NovelToon NovelToon
DESTINY

DESTINY

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:147.1k
Nilai: 5
Nama Author: Kim Senna

Aku pernah kecewa pada garis takdir, aku juga pernah menyaksikan betapa kuat garis takdir itu hingga sangat sulit untuk diputus bahkan alam tak mampu merenggut takdir. Aku pergi berkelana dengan sejuta luka dan kecewa.

Aku terus mencintai Sorinku yang sudah terikat di takdir orang lain, entah sampai kapan aku harus berada di laut lepas mungin samapai takdir membawa ku berlabu di dermaga yang lain atau malah menenggelamkan ku di dasar samudra.

Tapi dia berhasil menarikku dan aku yakin dia lah cintaku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim Senna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

FANIA

"Waa, kau punya mobil semewa ini," kata Neve saat menaiki mobil Sean "Kau sangat kaya Tuan," sambungnya, Sean hanya bisa tertawa mendengar ocehan gadis itu "Tapi, sebenar kau tak perlu mengantarku ke kampus, aku bisa pergi sendiri," kata Neve "Tapi kau, langsung masuk mobil saat kutawari," saut Sean dan membuat Neve tertawa kencang "Aaa, aku sangat beruntung punya bos sepertimu Sea," kata Neve "Banyaklah bersyukur pada Tuhan," jawab Sean.

"Kau akan berkencan dengan seseorang ya?" tanya Neve "Bahkan ini pertamua pertama kami," jawab Sean "Oh, begitu. Semoga harimu menyenangkan bos," kata Neve sambil keluar dari mobil karena sudah sampai di kampusnya "Jangan lupa aku memesan makan malam romantis itu jam 8," kata Neve mengingatkan "Iya," jawab Sean singkat lalu kembali memacu mobilnya hingga sampai di depan sebuah rumah sakit yang terlihat sangat besar.

"Hai, selamat sore." Sean menyapa seorang yang berada di balik meja admistras "Iya Tuan, selamat sore ada yang bisa saya bantu," kata wanita itu "Saya ingin menemui Nona Fania," kata Sean "Apa anda sudah membuat janji?" tanya wanita itu lagi "Ibuku yang membuat janji dengannya," rutuk Sean dalam hati "Bisa tolong hubungi dia dan katakan Sean ingin bertemu dengannya," kata Sean minta tolong, wanita itu pun menghubinginya.

"Mari Tuan, akan saya antar ke ruangannya," kata wanita itu membimbing jalan untuk Sean "Nona Fania akan segera menemui anda," kata wanita itu bergegas keluar setelah mempersilakan Sean duduk, Sean duduk dengan tenang sambil memperhatikan ruangan rapih itu, di dalam lemari begitu banyak buku-buku tebal.

Sean segera menoleh saat pintu ruangan itu terbuka. Luar biasa wanita itu terlihat sangat cantik dan anggun di tambah kaca mata bening yang membuat nya terlihat sangat pintar "Maaf membuat mumenunggu," kata wanita itu "Perkenalkan, Fania," kata wanita itu sambil tersenyum "Sean," kata Sean sambil menatap wanita itu.

"Sean, aku sungguh minta maaf tapi masih ada hal yang harus kuselesaikan. Aku harap kau tak tersinggung jika aku meminta mumenunggu sebentar saja," kata Fania tak enak pada Sean "Tentu, tak masalah selesaikan dulu pekerjaanmu," kata Sean.

Sean hanya tersenyum saat melihat wanita dengan jas putih mirip dokter itu, tapi jas yang dipakainya memiliki warna putih gading, begitu pas dengan badannya. Entah, wanita yang terlihat pintar selalu menjadi daya tarik tersendiri. Cukup lama Sean menunggu hingga akhirnya Fania kembali menyapanya "Sean, aku sungguh minta maaf," kata Fania "Tak masalah," kata Sean "Maaf sudah mengganggu pekerjaanmu," sambung Sean

"Kau dipaksa Ibumu menemuiku?" tanya Fania "Tidak juga," kata Sean bohong "Aku juga penasaran padamu," sambungnya "Aaa, mau kutemani berkeliling Venesia?" tanya Fania "Atau kau sudah melakukannya?" sambung Fania "Iya, aku sudah melakukan nya," kata Sean sambil tersenyum.

"Bagaimana Venesia?" tanya Fania "Baik, aku suka di sini, bahkan ada seorang peri juga," kata Sean tertawa "Apa maksudmu?" tanya Fania "Aaaa, tak ada," kata Sean sambil tersenyum malu karena perkataannya tadi. "Kau sudah lama bekerja di rumah sakit ini?" tanya Sean "Aku baru saja menyelesaikan pendidikanku awal tahun ini dan langsung bekerja di sini," kata Fania "Oh..," kata Sean sambil menganggukan kepalanya

"Mau pergi sekarang?" tanya Sean "Kemana?" tanya Fania bingung "Makan malam," kata Sean "Ok, baiklah," kata Fania bergegas melepas jas putihnya dan mengemas tasnya juga. Setelah itu keduanya berjalan beriringan menuju parkiran "Silakan," kata Sean membukakan Fania pintu "Terima kasih," kata Fania lalu masuk kedalam mobil. Di perjalanan keduanya tak terlalu banyak bicara, begitu kaku dan canggung karena ini pertemuan pertama mereka.

Sean merutuk dalam hati saat tau tempat seperti apa yang dipesan Neve untuknya dan Fania, tempat makan itu sungguh romantis dan terlihat sangat berlebihan untuk acara makan malam pertama "Silakan," kata Sean menarikan kursi untuk Fania "Terima kasih," kata Fania sambil tersenyum "Sama-sama," kata Sean "Langit sangat indah malam ini," kata Fania ingin mencairkan suasana yang dirasa sangat canggung "Ya, banyak bintang juga," sahut Sean sambil tersenyum kearah wanita cantik itu.

"Ini pertamuan pertama kita, kurasa kau pria yang baik," kata Fania "Benarkah? aku bersyukur jika kau berpendapat demikian," kata Sean "Kau juga wanita yang luar biasa, kau cantik dan pintar," sambungnya dan seketika membuat Fania malu karena pujian yang baru saja dilontarkan oleh Sean itu, wajahnya mulai merah karena pujian tadi.

"Jika kau tak mau, jangan temui aku lagi setelah ini. Aku tak mau kau menemuiku hanya karena Ibumu dan Ibuku," kata Fania, Sean hanya diam tak tau harus bicara apa "Cheers..," Sean mencoba mengalihkan pembicaraan mereka "Cheers," saut Fania mengangkat gelasnya.

Kedua nya berbincang ringan sambil menyantap makan malam mereka "Kenapa kau tertarik menjadi seorang Pharmacist?" tanya Sean pada Fania "Entahlah, terjadi begitu saja," kata Fania "Maksudku, Ayahmu, Ibumu dan saudaramu semuanya adalah Dokter kalian juga punya rumah sakit, tapi kenapa kau tak memilih menjadi Dokter juga?" tanya Sean "Kau tau Dokter juga tak bisa bekerja tanpa kami," kata Fania "Aku hanya ingin memahami kesehatan dari sisi yang lain," sambungnya "Dokter akan mencari tau penyakitnya dan kami akan menyediakan obatnya," kata Fania lagi memberikan sedikit gambaran tentang pekerjaannya itu pada Sean.

"Sepertinya kau sangat suka dengan pekerjaanmu," kata Sean sambil tersenyum "Tentu saja, kau tau bahkan aku bisa membuat obat dari bumbu dapurmu," kata Fania tertawa dan menyombongkan diri "Ya, aku tau kau sangat hebat," kata Sean "Kau mengejekku." Fania menatap Sean sambil tertawa.

Fania gadis cantik dan pintar, anak bungsu dari keluarga kaya yang punya rumah sakit besar, gadis itu sungguh luar biasa dengan segala pesonanya, gadis itu terlihat sangat anggun, rambut panjang, manik mata sedikit biru, dengan tubuh tinggi dan kulit putih pucat membuat gadis itu persis seperti Putri dongeng yang sempurna. Tak ada cela pada gadis itu baik penampilan mau pun tabiatnya.

Bukannya tak mau berharap lebih, tapi hati ini terus saja menolak setiap getaran yang tercipta, sungguh demi matahari dan semua sinar binarnya Sorinku masih menepati tahta tertinggi dalam hatiku. Cintaku sungguh melekat di dasar sukma hingga sulit untuk mengganti setiap rasa yang ada untuknya yang tak tergaris dalam takdirku, maka cinta dan semua kasihku akan terus menjadi potongan prosa indah untukku sendiri. Tak pernah kubayangkan jika cinta yang kupupuk sejak lama harus kandas dengan begitu tragis bahkan sebelum sempat aku utarakan "Sorin, tetaplah perbahagia apa pun itu, bahagiamu adalah harapan terbesarku."

1
Ai Siti Rahmayati
mampir
Tri Umbar WH
lanjut thor
ziva dihukum
geram aku
Tri Umbar WH
meleleh thor
Tri Umbar WH
suka dgn karya mu thor
Miels Ku
miels mampir, bantu like komen 12 manyan ya
Hasni Jaya Almahdaly
😭😭😭😭 sakit toor dadakuu sesak😔
Indah050
aku mampir kak
Yuliana Ana
ayah yg bijak
Yuliana Ana
😭😭😭😭😭nyesek kisah cinta Sean ini😭
Yuliana Ana
😭😭😭😭😭
Yuliana Ana
nyesek😭😭😭❤️
Yuliana Ana
sedihx😭😭❤️
ms. Labil
😂😂😂😂😂
ms. Labil
aku juga suka bgt karya" mu thor 👏👏👍👍
mulai dari kai dan crys😍😍😍
pangeran dan selirnya💕💕💕
smpai ini sean dan neve😍💕😍💕
semangat terus ya thor 💪💪💪
ms. Labil
benar 👍👍👍
setuju bgt sama ayah 😍😍😍
ms. Labil
tega bgt sih thor 😭😭😭😭😭
ms. Labil
kata" mu sungguh menyayat hati 😭😭😭
ms. Labil
owh author...
jgn kau bikin nangis lah kt nih 😞
Yuliana Ana
hbis dr married by accident..langsung cus kesini❤️❤️❤️❤️❤️
Yuliana Ana
cinta terpendam😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!