NovelToon NovelToon
Soul Promise Reincarnation

Soul Promise Reincarnation

Status: tamat
Genre:Fantasi / Contest / Balas Dendam / Action / Reinkarnasi / Kultivasi / Fantasi Timur / Iblis / Mengubah Takdir / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:47.5k
Nilai: 5
Nama Author: Tifana Raya

Ketika sang Dewi ingin mengubah takdir buruk miliknya, semua pasti akan dilalui. Meskipun rintangan berat harus dia hadapi dia tidak akan menyerah. Asalkan tidak ada yang menyakiti orang orang disekitar dirinya.

Pada bimbingan ruang dan waktu dia dewasa. Takdir kutukan dia akan melaluinya. Dia akan menemukan cinta sejatinya. Meskipun terkadang harus jatuh, itu adalah awal dari keberhasilan. Meskipun harus berengkarnasi satu demi satu kehidupan. Semua itu tidak akan sia-sia.

27/03/2021
07/11/2022

#JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, FAVORIT, VOTE
#TYPO BERTEBARAN

cover by, pinterest. 🚩

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tifana Raya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Membenci

"Pukulan angin" Teriak Gu fei sambil menyiapkan jurusnya.

"Baiklah Gu fei kau yang memaksa" Gumam Jiaja.

"Hind attack light" Teriak Jiaja.

"Murahan" Gumam Gu fei.

"Serang" Teriak Gu fei.

Tiba tiba Kak Dei dan Kak Qian muncul menghentikan serangan Gu fei.

"Klang" suara Ayunan pedang.

"Kak... Dei.. Kak Qian... kenapa kalian membantu Jiaja" Gumam Gu fei gemetar.

"Gu fei... Aku tak menyangka kalau kau akan membunuh Jiaja" Teriak Kak Qian.

"Gu fei Kau sekarang keluar dari Geng" Teriak Kak Dei.

"Jika itu yang kalian inginkan aku akan keluar" Gumam Gu fei perasaan sedih dan marah bercampur.

"Tapi sebelum itu akan ku bunuh Jiaja" Teriak Gu fei keras.

"Hentikan Gu fei" Suara kak Vin.

"Kalian... Aku akan pergi... Tapi ingat Jiaja urusan Kita belum selesai" Gumam Gu fei sambil menatap ke mereka sambil melompat pergi dari Danau tersebut.

Sesampai di sungai iblis Gu fei menahan tangis dia duduk terdiam sambil menatap buku kenangan yang ia keluarkan dari tasnya.

"4 sahabat sudah hancur ya? Maaf Aku tak bisa memenuhi harapan terakhirmu Tetua Yue" Gu fei bergumam sambil memeluk foto mereka dengan tetua yue.

Tetua Yue adalah Tetua organisasi Geng Heyun 1 yang mewariskan keinginan agar Geng Heyun tak terpecahkan.

"Aku... Benar.. Minta Maaf" Gumam Gu fei menyalahkan diri sendiri.

Nagara yang sudah tersadar Melihat Gu fei menangis tersedu sedu Nagara mendekatinya.

"Gu fei jangan salahkan dirimu sendiri ini adalah ulahku aku harus dihukum" Gumam Nagara Sedih sambil duduk di samping Gu fei.

"Tidak Nagara Bukan salahmu jangan lah begitu" Gu fei tiba tiba berdiri dan berteriak.

"Nagara aku harus pergi aku mungkin jarang kembali lagi aku harus bersekolah!" Kata Gu fei pada Nagara sambil mengusap air matanya.

"Sebelum itu kumpulan Semua penduduk Hutan aku ingin berpamitan pada mereka" Gumam Gu fei sedih yang harus meninggalkan hutan yang sudah seperti rumah dan ditingali oleh orang yang mempedulikan Gu fei.

Gu fei memanggil mereka ke sungai Iblis.

Setelah semua binatang datang Gu fei mulai berbicara.

"Wahai kawanku aku akan pergi mungkin jarang kembali.. Kalian harus jaga diri baik baik ya ingat kerjasama" Bicara Gu fei sedih.

Para hewan yang mendengar pun turut sedih mereka mendekati Gu fei dan mencoba mendapatkan belaian Gu fei.

"Maaf semua" Gu fei pergi dengan tersenyum sambil meneteskan air matanya.

#Tempat keluar Hujan Roh.

Area keluar yang gaduh membuat suara penantian yang tegang.

"Kira kira ada korban lagi nggak ya?" Bisik bisik.

"Ya iyah lah kan keluarga Xiao ada" Bisik bisik.

"Sudah sudah Keluarga Xiao datang" Bisik Bisik.

"Hmph..." Gumam Xiao Sia sadis dengan melempar jarum tak terlihat kepada Orang yang menjadikannya bahan gosip.

"Argh... " Suara kesakitan seseorang yang menjadi kan Xiao Sia Bahan Gosip.

"Tenang semua kita tunggu peserta lainya dalam 10 menit" Teriak pemimpin organisasi Bela diri di institut.

Semua peserta mulai bermunculan termasuk Kak Dei, Kak Qian, Kak Vin, Jiaja, dan Sim.

Gu fei belum muncul muncul karena Gu fei bersembunyi di antara pohon menyamar menjadi orang bisa yang ingin menonton pertandingan jika Gu fei muncul maka akan terjadi masalah baru yang menyebabkan pertarungan sangat sengit.

"Gu fei nggak muncul apa dia bunuh diri karena tekanan yang kami berikan" Gumam Kak Vin yang khawatir.

"Dimana Gu fei kok Nggak kelihatan" Gumam Sim yang tidak tahu kejadian tadi.

"Kak Dei Kak Qian dimana Gu fei?" Tanya Sim penasaran.

Suasana seketika berubah menjadi Canggung.

"Sim kau ikut aku ya! Anterin ke kamar mandi" Ajak Kak Vin.

"Baiklah" Kata Sim Semangat.

"Siapa yang tau jika nanti ketemu Gu fei di kamar mandi/jalan" Batin Sim sambil mengikuti Kak Vin.

"Kak Vin ada yang sedang mengawasi kita deh kayaknya" Bisik Sim kepada Kak Vin.

"Mungkin hanyalah perasaan mu deh" Balas Kak Vin.

"Hmm... Kenapa auranya terasa familiyar?" Batin Sim.

Sim bisa menyadari Aura Gu fei yang telah ia Sembunyikan karena mereka sangatlah dekat sering berlatih bersama, bercerita, bermain dan mengetahui teknik menyembunyikan aura.

Namun yang digunakan Gu fei Saat ini adalah teknik menyembunyikan aura yang telah dimodefikasi olehnya sehingga membuat aura tersebut bisa menyerap aura sekitar tanpa disadari oleh orang yang diserapnya dan dapat menyampur Aura Gu fei dan aura yang ia serap tapi sayangnya Teknik ini belum sempurna.

"Mohon perhatiannya" Teriak ketua Bela Diri.

"Langsung kita absen saja ya acara kali ini nanti yang sudah diabsen dapat berdiri di sebelah" Teriak pembawa acara.

"Han Dai... "

"Ada "

"Mu Qian... "

"Hadir"

"Wu Vin... "

"Hadir"

"Go Sim... "

"Ada"

"Xiao Li.. "

"Ada"

"Xiao Sia... "

"Hadir"

"Lin Nei... "

"Hadir"

Dan seterusnya setelah urutan Gu fei.

"Zu Gu fei... "

"..."

"Zu Gu fei... "

"..."

Semua orang bingung kemana perginya Gu fei.

"Zu Gu fei" Teriak keras pembawa acara.

Tiba tiba Gu fei melompat dari pohon, merobek penyamarannya dan turun ke panggung.

"Hadir" Jawab Gu fei Dingin.

Gu fei pun pergi tanpa mengikuti barisan dan pengumuman pemenang.

Semua orang melihatnya dengan heran karena dua hari yang lalu Gu fei masih ramah dan riang kenapa tiba tiba hari ini dia menjadi dingin.

"Gu fei kenapa" Bisik.

"Gu fei itu kesambet ya" Bisik.

"Orang aneh " Bisik.

"Si tukang halu datang" Bisik.

1
GILL
ngga kerasa udah tamat aja. udah 1 tahun lebih beberapa bulan. maaf banget jika selama ini author banyak kurangnya. author berterimakasih banget udah support author sampai sekarang. author berterimakasih banget sampai terharu 🥰😊
booksandpeonies
Bang! Hayati gak bisa tidur nih gegara othor gantungin ceritanya :(
SongbirdGarden
Tuh kan, baru juga baca udah bikin kangen aja nih cerita‾
lid
mampir author🥰
skyeandstaghorn
yah mana sambungannya thor :( rasanya kaya putus sama doi
Waria
semangat selalu Thor aku suka ceritanya 笶、ク鞘擘ク
girlganggoodies
ditiunggu kelanjutannya thor
Labuh Ardianto
yah mana sambungannya thor :( rasanya kaya putus sama doi
LiveChic
Ayo guys semangatin author dengan masukin novel ni ke novel Favorite kalian 會沽會沽會沽, makasih ya buat author nya udah setia tuk menghibur kita semua , BYE GUYS!!! 刹瀦
CHEESE CAKE.
Gue fei sangat mengerikan
CHEESE CAKE.
Mampir sekaligus promosi, karya baru» [klik profil].
Kekasih Dropper
Terima kasih author...stelah baca chapter ini saya dapat ilmu baru lagi mantap.....
ruby sunn
Saya suka kalau alur dan ceritanya jelas kayak gini nih! Semangka! Semangat kakaaaak‾
Garang Anggriawan
Thor, please bagi tips gimana caranya biar bisa keren gini ceritanya!!
moonjuice
Thor, ceritamu bikin moodku seperti pelangi wkwkw
Rendam Bintang
Maaf ya thor kalau kita teriakin buat up bab terus pdhl author yg mikir.. soalnya emg aku nunggu bgt lanjutannya
GILL: nggak apa apa kok, malahan author senang jika ada yang baca karya author
total 1 replies
Intan Haryanti
waaah... makin seru aja nih... like for u...
Drone Ground
Semangat kak..., ditunggu lagi up terbarunya嬉汳ェ剌
SquigglyMunchkin
plis thorr up yang banyak・コ
junemoment
Ceritanya bagus kak. Alurnya juga asik jadi bikin ga bosen hihi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!