NovelToon NovelToon
Jangan Ambil Zeline Ku!

Jangan Ambil Zeline Ku!

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:133.6k
Nilai: 5
Nama Author: sangrainily

Zeline, Anakku! kalian tidak berhak mengambil nya! Jangan ambil Zeline ku!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sangrainily, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Anak nakal!

Stella kehabisan kata-kata untuk menghadapi anak nya. Namun, Stella juga paham. Jika, anak nya tak akan nakal kepada orang lain jika tidak di ganggu. Rani pun mengajak Zeline bermain. Bahkan, Rani mendukung sikap Zeline.

"Itu adalah hal yang sangat bagus! Kamu memang harus seperti itu. Jangan lemah seperti mama mu! Jika ada yang menyakiti mu dan mama. Kamu harus membalas nya, jika bukan Zeline yang melindungi mama siapa lagi?" tanya Rani kepada Zeline. Zeline pun memikirkan ucapan Rani.

Rani pun mengajak Zeline untuk bermain, namun Zeline memilih untuk membaca buku yang tadi ia beli di dalam kamar. Stella mendekati Rani, ia menarik tangan adik nya. Stella menasehati Rani untuk tidak mengajari Zeline hal yang tidak baik. Rani pun membantah, bagi nya tindakan Zeline itu sangat benar.

"Mau sampai kapan kakak diam? Sampai kapan kakak harus diam di hina, Baik lah! Kakak bisa diam jika diri kakak di hina. Lalu, apakah kakak tetap diam jika Zeline di hina?"

Stella pun terdiam, wanita itu mendudukkan tubuh nya di kursi, memijit dahi nya yang terasa sangat pusing. Rani duduk di samping Stella.

"Besok kita akan pergi. Bersiap lah!"

"Kemana?" Rani mengerut kan dahi nya. Stella menjelas kan pada Rani jika mereka akan kembali ke kota kelahiran Stella. Sudah bertahun tahun Stella menjauh dari keluarga nya, ia sangat merindukan kedua orang tua nya. Rani pun mengiyakan ucapan kakak nya, meninggal kan Stella dan mulai menyusun barang-barang yang akan ia bawa.

Kenapa kakak masih saja sabar dengan orang yang udah jahatin dia?

Rani mengerucut kan bibir nya, tak habis pikir dengan sikap Stella yang selalu saja pasrah.

**********

Zeline sedang membaca buku pelajaran yang tadi ia beli, mempelajari dengan tekun. Mengambil selembar buku tulis dan pulpen. Ia mengerjakan soal matematika pelajaran anak SMP.

"Sudah siap, Ini sangat mudah sekali. Kenapa pelajalan Olang dewasa semudah ini?" ucap Zeline yang merasa bingung, Ia selalu mendengar anak-anak lain nya pada mengeluh dengan belajar. Padahal menurut nya itu adalah hal yang mudah.

"Anak mama sedang apa?" tanya Stella yang mendekati anak nya. Ia melihat selembar kertas yang di tulis anak nya.

"Sayang, siapa yang melakukan ini?"

"Zeline dong mama, Siapa lagi? Memang nya Mami pelnah belajal?" jawab Zeline dengan bingung menatap mama nya. Stella pun tercengang, Bagaimana bisa Zeline mengerjakan soal matematika itu. Pelajaran itu untuk anak SMP. Namun, umur Zeline masih lima tahun. Bahkan, anak nya belum bersekolah.

"Iya, Sayang. Maksud mama, Bagaimana bisa Zeline mengerjakan ini?"

"Zeline membaca nya mama. Itu ada contoh bagaimana cala mengeljakan nya. Zeline ikutin saja." Stella masih tercengang, lamunan nya memecah saat Rani memegang bahu nya. Stella melihat ke arah Rani. Rani pun menanyakan apa yang terjadi, mendengar penjelasan dari Stella. Rani tidak merasa terkejut.

"Hal itu sudah biasa kak, Bahkan Zeline lebih cepat mengerjakan nya daripada aku." jawab Rani singkat. Stella pun tak terlalu memikir kan nya, Ia menyuruh Rani dan Zeline untuk segera tidur. Rani membantu Zeline untuk menyimpan buku Zeline. Stella membaringkan tubuh Zeline dan Rani di tempat tidur, menyelimuti tubuh mereka dan mengucap kan selamat tidur untuk anak dan adik nya. Tak butuh lama untuk Rani dan Zeline memejam kan kedua mata nya.

Melihat mereka sudah tertidur dengan lelap. Stella mematikan lampu kamar mereka dan segera keluar dari kamar. Langkah kaki Stella semakin menjauh dari kamar, terdengar suara pintu terbuka lalu tertutup.

Zeline mengintip sebentar, Melihat sang ibu yang sudah pergi. Zeline pun membuka mata, beranjak dari tempat tidur.

"Zeline tahu mami juga belum tidur." ucapnya. Rani pun ikut bangkit dan duduk di sebelah Zeline

"Kenapa kau bangun lagi?" tanya Rani kepada Zeline, Zeline pun mengatakan jika diri nya belum mengantuk. Namun, Zeline takut jika harus menentang ucapan mama nya. Rani mengusap rambut Zeline dengan gemas

"Dasar anak nakal, Kau ini nakal sekali!" Rani menggelitik tubuh Zeline.

"Hihi." tawa Zeline dengan suara yang berbisik

**********

Stella terduduk di kamar nya, Merenung dan berharap, jika keputusan nya besok untuk kembali ke kota kelahiran nya adalah hal yang tepat. Stella berharap, jika kedua orang tua nya setelah melihat Zeline bisa memaaf kan dan menerima diri mereka.

"Cucu mama dan papa sudah besar. Stella harap, jika mama dan papa Sudi nya untuk memaaf kan kesalahan Stella." Stella pun menetes kan air mata nya. Ia memandangi wajah kedua orang tua nya dari album yang ia genggam.

Stella beranjak dari tempat tidur untuk mengambil air wudhu. Setelah mengambil air wudhu Stella memakai mukenah. Ia beribadah dan meminta petunjuk kepada Allah. Apapun yang ingin ia lakukan, ia selalu meminta petunjuk kepada Allah. Setelah berdoa, Stella membaca Al-Quran. Setelah selesai membaca Al-Quran hati Stella menjadi lebih tenang ia pun segera menuju tempat tidur untuk segera ber-istirahat.

************

Di sisi lain, terlihat seorang penjaga yang sedang kwalahan menghadapi seorang wanita bertubuh sexy yang memaksa untuk bertemu dengan seorang CEO terkenal.

"Minggir!" kesal nya. Namun, penjaga itu tetap saja mencegah. Dengan arogan, wanita itu menampar penjaga yang terus saja menghalangi nya.

"Hentikan!" teriak seorang pria yang berjalan mendekati nya. Pria itu adalah Aska.

"Apa yang kau lakukan? Apakah kau sudah nggak waras?"

"Penjaga mu begitu tidak sopan! Ia melarang ku bertemu dengan mu, Memang nya siapa dia?" tanpa merasa bersalah, wanita itu semakin mendekat dan memeluk Aska. Aska tak bergeming, ia membiar kan wanita itu memeluk tubuh nya.

"Tapi, nggak seharus nya kamu berbuat kasar." Aska menyuruh penjaga itu untuk pergi, Wanita yang saat ini ada di pelukkan nya bernama Lee. Gadis cantik yang sangat arogan, tak lain adalah kekasih dari Aska.

"Jangan mengulangi nya! Aku sangat sibuk, jadi aku meminta dia untuk tidak membiar kan siapapun bertemu dengan ku." Aska melepas kan peluk kan wanita itu, Lee mengikuti langkah kaki Aska dengan arogan nya.

"Aku tak perduli! Aku kekasih mu, Aku bebas kapan pun aku mau bertemu dengan mu!" ketus nya. Lee pun duduk di kursi kerja milik Aska.

"Papi akan marah jika sikap mu terus-terusan begitu!"

"Tidak akan, karena Mami mu yang menyuruh aku ke sini. Lagipula, Kenapa papi marah padaku?" Lee menatap Aska dengan penuh godaan, Aska tak menggubris ucapan sang kekasih. Ia pun tak mencintai Lee, Jika bukan karena Xiu sang ibu yang memaksa. Aska tak akan mau berhubungan dengan wanita arogan seperti Lee.

1
Chauli Maulidiah
lha, katanya tdk sebudaya.. tp msh membudayakan tukang urut.. gmn sih nyonya... yg total donk jd orkay.. knp gak sekalian ke tukang saraf atau tukang ortopedi.. 😒
kinoy
ni novel tuh gmn nasib y.. lanjut ato engga yak
Marchel
aku mampir kak
Srimurni Nurjanah Sitorus
sabarlah mamanya Zidan baru menikah sebulan udah dituntut harus hamil anak itu rezeki dari Allah
Iraa
kapan kebusukan Lee terbongkar thor
Agustia Anggraini Sinaga
kapan Lee ketahuan KK,n Stella am aska nikah
Jeeli
Udah diri sendiri yg egois dan gengsi mau nyalahin org lain lagi… Helow sadar kau yg ngerusak semua tu kau sendiri bukan Stella… tnggl tunggu kebusukan lee terbongkar masih bs mengagung2kan lee ngk ntar kalo ketahuan busuknya 😏
Agustia Anggraini Sinaga
kpn y Lee ketahuan
kinoy
nah gt donk.. bongkar busuknya xiu,. lee jg klo anaknya bkn anak aska biar tmbh nyesel tuh c xiu mantu yg dibanggakan ternyata bobrok..
kinoy
kpn kebongkar nya sih.. dah episode 100 lbh msh aj berkutat disitu
Jeeli
Aku jd penasaran kalo kebusukan si lee tu trbongkar bs malu ngk tu nenek lampir.. menjelekan orang yg kau anggap mesin cetak anak waktu pertama dngr hamil cucu mu pura2 baik spya nanti bs kau pisah kan, kau hina perempuan yg lahirkan cucu mu hnya karena kau ngk suka dan krn dy beda kasta ma kau xiu.. nggk sabar tunggu sampe semua tau kenapa stella kabur dari aska masih bs berbangga hati ngk kau xiu kalo kebusukan mu dr awal ketahuan ma anak mu sndr.. kaya stngh2 ja bangga bngt mpe ngk bs mnghargai org lain
Iraa
kpn kebusukan Lee terbongkar thoor
Jeeli
Setidak sukanya kamu xiu ma stella, kamu tidak patut memisahkan anak dari ibunya.. kamu pikir Stella itu pa mesin cetak anak? Begitu anaknya lahir lngsng mau kamu singkirin ibunya, kamu mau ngk d pisahin ma anak mu abis tu suami mu tu nikah lagi? Ingat karma xiu harta tu ilang bukan hanya krn human error tp ad campur Tuhan dalam human error tu yg menyebabkan kamu bs kehilangan harta yg slalu kamu agungkan hingga bs injek2 harga diri seorang wanita yang melahirkan cucu mu.. Dasar cewek ngk tau diri, yg wanita murahan tu menantu yang selalu kau agung2kan tu.. Apa yg keluar dari mulut mu tu mencerminkan siapa diri mu.. orang kaya tapi kelakuan buat malu ckckckck
Srimurni Nurjanah Sitorus
semoga tau Xiu kelakuan Lee
Iraa
thoor Kon Aska tau kebusukan Lee
kasihan Stella
Margaretha Sukmawati
stella nek luat lo. lo harusnya tenang jgn keras kepala dan egois. dgn sikap lo begini yg ada ank lo makin menjauh
Srimurni Nurjanah Sitorus
semoga Zeline sadar klau Xiu itu pura"baik apalagi Lee jahat udah dinikahi Aska masih tetep sama pacarnya selingkuh
Jeeli
Kapan ya zeline dngr sendiri kalo dr dulu neneknya yg d sayang tu mau pisahkan dy dr mamanya sejak dy ad d dalam perut mamanya.. terkadang sebuah keluarga bs jadi bodoh hanya karena mementingkan kasta dan reputasi.. selalu ingin di hormati tp lupa caranya menghormati orang lain, miris bngt keluarga kaya tp mental org miskin 🤣
kinoy
bnr2 klrg yg dungu ah
Srimurni Nurjanah Sitorus
Lee seharusnya menunjukkan pada Zeline perkataan omanya Xiu klau mau cepat pergi dari rumah Aska
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!