WARNING 21+++
Cerita kali ini berjudul “SIMPANAN DOSEN” bercerita tentang mahasiswi cantik dan seksi bernama Sisca Morena yang terjebak cinta dengan dosen muda bernama Bobby Alvenzo yang tampan namun hyperseks.
Support aku terus agar semangat buat up cerita disetiap partnya! Thank you🙏🏻
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon WEENA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lisa & Rudi
Support aku terus agar semangat buat up cerita disetiap partnya! Thank you🙏🏻
.
.
Singkat cerita setelah beberapa hari mereka menikmati masa-masa berpacaran, Sisca yang lebih dominan datang setiap dari kerumah kekasihnya bahkan untuk menginap.
Kring
Kring
Dering ponsel Sisca berbunyi membangunkan tidur mereka
“Hm… siapa yang menelponmu pagi-pagi sayang?” Ucap Bobby yang masih memeluk tubuh Sisca
“Bentar Mas.. aku liat dulu” ucap Sisca hendak mengambil ponselnya
“Lisa yang nelpon….” lanjutnya setelah melihat notifikasi di ponselnya
“Halo nyet” jawab Sisca mengangkat panggilan Lisa
“elo dimana?” Balas Lisa
“Gue… dirumah” jawab Sisca berbohong
“Dirumah om om?” Balas Lisa tiba-tiba
Sisca terdiam sebentar, Ia merasa khawatir jika Lisa ternyata mengetahui hubungan gelapnya dengan Bobby
“Maksud loe?” Tanya Sisca pelan
“Tadi Bi Mirna nelpon gue, nyuruh loe pulang karna bokap nyokap loe mau balik” jelas Lisa
“Loe nginep dirumah Lisa yang mana? Dirumah Lisa blackpink?” lanjutnya menyeleneh
“Hehe.. nanti deh gue jelasin, makasi ya infonya” balas Sisca sambil mematikan ponselnya
“Kenapa sayang?” Ujar Bobby setelah mendengar percakapan telpon mereka telah selesai
“Mama papa mau balik ke indo” balas Sisca
“Mas.. nanti kenalan sama mereka yaah” lanjutnya sambil memegang tangan kekasihnya
“Iyaa.. nanti Mas langsung izin buat nikahin kamu” jawab Bobby menyeleh
“Morning kiss” lanjutnya sambil mengecup bibir kekasihnya singkat yang sudah seperti kebiasaannya dipagi hari
CUP
Setelah siap mereka akhirnya menuju kekampus mengendarai mobil masing-masing.
Di Kantin Kampus
“Sekarang loe jelasin semuanya ke gue” kata Lisa
“Gue.. sekarang punya pacar” balas Sisca pelan
“Whattt? Trus loe nginep dirumah pacar Loe?” Tanya Lisa
Sisca hanya mengangguk
“Sampe bokap nyokap elo tau, abis elo..” balas Lisa sedikit kesal
“Siapa dia? Anak sini? Leo?” Lanjutnya
“Bukan.. nanti gue kenalin deh ke lu” balas Sisca
“Lah elo sendiri ngapain nginep di rumah pak Rudi” lanjut Sisca bertanya
“Jangan keras-keras njing..” balas Lisa sambil melihat kesekitar
“Karna hujan.. gue kan udah pernah bilang” lanjutnya pelan
“Yakin cuma itu?” Balas Sisca melihat raut wajah Lisa yang seperti menahan sesuatu
“Sebenarnya.. tapi plis elo jangan bilang siapa-siapa!” Balas Lisa mengulur jari kelingkingnya
Sisca membalas jari kelingking itu “iye gue janji”
“Gue udah jadian sama pak rudy” jawab Lisa pelan
“Baru 4 hari sih… gue pacaran sama dia biar skripsi gue lancar, gak lebih” lanjutnya
Bak tersambar petir, Sisca sangat terkejut mendengar penuturan sahabatnya itu.. kini mereka berdua resmi menjadi kekasih dari dosen
#Flashback on
dirumah Rudy
“Selamat malam pak” ujar Lisa mengetuk pintu rumah Rudi
Rudi membuka pintu rumahnya “ada apa?”
“Saya ingin bimbingan pak… bapak jangan jutek jutek lahh sama saya” balas Lisa tak tahan dengan perlakuan Rudi yang tidak pernah menjawab pesannya
“Saya sedang sibuk..” balas Rudi singkat
“Alasan! Kenapa jika Sari yang bimbingan bapak selalu bisa?” Balas Lisa
“Anda pikir saja sendiri! Wajar saya tidak mengumbris mahasiswi yang berpakaian minim saat bimbingan, bagaimana nanti tanggapan tetangga saya?” Jawab Rudi panjang lebar
Lisa kini melihat pakaiannya yang memang terlihat santai jika untuk pergi kerumah dosen
“Tapi.. ini kan hak saya pak” lanjutnya tidak mau kalah
“Yasudah.. silahkan masuk” balas Rudi
“Lain kali jangan memakai pakaian minim, semua lelaki akan tertarik tapi tidak dengan saya” lanjutnya sinis
“Ihh awas aje lu ntar.. naksir gue” batin Lisa
“Topik yang anda pilih kurang populer dan pasti akan susah mencari penelitiannya” kritik Rudi saat melihat laporan Lisa
“Lalu solusinya bagaimana pak?” Tanya Lisa
“Ganti! Saya ingin laporannya besok” ujar Rudi Tegas
“Hah! Gak bisa pak kalau besok, saya perlu bersemedi untuk mencari judul lain” balas Lisa membela diri
“Yasudah saya juga perlu bersemedi untuk memberikanmu nilai” balas Rudi
“Saya hanya membimbing mahasiswi yang ingin belajar bukan main-main” lanjutnya menyindir Lisa
“Baik pak, akan saya usahakan” lanjut Lisa
“Huk HUK HUK Huk” tiba-tiba Lisa merasa tenggorokannya gatal dan lalu terbatuk-batuk
“Ini orang gak peka banget, bawain air kek” batin Lisa menatap Rudi
“Anda sedang sakit? Jangan-jangan anda positif virus.. ” ujar Rudi
“Enggak pak.. hmm.. saya boleh minta air?” Balas Lisa
“Sebentar saya ambilkan dulu” ujar Rudi
Rudi pergi kedapur namun Ia tidak membawa segelas air pun
“Saya keluar dulu untuk membelikan air” lanjutnya sambil membuka dompetnya dan menaruh dompetnya dimeja belajar
Setelah Lisa pergi Ia tak sengaja melihat foto yang mirip dengan wajahnya dipajang dalam dompet milik Rudi yang terbuka
“Ini mirip gue… tapi siapa dia?! ” Batinnya penasaran
Setelah Rudi datang “ini Airnya, silahkan diminum”
“Hm.. bapak saya boleh bertanya?” Ujar Lisa
Rudi mengangguk
“Istri bapak mana?” Ujar Lisa
“Sudah meninggal” balas Rudi
Lisa terkejut “maaf pak, saya tidak bermaksud”
“Tidak apa-apa” balas Rudi singkat
“Lalu foto wanita yang ada didompet bapak, siapa?” Tanya Lisa yang sangat penasaran
“Itu mendiang istri saya” balas Rudi
“Anda melihat dompet saya?” Lanjutnya
“Tidak sengaja pak, karena dompet anda terbuka” elak Lisa
“Jangan berpikir dia mirip denganmu! Dia pintar dan berpakaian dengan sopan tidak sepertimu” ucap Rudi yang tidak sengaja menyakiti hati Lisa
Lisa hanya terdiam
Rudi yang menyadari perkataannya yang mungkin menyakiti hati Lisa pun meminta maaf “maksud saya… jangan kau pikirkan ucapan saya tadi”
“Saya pulang dulu” balas Lisa sambil mengambil Tasnya
Rudi pun mencegat tangan Lisa “tapi sedang hujan deras di luar?”
“Lalu? Saya harus pulang!” Balas Lisa
“Ya sudah” balas Rudi jutek
DWARRRRR
Suara petir menggelegar dan membuat Lisa ketakutan dan memeluk Rudi dengan kencang
“Saya takut petir pak” keluh Lisa yang masih memeluk Rudi
Rudi pun membalas pelukan Lisa “gak apa-apa.. mau saya antar pulang?”
Lisa menatap wajah Rudi yang Ia kenal sangat dingin menjadi sangat ramah dan perhatian + tampan “Pak… pacaran yuk?” Ujarnya menyeleneh
“Hah? Apa katamu barusan?” Ujar Rudi tidak percaya
“Pacaran.. hehe..” balas Lisa sambil tersenyum manis
“Anda serius?” Tanya Rudi
“Sangat serius” balas Lisa serius
Rudi pun menyetujuinya dan mereka malam itu resmi berpacaran
# Flashback End.
“Jadi gitu ceritanya” ujar Lisa menjelaskan ke Sisca
“Lalu malam itu elo nginep dirumahnya?” Tanya Sisca
Lisa mengangguk
“Elo udah diapa-apain aja sama dia?” Tanya Sisca penasaran
“Dia perkasa banget” balasnya menyeleneh pelan
“Abis ini gue mau jalan sama dia” lanjutnya
Sisca hanya menggeleng-gelengkan kepalanya heran melihat tingkah temannya itu
“Rasanya pertama kali kayak gimana sih?” Tanya Sisca penasaran
“Hm… sakit sakit enak” balas Lisa
“Gue gak akan pernah lupain malem itu” lanjutnya
“Jadi sakit?” Tanya Sisca mendalam
“Dominan ke enak sih.. mungkin karena Bebeb gue udah pengalaman tapi dia kuat banget, gue sampe keenakan banget…” balas Lisa prontal
“Elo harus coba sama pacar lo” lanjutnya
Hanya membayangkan saja sudah membuat Sisca merinding “gue takut”
“Ngapain takut sih.. biar cowo elo gak jajan di luar” balas Lisa
“Emang kalo enggak dikasi.. cowok bakalan jajan diluar?” Tanya Sisca
“Iya mungkin, ahh.. gatau deh gue, gue tinggal dulu deh ya” lanjut Lisa langsung meninggalkan Sisca.
“Iya hati-hati” ujar Sisca
“Mending gue keruangannya mas bobby deh” batinnya.
🙂 : Jangan lupa di like, comment ya guys👋🏻☺️
ok lah cusss🚴
gantilah kalimatnya ,jangan menggunakan kalimat seolah" Bobby tau kebenarannya.
begini lebih baik " aku gak tau sayang apa yg terjadi saat itu..apakah aku bener melakukannya atau tdk."
gitukan enak bacanya, jangan buat bobbynya seolah tau pdhl Lo aja menggambarkan Bobby mabuk berat belum lagi tanpa busana.
bukti pertama, Bobby sangat mabuk sampai gak ingat apa"
kedua.. itu adalah kesempatan Mita
ketiga Bobby tdk mekaia busana.
jadi menutur ceritanya..logika lah yg menang dan benar
gw seperti orang bodoh dengan beberapa part dinovel ini..astagaaaa/Bye-Bye/
maaf aja thor
GAK NYAMBUNG..TAU GAK?
makanya kasih klu atau penasaran jangan langsung inti kalo Bobby emng sdh melalakukannya. BUAT READERS PENASARAN BUKAN MALAH DIBUAT CERITA BOBBY SDH MELAKUKANNYA BARU DIPART SELANJUTNYA MALAH DIELAK. KELIATAN LAH GAK NYAMBUNGNYA./Facepalm//Drowsy/
aku sudah pernah SC 2x soalnya...
si Sisca kebesaran nafsu doang .
malas banget jadinya , klo Sisca gampangan gitu maafin Bobby .