NovelToon NovelToon
Tajuk Rindu

Tajuk Rindu

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:782.6k
Nilai: 5
Nama Author: Rahayu Avilia

Tajuk Hendrawan adalah seorang CEO muda yang terkenal akan keuletannya, tapi saat dia jatuh cinta kembali dengan seseorang yang tiga tahun lalu pernah hadir dalam hidupnya, membuat semuanya berubah, bahkan Tajuk yang belum merelakan cinta lamanya memilih untuk mengejarnya kembali, apa lagi perpisahannya dahulu karena ulah orang yang tidak bertanggung jawab, membuat Tajuk tidak bisa menerima kenyataan perpisahan mereka.

sedangkan Rindu adalah seorang wanita biasa, sebagai karyawan biasa tidak ada hal yang menonjol darinya. sampai saat kisah cintanya yang rumit terulang kembali. Kini cinta segitiga yang di alaminya begitu membuat Rindu serba salah.

Alfian orang yang paling peduli akan Rindu, mencintai Rindu dengan setulus hati. Bahkan Alfian dengan sabar menanti kesiapan Rindu menerima cintanya.

Lantas bagaimana kisah mereka selanjutnya?

Bagaimana kisah asmara mereka???
Silahkan di baca ya!!

PERINGATAN!!!
BANYAK TYPO DIMANA MANA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahayu Avilia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terbongkar

Rindu yang baru pulang kerja dengan santainya dia berjalan menuju ke arah tempat kostnya, dia sengaja pulang cepat karena akan bersiap pergi dengan teman-temannya.

Namun tiba-tiba dia teringat dengan Tajuk, dia masih berpikir rencana apa lagi yang akan di lakukan oleh Tajuk, mengingat kejadian di kantin tadi, Rindu jadi kepikiran kalau Tajuk sedang merencanakan sesuatu saat ini, tapi sesuatu apa itu yang belum Rindu ketahui.

Dan benar saja apa yang menjadi kecurigaan Rindu, jika memang Tajuk sedang merencakan sesuatu, dan itu sudah mulai terjadi. Dengan tiba-tiba Tajuk ada di dalam kamar kostnya. Entah sejak kapan dia masuk, dan parahnya lagi kenapa dia punya kunci cadangannya.

"Aaaaa." Teriak Rindu yang melihat ada seseorang di dalam kamar kostnya saat ini.

Tajuk yang melihat ekspresi Rindu, dia langsung berlari ke arah Rindu dan membekap mulut Rindu dengan telapak tangannya, wajah mereka begitu dekat dan saling pandang.

"Ssttt, ini aku." Kata Tajuk lalu dia perlahan melepas bekapan tangannya.

"Kenapa mas ada di sini? Dan bagaimana mas bisa masuk?" Tanya Rindu.

"Itu bukan hal yang sulit untukku, dan tadi Joe yang mengantarku ke sini." Kata Tajuk santai tanpa dosa. Lalu dia duduk di karpet depan meja.

"Jadi mas ngapain ke sini? kan tadi udah tahu kalau aku mau pergi dengan Mitha malam ini." Kata Rindu dengan nada kesal.

"Tentu saja aku pulang, memangnya apa lagi? Kan istriku sekarang tinggal di sini, jadi aku putuskan untuk tinggal di sini juga." Kata Tajuk santai, bahkan dia membuka laptopnya yang di atas meja kecil dan mulai menyalakannya. Seakan dia tidak peduli bagaimana reaksi Rindu saat ini, yang pasti Rindu sangat kesal padanya.

"APA!! Ish, ish, sejak kapan Tuan Tajuk Hendrawan tidak tahu malu begini?." Kata Rindu yang terkejut mendengar kata-kata Tajuk. Namun dia berusaha menetralkan emosinya, dia pun langsung mendekat ke arah Tajuk dan menarik lengan baju Tajuk.

"Cepat sana pulang, jangan main-main lagi." Kata Rindu mengusirnya.

"Apa kamu melihatku sedang bermain sweetheart?" Kata Tajuk menggoda Rindu dengan mengerlingkan sebelah matanya.

"Ck, udahlah mas jangan seperti ini, aku tidak enak di lihat anak kost yang lain, ku mohon pergilah dari sini." Kata Rindu dengan kedua telapak tangannya membentuk permohonan.

"Apa yang sedang kamu lakukan sweetheart? Apa kamu tidak senang suami kamu pulang, hem?" Kata Tajuk menggoda Rindu.

"Sudah berapa kali aku bilang, kita ini sudah bercerai mas, Ber-ce-rai ok." Kata Rindu yang mulai emosi.

"Dengarkan aku sweetheart, kamu percaya atau tidak, aku tidak pernah mengirim surat cerai padamu, aku juga tidak pernah mengajukan permohonan cerai, aku akan buktikan padamu kalau kita masih SAH menjadi suami istri,Ok!!" Kata Tajuk serius sambil memegang kedua tangan Rindu dan menatapnya intens.

Rindu seperti terhipnotis dengan ucapan Tajuk barusan, hingga dia hanya terpaku diam dan melihat ke arah mata Tajuk, menelisik ke dalamnya seakan mencari kebenaran di dalamnya, dan benar saja dia tidak menemukan kebohongan di dalam mata Tajuk.

"Ok, ok, jadi kalau bukan mas yang mengirim surat cerai itu, lalu siapa?" Kata Rindu dengan rasa penasaran.

"Aku juga tidak tahu, tapi aku sudah menyuruh orang untuk menyelidikinya." Kata Tajuk.

"Jadi maksud mas...---"

Tok... tok... tok...

Kata-kata Rindu terpotong karena mendengar ada yang mengetuk pintu, yang Rindu yakini itu adalah Mitha.

"Rind, Rindu." Suara dari depan pintu.

Tajuk dan rindu saling pandang, karena Rindu tahu betul siapa yang kini ada di depan pintu, Rindu terlihat panik dia tidak tahu apa yang akan dia lalukan, dia menoleh kanan dan kirinya mencari tempat untuk menyembunyikan Tajuk supaya tidak bertemu dengan Miha.

"Mitha datang, apa yang harus aku lakukan?" Gumam Rindu panik sambil menggigit ujung kuku tangannya.

"Rind, Rindu, cepatlah lama sekali buka pintunya." Kata Mitha tidak sabaran.

"Iya, iya sebentar." Kata Rindu, dia bingung dengan keberadaan Tajuk di kostnya saat ini, apa yang akan di pikirkan Mitha jika tahu bahwa Tajuk berada di dalam kostnya, dan parahnya tidak ada tempat bersembunyi di dalam kamar kostnya tersebut.

Ceklekk..

Tajuklah yang meraih handle pintu dan membukanya, ketika Rindu sibuk mencarikannya tempat untuk sembunyi.

"Tu-tuan Taj, kok anda ada di sini?" Kata Mitha terkejut ketika melihat Tajuk yang membukakan pintu.

"Oh god!! Mampus deh." Kata Rindu sambil menepuk jidat.

"Silahkan masuk, Rindu ada di dalam." Jawab Tajuk datar, lalu dia berjalan masuk dan duduk di depan laptopnya kembali.

Dengan perasaan bingung Mitha pun masuk mengikuti langkah kaki Tajuk.

"Mith!! I-ini tidak seperti yang kamu pikirkan, tadi kebetulan Tuan Taj sedang lewat dan kebetulan mampir saja." Kata Rindu bingung harus jawab apa.

"Oh!! Eh jadikan kamu ikut? Kamu sudah siap belum,Rind?" Tanya Mitha

"Ikut dong, bentar aku ganti baju ambil tasku dulu." Kata Rindu.

"Tadi Bram nanyain kamu terus, dia sepertinya sangat bersemangat jika ada kamu." Kata Mitha.

Seketika Tajuk menghentikan aktifitasnya, dia melihat ke arah Rindu yang sedang sibuk bersiap untuk pergi. Namun sedetik kemudian dia kembali menatap laptopnya.

"Jika kamu pergi, bawa serta Joe bersamamu, aku tidak mau ada laki-laki seperti Bram yang menggoda kamu." Kata Tajuk tanpa beralih dari laptopnya.

"Ish, Mas apa-apaan sih, selalu saja gitu, suka seenaknya sendiri." Kesal Rindu sambil dia mengambil tas slempangnya yang ada di atas kasur.

Deg..deg..deg..

Melihat tingkah mereka berdua, membuat Mitha shock, dan menatap tajam ke arah Rindu.

"Eh!! Tunggu, tunggu, apa kamu bilang tadi? Mas, kamu memanggil CEO kita dengan sebutan mas? Rindu, Rindu, oh Rindu, kamu punya hutang cerita denganku, Rindu." Kata Mitha dengan keterkejutannya.

'Oh god, aku keceplosan, gimana ini?' Batin Rindu lalu dia menutup mulutnya sendiri, lalu melirik ke arah Tajuk, namun dengan tenang Tajuk yang mendengar Mitha bicara seperti itu hanya diam tidak bereaksi apa-apa.

"Hhmm!! Jadi kamu belum tahu siapa saya?" Tanya Tajuk dengan ekspresi datarnya.

"Bukan begitu Tuan, maksud saya soal hubungan kalian, dan kenapa Tuan ada di sini?." Kata Mitha curiga.

"Ya karena istriku sekarang ada di sini, apa lagi alasannya? Iya kan sweetheart?" Kata Tajuk dengan senyim jahilnya menggoda Rindu.

"Is-is-istri!! Jadi kalian adalah? AAARRRGGG!!" Kata Mitha terkejut seketika, dan dia langsung berteriak.

Melihat Mitha yang begitu histeris karena shock, Rindu buru-buru membekap mulutnya. Sedangkan Tajuk memilih menutup kedua telingannya dengan kedua tangannya, mendengar suara cempreng Mitha.

"Mith!! Tidak usah teriak juga kali, Mith." Kata Rindu.

"Ok, ok, kamu harus cerita padaku, Se-ka-rang." Kata Mitha sambil menarik tangan Rindu dari mulutnya.

"Huft!! Ok baiklah, kamu duduk dulu." Kata Rindu.

Mereka berdua pun duduk, karena hal itu Mitha dan Rindu memutuskan untuk tidak jadi pergi ke karaoke dengan teman-temannya. Karena Mitha lebih tertarik dengan cerita Rindu saat ini, setelah menghela nafas panjang, akhirnya Rindu memulai pembicaraannya.

"Sebenarnya aku dan mas Tajuk sudah menikah tiga tahun lalu saat aku masih di Surabaya." Kata Rindu mengawali cerita, dia melihat ekspresi Mitha yang serius mendengarkan ceritanya. Bahkan Rindu juga sesekali melirik Tajuk yang seakan tidak mendengarkan apa yang di bicarakan Rindu dan Mitha saat ini.

Padahal Tajuk tersenyum dalam hati dengan penuh kemenangan saat ini, karena moment inilah yang dia tunggu, karena jika orang lain tahu status hubungan mereka berdua, maka tidak akan ada yang menggoda Rindu.

"Setelah usia pernikahan kami satu setengah bulan, Mas Tajuk ada tugas di luar kota atau luar negeri, jadi kami berpisah, aku kira cuma sebulan atau dua bulan, tapi ternyata sampai tiga tahun, dan kemarin itu pertemuan pertama kami setelah tiga tahun berpisah, makanya aku masih marah melihat dia." Kata Rindu dengan sedikit menutupi yang sebenarnya, karna dia ingin melihat bukti yang tadi di katakan oleh Tajuk.

"Oh!! Pantes aja sikap Tuan Taj kemarin waktu kunjungan ke devisi kita itu berbeda ke kamu, ternyata ini alasannya." Kata Mitha sambil memegang dagunya dan mangut-manggut.

"Mith!! Aku mohon jangan cerita dengan anak-anak kantor soal ini ya." Kata Rindu memohon dengan mata puppy eyesnya.

Tajuk yang mendengar kata Rindu, dia langsung menghentikan aktifitasnya, dan menoleh ke arah mereka berdua, tatapan Tajuk tajam setajam mata elang yang ingin menangkap mangsanya, seakan dia tidak terima kalau status mereka di sembunyikan.

☆Bersambung ke eps 12 ya☆

1
Agung Antarini
lanjut Thor...

semangat 💪💪
Sitti Sahra
itu juga rindu klau org mw ngomong yaa di dengar dulu
jgn main potong" ajha 😏😏😏
Sitti Sahra
itu pembantunya tajuk knpa ngga cerita Tntang surat cerainya sihh
Sitti Sahra
jangan" ulah ortunya tajuk
Sitti Sahra
tajuk bilang rindu yg kluar dri rumah
rindu bilangnya ke Alfian tajuk yg meninggalkan
Sitti Sahra
penasaran keknya ada yg tidak kamu ketahui tajuk 🤔🤔
Sitti Sahra
Bru nyimak
Erni Fitriana
mampir ngepoin thor
Lisiyani Lesmana
lanjud lagi ceritanya ya
ice lemon tea
mengikuti alur
Baya Azka
lanjut lg thor💪🌷
Azlen Haslina
suka banget dengan cerita mu, author...
aku baru terjumpa dgn novel mu
keren sungguh jalan ceritanya.
ada sambungannya tak?
Burhanuddin Burhan
lanjut thor...
Ukin Kurniawati
sukaaa
Naoki Miki: Haii ijin promote thor🙏
Yuk mampir dikrya Miki 'ZEHNTARA'
Mncritakan lika liku perasaan dua anak sma, juga Geng Motor, Persahabtan, Komedi, Broken Home, meringkas kisah anak sma smakin menarik😉Tkan profil lngsung ya!!!,jangan lupa tinggalkan jejak!!!
total 1 replies
Lis Setia
haredang2😊😊😊😊
Naoki Miki: Haii ijin promote thor🙏
Yuk mampir dikrya Miki 'ZEHNTARA'
Mncritakan lika liku perasaan dua anak sma, juga Geng Motor, Persahabtan, Komedi, Broken Home, meringkas kisah anak sma smakin menarik😉Tkan profil lngsung ya!!!,jangan lupa tinggalkan jejak!!!
total 1 replies
Indra Inin
mengapa ngga ad lagi melanjutkan ya cerita in
Nazil Alfatih
iya...jd bosan thour
Naoki Miki: Haii ijin promote thor🙏
Yuk mampir dikrya Miki 'ZEHNTARA'
Mncritakan lika liku perasaan dua anak sma, juga Geng Motor, Persahabtan, Komedi, Broken Home, meringkas kisah anak sma smakin menarik😉Tkan profil lngsung ya!!!,jangan lupa tinggalkan jejak!!!
total 1 replies
⍣⃝ꉣꉣ 🦆͜͡ᴍᴀᴍᴀᴇʟ ᴳ𝐑​᭄ ❀∂я🌹
aq baru baca di bulan juni 2021 ada lanjutannya gk sih..kok mandeg nih say
Naoki Miki: Haii ijin promote thor🙏
Yuk mampir dikrya Miki 'ZEHNTARA'
Mncritakan lika liku perasaan dua anak sma, juga Geng Motor, Persahabtan, Komedi, Broken Home, meringkas kisah anak sma smakin menarik😉Tkan profil lngsung ya!!!,jangan lupa tinggalkan jejak!!!
total 1 replies
Nazil Alfatih
mantulll
Nazil Alfatih
iya...thour...masak pergi ampek 3th.katany CEO
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!