NovelToon NovelToon
Dikejar Cinta CEO ( Lika Liku Cinta Aira )

Dikejar Cinta CEO ( Lika Liku Cinta Aira )

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:376.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda Nova

Apa yang terjadi jika hubungan yang dibina sejak lama hancur dalam sekejap mata ?

Itulah yang dirasakan oleh Aira. Ia sungguh tak menyangka jika suami tercintanya akan membawa wanita lain masuk ke dalam rumah tangganya.

Lalu, akankah Aira mempertahankan rumah tangganya ? Atau mengakhiri semua yang telah dibangun ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda Nova, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gugatan

Aira menatap map berisi berkas yang ada di tangannya. Berkas permohonan gugatan perceraian yang akan ia daftarkan di pengadilan agama.

Aira telah memutuskan untuk berpisah dari Yuda. Bukan tanpa alasan, baginya tidak ada kata poligami dalam kamus hidupnya meskipun ia tahu, pernikahan itu hanya sebuah kecelakaan saja tapi Aira tetap bersikeras untuk berpisah. Aira pun tahu seandainya, ia tak melepaskan Yuda, lambat laun Yuda akan meninggalkan Tasya dan Aira tidak ingin anak yang Tasya lahirkan nanti tidak memiliki surat-surat karena pernikahan yang tidak resmi.

" Maafkan aku, mas... Maaf, inilah jalan yang aku pilih " lirih Aira lalu ia melangkah penuh keyakinan masuk ke dalam kantor pengadilan agama.

Selepas mendaftarkan gugatan, ia segera menghubungi Sarah. Ya, sahabatnya yang sudah dua Minggu lalu menikah dan kini mulai uring-uringan karena tidak bisa pergi berbulan madu dengan sang suami yang belum diberikan ijin oleh atasannya karena belum ada pengganti yang memback up pekerjaannya.

*

*

Di sebuah cafe, nampak Sarah sedang menunggu Aira sambil meminum kopi. Tak lama kemudian, Aira datang dan bergegas menghampirinya.

" Sorry ya, jalanan macet banget soalnya " jelas Aira lalu duduk di depan Sarah.

" Ga apa-apa kok, santuy " sahut Sarah santai.

" Dah aku pesenin tuh, minuman kesukaan kamu " ucap Sarah sambil menunjuk segelas minuman dingin.

" Thank you... Kamu tuh emang paliiing baik " puji Aira.

" Kamu jadi daftarin gugatan ? " selidik Sarah sambil melihat ke arah Aira yang asyik menyeruput minumannya.

Aira hanya mengangguk tanpa mengeluarkan kata.

Sarah menghembus nafasnya kasar.

" Aku pikir kamu gak seserius ini untuk berpisah sama mas Yuda "

" Aku sudah pikirkan berulang kali. Sepertinya ini yang terbaik " lirih Aira.

" Tapi, aku tahu kalian berdua masih saling mencintai. Apa ga ada cara lain ? " tanya Sarah menyayangkan.

" Aku hanya ingin mas Yuda menikahinya secara resmi. Dan aku yakin, mas Yuda tidak akan mendaftarkan pernikahan sirinya jika belum bercerai denganku. Lalu bagaimana dengan nasib bayi yang ada dalam kandungannya jika tidak ada surat resmi pernikahan orang tuanya "

" Ck... Kamu terlalu memikirkan orang lain lalu bagaimana dengan kamu dan Bayu jika telah berpisah dengan Yuda ? " tanya Sarah

" Aku bisa bekerja untuk membiayai hidup kami. Aku juga yakin mas Yuda tidak akan melupakan Bayu sebagai anaknya "

" Astaga Aira... Kamu ini... " Sarah tidak meneruskan kalimatnya, ia bingung dengan jalan pikiran sahabatnya itu.

Sarah sangat tahu jika Aira sangat mencintai Yuda, begitu pula dengan Yuda yang begitu mencintai Aira. Sarah amat yakin jika Yuda akan berusaha mati-matian mempertahankan pernikahannya.

" Udah dong, Sar... Bukannya waktu itu kamu dan Leo bilang akan selalu mendukung keputusan yang aku buat "

" Ya, kami akan selalu mendukung apapun keputusan kamu. Tapi begitu tahu permasalahannya yang sebenarnya, aku hanya takut kamu menyesal nantinya " papar Sarah yang begitu bingung dengan sikap sahabatnya itu.

" Cukup kamu dukung aku saja. Doakan aku agar tidak menyesali keputusan ini. Ok " seru Aira.

" Ya, baiklah. Aku harap ini jalan terbaik untuk kalian. Aku hanya bisa mendoakan yang terbaik untukmu "

Sarah memegang tangan Aira dan Aira membalas dengan mengusap punggung tangan Sarah.

" Terima kasih, sudah selalu ada mendukungku " ucap Aira sambil tersenyum.

" Oh iya, ini berkas lamaran yang Leo minta. Mudah-mudahan aku bisa diterima ya " harap Aira sambil menyodorkan erkas lamaran kepada Sarah.

" Tapi, kemungkinan sementara ini kamu jadi pengganti Leo dulu. Soalnya, kalau Leo belum bisa bawa pengganti yang dipercaya, bos nya gak akan kasih ijin kita buat honey moon. Kamu gak keberatan kan ? " jelas Sarah.

" Hem... Ya gak apa-apa, yang penting bisa kerja dulu " jawab Aira.

" Tapi nanti kamu bisa sibuk banget lho kalau jadi asisten Bos. Bisa sering pulang malam. Bayu gak akan apa-apa ? Soalnya kan selama ini tu bocah gak pernah jauh dari kamu lama-lama " resah Sarah.

" Semoga gak apa-apa deh. Paling nanti aku nyuruh orang buat bantu ibu jagain Bayu " jawab Aira.

" Kamu gak usah khawatir, kalau aku udah pulang honey moon aku mau kok jagain Bayu. Itung-itung latihan ngurus anak sendiri. He... he... " Sarah terkekeh.

" Boleh juga ide kamu. Tapi gak dipungut biaya ya" sahut Aira asal.

" Beres... " timpal Sarah sambil mengerlingkan sebelah matanya.

Mereka berdua pun tertawa bersama. Untuk sesaat, Aira lupa akan permasalahan yang ada dalam hidupnya.

...*****...

Pagi yang cerah di hari Minggu yang indah. Aira telah bersiap bersama Bayu dengan menggunakan sepedanya. Mereka berdua akan pergi ke danau yang letaknya tak begitu jauh dari rumah. Aira membawa beberapa cemilan yang nantinya bisa mereka makan di sana.

Salah satu cara Aira agar tidak terlalu larut dalam permasalahan yang ada adalah dengan menenangkan diri. Dan ia memilih untuk bersepeda bersama Bayu.

Bayu begitu bersemangat saat duduk di kursi boncengan sepeda. Anak tampan itu selalu mengeluarkan suara tawa renyah ketika sang ibu mengayuh sepeda dengan kencang dan angin menerpa wajahnya. Mereka terlihat begitu bahagia, terlebih Aira sudah bertekad untuk bisa move on dari masalahnya kini. Ya, salah satu caranya yaitu dengan memperbanyak waktu bersama dengan Bayu.

Setelah memarkirkan sepeda, mereka segera berjalan-jalan di sekitar danau.

Terkadang Bayu berlari-lari kecil dan dikejar oleh Aira. Kemudian mereka bermain gelembung sabun bersama. Aira meniup gelembung sabun, sementara Bayu mengejar-ngejar gelembung yang terbentuk sambil tertawa riang. Setelah puas bermain gelembung, akhirnya mereka beristirahat, memakan bekal yang tadi sudah disiapkan.

Aira dan Bayu begitu asyik bermain, sampai-sampai mereka tidak sadar sejak mereka bermain ada sepasang mata yang memperhatikan gerak gerik mereka berdua dari kejauhan.

" Bayu seneng ga ? " tanya Aira sambil mengusap kepala sang anak.

" Ceneng " jawab Bayu lalu memeluk Aira.

" Papa... Ana ma ? " tanya Bayu membuat hati Aira sedikit tercubit.

" Bayu kangen papa ya ? " tanya Aira sambil melihat wajah polos Bayu.

Anak tampan itu mengangguk dengan semangat. Aira tersenyum kecut melihat tingkah Bayu itu. Entahlah, ia bingung sendiri bagaimana menjelaskan pada bocah kecil itu mengenai perpisahan mereka nanti. Aira hanya menatap Bayu kemudian meraihnya dalam pelukannya.

" Iya, nanti kita main barengan sama papa ya. Sekarang papa lagi sibuk, banyak kerjaan sayang jadi Bayu mainnya sama mama dulu, Ok " ucap Aira dan disahuti dengan ucapan ok pula dari sang anak.

" Maafkan mama nak... Karena keegoisan mama, kamu harus berpisah dari papa kamu. Mama janji, kamu tidak akan kehilangan kasih sayang mama dan papa. Mama akan melakukan yang terbaik untuk kamu nak... " batin Aira saat memeluk Bayu.

" Sekarang kita pulang, yuk...! Kasihan nenek sendirian di rumah " ucap Aira pada Bayu.

Mereka berdua berjalan dengan saling berpegangan tangan hingga sampai di tempat parkir sepeda, lalu kemudian berlalu meninggalkan danau.

1
Erna Sri Mardiana
Luar biasa
kavena ayunda
si pelakor ngelunjak😂 jangan dket2 takut gatel
Fitri Saswati
GK kalah ganteng SM kay
Fitri Saswati
beruntung Yuda istri y cantik2
Fitri Saswati
dikasih SM Allah kyk begini satu aja jadi lh. tpi aku cm bs halu
Fitri Saswati
gantungan mna SM yuda
anti pebinor pelakor
Dalam novel aku lebih respack tasya dari pada aira

Aira
Menurut aku Aira hanya wanita bisa (tidak spesial tidak juga jahat), suaminya menikah lagi dia merasa dikhianati dan dia tidak bisa menerima itu dan dia memilih berpisah, dan mencari kebahagiaannya yang lain

Tasya
Korban opsesi pria, dan terjebak pernikahan dengan wanita beristri dan dia dicap pelakor yang mengakibatkan rumah tangga hancur, dia menerima status istri kedua untuk lelaki yang tida ia cinta tapi dia berusaha menerima lelaki itu, kebesaran hati seorang istri yang melihat suaminya masih berharap dan mngejar2 manta istrinya, dia berkali2 menahan sakit melihat suaminya mengharapkan wanita lain dan berjuang untuk wanita lain itu langsung dihadapannya, ingat tasya wanita kaya, dia tidak perlu suami kayak yuda, tapi karena tasya sangat menghormati pernikahan dan statusnya sebagai istri dia iklas menerima Yuda apa adanya dan selalu berjuang menahan sakit hati lihat suami mengejar wanita lain)

Coba poling pada lelaki pilih mana sosok Aira atau tasya pasti saya yakin 100℅ pilih tasya udah kaya, iklas, tidak banyak nuntut, berjuang,
Lala Sweet
ska dgn cerita nya, semangat author 💪🏼
It's me Delovee: Terima kasih kakak 🙏😍
total 1 replies
Kim Sun
baru kali ini aq baca novel benci ma peran utama...
Kim Sun
Aira a egois ya...
Yustina Sumarti
panggil BangKay 😆😆
It's me Delovee: wk wk wk wk 🤣🤣
total 1 replies
Yustina Sumarti
ceritanya bagus banget, kenapa yg like baru, dikit, semangat thor
Nova Lyza
aku kira kay yg bertemu dengn aira di pesta pernikahan sarah dan leo..
Dyah Oktina
gambar tokohnya keren2... 👍
Dhewi Sigual Gual
Romantis sekali kamu kay😊
Yastriza Yesti
Seneeeng kali baca karyamu ini author. Bahasanya enak dan mudah dipahami. Narasinya pun luwes serta emosinya dapat banget. Sebagai pembaca, aku ikut larut dan hanyut mengikuti alurnya.
selamat ya Thor... makin sukses dengan karya-karya lainnya😘🤗🤗
It's me Delovee: Terima kasih kakak 🙏🙏😘
total 1 replies
Nina Hani Anissa
kasihan yuda ya,!!aira akhirnya bersama kay
*k🎧ki€*
mamang 😜
yunna
syukur la pasti Aira minum pil KB
yunna
kn bisa minum pil KB aneh novel ni
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!