NovelToon NovelToon
Manisnya Madu

Manisnya Madu

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Nikahkontrak / Poligami / Fantasi / Patahhati / Tamat
Popularitas:778k
Nilai: 5
Nama Author: Sadar T'mora

"Tidak akan, aku menyukai kamu sejak pandangan pertama." yakin Johan.

'Karena aku mirip ibu? Tuan, apakah kamu tidak tau bahwa aku ini adalah putrimu.'

Akhirnya aku bertemu orang yang sering disebut-sebut namanya di setiap pertengkaran ayah dan ibu, hah!

Karunia , 19 tahun.

*

Dewi pelangi, 28 tahun.


Selesai makan mereka duduk santai di ruang tengah menonton televisi. Dewi bersandar di dada Johan, dagu Johan di pucuk kepala istrinya.
"Mas, bagaimana kalau kita cari seorang perempuan yang mau dihamili." suara Dewi tiba-tiba mendongak pada Johan.

"Maksudnya apa sayang?" tanya Johan merasa aneh dengan perkataan istrinya, Dewi.


*


Kedua perempuan diatas adalah isteri Johan Alamsyah 37 tahun, Pria matang itu berniat poligami agar terhindar dari masksiat.

Apakah niatnya akan tercapai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sadar T'mora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11

Di pintu ruangan kantor Johan.

Karunia tersenyum pada Shopie, Shopie membalas sekedar tarikan di ujung bibirnya.

Siapa gadis ini? Jangan bilang istri kontrakan yang dipilihkan Dewi untuk Johan, makanya dia membuang ku. Karena sudan dapat ganti yang muda dan segar, hah!

Desah hati Shopie, memberi jalan masuk untuk Karunia sementara ia keluar dan menutup pintu ruangan kantor Johan dengan hati dongkol.

Jadi itu yang namanya Shopie, cantik sih. Pantas saja Nyonya cemburu.

Batin Karunia menghampiri Johan ke meja kerjanya.

"Ini Tuan, ponselnya. Nyonya juga mengirimi anda puding buah mangga." Karunia meletakkan kedua jenis barang bawaan nya ke atas meja kerja Johan.

"Permisi." ucap nya berbalik badan.

"Duduklah." titah Johan bangun dari kursi kebesarannya.

Hah! Karunia menoleh. "Di rumah masih banyak kerjaan, Tuan. Saya pulang saja ya, kalau ada yang mau disampikan melalui Nyonya saja." Karunia gak perduli berjalan ke pintu.

Johan terperangah, "aku bilang duduk, duduk!" Johan suara keras, Karunia sampai terlonjak kaget.

Cis, galak amat. Amit amit punya suami kayak, lu.

Gerutu dalam hati Karunia merengut, masih berdiri mematung. Dalam hati Johan tertawa melihat ekspresi terkejut Karunia, sangat lucu dan imut.

"Ayo duduk." ujar nya suara pelan di tekan, mengerling dengan mata yang melotot menunjuk ke sofa.

Dengan memutar mata bola mata malas, Karunia menghenyakkan bokongnya di sofa panjang, Johan mengambil tempat yang sama. Mereka duduk berdekatan hanya jarak satu pantat maka tubuh mereka akan menempel.

Karunia ingin mundur, apa daya duduknya udah mentok pada pegangan tangan sofa. Dari dekat wajah Johan yang tampan bertambah tampan, tercium wangi parfum yang bisa menghipnotis kaum hawa jadi pengen rebahan di dadanya yang bidang terbungkus kemeja putih bersih, sebersih kemeja iklan sabun cuci. Harum dan mewangi.

Hai jantung, jangan melompat keluar ya. Dia ini suami orang.

"Tuan, bisa tidak pindah duduk di situ." ujar Karunia menunjuk sofa lainnya lalu membuang muka, tak kuasa menutupi rasa gugupnya ditatap Johan.

"Kenapa, apa badanku bau?" Johan pura pura mencium keteknya.

Astaga, "Bukan bau tapi bukan muhrim." jawab Karunia cepat.

Johan mendelik. "Aku suamimu, kamu istriku. Apanya yang bukan muhrim!" sergah nya.

Karunia menggigit bibirnya, "Tapi kan, hanya untuk meminjamkan rahim." tegas Karunia. Bola matanya membesar, Johan semakin terpana dengan bulu mata lentik Karunia yang panjang alami.

Ck, "Kamu sudah pernah menikah, jadi sudah tau bagaimana seorang perempuan bisa hamil."

Hais, apa maunya sih Tuan, jangan bilang anda mau buat anak secara tradisional.

"Tuan, Nyonya ada mengatakan bahwa saya tidak perlu melayani anda di ranjang." suara Karunia bergetar, wajahnya memerah menahan malu.

"Lalu bagaimana kamu bisa mengandung anakku kalau tidak ada adegan ranjang." sergah Johan.

"Itu saya gak ngerti dan bukan urusan saya, permisi!"

Ujar Karunia cepat berdiri namun dengan cepat juga Johan menarik tangannya.

Sehingga Karunia terduduk di pangkuan Johan, posisi seperti bayi yang lagi menyusu pada ibunya. Karunia mendongak, Johan menunduk tatapan mereka bertemu.

Deg

Dengan dada berdebar susah payah Karunia menelan ludah, sementara Johan keluar liur melihat puding mangga di pangkuannya. Itu karena gaun Karunia warna kuning seperti puding kesukaan Johan.

"Bukankah kamu sudah pernah berhubungan intim dengan lelaki, kenapa tubuhmu segemetar ini. Jangan bilang kamu mencintai ku, karena aku gak akan percaya." Johan suara berat di wajah Karunia.

Wajah mbak Karunia nya yang dulu memang cantik, tapi Karunia yang ini lebih cantik.

Iris matanya coklat muda, mengingatkan Johan tentang matanya sendiri.

Kapan aku pernah berhubungan badan dengan lelaki.

Batin Karunia. "Tuan, biarkan saya pulang."

Karunia nada memohon, menggeliat ingin bangun dari pangkuan Johan. Johan semakin menekan tubuh Karunia dalam pangkuannya, menatap nya tajam.

Alih alih melepaskan Niah, Johan menyelipkan jemarinya ke dalam bawahan gaun Karunia, pahanya tersingkap tangan Johan di dalam mengusap usap.

"Kenapa kamu jadi pembantu di rumahku?" tanya nya dengan tatapan menghunjam, tidak perduli dengan kegelisahan Karunia.

Aku akan membuat perempuan ini basah dan mendamba sentuhan ku.

Dalam hati Johan tersenyum licik.

"Saya butuh pekerjaan Tuan, agar tidak kelaparan." jawab Karunia semakin gemetar menahan sensasi aneh yang baru pertama ia rasakan.

Johan terdiam memandang Karunia dalam, heran dengan janda di pangkuan nya seolah baru pertama disentuh lelaki. Ketakutan yang benar benar alami berbeda dengan mbak Karunia nya yang dulu bahkan terang terangan berani menggoda Johan duluan.

Apa karena itu Mama mengusir nya, hah!

"Aku akan memberi kamu uang lebih banyak dari yang diberikan mantan suamimu, menurutlah padaku."

"Maksudnya?" tanya Karunia menelan ludah, gak ngerti.

"Aku ingin punya anak darimu, anak kita." tegas Johan.

What!

Karunia terperangah, "Tapi Tuan, bukan begitu perjanjiannya."

"Apa mbok Senah tidak menceritakan sesuatu mengenai ibumu?" Johan balik nanya.

Mengenai ibu yang pernah bekerja di rumah mamanya Tuan Johan.

"Tidak ada Tuan." jawab Karunia berbohong.

"Tolong turunkan saya." lanjut nya mohon sambil berusaha ingin bangun dari pangkuan Johan.

Namun pria gak tau malu ini masih memeluk tubuhnya mendekatkan wajahnya ingin meraih bibir Karunia, Karunia memejamkan matanya dan mengatup bibirnya erat.

Ya Tuhan, berikan pertolongan.

Do'a dalam hati nya.

Tok tok tok.

Pintu diketuk. "Johan."

Terdengar suara panggilan Devan, Johan menarik bibirnya yang baru akan menempel, ck! Johan menghela nafas, bahkan Karunia dapat mencium aroma yang segar keluar dari mulutnya.

Pria ini sangat menggoda iman.

Dalam hati Karunia bernafas lega.

Tok tok tok.

"Johan."

Panggil Devan lagi penasaran siapa gadis yang bersama Johan, semakin penasaran kenapa pintunya dikunci.

Apalagi barusan Dewi menelpon nya, menanyakan tentang pembantu dan suaminya. Kenapa dua duanya tidak mengangkat panggilannya.

Shopie yang ditanya juga mengangkat bahunya, wajahnya kecut.

Apa aku sudah tidak dianggap teman lagi oleh si Johan, kenapa sekarang ada rahasia diantara kita.

"Johan!" panggil Devan lagi.

******♥️

Jumpa lagi, jangan lupa like ya guys, 👍

1
Yati Syahira
laki doyan slengki lain jgn dipercaya akan ulangi dgn yg lain
Yati Syahira
dewj muna juga
Yati Syahira
smpi bucin begitu sama nia jon
Yati Syahira
sdh iklasin wi jihan buat niaj pergi dan cerai
Yati Syahira
laki laknat bikin dewi hamil yrus pergi dan cerai
Yati Syahira
kapan dewi cerai ,nikah sama demian punya anak
Yati Syahira
klu johan bener anak biologis johan terkutuk
Yati Syahira
johan srakah doyan juga semoga nia tdk bisa diketemukan ,dewi cerai berjodoh dgn yg lain
Yati Syahira
kho shopie tdk bunting juga apa johan mandul
Emy Sudarwati
hi
rita ratnawati
ni ceritanya Sofi ko hilang ya
kemana sofinya Thor
Jupilin Kaitang
disini semua menyala kan niah namun ini semua tidak akan terjadi kalau bukan dewi punyi cedangan.
Jupilin Kaitang
sudah dibagi yang segar si jon apa lagi naik buluh lah,lebih baik bagi tau nona besar selasai semuanya
Jupilin Kaitang
semua bermula dari penikahan kernah anak,dewi sendiri yang mengatur maka itu iklas kan saja dewi yang silap itu si nia yang sama dengan cinta lama si jon maka itu dia tegila2
Jupilin Kaitang
dasar lelaki miang tidak cukup 2 mau lagi apa lelaki memang gitu yah.nafsu diturut2
Jupilin Kaitang
sendiri juga sakit dewi atas apa yang kamu lakukan ,kenapa juga kamu sangup buat suami nika
Jupilin Kaitang
bukan tujuan si nia minta nika hanya ingin kepastian siapa ayahnya kenapa juga salakan nia itu juga kehandak si dewi,lelaki mnah juga yang tidak gila bila dibagi nika sama dengan wanita masalalunya si jon
Jupilin Kaitang
rancangan mu sendiri dewi nyuru suami nika ,kan sendiri makan hati lelaki mnah yang tahan kalau sudah didapan ini sah isteri lagi.sebelum buat ko tidak ingat sakitnya kan
Jupilin Kaitang
kehandak kamu sendiri dewi ,kamu rancang semuanya gara2 anak kenapa sekarang merasa sakit ,apa lagi kalau kau tau suamimu itu sudah lama selinku sama sopia
Jupilin Kaitang
buat ranjangan gila2 sendiri sakit hati bukan kah bodoh namanya,ne lagi suami si dewi gatal sangat gila
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!