NovelToon NovelToon
Inilah Aku!

Inilah Aku!

Status: tamat
Genre:Teen / Contest / Chicklit / Tamat
Popularitas:648k
Nilai: 4.9
Nama Author: Anggrek

JANGAN DIBACA!!!
ASLI, BUKAN TIME TRAVEL, YA!
HANYA KISAH ASAL PENUH PERKETYPOAN!
KALAU UDAH BACA, YA JANGAN NYESEL! BISA MENYEBABKAN MUAL DADAKAN, GANGGUAN SUSAH TIDUR, DIABETES BERLEBIHAN, DAN BUCIN DADAKAN.

(Gejala di atas berdasarkan survey dari zaman kuno hingga saat ini).

Bagai bulan yang tertutup awan, aku harus membuang semua hal tentangku, semua jati diriku, dan melanjutkan hidup sebagai kembaranku sendiri.

Terasa susah. Namun, itulah yang harus kulakukan. Hanya karena paksaan sang ayah dan juga kesalahan yang sepenuhnya bukan milikku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anggrek, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ulang Tahun Pertama.

Waktu berlalu dengan cepat, tak terasa beberapa hari lagi umur Adriana bertambah. Gadis kecil yang biasa melewati hari lahirnya sendirian saat siang hari, dan ketika malam datang sang kakak akan menyelinap masuk ke kamarnya, membagikan kue-kue manis dan juga hadiah yang dia dapatkan.

Adriana terbiasa seperti itu, hingga dia tak tahu kali ini pesta ulang tahunnya telah disiapkan oleh Desita. Rumah mereka telah dihias dengan hiasan yang tak terlalu mewah, tak ada yang diundang memang, tapi para pelayan sibuk menata berbagai macam hidangan di atas meja makan panjang.

Adriana berkedip pelan, menatap heran kesibukan para pelayan yang berlalu lalang. "Tuan muda!" pekik salah seorang yang menyadari kehadiran Adriana.

"Oh, hai dan selamat pagi," sapa Adriana memerankan seorang tuan muda yang ramah.

"Pagi tuan muda, apa tuan muda mau sarapan?" tanya pelayan tadi sambil tersenyum.

"Engg, tidak, terimakasih. Aku mau ke taman saja," balas Adriana memilih melarikan diri, dia tak mau membuat pelayan yang sudah sibuk menjadi semakin sibuk.

"Fyuh, untung aku bisa menghindar. Sebenarnya kenapa mereka sibuk, ya? Apa ada yang mau ke mari?" ucap Adriana menghela napas panjang.

Setelah berpikir sejenak, tak lama kemudian, Adriana mengangkat bahunya. "Bukan urusanku juga, aku kan hanya perlu jadi tuan muda yang membanggakan saja!" katanya acuh. Gadis itu duduk diam beberapa saat sambil menikmati angin sejuk pagi ini, setelahnya dia kembali ke dalam kamar dan membaca buku.

Sekitar jam sepuluh pagi, pintu kamar Adriana diketuk. Salah satu pelayan membawakan pakaian baru. "Tuan muda! Nyonya meminta anda turun dan mengenakan pakaian ini," katanya sambil memperlihatkan pakaian yang masih tergantung dengan rapi.

"Baiklah," balas Adriana cepat.

"Apa tuan muda butuh bantuan?" tawar pelayan itu.

"Tidak! Aku bisa sendiri, terimakasih," ucap Adriana disertai senyum kecil.

"Kamu boleh keluar, katakan pada mommy, aku akan turun sebentar lagi," lanjut Adriana. Pelayan tadi mengangguk paham dan pergi dari kamar Adriana. Adriana pun bergegas mengganti baju setelah dirinya mengunci pintu, dia tak ingin rahasianya diketahui oleh salah satu pelayan yang kemungkinan akan masuk. Mencegah lebih baik daripada mencari solusi saat masalah sudah terjadi.

Adriana berdiri di depan cermin panjang, dia menatap pantulan dirinya di dalam kaca. "Berapa banyak yang telah aku bohongi dengan wajah seperti ini, huh!" dengus Adriana mengejek tampilannya sendiri. Dia terlihat seperti laki-laki manis tapi termasuk tampan, ditambah dengan jas berwarna biru muda yang sangat cocok dengan warna matanya.

"Sebaiknya aku cepat-cepat turun, sebelum nyonya besar marah!" Adriana sekali lagi merapikan penampilannya, dia menyisir rambutnya dan juga membenarkan bagian depan jasnya.

"KEJUTAN!" teriak orang-orang dari bawah, saat Adriana akan menuruni anak tangga.

"Huh?" gumam Adriana sedikit tak paham.

"Kejutan apa?" katanya, dia malah menoleh ke belakang dan melihat ke kiri dan kanan. Seakan mencari orang yang harus menerima kejutan ini.

"Ya ampun sayang, jangan bilang kamu lupa?!" kata Desita diselingi tawa kecil, penuh perhatian dan juga sangat memanjakan di mata yang lainnya.

"Lupa apa mom?" kata Adriana makin tak mengerti.

"Hari ini hari ulang tahun kamu, sayang! Selamat ulang tahun, ini kado dari papa," jawab Herman terkekeh pelan.

Adriana terdiam sesaat, dia lupa atau bisa dibilang dia bahkan tak ingat akan hal ini. Dulu dia mengharapkan ini, kenapa sekarang rasanya biasa saja dan tak berarti apa-apa saat menerimanya. Sedetik kemudian, Adriana memasang tampang penuh haru. Tampang yang pastinya hanya akting belaka. "Ahh, bagaimana ini? Aku melupakannya, mom, dad," katanya berpura-pura sedikit antusias dan terkejut.

"Ha-ha-ha-ha-ha, sudah mama duga, kamu pasti lupa. Makanya mama buatkan pesta kejutan, ayo sini tiup lilinnya dulu," kata Desita penuh semangat. Adriana menurut, dia segera menuruni anak tangga dengan penuh semangat, seakan terlihat dia sangat antusias dengan pesta kejutan yang dibuatkan oleh orang tuanya.

Lilin pun ditiup, kue tart tersebut dipotong dan dibagikan. Potongan pertama diberikan pada Desita dan juga Herman, mereka juga melakukan foto keluarga. Hal yang tak akan pernah terjadi selama dia menjadi Adriana dulu. Terakhir berbagai doa dan ucapan selamat dari orang tuanya dan para pelayan yang bekerja di rumahnya, tak lupa juga berbagai hadiah untuk dirinya, tentu saja dirinya yang merupakan tuan muda Ferdinan pastinya.

Pesta tak berakhir hingga tengah malam. Namun, Adriana kembali ke kamar tepat jam delapan malam, alasan sederhana, dia lelah dan ingin beristirahat. Desita dan suaminya tak melarang sama sekali, mereka malah mengucapkan selamat ulang tahun kepada Adriana sekali lagi.

...ೋ❀❀ೋ═══ • ═══ೋ❀❀ೋ...

Sesampainya di kamarnya, Adriana mengganti baju setelah dia mandi. Dihempasnya tubuhnya yang kecil ke tempat tidur, sebelah tangannya menutupi matanya. Dia lelah, sungguh-sungguh sangat lelah melewati hari ini dengan penuh kepalsuan.

Dering pesan masuk terdengar, Adriana menggapai ponselnya yang sejak tadi dia tinggalkan di kamar. Satu pesan dari 'Si Bodoh' belum terbaca. Segera saja Adriana membuka kotak masuk pesan dan membaca pesan tersebut. Rupanya pesan itu adalah sebuah foto kue berukuran sedang dengan hiasan penuh buah stroberi, ditambah tulisan selamat ulang tahun untuk dirinya.

Adriana pun segera membalas dengan cepat. 'Terimakasih, meski kuenya tak bisa kumakan!'

Adriana kembali mengetik pesan baru. 'Bagaimana dengan hadiahku?'

Adriana lebih memilih memakai kata aku-kamu, dia masih canggung menggunakan kata gue, walau hanya melalui pesan singkat saja.

'Ha-ha-ha, apa tuan muda kita yang satu ini kekurangan hadiah? Gak mungkin kan lo begitu?' balasan dari sana didapat Adriana.

'Hmm!' hanya itu yang dikirim Adriana sebagai balasan.

'Baiklah, baiklah, gue nyerah. Gue hutang satu hadiah buat lo! Dan lo boleh minta apa aja!'

Adriana sedikit ragu ketika membaca pesan ini, dia pun segera mengetik balasan.

'Gak perlu sampai hutang segala, doakan aja semoga aku selalu sehat!'

'Pikirkan baik-baik, tawaran gue berlaku tanpa batas waktu!' balas 'Si Bodoh' lagi.

'Jangan-jangan, kamu bakalan utang hadiah terus setiap tahun?!' Adriana tertawa saat mengirim pesan ini, tentu saja dia hanya bercanda.

'Sepertinya begitu!' balas pihak satunya lagi.

'Kalau banyak hutang, susah lunasinnya! Belum lagi bunganya!'

'Buat saja daftar permintaan lo, gue bakalan kabulkan saat kita ketemu!' balas 'Si Bodoh' lagi.

'Sudah dulu, ya. Gue lagi bareng temen-temen gue nih,' sambungan pesan lain kembali diterima Adriana.

'Okey!'

Adriana meletakkan ponselnya, dia menatap langit-langit kamar. "Permintaan, ya?" gumamnya disertai senyum kecil.

"Akan kupikirkan nanti!" lanjutnya, Adriana menutup mata dan mengarungi dunia mimpi.

1
Mearly Early Mey
👍👍👍💯💯
HNF G
karma krn udah menzolimi anak kandung sendiri 😏
HNF G
huaaa.... bs lgsg naik darah nih ana😄😄😄😄😄😄😄
ayang bebeb disuruh jd tukang parkir 😝😝😝😝
HNF G
apa lagi tambah ale sm anwar😂😂😂
HNF G
ihh.... dasar gilak😄😄😄
HNF G
waahh... parah nih... gak bpk gak emak, dua2nya gak ngenalin anak kandung sendiri 😅😅😅🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
HNF G
hahahaha.... mati kutu si herman
HNF G
Herman aneh ya, masa gak ngenalin anaknya sendiri sih🙄🤔🤦‍♀️
HNF G
calon mantumu pak😄😄😄
HNF G
gara2 liat postingan Diego pst el protes keras gegara cemburu 😂😂😂😂😂
HNF G
cerita dr awal mula km diculik dan rian yg asli meninggal.
HNF G
bener tuh...... goblok koq diborong sendiri, udah gitu gak ngenalin anaknya pula😅😅😅😅🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
HNF G
hahahaha..... dasar orang aneh gak kenal sm anak sendiri 😂😂😂🤦‍♀️
HNF G
koq gak ada yg curiga kl wajahnya mirip rian ya???
HNF G
jgn2 ntar dikira oplas ganti kelamin 🤭🤭🤭
HNF G
kasihan..... dia merasa belok🤭🤭🤭
HNF G
semoga ktm ana/rian versi ciwi🤭
HNF G
ngaca lo...... harusnya elo yg masuk RSJ😡😡😡
HNF G
dasar gila tuh orang 😡😡😡
HNF G
hayoh loooo.... mulai deh benih2 cinta tumbuh dan bersemi🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!