NovelToon NovelToon
Chaos System

Chaos System

Status: tamat
Genre:Contest / Balas Dendam / Reinkarnasi / System / Kultivasi / Wuxia / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:423.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Huacheng Imut

Mu Chen Xiao mendapatkan kehidupan pertamanya yang cukup mengerikan! Ia dituduh sebagai penjahat dan bahkan dibenci oleh Guru besarnya sendiri juga semua saudara seperguruannya.

Ketika ia memilih untuk mati, waktu seolah-olah sedang mempermainkannya dengan mengembalikan dirinya di kehidupan sepuluh tahun yang lalu sebelum kematiannya.

Akan tetapi, jiwanya menolak untuk kembali dan pada akhirnya digantikan oleh seseorang yang hidup di zaman modern yang terikat pada sebuah sistem yang akan membawanya pada kekacauan.

note:
Bagi yang bingung, silahkan baca chapter 100+ sudah dijelaskan semua di sana.

Ini novel pertamaku jadi, Mo-on maap kalo banyak salah dan ini novel orisinil!

yg bilang TRANSLATE siap-siap tinju melayang di rahang mu.

tg : Arinimase

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Huacheng Imut, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter. 10 - Ancaman Sistem

[[ Sistem telah diaktifkan. Poin terpakai +200 untuk penambahan waktu. ]]

[[ Sistem penyelamatan diri telah dilakukan.]]

[[ Pembalasan dendam pertama, Raja Dinasti Yan. ]]

TRANGG!!!

Suara kedua pedang yang saling bertabrakan dan suara segenggam daging yang diremukkan ketika tidak ada seorangpun yang berbicara, membuat semua orang di sana terkejut dan seolah tidak percaya dengan apa yang mereka lihat saat ini.

Sebuah bayangan merah yang bergerak cepat, menendang pisau belati milik Gu Zhu dan memotong leher ular besar yang mengikat tubuh Zhao Bingyan.

Gerakan cepat Mu Chen Xiao saat ini cukup bisa diandalkan. Setelah dia menendang pisau belati yang dipegang oleh Gu Zhu dan memotong leher ular besar yang ada di depannya, Mu Chen Xiao langsung menarik pergi Zhao Bingyan dari sana akan tetapi, dia lupa kalau dia menggunakan tubuh seorang anak berusia tujuh tahun.

Alhasil, setelah dia menarik pergi Zhao Bingyan menjauh dari Gu Zhu, tubuhnya malah terlempar dan menindih tubuh Zhao Bingyan pada jarak yang masih sangat berdekatan dengan tetua ular ini.

Melihat sebuah kesalahan yang dibuat oleh Mu Chen Xiao, membuat kesempatan bagi Gu Zhu untuk menyerang balik.

Dia mengeluarkan tombak panjangnya, yang kemudian dia arahkan pada Mu Chen Xiao dan Zhao Bingyan yang masih berada di hadapannya.

"Kau yang telah membunuh pelihara ku! Matilah dengan tenang!"

Gu Zhu menggenggam erat tombak yang ada di tangannya dan kemudian, tombak tersebut bergerak ke arah Mu Chen Xiao dengan sangat cepatnya sehingga dia tidak ingat harus melakukan apa padanya.

Namun, beruntungnya mereka disaat tombak besar itu sedang mengarah padanya, Zhao Yuan dengan sangat cepat menarik keduanya menjauh darinya sehingga, serangan tombak tersebut berhasil di gagalkan.

Cih! Zhao Yuan selalu meresahkan disaat aku ingin bersenang-senang!

Mu Chen Xiao begitu terkejut sekaligus tidak percaya kalau dia akhirnya berhasil menghindar dari serangan tombak besar milik Gu Zhu. Jika bukan karena Zhao Yuan yang juga mementingkan nyawa anaknya, mungkin Mu Chen Xiao akan mati sepuluh tahun lebih cepat dibandingkan dengan kehidupan yang dialami sebelumnya.

"Mu Chen Xiao! Bukankah Yan'er sudah melarangmu untuk menyerang maju?!"

Begitu dia terselamatkan, Zhao Yuan langsung memasang tatapan serius dan menatap jengkel ke arahnya.

Dan bagaimanapun juga, dia harus menyelamatkan nyawanya agar dia tidak difitnah sepuluh tahun mendatang. Semua ini, pasti bermula dari pertemuan antara kedua sekte yang saling melakukan pertarungan.

"Heh! Kakek tua! Guru besar Zhao hanya mengurungku di dalam perpustakaan dan aku sama sekali tidak mengetahui kalau ada pertarungan di sini dan Guru melarangku untuk bertarung dengannya!"

"Kau! Bocah nakal! Masih memanggilku seperti itu?! Ingin aku keluarkan dari Sekte?!" Ucap Zhao Yuan yang masih tidak percaya dengan kata-kata angkuh Mu Chen Xiao.

'Huh! Bagaimanapun juga, dialah biang kerok atas kematian ku sepuluh tahun mendatang! Jika dia berhati-hati dalam memilih kawan, mungkin aku juga tidak akan difitnah oleh Zhao Bingyan dan masih hidup hingga sekarang!'

Zhao Bingyan yang masih terduduk, dengan luka dan racun di sekitar tubuhnya. Mencoba untuk berdiri kembali dengan berpegangan pada pedangnya yang saat ini sedang menancap di dalam tanah.

"Mu Chen Xiao mungkin tidak mengetahui hal ini jadi, Ayah bisa memaafkannya untuk hari ini saja."

'Hahaha,... Mamp—s kau si tua bangka!'

Yang dikatakan oleh Zhao Bingyan memang ada sedikit benarnya. Mu Chen Xiao sudah sejak tadi berada di dalam perpustakaan Jing Shen namun, dia masih tidak mengetahui kalau ada pertarungan di sini sehingga, pergerakannya secara tidak langsung menyelamatkan Zhao Bingyan dari tetua ular.

"Huh! Baiklah! Mu Chen Xiao! Cepat ke belakang!" Ucap Zhao Yuan sekali lagi sambil menarik Mu Chen Xiao bersamanya.

[[ Ancaman Pengurangan Poin ]]

[[ Poin akan hangus jika karakter Mu Chen Xiao tidak terlibat dalam pertarungan ]]

'Aishh,... Jika bukan karena sistem bodoh ini, aku pasti sudah membiarkan Zhao Bingyan dan orang-orang di sekte Hua Jian terbunuh!'

Dengan alasan yang tidak bisa di jelaskan, Mu Chen Xiao menarik tangannya kembali dan berkata, "Tidak! Aku tidak ingin pergi dengan kakek tua ini! Guru besar Zhao! Tolong Xiao'er!" Ucapnya sambil merengek pada Zhao Bingyan dan mencoba untuk menarik tangannya.

Setelah dia melepaskan dirinya dari tangan kasar Zhao Yuan, Mu Chen Xiao langsung berlari ke arah Zhao Bingyan dan memeluk pahanya untuk menghindar dari kejaran Zhao Yuan yang selalu menyuruhnya bersembunyi di belakangnya.

"Guru besar Zhao! Xiao'er tidak ingin hanya berdiri di belakang. Xiao'er ingin membantu Guru besar!"

Zhao Bingyan tertegun dan menatap sedih ke arahnya. Dia meletakkan salah satu telapak tangannya yang berkeringat di atas kepala Mu Chen Xiao.

"Kamu tidak perlu melakukannya. Aku yang akan melakukannya atas nama semua murid-murid Sekte yang ada di sini." Ucap Zhao Bingyan kembali sambil melepaskan tangannya.

Mu Chen Xiao menggenggam tangan Zhao Bingyan yang mencoba untuk menghindarinya. Tatapan berubah menjadi dingin ketika dia berkata, "Guru besar sama sekali tidak bertarung untukku!"

Zhao Bingyan terkejut dan bertanya kembali, "Apa maksudmu, Xiao'er?"

Mu Chen Xiao berdiri kembali dan menatap ke arah Zhao Bingyan dengan ekspresi serius sebelum dia berkata, "Bagaimana bisa aku menganggap Guru besar bertarung untukku sedangkan, aku masih belum menjadi murid Sekte? Aku sama sekali belum mendapatkan pengajaran dari Guru besar dan orang-orang di sini. Jadi, bukan tidak mungkin jika aku hanya sekedar tamu yang akan pergi."

Li Chu Yi yang mendengarnya, juga ikut tersinggung dengan apa yang dikatakan oleh Mu Chen Xiao pada Zhao Bingyan. Dia mengeraskan tinjunya dan menatap marah ke arah Mu Chen Xiao.

"Hei! Orang baru! Kau sama sekali tidak menghormatinya dan malah menyinggungnya! Lihat saja aku akan—"

"Berhenti! Li Chu Yi!"

Zhao Bingyan tiba-tiba menghentikan Li Chu Yi yang sedang marah-marah pada Mu Chen Xiao karena telah berhasil menyinggungnya.

Sebelum itu, dia menatap dingin ke arah Li Chu Yi dan kemudian, dia kembali menatap ke arah Mu Chen Xiao dengan ekspresi yang sama.

"Sejak aku mengobati lukamu, aku sudah menganggap Xiao'er sebagai muridku tapi, mengapa kamu baru mengatakannya sekarang kalau Xiao'er sama sekali tidak menganggapku sebagai gurumu?"

Mendengar apa yang dikatakan oleh Zhao Bingyan saat ini, membuat Mu Chen Xiao kehabisan kata-kata. Dia mengeraskan tinjunya dan menggertakan giginya begitu dia mulai mengetahui sifat asli dari Zhao Bingyan yang sebenarnya.

'Cih! Akhirnya aku mengerti mengapa Mu Chen Xiao sangat ingin membunuh Gurunya sendiri. Zhao Bingyan! Rupanya kau pandai menyembunyikan ekspresi mu yang sebenarnya. Lihat saja, aku pasti akan membalasnya sepuluh kali lipatnya!'

"Kau membuat kesabaranku habis! Matilah kau bocah!" Teriak Gu Zhu kembali sambil berlari ke arahnya dengan mata tombak yang sedang di arahkan padanya.

1
Pendekar New
baru baca..tp gk tau critanya,system gk tau keguna'an nya..mc o'on+tolol
arfan
up
𝙍𝙮𝙪𝙪 𝘼𝙯𝙖𝙩𝙝𝙤𝙩𝙝
... Mari kita lihat kedepannya
Raimon
Kok 10 tahun mendatang....ini kejadian transmigrasi ya pada usia 17 tahun kaan...tapi kok prolognya pada 7 tahun....( 10 tahun ......aneh deh....
gugun hendrayana
##
Shen shandian luo
ampas
Shen shandian luo
balad dendam yg gak seru..karna musuh nya gak ingat apa2...
Pay Lee
top
Vander
siapa raja Xingyue kelima??
😅 sis team hallu 😁
I....... ha... dirrrrr
ズひ丂んノ刀ム
mcnya tll + idiot mana sistemnya juga gunanya ngasih informasi doang belum ngasih skil ke si MC, system kekacauan kah, gua yg tau dari novel lain itu nama kekacauan itu op misal energi alam biasa di serap manusia klw energi kekacauan ga semua orng bisa nyerap tapi sekali serap kekuatan nambah beberapa kali lipat dan pukulan lebih keras beberapa kali lipat,itu kekacauan ya yg gua tau op dari novel laen, ni novel MC latihan aja cuma dikasih tau tmptnya ga dikasih tau prosesnya.isinya cuma kebodohan dan percakapan yg gaada faedahnya iya gua baca di deskripsi ini bukan novel dewa dan iblis fine, tapi ini kan di alam kultivator kan sama² bisa nyerap kekuatan alam, setiap latihan kasih prosesnya lah cok jangan tmpt nya udh gitu, misalnya gamau ribet kasi tau tmpt trs sehari berikutnya naik tingkat trs seterusnya jadi ga kosong banget,
Tan Koto: ide brilian dari Author membentuk karakter kontras ,padahal tujuannya balas dendam 10 tahun kemudian tetapi telah nyicil dan malah memancing kebencian lawannya sebelum dia memiliki kemampuan yang tinggi, karakter yang unik dan arogan, tapi tidak punya visi jauh ke depan.
Anda mengaduk logika pembaca nih , Author ..
total 1 replies
Botha Hantu
hadir
falhas
bagus
KangTidur
Huhuuu senengnya bakal ada novel tanpa genre Romance
Mei
nggak papa Thor ini kalo aku malah lebih suka yg keluarga dari pada roman, kalo roman rasa2nya ketegangan alur ceritanya jadi agak nggak kerasa. hehe kalo menurutku loh ya😋😋

semangat terus thor sehat selalu dan semoga bisa sekuat Thor beneran wkwkwk. ditunggu selalu novelnya yang baru
MOHAMAD amirul hafiez
bila mula thor
KangTidur
Ditunggu karya mu selanjutnya kakak author
Norayolayora: makasih udah baca sampe habis 😁
total 1 replies
Torres Sinaga
#Sistem gak guna#Yoi
Tjik Hen
tdk mendidik mcnya kurang ajar ( DELETE)
Norayolayora: Kan sudah ku tulis di sana. MC nya terlalu toxic🗿
total 1 replies
AndreWhy
masih ga paham ceritanya.....hahahaha....auto hapus
Norayolayora: muehehe... karep mu
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!