NovelToon NovelToon
pindah dimensi)

pindah dimensi)

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Cintapertama / Contest / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:459k
Nilai: 5
Nama Author: supi123

Follow ig: supi.yani713
fb: sopi sopiyani

DALAM TAHAP REVISI, MOHON MAAF BILA BANYAK YANG KURANG NYAMBUNG

Namaku Anna, usiaku kini sudah masuk 20 tahun, Anna si gadis cantik nan ceria.

Namun aku ini bukan gadis normal pada umumnya, aku adalah si gadis cacat yang seumur hidupnya hanya bertopang pada kursi roda.

Tapi setelah aku bertemu dengan-nya, hidupku seketika berubah.

Dia adalah Zidan, guruku yang menyadarkanku bahwa hidup ini tidaklah sulit, dialah yang membuatku menyadari hidup menjadi seorang gadis cacat tidaklah buruk.

Orang yang mengajariku tersenyum, dan mengajarkanku arti dari hidup.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon supi123, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

takdir tuhan tak pernah salah

Zidan membuka pintu rumahnya lebar, setelah acara pernikahan yang digelar kemarin malam, inilah saatnya memenuhi syarat dari Sinta, membawa Anna pergi.

walaupun dalam hati Sinta ada sedikit kegundahan, membiarkan putrinya pergi menjauh, namun itu semua sudah menjadi ketentuan, Anna sebentar lagi akan menjadi seorang ibu, pastilah dirinya harus bisa menjalani hidupnya sendiri.

Zidan mengenalkan setiap sudut rumah pada Anna, rumah satu lantai itu dilengkapi dengan 3 kamar tidur dan beberapa ruangan lainya' sampailah mereka disebuah kamar, mata Anna berkeliling memandangi setiap sudutnya, kamar itu cukup besar, didominasi dengan warna hitam dan putih membuatnya tampak indah dan elegan.

"ini kamar kita, semoga saja kamu menyukainya, tapi kalau ada yang tidak pas, saya akan berusaha mengubahnya" ujar Zidan sambil membereskan beberapa barang bawaan Anna.

"tidak, ini lebih dari cukup, saya menyukainya" ujar Anna sambil memeluk Zidan yang berdiri disampingnya, ada bersama Zidan saja sudah membuatnya bahagia.

Zidan terenyut mendapatkan pelukan dari Anna, perlahan senyuman itu terlukis dibibir mereka, walaupun alasan mereka bersama itu hanyalah karna sebuah ketidak sengajaan, tapi dari dalam lubuk hati mereka masing- masing, punya rasa yang sama.

...cinta........

sore hari dalam keluarga kecil yang bahagia.

Anna tengah sibuk mengutak atik dapur, mulai dari hari ini, tempatnya yang sesungguhnya adalah dapur, tempatnya berbagi suka dan duka menjalani kehidupan sebagai seorang ibu rumah tangga.

Anna mulai melakukan kegiatanya, walaupun memasak makanan sederhana, tapi Anna akan tetap berusaha, daripada harus membelinya dari luar, pengeluaranya akan semakin boros.

masakanya sudah tertata rapih diatas meja, orang yang kini menjabat sebagai suaminya sudah duduk sambil mengunyah makananya.

akhir-akhir ini nafsu makan Anna menurun derastis, sulit untuknya makan.

dengan berbagai macam cara Zidan membujuk Anna untuk makan, walaupun terkesan memaksa tapi harus bagaimana lagi, kini mereka mempunyai amanah yang sangat besar, janin yang harus mereka jaga dengan sepenuh hati.

hanya ada keheningan, cukup canggung untuk mereka, walaupun sudah lama saling kenal tapi kali ini berbeda, hubungan mereka bukan antara guru dan murid, melainkan suami dan istri.

"tunggu biar saya saja yang membereskan-nya" cegah Zidan saat Anna ingin membereskan bekas makan mereka, dalam kondisi sekarang ini, Anna sedang tidak begitu baik, ditambah usia kandunganya yang masih muda dan rentan, membuat Zidan harus ekstra siaga.

Anna hanya terdiam, jantungnya berdegup sangat kencang. 'tenang Anna tenang, Zidan melakukan itu karna ingin melidungi anaknya, jangan terlalu berharap Anna', batin Anna terus berkata.

"lebih baik ibu hamil ini nonton tv, biar urusan rumah saya yang urus" ujar Zidan sambil mendorong Anna kehadapan tv, lalu Zidan berjongkok, memandangi perut Anna dengan tatapan sayang "jangan bandel, baik-baik disana, jangan nyusahin mama" ujar Zidan sambil mengelus perut Anna lembut, lalu mengecupnya singkat.

perlakuan Zidan tadi membuat hati Anna benar-benar meleleh, Anna menunduk dalam, menyembunyikan wajah yang sudah merah padam.

perhatian yang Zidan berikan untuk anaknya, malah jatuh pada sang ibu, sepertinya Anna sudah benar-benar jatuh hati pada Zidan, perasaan itu makin dalam.

setelah Zidan kembali ke dapur, Anna mengelus perutnya, pernah sekali Anna berpikir kalau bayi ini tak ada, semuanya tak akan terjadi, tapi sekarang Anna menyadari, tuhan dengan sengaja memberikan bayi ini padanya, bayi ini menjadi pemersatu antara Zidan dan Anna.

takdir tuhan tak pernah salah, hanya saja saat manusia menjalani takdir tersebut, membuat akhir yang tak menentu.

1
NBF
Ada gak Mata berkerutan???🤔🤔🤔
NBF
kontraksi anak pertama itu Thor ngambil masa berjam jam baru baby lahir, ini kok Dr ruma baru dikit2 kontraksinya, naik mobil trus mau lahir, logik dikit dong Thor wlu dlm novel
Shaqila Dwi
lanjut aja Thor,
maaf ya Thor sebenernya ana cacat karna apa,
Shaqila Dwi
siapa kira kira tetangg barunya ya,
Bunga Syakila
ini pasti tentang masalalu sinta ni thor
Bunga Syakila
thor jangan ada plakor kasian anna thor cukup yg sehat aja yg ada plakornya
Bunga Syakila
lanjut thor
Bunga Syakila
hangan sampai eliza jadi plakor
Bunga Syakila
menyimak
Cici Murniawati
lanjut
Sevi Hartanti
salfok sama judul sinetron nya😂🤣
Fitri
Assalammualaikum KK 🙏😘
Anonim
klo aku A thor,pasti seru tuh ad emosi yg mnguras jiwa knp mereka hidup berdua tanpa ayahnya anna n pastinya ad lucunya si anak anna...
Anonim
thor itu kata bak it yg benar mbak...bak itu kek bak mandi....
Sahida Azmi
hmmm nurun toh ,,
mega keyna
guru ngk ada ahlak ya gtu,,,,
choi yongah
👍👍👍👌
Fitri
wow semakin keren 👌 semoga mereka selalu bersama 🙏 mantul 😘
re
Anna semangat belajar
re
Love it
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!