sesuatu yang sudah ditentukan. Seharusnya dia mengikhlaskan yang telah pergi, dan membuka hati untuk seseorang yang akan datang. Karna semua sudah ditentukan, dia dan istrinya cukup sampai disini, lebih tepatnya Kebersamaannya sudah berakhir. Dia tidak bisa memaksakan kehendak."

"Lelaki yang kukenal Mr.A yang berdarah dingin. Kau harus ingat malamku yang dipenuhi penderitaan, kau harus ingat bagaimana kau memperlakukanku seperti bukan manusia. Hingga kau sadar, hal terbesar yang telah kau sakiti akan menjadi sebuah kehilangan yang tidak pernah kau lupakan. Ku ucapkan selamat atas kemenanganmu meski bara membakar hati, sembari hangus aku terus mengutuk diri sendiri yang dari dulu menjadi anak pembawa sial. " Teriak Cherly terbawa emosi.

"Mr.A. Puaskah kau menjadikanku arang?" Bisik Cherly emosi dan meneteskan air mata.

"Aku begitu bodoh curhat dengan bintang yang hanya berkedip memancarkan keindahannya." Batin Cherly.

Belum cukup puas cherly mencurahkan isi hatinya yang selama ini ia tahan, sesosok lelaki membuka pintu kamar. Cherly menoleh, ternyata lagi~lagi lelaki bertopeng yang dia lihat. Suara langkah kaki semakin mendekat membuatnya tegang.

"Tutup tirainya!" Ucap lelaki itu dingin.

"Apa aku juga dilarang melihat bintang?" Tanya Cherly sinis.

"Kau bahkan tidak diizinkan menikmati hidup!" Celetuk lelaki itu sinis.

Cherly menutup tirai, mematuhi perintah Gino.

"Bisakah aku memberi pendapat untukmu? meski aku tahu kau tidak akan menerimanya. Paling tidak kau mendengarkannya." Ucap Cherly lirih.

"Heh.." Gino tersenyum sinis.

"Baiklah, jika pendapatmu itu cukup memuaskan maka aku akan membiarkanmu tenang untuk malam ini. Jika tidak... jangan salahkan aku." Gino hanya tersenyum sinis.

"Ikhlaskan saja... sesungguhnya yang lebih menyakitkan dari melepaskan sesuatu adalah berpegangan pada sesuatu yang menyakitimu secara perlahan" Ucap Cherly menunduk.

"Apa kamu bilang, apa maksudmu?"

Gino berusaha menahan emosi.

"Maksudku. Selena..." Suara Cherly bergetar.

"Aku tidak puas dengan jawabanmu." Tegas Gino.

"Berikan aku kesempatan... memberi pendapat yang bisa memuaskan anda" Ucap Cherly menatap mata Gino.

"Beberapa orang tinggal dalam hidup anda agar anda menghargai kenangan, Beberapa orang tinggal dalam kenangan agar anda bisa menghargai hidup anda" Ucap Cherly tulus menatap wajah yang bersembunyi dibalik topeng.

"Beraninya kau memberiku pendapat yang mengarah untuk melupakan Selena" Teriak Gino mengepalkan tangan.

Gino menggenggam erat lengan Cherly dengan sangat kuat dan membuat Cherly meringis kesakitan.

"Jika aku adalah Selena apa kau akan melakukan hal yang sama?" Tanya Cherly menahan rasa sakit.

"Apa?... apa kau bilang?... kau ingin menjadi Selena, dan mengharapkan perhatian dariku!.. heh... mimpi kamu... lihat dirimu sendiri... kau pikir, kau itu spesial? kau murahan, anjing bahkan lebih mulia darimu! sekarang aku tau kau ingin mendekatiku dan mendapat perhatian? kau seperti Kupu~kupu malam diluar sana. Yang menggoda guru sendiri. Kau bukan lagi Pera**n. Kau sudah dipakai." Ucap Gino ketus membuat Cherly meneteskan air mata.

Cherly hanya diam tanpa berkata apapun, hatinya sangat sakit, membuatnya tidak bisa menahan tangis, tangannya bergetar. Bagaimana bisa Mr.A mengetahui masalalunya.

Cherly menangis dan berlari meninggalkan Mr.A tanpa mengatakan apapun.

Dia berlari tanpa peduli apapun, yang ia tahu dia hanya ingin keluar dari rumah itu.

Cherly berjalan dengan pandangan kosong menelusuri jalanan sepi di malam hari...

Dia mengingat semua yang dikatakan Mr.A padanya...

Dia sangat sedih, masalalu yang membuatnya trauma terpikir kembali.

"Semua ini tidak adil, Tidak ada seorangpun yang mempercayaiku. Aku tidak menggoda guru mesum itu" Cherly berlutut di tengah jalanan sepi. Air matanya jatuh bersamaan dengan hujan yang ikut menangisi penderitaan Cherly.

*~BERSAMBUNG~*

1
Novie Achadini
jgn maksa dong sonia
Novie Achadini
knp benci bgt sama cantika? salah apa dia
HARYANTO SITOMPUL
Kecewa
HARYANTO SITOMPUL
Buruk
Lina Radityo
lanjut tor
Lina Radityo
kok ngegantung c
Żŕ Żŕ
lanjut dong author eps nya kok ke gantung giniii
Wahyu Riadhi
kalo lelaki sedang mabok pasti akan sangat Buas saat menggauli wanita nya,
dah lah kita pembaca hanya bisa baca doang jangan banyak komentar,
tancep terus goyang, 🤣🤣🤣
Efrima Juita
lanjut
Eka Resti
ga ada lanjutnya kah
Lia Mora
pastinya...selalu menanti 😘😍😍
Muzayyanah
lanjutany mana Thor seru ♥️
Ning Mustirah Tirya
kapan lagi nih...
di tunggu ya
deka yuliani
lanjut thor
Diana Simanjuntak
lanjut donk thor
Ulfa-ulfafa
kapan up lagi dong thorrr... 😟😟😟
Ery Naftalia Hdwijaya
up dong
Nara Ns🐈
hay kak.. ijin promo novel baru ku Navillera( cinta yang beracun)

Saling mendukung yuk.. Dengan komen di episode baru.. Punya mu sudah ku masukan ke daftar favorite..
Baiturrohmah Nasa
up thot
Budie Meizranie Fortuna
lanjutkannn
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!