NovelToon NovelToon
MY ACCIDENT DESTINY II : JACOB MEET CINDERELLA

MY ACCIDENT DESTINY II : JACOB MEET CINDERELLA

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Badboy / Mafia / Tamat
Popularitas:169.6k
Nilai: 5
Nama Author: ElizabethMelyna

Sekuel novel pertama MY ACCIDENT DESTINY..
Kisah kali ini berpusat pada kehidupan dan perjalanan cinta si Badboy JACOB setelah cinta pertama nya bertepuk sebelah tangan..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ElizabethMelyna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BACK TO START

Part 12 " Back To Start "

Tuk tuk tuk

Malam hari Jasmin memutuskan untuk menginap si apartmen studio teman baiknya yang bernama Sita sampai ia bisa mendapatkan pekerjaan.

Mereka berteman baik semenjak SMA, namum Sita memiliki nasib yang lebih baik daripada Jasmin.

Ia saat ini melanjutkan pendidikan di Universitas dan masuk ke semester 5, ia juga sempat bekerja part time menjaga toko buku bersama Jasmin selama kurang lebih 1 tahun dan memutuskan resign karena jadwal kuliah yang semakin padat.

Sita membuka kan pintu untuk Jasmin, dan sangat terkejut melihat teman baiknya yang ber minggu minggu tanpa kabar muncul di hadapannya.

" Jasmin. " Sahut Sita gembira.

" Sitaaa.. " Teriak Jasmin terharu dan menangis di pelukan Sita.

Sita mengetahui kondisi Jasmin yang kesulitan hidup dengan ibu dan kakak tirinya di rumah. Ia dengan senang hati mempersilahkan Jasmin menginap untuk sementara waktu.

Setelah masuk ke apartmen, dengan leluasa Jasmin berbagi cerita dengan Sita tentang semua yang terjadi saat ia di culik dan di bawa ke Singapura, namun tentu saja ia melewatkan cerita tentang malam panas yang hanya diketahui oleh dirinya dan Jacob.

" Jadi, kamu dijadikan jaminan oleh ibu mu? " Sahut Sita yang ikut jengkel mendengarnya.

" Begitulah.. aku berniat membantu Luna, tapi malah aku yang di bawa. " Jawab Jasmin lesu jika mengingat kejadian mengerikan itu.

" Benar benar keterlaluan. Lalu.. bagaimana dengan si pangeran itu... " Tanya Sita penasaran.

" Jacob?? Yah begitulaahh.. hubungan kami hanya kebetulan. Kami sudah saling berpamitan. " Jawab Jasmin makin lesu.

" Seharusnya kamu pertahankan dong. Masa depan cerah itu. " Goda Sita sambil mencolek colek Jasmin.

" Kami.. tidak akan cocok. Dunia ku dengan nya jauh berbeda. Lagipula, dia jauh lebih tua dariku. " Gumam Jasmin menjawab rasa penasaran Sita.

" Heeiiii.. usia hanya angka. Yang penting kan hatinya. " Sahut Sita semakin menggoda temannya.

" Jangan bahas dia lagi. Aku harus fokus mendapatkan pekerjaan, mencari tempat tinggal dan memulai semuanya kembali. " Kata Jasmin antusias menyemangati diri sendiri.

" Tidak usah terburu buru. Aku ga keberatan kok, kalau kamu tinggal disini. " Jawab Sita sangat baik.

Dan mereka pun terus menghabiskan waktu dengan obrolan obrolan ringan, namun belum bisa mengalihkan pikiran Jasmin yang masih terbayang bayang sosok Jacob.

Berbeda dengan Jasmin yang menumpang di apartmen Sita, kehidupan mewah tetap dinikmati Jacob.

Dengan santai ia merebahkan dirinya di sofa dalam penthouse yang sudah ber bulan bulan ia tinggal karena perjalanan bisnis.

Entah mengapa tiba tiba suasana hatinya terasa hampa, seperti ada yang hilang.

" its oke Jack.. life must go on. " Gumam Jacob menghibur dirinya sendiri.

Sehari, dua hari, seminggu, dua minggu..

Hari terus berganti, kehidupan terus berlanjut..

Jasmin masih berjuang mencari pekerjaan yang begitu sulit ia dapatkan dengan mengandalkan ijasah SMA saja.

Ia berjalan dengan lesu sambil memegang map berisi surat lamaran di tangan kanannya.

Pandangannya selalu tertarik setiap melewati gedung kursus yang banyak di datangi muda mudi yang keluar masuk dengan riang.

Namun harapan Jasmin masih harus terkubur dalam dalam. Saat ini ia hanya ingin mendapatkan pekerjaan untuk biaya hidup.

Dalam perjalanan, Jasmin memutuskan untuk mampir ke rumah nya bersama ibu dan kakak tiri. Ia berniat mengambil beberapa barang dan pakaian yang tertinggal disana.

Langkah kakinya begitu berat, namun apa daya.. pakaian nya mulai menipis dan ia membutuhkan beberapa pakaian formal untuk melamar pekerjaan.

" Jasmin?? " Sahut Luna sangat terkejut melihat keberadaan Jasmin yang sudah di ambang pintu rumah.

" Gimana.. kamu bisa ada disini?? " Tanya ibu tiri Jasmin tergagap.

" Kenapa?? Kalian pasti berpikir aku sudah mati ya. " Sindir Jasmin yang tidak bisa melupakan perlakuan mereka.

" Mau apa lagi kamu kesini? Sana.. Jangan biarkan preman preman itu datang lagi. " Bentak Luna sambil mendorong Jasmin.

" Tenang saja. Aku sudah bebas. Ketika kalian membuangku, orang lain menyelamatkan ku. " Jawab Jasmin dengan tatapan sinis.

" Benarkah?? Baguslah.. Lagipula, yang berhutang kan ayahmu.. jadi ya seharusnya memang kamu yang menanggung akibatnya. " Kata Ibu tiri Jasmin tidak merasa bersalah sama sekali.

" Apa belum ada kabar dari papa?? " Tanya Jasmin yang mengkhawatirkan ayahnya.

" Beberapa hari lalu dia pulang untuk makan malam bersama kami. Lalu berangkat bekerja lagi. " Jawab Luna dengan santai.

" Benarkah?? Apa papa tidak mencariku? " Tanya Jasmin berharap karena merindukan ayahnya.

" Yaahh... mau bagaimana lagi, dia tidak punya uang untuk membayar hutang. Mau tidak mau, ya memang kamu harus berkorban demi keluarga. " Sahut ibu tiri Jasmin sangat jahat.

Air mata kesedihan tak kuasa dibendung oleh gadis malang itu. Namun ia mencoba mengikhlaskan perlakuan tidak adil ini, dan yang lebih membuatnya sakit hati adalah.. ayah yang menjadi keluarga satu satu baginya juga mulai melupakan Jasmin.

" Aku.. ingin mengambil beberapa barang ku. " Kata Jasmin ingin segera menyelesaikan urusannya di rumah itu.

" Memang kamu punya tempat tinggal? " Hina Luna.

" Aku tinggal bersama temanku. " Jawab Jasmin secukupnya sambil mulai mengemas barang miliknya.

" Baguslah, tidak perlu merepotkan kami. Gara gara kebodohan ayahmu, semua jadi sulit. Kalau kamu kembali hidup disini, akan menambah beban saja. " Lagi dan lagi perkataan jahat menghujani Jasmin.

Beberapa saat setelah selesai berkemas, Jasmin membawa koper yang berisi barang miliknya dan berjalan pulang ke arah apartmen.

Tiap langkah Jasmin di iringi dengan isak tangisnya yang menyesakkan bahkan sampai menarik perhatian beberapa orang yang lalu lalang di jalan.

Namun seakan berada dalam lembah kesedihannya sendiri, Jasmin tidak mempedulikan orang lain yang menggunjingkannya.

Ia berusaha tidak menangis, tapi tidak bisa. Setelah apa yang terjadi kepadanya, ia hanya ingin sedikit ruang agar ia bisa besandar dan bernafas.

" hiks.. hiks.. hiks.. " Isak tangis Jasmin mengiringi perjalanan pulangnya.

Sejak ia kembali, semua menjadi semakin buruk..

Hidup menumpang..

Menjadi pengangguran..

Dan kehilangan kehangatan seorang ayah, satu satunya keluarga yang ia miliki.

Dan yang semakin anehnya, entah mengapa tiba tiba bayangam Jacob yang sempat mengisi kesehariannya terbesit dalam ingatan.

Ketika ia berada di titik terendah dalam hidupnya, mengapa ia malah mengingat Jacob.. yang jelas jelas tidak ada hubungan lagi dengan nya.

Tanpa Jasmin sadari, lelaki se brutal Jacob diam diam dan sedikit demi sedikit mulai mengisi relung hatinya.

Sekeras apapun wanita itu ingin menolak kehadiran bayangan Jacob, namun tetap saja tidak berhasil.

" Tidak.. tidak.. aku memikirkan Jacob, karena aku sedang sedih. Dia banyak menolong ku, sampai sampai membuatku bergantung padanya.. Sadarkan dirimu Jasmin.. Jangan bodoh, seseorang seperti mu tidak akan bisa bertemu lagi dengan Jacob. " Gumam Jasmin mencoba meyakinkan dirinya sendiri bahwa ia tidak menyukai Jacob.

1
Sri Ariyanti
happy ending
selalu suka karyamu
Sri Ariyanti
kirain jacob mati, ternyata cuma prank othor.
Sri Ariyanti
ternyata benar dugaanku davin si pengkhianat
Naina
Novelnya the best 💯 Konfliknya luar biasa, nggak terlalu berat dan nggak yg ringan juga, romance nya dapet banget tapi nggak lebay jadi nggak bikin bosen. Dari segi konflik dan romance nya pas banget. alurnya juga nggak gampang ketebak dan penuh kejutan. Aku berharap konflik kayak di novel ini lebih banyak dibandingkan istri² yg tersakiti terutama karena orang ketiga karena itu udah mainstream dan nyesek banget juga, aku seneng banget karena ini nggak ada embel² pelakor. Aku juga suka novel yang nggak kepanjangan part nya sampe ratusan. Walaupun ceritanya singkat tapi sangat berkesan. Aku harap banyak yang menemukan novel ini karena aku jamin nggak akan nyesel. Sebelumnya aku udah baca ceritanya Shelo sama Arvi dan nggak kalah bagus juga. makasih buat kakak author yang udah nulis cerita sebagus ini dan semoga makin rame yang baca.
Ezme: 😭😭😭 terharuuu...
trimakasih banyak buat apresiasi nyaaa...
🥰🥰🥰
total 1 replies
gabriella pardede
bagus
Endah Setia
heran deh kok punya bakat jadi pelakor
Eni Purwanti
happy ending. thanks ya Thor 👍👍👍👍. selamat berkarya dan semangat 💪💪💪💪💪
Eni Purwanti
akhirnya kalau bahagia Jasmine 😍😍😍😍😍
Eni Purwanti
Jacob kah????
Eni Purwanti
oh babang jacob dimana kah kau berada 🤔🤔🤔🤔
Eni Purwanti
hhmm lanjut Thor 😁😊😊
Eni Purwanti
hah ternyata kau Davin. 😡😡😡 ntar mama ga kasih uang jajan loh. btw Davin tuh nama anakku😁😁😁😁😁
Eni Purwanti
begitulah kehidupan mafia
Eni Purwanti
kalian yah. SMA sama egois.
Eni Purwanti
tambah riweh kan??????
Eni Purwanti
ada penghianat Jacob. hati hati 🤔🤔🤔🤔🤔
Eni Purwanti
lawan aja si Luna Jasmine. kau kan pernah liat orang orang yang menyinggung Jacob dibalas. kau bisa pakai cara itu.....
Eni Purwanti
adakah yang nolongin Jacob ... secara kelompok dia juga ga da yang ikut
Eni Purwanti
Jasmine ga bisa langsung nyuruh Jacob berhenti. bertahun tahun jadi bisa mafia suruh berhenti. kan pake proses dulu 🤦🤦🤦🤦
Eni Purwanti
kau tetap seorang pemimpin Jacob. nasib anak buahmu berada di tanganmu. jangan terlena dengan Jasmin saja. karena masih ada tanggung jawab yang lain
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!